View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Selasa, 03 Maret 2026

Kapolda Banten Sambut Kepulangan 100 Personel Satbrimob Usai Tugas Kemanusiaan Operasi Aman Nusa II

Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin Upacara Penyambutan Personel Satbrimob Polda Banten yang telah melaksanakan tugas dalam Operasi Aman Nusa II BKO Polda Aceh Tahun 2025/2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan M. Jasin Satbrimobda Polda Banten pada Selasa (03/03) dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Banten bertindak sebagai inspektur upacara serta dihadiri PJU Polda Banten, Kapolresta/Kapolres jajaran, serta perwakilan Pengurus Bhayangkari Daerah Banten.
Sebanyak 100 personel Satbrimob Polda Banten yang tergabung dalam Satgas Operasi Aman Nusa II telah menyelesaikan tugas kemanusiaan di wilayah hukum Polda Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Utara, dalam penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Aceh dan sebagian Sumatera.

Dalam amanatnya, Kapolda Banten menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh personel yang menjalankannya. “Saya menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Semoga setiap ibadah yang kita laksanakan senantiasa mendapat ridho dan keberkahan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kita,” ujar Kapolda Banten. 

Kapolda Banten juga mengungkapkan rasa syukur atas kembalinya seluruh personel dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani setelah menjalankan tugas mulia membantu masyarakat terdampak bencana. “Alhamdulillah, 100 personel Satbrimob Polda Banten kembali dengan selamat. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian yang luar biasa dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” tegasnya.

Selama pelaksanaan operasi, para personel terlibat aktif dalam berbagai upaya penanganan, mulai dari mitigasi bencana, evakuasi warga terdampak, pendistribusian bantuan logistik, hingga membantu proses pemulihan infrastruktur dasar pascabencana.

Menurut Kapolda, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu siap siaga dan responsif dalam mendukung penanganan darurat bencana di tingkat nasional, sekaligus menegaskan peran Polri yang terdepan dalam tugas-tugas kemanusiaan.

“Semoga segala pengorbanan dan kerja keras rekan-rekan menjadi manfaat besar bagi masyarakat serta bernilai sebagai amal jariyah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam meningkatkan kapasitas, soliditas, dan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi dinamika tugas ke depan,” pungkas Kapolda Banten.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan, mempererat soliditas dan kebersamaan keluarga besar Polda Banten dalam momentum Ramadan yang penuh berkah. (Bidhumas).

Polda Riau Bekuk 15 Tersangka Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Lintas Provinsi

Pekanbaru – Pengungkapan kasus kematian seekor gajah Sumatera yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Blok C99 kawasan konsesi PT RAPP, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, pada 2 Februari 2026, menjadi titik awal terbongkarnya jaringan perburuan satwa liar terorganisir lintas provinsi.

Dalam kasus ini, Polda Riau menetapkan 15 orang sebagai tersangka, sementara tiga lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Keberhasilan tersebut dipaparkan dan dipimpin oleh Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir
dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (3/3/2026).

Ia menyampaikan dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rahul, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto, Penyidik Utama Bareskrim Polri Irjen Pol. Zulkarnaen, Pangdam Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, serta Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan.

Turut hadir juga Kepala BBKSDA Riau Supartono, perwakilan LAM Riau, serta aktivis lingkungan Davina Veronica dan Rahel Yosi Ritonga.

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dengan pendekatan Scientific Crime Investigation.

“Setelah bangkai gajah ditemukan pada 2 Februari 2026, tim gabungan langsung melakukan olah TKP. Pada 4 Februari dilakukan nekropsi oleh dokter hewan BBKSDA Wilayah Riau dan ditemukan serpihan tembaga di tengkorak kepala yang menguatkan kematian akibat luka tembak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyidikan menggabungkan olah TKP, analisis balistik, digital forensik, analisis GPS collar, serta pemetaan jaringan pelaku.

“Ini bukan penanganan biasa. Kami memastikan konstruksi perkara kuat secara hukum dan berbasis bukti ilmiah,” tegasnya.

Menurutnya, kejahatan terhadap satwa dilindungi telah berkembang menjadi jaringan terstruktur dengan pembagian peran yang sistematis, mulai dari eksekutor, pemodal, perantara, kurir, hingga penadah.

“Dengan 15 tersangka yang telah diamankan dan tiga DPO yang masih diburu, negara menegaskan komitmennya untuk hadir, menindak, dan menjaga keanekaragaman hayati Indonesia dari praktik ilegal yang merusak masa depan,” jelasnya.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan duka mendalam atas kematian gajah Sumatera tersebut. Ia menegaskan bahwa praktik brutal perburuan satwa dilindungi tidak dapat ditoleransi.

“Kami kembali berduka atas kematian gajah liar Sumatera. Praktik brutal dan ilegal ini sangat disayangkan masih terjadi,” ujarnya.

Ia menyebut sejak awal pihaknya langsung berkoordinasi dengan Balai KSDA Riau dan Kapolda Riau untuk memastikan pelaku segera ditangkap.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama yang erat antara jajaran Kepolisian, Polisi Kehutanan, dan Balai KSDA Riau, telah ditetapkan 15 tersangka dan tiga masih dalam pengejaran. Negara hadir untuk satwa liar kita,” tegasnya.

Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa ancaman pidana terhadap pelaku kejahatan satwa dilindungi tidak ringan. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan, pelaku terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan jajaran Polda Riau atas profesionalisme dalam pengungkapan perkara tersebut, serta memberikan penghargaan kepada Direskrimsus Polda Riau Kombes Pol. Ade Kuncoro, Direskrimum Kombes Pol. Hasyim Risahondua, dan Kapolres Pelalawan AKBP John Letedara beserta tim.

Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menegaskan bahwa peristiwa ini bukan insiden tunggal, melainkan bagian dari pola perburuan yang terorganisir.

“Gajah Sumatera bukan sekadar satwa liar. Ia penjaga ekosistem. Ketika ia dibunuh demi keuntungan ekonomi sesaat, maka yang rusak bukan hanya satu individu, tetapi keseimbangan alam,” ujarnya.

Dari hasil penyidikan terungkap bahwa sejak 2024 hingga 2026 terdapat sembilan lokasi kejadian perburuan gajah di wilayah Ukui dan sekitarnya.

“Artinya ini pola yang harus dihentikan secara sistematis. Karena itu kami memperkuat patroli terpadu dan patroli sapu jerat di kawasan rawan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kerja terpadu Ditreskrimsus, Ditreskrimum, Bidlabfor, dan Satreskrim Polres Pelalawan dalam mengungkap jaringan tersebut.

Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol. Ade Kuncoro memaparkan, penembakan terjadi pada 25 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku AN (DPO) menembak gajah dua kali di bagian kepala. Bersama RA, pelaku kemudian memotong kepala gajah untuk mengambil gading seberat sekitar 7,6 kilogram.

Gading tersebut dijual seharga Rp30 juta dan berpindah tangan hingga ke Sumatera Barat, sebelum dikirim melalui kargo udara ke Jakarta dan diteruskan ke Surabaya menggunakan jasa kargo kereta. Nilai transaksi terus meningkat hingga mencapai Rp125 juta lebih saat tiba di Jawa Tengah.

Sebagian gading kemudian diolah menjadi pipa rokok dan diperjualbelikan kembali. Seluruh rangkaian distribusi dari hutan Pelalawan hingga menjadi produk jadi berlangsung kurang dari dua minggu.

Dalam pengungkapan ini, penyidik menyita dua pucuk senjata api rakitan, 798 butir amunisi berbagai kaliber, 63 pipa rokok berbahan gading, 140 kilogram sisik trenggiling, 12 taring harimau, serta perlengkapan perburuan dan dokumen pengiriman.

Para tersangka dijerat Pasal 40A ayat (1) huruf d dan huruf f UU Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang KSDAE, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar, serta ketentuan pidana lainnya dalam KUHP.

“Kami pastikan pengembangan perkara terus berjalan, termasuk pengejaran terhadap tiga DPO,” tutup Ade Kuncoro.

Menteng Terkawal di Bulan Suci, Patroli Tiga Pilar Perkuat Keamanan Perbatasan Menteng Tenggulun

Jakarta Pusat - Memasuki bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Metro Menteng meningkatkan intensitas patroli kewilayahan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini difokuskan pada pencegahan tawuran warga, aksi kriminalitas jalanan, serta berbagai bentuk kerawanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari selama bulan puasa. Selasa (3/3/2026)

Patroli tiga pilar tersebut dilaksanakan di kawasan perbatasan Menteng–Tenggulun, Menteng, Jakarta Pusat, yang selama ini menjadi salah satu titik rawan. Kegiatan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPTU Agung Sukiswo, dengan melibatkan unsur Polri, TNI, dan pemerintah daerah, serta didukung oleh Satgas Gen Z Jaga Jakarta sebagai bentuk sinergi bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan patroli mobile dan pemantauan stasioner di jalur-jalur perbatasan wilayah. Petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga sekitar, menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tidak terlibat tawuran, balap liar, maupun aktivitas negatif lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan kekhusyukan ibadah Ramadhan.

Padal IPTU Agung Sukiswo menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan merupakan upaya preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas. “Patroli ini kami laksanakan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan, guna memastikan wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman dan kondusif selama Ramadhan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk meningkatkan patroli dan pengamanan terpadu selama bulan suci Ramadhan. Menurutnya, sinergi lintas sektor dan keterlibatan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa Polsek Metro Menteng akan terus mengoptimalkan peran tiga pilar bersama Satgas Gen Z Jaga Jakarta dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan tertib. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan.

Dengan digelarnya patroli tiga pilar secara berkelanjutan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Menteng dan sekitarnya, khususnya di perbatasan Menteng–Tenggulun, tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan penuh khidmat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Menteng Siaga Ramadhan, Pemantauan Terpadu Jaga Titik Rawan Malam Hari

Jakarta Pusat - Di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Metro Menteng terus mengintensifkan kegiatan pemantauan kewilayahan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Fokus pengamanan diarahkan pada pencegahan tawuran warga, kriminalitas jalanan, serta berbagai bentuk kerawanan yang berpotensi muncul pada malam hingga dini hari. Selasa (3/3/2026).

Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di Pos Pantau Tambak, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, dan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPTU Agung Sukiswo. Dalam pelaksanaannya, patroli melibatkan sinergi unsur tiga pilar, yakni Polri, TNI, dan pemerintah daerah, serta didukung oleh Satgas Gen Z Jaga Jakarta sebagai bentuk kolaborasi lintas elemen dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Selama kegiatan berlangsung, personel gabungan melakukan pemantauan situasi di sekitar pos pantau, patroli mobile di jalur-jalur rawan, serta patroli dialogis dengan warga masyarakat. Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga ketertiban, tidak terprovokasi ajakan tawuran, balap liar, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu ketenangan dan kekhusyukan ibadah selama Ramadhan.

Padal IPTU Agung Sukiswo menegaskan bahwa pemantauan ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun menjalankan ibadah pada malam hari.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa peningkatan patroli dan pemantauan selama bulan Ramadhan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa jajarannya akan terus mengoptimalkan kegiatan pemantauan dan patroli terpadu di seluruh wilayah Menteng dan sekitarnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Dengan pemantauan intensif yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang bulan suci Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Ramadhan Tenang di Menteng, Polsek Metro Menteng Perkuat Pemantauan Malam Di Cikini Menteng Raya

Jakarta Pusat - Di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Metro Menteng terus mengintensifkan pemantauan kewilayahan sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Upaya ini difokuskan pada pencegahan tawuran warga, kriminalitas jalanan, serta berbagai kerawanan yang berpotensi meningkat pada malam hingga dini hari selama Ramadhan. Selasa (3/3/2026).

Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di Pos Pantau Kantor Pos Cikini, Jalan Menteng Raya, Menteng, Jakarta Pusat. Pemantauan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPTU Agung Sukiswo dengan melibatkan sinergi unsur tiga pilar, yakni Polri, TNI, dan pemerintah daerah, serta diperkuat dukungan Satgas Gen Z Jaga Jakarta sebagai bagian dari partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga keamanan lingkungan.

Selama kegiatan berlangsung, personel gabungan melaksanakan pemantauan stasioner di sekitar pos pantau serta patroli mobile di sejumlah jalur rawan. Selain itu, petugas juga melakukan patroli dialogis dengan masyarakat sekitar, menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga turut menjaga ketertiban, tidak terlibat tawuran, balap liar, maupun aktivitas negatif lain yang dapat mengganggu ketenangan dan kekhusyukan ibadah di bulan Ramadhan.

Padal IPTU Agung Sukiswo menyampaikan bahwa pemantauan rutin ini merupakan bagian dari strategi pencegahan dini guna menekan potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun melaksanakan ibadah pada malam hari.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan terpadu selama Ramadhan. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa kegiatan pemantauan dan patroli terpadu akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Menteng dan sekitarnya. Ia juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga lingkungannya serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Dengan pemantauan intensif yang dilakukan secara konsisten ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang bulan suci Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Tebar Kepedulian Ramadan, Polsek Metro Menteng Bagikan Nasi Siap Saji Untuk Warga Menteng

Jakarta Pusat - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan serta memperkuat nilai kepedulian sosial, Polsek Metro Menteng melaksanakan kegiatan Ramadhan Suci Polri Berbagi dengan membagikan nasi siap saji kepada masyarakat. Kegiatan sosial ini dilaksanakan di sekitar depan Kantor Kelurahan Menteng, Jalan Anyer, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, dengan sasaran warga sekitar serta masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Selasa (3/3/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsubsektor Latuharhari Aiptu Sonny Azwar, bersama Bhabinkamtibmas Menteng Aiptu Robby Danan Jaya. Dengan mengedepankan pendekatan humanis, para personel Polsek Metro Menteng turun langsung ke lapangan membagikan 50 boks nasi siap saji kepada masyarakat sebagai bentuk nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah warga selama bulan Ramadan.

Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian aparat kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E. P. Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan Polri Berbagi merupakan wujud komitmen Polri untuk senantiasa hadir dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati sosial, mempererat kebersamaan, serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, menegaskan bahwa kegiatan pembagian nasi siap saji ini merupakan bagian dari rangkaian program kemanusiaan Polsek Metro Menteng selama bulan suci Ramadan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Menteng.

Melalui kegiatan Ramadhan Suci Polri Berbagi, Polsek Metro Menteng terus meneguhkan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan nilai kepedulian, kemanusiaan, serta semangat kebersamaan demi terwujudnya lingkungan yang harmonis dan aman selama bulan suci Ramadan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polisi Hadir Jaga Kenyamanan Pasar Tumpah Ramadhan Masjud Cut Mutia

Jakarta Pusat - Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan, personel Polsek Metro Menteng melaksanakan pelayanan dan pengamanan kegiatan pasar tumpah Ramadhan yang berlangsung di Masjid Cut Mutia, Jalan Taman Cut Mutia, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Selasa (3/3/2026).

Kegiatan pelayanan pengamanan tersebut dilaksanakan bersama Bhabinkamtibmas Pegangsaan Aipda H. M. Adhy. M. N serta personel Polsubsektor Cut Mutia Aipda Hisam. Kehadiran personel kepolisian difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seiring meningkatnya aktivitas warga yang memadati kawasan sekitar masjid untuk berbelanja aneka takjil berbuka puasa.

Sejak sore hari, personel Polsek Metro Menteng terlihat aktif melaksanakan pengamanan terbuka dan patroli dialogis di area pasar tumpah. Petugas melakukan pemantauan situasi, pengaturan pergerakan pengunjung, serta memberikan imbauan kepada pedagang dan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, mengamankan barang bawaan pribadi, serta memarkirkan kendaraan secara tertib guna mencegah kemacetan dan potensi tindak kejahatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa pengamanan pasar tumpah Ramadhan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas warga yang meningkat menjelang berbuka puasa sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa jajarannya secara konsisten meningkatkan pelayanan pengamanan di titik-titik keramaian selama bulan Ramadhan. Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dan persuasif agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah dan ekonomi dengan rasa aman dan nyaman.

Dengan adanya pelayanan dan pengamanan dari Polsek Metro Menteng, kegiatan pasar tumpah Ramadhan di Masjid Cut Mutia berlangsung aman, tertib, dan lancar. Antusiasme warga dalam berbelanja kebutuhan berbuka puasa pun dapat terlayani dengan baik, sehingga suasana Ramadhan di wilayah Cikini, Menteng, Jakarta Pusat tetap terjaga penuh ketenangan dan kebersamaan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)