View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 28 Maret 2026

Polsek Metro Menteng Kawal Warga Pegangsaan ke Monas, Distribusi Sembako Presiden Berlangsung Aman dan Tertib


Jakarta Pusat – Jajaran Polsek Metro Menteng kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam mengawal aktivitas masyarakat melalui pendampingan pengerahan warga Kelurahan Pegangsaan yang akan mengikuti kegiatan pembagian sembako Presiden Republik Indonesia serta pasar murah di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat. Sabtu (28/3/2026).

Pengamanan dan pendampingan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Latuharhari Aiptu Sonny Azwar bersama Bhabinkamtibmas Pegangsaan Aipda H.M. Adhy M.N., yang bersinergi dengan Lurah Pegangsaan dalam memastikan seluruh proses berjalan dengan lancar dan kondusif.

Ratusan warga tampak berkumpul di Kantor Kelurahan Pegangsaan yang berlokasi di Jalan Taman Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat. Dengan pengawasan petugas, warga kemudian diberangkatkan secara bersama-sama dengan berjalan kaki menuju kawasan Monas sebagai titik pelaksanaan kegiatan.

Selama proses pengerahan, aparat kepolisian secara aktif melakukan pengaturan dan pengamanan guna mencegah terjadinya kepadatan maupun potensi gangguan kamtibmas. Selain itu, warga juga diberikan imbauan agar tetap menjaga ketertiban, tidak saling berdesakan, serta selalu waspada terhadap barang bawaan masing-masing.

Pendekatan yang dilakukan aparat tidak hanya bersifat pengamanan, tetapi juga humanis, dengan mengedepankan komunikasi yang baik kepada masyarakat. Hal ini bertujuan agar warga merasa aman dan nyaman selama mengikuti kegiatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mengawal setiap kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan banyak peserta.

“Setiap kegiatan masyarakat menjadi perhatian kami, terutama dalam hal pengamanan. Kami pastikan seluruh personel hadir untuk memberikan rasa aman serta mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, menegaskan bahwa koordinasi lintas unsur menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan unsur tiga pilar di wilayah. Pendampingan ini merupakan bentuk pelayanan Polri agar masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan tertib,” jelasnya.

Dengan pengawalan yang optimal serta kerja sama yang baik antara aparat dan masyarakat, kegiatan pengerahan warga Pegangsaan menuju Silang Monas berjalan lancar tanpa hambatan berarti, sekaligus mencerminkan kehadiran negara dalam menjamin keamanan setiap aktivitas masyarakat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polisi Cek Video Viral Dugaan Pelecehan Seksual di Medan Satria Bekasi

Bekasi — Jajaran Polsek Medan Satria, Kota Bekasi, melakukan pengecekan langsung terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan dugaan tindakan pelecehan seksual di wilayah Kampung Kali Abang Dukuh, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Sabtu (28/3/2026) malam.

Kegiatan pengecekan dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB oleh personel Polsek Medan Satria bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejuang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pengurus lingkungan dan tokoh masyarakat setempat.

Kapolsek Medan Satria AKP Tri Baskoro Bintang melalui laporan resminya menjelaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut diduga terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 WIB. Terduga pelaku diketahui berinisial M alias G.

Setelah dilakukan klarifikasi, yang bersangkutan mengakui telah melakukan tindakan menepuk bagian tubuh korban. Berdasarkan keterangan keluarga serta tokoh masyarakat, terduga pelaku disebut memiliki keterbelakangan mental sejak lahir.

Petugas kepolisian sempat berupaya membawa yang bersangkutan untuk diamankan sekaligus mendapatkan penanganan medis melalui dinas sosial. Namun pihak keluarga menolak dan menyatakan akan bertanggung jawab membawa yang bersangkutan menjalani pengobatan secara mandiri.

Keluarga berencana membawa terduga pelaku ke puskesmas pada Senin (30/3/2026) guna mendapatkan rujukan pengobatan lebih lanjut. Selain itu, pihak keluarga juga telah menyampaikan permohonan maaf melalui testimoni serta berkomitmen melakukan pembinaan dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

Polsek Medan Satria mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas lingkungan serta tidak mudah terpancing oleh informasi yang beredar di media sosial sebelum adanya klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Pengungkapan Jaringan Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura oleh Satgas Operasi Damai Cartenz 2026

Jayapura, 28 Maret 2026 – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali mengungkap pengembangan jaringan peredaran senjata dan amunisi ilegal di wilayah Papua dengan mengamankan dua orang pelaku di Kabupaten Jayapura.

Kedua pelaku berinisial NH dan HLT (38) ditangkap di lokasi berbeda, masing-masing di kawasan Bandara Sentani dan salah satu permukiman di Kabupaten Jayapura. Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus jaringan distribusi amunisi ilegal yang terindikasi terhubung dengan wilayah Yalimo dan Yahukimo.

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, S.I.K., saat ditemui media pada Sabtu (28/3) malam, menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi yang telah berlangsung sejak pertengahan Maret. Hingga saat ini, sedikitnya 11 orang telah diamankan dalam jaringan yang sama.

“Kami mengungkap jaringan peredaran senjata dan amunisi ilegal di Papua. Dua pelaku yang diamankan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus sejak 12 hingga 28 Maret 2026, yang juga berkaitan dengan jaringan di wilayah Yalimo dan Yahukimo,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyidikan awal, NH diketahui merupakan anggota KKB Batalyon Yamue Yahukimo yang diduga berperan sebagai penyedia dana dalam pembelian amunisi melalui perantara. Sementara itu, HLT diduga berperan sebagai penyedia amunisi ilegal yang diperoleh secara tidak sah untuk kemudian diedarkan dalam jaringan tersebut.

“Dalam jaringan ini, NH berperan sebagai penyedia dana, sedangkan HLT sebagai penyedia amunisi ilegal. Dari tangan HLT, kami mengamankan 132 butir amunisi kaliber 7,62 mm,” tambah AKBP Andria.

Selain 132 butir amunisi tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz juga mengamankan berbagai barang bukti lain berupa ratusan butir amunisi berbagai kaliber, satu senjata rakitan, sejumlah magazen, serta komponen senjata api tanpa izin. Barang bukti ini mengindikasikan adanya peredaran senjata api dan amunisi ilegal yang terorganisir.

“Barang bukti yang diamankan menunjukkan adanya pola distribusi yang terstruktur, mulai dari amunisi berbagai kaliber hingga komponen senjata tanpa izin,” jelasnya.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam memutus rantai distribusi senjata dan amunisi ilegal di Papua. Dalam kurun waktu 12 hingga 28 Maret 2026, aparat telah mengamankan sedikitnya 11 orang dengan peran beragam, mulai dari penyandang dana, perantara, hingga penyedia amunisi.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan langkah sistematis dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari jaringan yang lebih luas. Kami akan terus mendalami dan menelusuri seluruh pihak yang terlibat guna memutus rantai peredaran senjata ilegal,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya langkah preventif yang berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

“Kami terus meningkatkan patroli serta memperkuat sinergi dengan aparat kewilayahan dan masyarakat guna mencegah peredaran senjata ilegal sejak dini,” katanya.

Para pelaku dijerat dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 306 juncto Pasal 20 tentang kepemilikan senjata api dan amunisi ilegal serta perbantuan dalam tindak pidana, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

AKBP Andria juga menegaskan komitmen Satgas dalam penegakan hukum serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan.

“Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen menegakkan hukum secara profesional, akuntabel, transparan, tegas, dan terukur. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor,” tegasnya.

Peredaran dan kepemilikan senjata api serta amunisi ilegal merupakan tindak pidana serius yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Saat ini, proses penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, sekaligus memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan penindakan tegas guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.

Gerak Cepat Polisi Tangani Kebakaran Rumah di Pegangsaan, Korban Dilarikan ke RSCM

Jakarta Pusat – Respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Polsek Metro Menteng setelah menerima laporan warga terkait peristiwa kebakaran yang terjadi di kediaman Bapak Suhardi, yang berlokasi di Jalan Ampiun No. 22A RT 015 RW 01, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Sabtu (28/3/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut diketahui berasal dari kompor gas yang tengah digunakan untuk memasak bakso. Api diduga muncul akibat percikan di sekitar kompor, yang kemudian dengan cepat membesar dan membakar area dapur rumah. Dalam kejadian tersebut, pemilik rumah, Bapak Suhardi, mengalami luka akibat insiden tersebut.

Mendapatkan laporan dari warga, personel Polsek Metro Menteng langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Piket Reskrim, SPKT, serta Bhabinkamtibmas Pegangsaan segera merapat untuk melakukan penanganan awal sekaligus memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Korban yang mengalami luka langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Selain itu, petugas juga segera berkoordinasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran untuk membantu proses pemadaman. Berkat kesigapan petugas dan bantuan alat pemadam api ringan (APAR), api berhasil dipadamkan dengan cepat menggunakan dua tabung APAR sehingga tidak meluas ke bagian rumah lainnya maupun ke lingkungan sekitar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, mengapresiasi kesigapan anggota di lapangan dalam merespons laporan masyarakat.

“Respons cepat anggota di lapangan menjadi kunci dalam penanganan kejadian seperti ini. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan kompor gas dan memastikan kondisi peralatan memasak dalam keadaan aman guna mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespons setiap laporan masyarakat.

“Kami selalu siap siaga dalam menangani setiap kejadian di wilayah. Kami juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga,” ungkap Kapolsek.

Dengan penanganan cepat yang dilakukan oleh aparat kepolisian bersama pihak terkait, situasi di lokasi kebakaran berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pengawalan Humanis, Warga Kebon Sirih Antusias Ikuti Pembagian Sembako Presiden di Monas

Jakarta Pusat – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan pembagian sembako oleh Presiden Republik Indonesia serta pasar murah di kawasan Silang Monas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Sirih Aiptu Ujang Rusman bersama Lurah Kebon Sirih melaksanakan pendampingan dan pengawalan terhadap warga yang akan mengikuti kegiatan tersebut, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan diawali dengan titik kumpul warga di Kantor Kelurahan Kebon Sirih yang berlokasi di Jalan Jaksa No. 8, Menteng, Jakarta Pusat. Sejak pagi hari, ratusan warga tampak antusias berkumpul dengan tertib untuk selanjutnya bersama-sama berjalan kaki menuju lokasi kegiatan di kawasan Monas.

Aiptu Ujang Rusman bersama unsur kelurahan memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pendampingan dilakukan tidak hanya untuk menjaga keamanan, namun juga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat, khususnya dalam perjalanan menuju lokasi acara. Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah kelurahan, serta masyarakat terlihat solid dalam mendukung kegiatan berskala besar tersebut.

Sepanjang perjalanan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar tetap menjaga ketertiban, tidak berdesakan, serta memperhatikan keselamatan diri dan barang bawaan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun tindak kejahatan di tengah keramaian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan personel di lapangan yang telah melaksanakan pengamanan dan pendampingan dengan humanis. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman dan menjadi solusi di tengah masyarakat.

“Pengamanan kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan jumlah massa besar seperti pembagian sembako dan pasar murah ini, merupakan prioritas kami. Kami pastikan seluruh personel hadir untuk memberikan rasa aman, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, menambahkan bahwa jajarannya telah melakukan pengaturan dan pengawalan sejak titik kumpul hingga lokasi kegiatan guna memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar.

“Kami bersama tiga pilar terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengawalan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan warga dapat mengikuti kegiatan dengan aman, tertib, dan nyaman,” ungkapnya.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh tertib hingga seluruh warga tiba di kawasan Silang Monas. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat pun mendapat respons positif sebagai wujud nyata pelayanan prima Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Sinergi Tiga Pilar Kawal Warga Gondangdia Menuju Monas, Kegiatan Sembako Presiden Berjalan Kondusif


Jakarta Pusat – Komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kembali terlihat dalam pengamanan dan pendampingan kegiatan pengerahan warga Gondangdia yang akan mengikuti pembagian sembako Presiden Republik Indonesia serta pasar murah di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat. Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Metro Menteng yang dipimpin Kapolsubsektor Sarinah Ipda Faisal Ali Akbar, Kapolsubsektor Cut Mutia Aiptu Ali Imran, serta Bhabinkamtibmas Gondangdia Aiptu Kamidi. Mereka bersinergi bersama Lurah Gondangdia dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Sejak sore hari, warga telah berkumpul di Kantor Kelurahan Gondangdia yang berlokasi di Jalan Jambu No. 2A, Menteng, Jakarta Pusat. Dengan penuh antusias, warga mengikuti arahan petugas sebelum diberangkatkan secara bersama-sama dengan berjalan kaki menuju kawasan Monas sebagai lokasi kegiatan.

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari titik kumpul hingga sepanjang rute perjalanan. Petugas tampak aktif mengatur pergerakan warga agar tetap tertib serta menghindari potensi kepadatan yang berlebihan. Selain itu, imbauan kamtibmas juga disampaikan secara persuasif agar warga selalu waspada terhadap barang bawaan dan menjaga keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis. Kehadiran aparat di tengah masyarakat memberikan rasa nyaman dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa pihaknya selalu siap mengawal setiap kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan jumlah peserta yang besar.

“Kami memastikan seluruh personel hadir untuk memberikan pengamanan maksimal dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Kegiatan masyarakat harus berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, menyampaikan bahwa sinergitas antara kepolisian dan pemerintah setempat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif.

“Kami terus memperkuat kolaborasi dengan unsur tiga pilar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pendampingan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam setiap aktivitas masyarakat,” ungkapnya.

Dengan pengawalan yang optimal dan kerja sama yang solid, kegiatan pengerahan warga Gondangdia menuju Silang Monas berlangsung dengan lancar dan kondusif, sekaligus mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Wakapolda PMJ Minta Personel Layani Warga Secara Humanis di Pasar Murah Monas


Jakarta - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meminta seluruh personel yang bertugas dalam pengamanan Pasar Murah di Silang Monas, Jakarta Pusat, mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Personel diminta tegas, tetapi tidak arogan saat menjalankan tugas di lapangan.

Hal itu disampaikan Brigjen Pol Dekananto saat memimpin apel kesiapan pengamanan di Lapangan Ikada Monas, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan pasar murah tersebut rencananya dihadiri Presiden Republik Indonesia dan diperkirakan menyedot kehadiran masyarakat dalam jumlah besar.

ia menegaskan gelar pasukan bukan sekadar formalitas, melainkan pengecekan akhir kesiapan personel, kekuatan, serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan. Karena itu, ia meminta seluruh penanggung jawab sektor dan perwira pengendali benar-benar memahami ploting, pola bertindak, dan tanggung jawab masing-masing.

“Pengamanan ini harus dijalankan dengan serius sesuai rencana yang sudah disusun. Pahami titik ploting, cara bertindak, dan tanggung jawab masing-masing. Layani masyarakat dengan baik, tegas tapi tetap humanis, dan jangan sampai menimbulkan kesan arogan,” ujarnya.

Ia mengatakan jumlah kupon yang disebarkan kepada penerima manfaat mencapai 100 ribu. Karena itu, polisi mengantisipasi kemungkinan banyaknya warga yang datang ke kawasan Monas meski tidak memegang kupon ataupun gelang masuk.

Personel yang berjaga di pintu masuk diminta melakukan pemeriksaan secara selektif. Hanya warga yang memiliki tiket dan gelang yang diperbolehkan masuk ke area kegiatan, kecuali panitia.

Selain pengaturan akses masuk, Dekananto juga mengingatkan seluruh personel untuk mewaspadai potensi gangguan kamtibmas, termasuk copet, jambret, dan curanmor. Ia meminta Satgas Gakkum dari unsur Reskrim bekerja maksimal agar masyarakat yang datang tidak menjadi korban kejahatan.

“Pastikan tidak ada penerima manfaat yang justru menjadi korban kejahatan saat kegiatan berlangsung. Kehadiran kita harus benar-benar memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Brigjen Pol Dekananto menambahkan masyarakat diperkirakan mulai berdatangan ke kawasan Monas sejak pukul 15.00 WIB. Seluruh personel diminta segera menempati titik pengamanan masing-masing setelah apel dan memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan selesai.