View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Minggu, 25 Januari 2026

Di Tengah Genangan Air Kampung Melayu, Persit Kartika Candra Kirana Hadir Membawa Harapan



Jakarta Timur – Di tengah genangan air yang masih merendam pemukiman warga, Persit Kartika Candra Kirana Cabang XIX Kodim 0505/JT Koordinator Cabang Korem 051/Wkt PD Jaya hadir membawa harapan dan kepedulian bagi masyarakat Kelurahan Kampung Melayu Jakarta Timur, Minggu (25/01/26).

Dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, Persit KCK bersama Babinsa dan di bantu personel PPSU Kelurahan Kampung Melayu turun langsung ke lokasi terdampak untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang tengah menghadapi dampak genangan air.

Genangan air yang melanda wilayah RW 04 dan RW 05 telah berdampak pada 96 Kepala Keluarga atau 246 jiwa. Selama empat hari terakhir, sebagian warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi karena ketinggian air yang mencapai 60 hingga 90 sentimeter yang masih belum surut.

Di tengah kondisi tersebut, kehadiran Persit Kartika Candra Kirana menjadi wujud nyata empati dan kepedulian terhadap masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menguatkan semangat mereka untuk bangkit menghadapi situasi sulit.

Masyarakat Kelurahan Kampung Melayu menyambut hangat dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian serta bantuan tali asih yang diberikan oleh Persit Kartika Candra Kirana Cabang XIX Kodim 0505/JT Koordinator Cabang Korem 051/Wkt PD Jaya. Kehadiran tersebut menjadi bukti nyata bahwa di tengah bencana, kebersamaan dan kepedulian selalu hadir menguatkan.


Polsek Kramat Jati dan Koramil Koramil 05/Kramatjati Bersama Komponen Warga Patroli di Wilayah Hukum Jatinegara Jakarta Timur


Jakarta Timur -Polsek Kramat Jati bersama Koramil 05/Kramat Jati melaksanakan patroli gabungan bersama komponen warga di wilayah hukum Jatinegara, Jakarta Timur. 

Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Koramil 05/Kramatjati–Makasar melaksanakan kegiatan Patroli atau 
siskamling keliling bersama Komduk dan unsur masyarakat, bertempat di Sekretariat Kantor Pos Siskamling RW 11 Jalan Datuk Tonggara RT 14 RW 11 Kelurahan Kramatjati Kecamatan Kramatjati Jakarta Timur. Minggu Malam (25/01/26).

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta meningkatkan sinergi antara aparat dan masyarakat.

Kegiatan patroli tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Koramil 05/Kramatjati–Makasar, personel Polsek Kramatjati, Komduk, PPM, FKPPI, FKDM, serta warga masyarakat setempat sebagai bentuk nyata kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.
kegiatan patroli dan siskamling keliling merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan patroli dan siskamling ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan Masyarakat. 

Dengan kebersamaan, keamanan lingkungan dapat terjaga sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.

Selain melakukan patroli keliling, para personel juga memberikan imbauan kepada warga agar terus mengaktifkan pos siskamling serta segera melaporkan apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Patroli dilakukan dengan menyasar titik-titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen TNI–Polri bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Koramil 05/Kramatjati–Makasar Bersama Komponen Masyarakat Gelar Patroli/Siskamling Keliling


Jakarta Timur – Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Koramil 05/Kramatjati–Makasar melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Komduk dan unsur masyarakat, bertempat di Sekretariat Kantor Pos Siskamling RW 11 Jalan Datuk Tonggara RT 14 RW 11 Kelurahan Kramatjati Kecamatan Kramatjati Jakarta Timur. Minggu Malam (25/01/26).

Kegiatan patroli tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Koramil 05/Kramatjati–Makasar, personel Polsek Kramatjati, Komduk, PPM, FKPPI, FKDM, serta warga masyarakat setempat sebagai bentuk nyata kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Wadanramil 05/Kramatjati–Makasar, Lettu Inf Muslimin menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan siskamling keliling merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kegiatan patroli dan siskamling ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan Masyarakat. Dengan kebersamaan, keamanan lingkungan dapat terjaga sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” ujar Wadanramil.

Selain melakukan patroli keliling, para personel juga memberikan imbauan kepada warga agar terus mengaktifkan pos siskamling serta segera melaporkan apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, Koramil 05/Kramatjati–Makasar berharap peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.


Den K9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Siap Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua, Bandung Barat

Bandung Barat — Polri melalui Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan apel kesiapan dalam rangka perbantuan bencana alam di wilayah hukum Polda Jawa Barat, sebagai bentuk kehadiran negara dan respons cepat dalam misi kemanusiaan pascabencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Apel kesiapan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 26 Januari 2026, pukul 15.00 WIB, bertempat di Mako Ditpolsatwa, sebagai persiapan pelaksanaan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) di bawah Polda Jawa Barat.

Dalam operasi kemanusiaan ini, Den K9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri mengerahkan sebanyak 20 personel yang dipimpin oleh IPTU Erasmus selaku Katim K9, didukung oleh tim veteriner, para handler, pelindung, serta pengemudi. Kekuatan ini diperkuat dengan enam ekor satwa pelacak K9, yakni Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, dan Sita, yang memiliki keahlian utama dalam pencarian korban meninggal dunia atau cadaver search. Untuk mendukung mobilitas dan efektivitas di medan bencana, tim K9 SAR juga dilengkapi dengan satu unit truk boks dan empat unit kendaraan ransus Navara K9.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengerahan Den K9 SAR merupakan langkah strategis Polri untuk mempercepat proses pencarian korban di medan longsor yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. “Pengerahan Den K9 SAR ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen Polri dalam misi kemanusiaan. Seluruh sumber daya kami kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kombes Pol. Hendra.

Berdasarkan data resmi Posko Utama dan Pos DVI hingga Minggu, 25 Januari 2026, pukul 16.35 WIB, dari total 105 laporan orang hilang, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 25 kantong jenazah, bertambah tiga jenazah utuh dari hasil pencarian terbaru. Dari jumlah tersebut, 11 korban telah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh. Korban yang telah teridentifikasi masing-masing atas nama Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), M. Kori (30) yang teridentifikasi dari potongan tubuh berupa tangan, AI Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31). Sementara itu, sepuluh jenazah dan satu bagian tubuh lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.

Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan TNI, Basarnas, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, serta unsur relawan hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. “Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Inilah wujud nyata Transformasi Polri Presisi yang humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar seluruh personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, serta keluarga korban diberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan selama proses kemanusiaan ini berlangsung. Hingga saat ini, operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan dengan mengedepankan prinsip keselamatan personel dan ketelitian dalam setiap tahapan kegiatan.

Den K9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Siap Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua, Bandung Barat

Bandung Barat — Polri melalui Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan apel kesiapan dalam rangka perbantuan bencana alam di wilayah hukum Polda Jawa Barat, sebagai bentuk kehadiran negara dan respons cepat dalam misi kemanusiaan pascabencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Apel kesiapan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 26 Januari 2026, pukul 15.00 WIB, bertempat di Mako Ditpolsatwa, sebagai persiapan pelaksanaan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) di bawah Polda Jawa Barat.

Dalam operasi kemanusiaan ini, Den K9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri mengerahkan sebanyak 20 personel yang dipimpin oleh IPTU Erasmus selaku Katim K9, didukung oleh tim veteriner, para handler, pelindung, serta pengemudi. Kekuatan ini diperkuat dengan enam ekor satwa pelacak K9, yakni Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, dan Sita, yang memiliki keahlian utama dalam pencarian korban meninggal dunia atau cadaver search. Untuk mendukung mobilitas dan efektivitas di medan bencana, tim K9 SAR juga dilengkapi dengan satu unit truk boks dan empat unit kendaraan ransus Navara K9.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengerahan Den K9 SAR merupakan langkah strategis Polri untuk mempercepat proses pencarian korban di medan longsor yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. “Pengerahan Den K9 SAR ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen Polri dalam misi kemanusiaan. Seluruh sumber daya kami kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kombes Pol. Hendra.

Berdasarkan data resmi Posko Utama dan Pos DVI hingga Minggu, 25 Januari 2026, pukul 16.35 WIB, dari total 105 laporan orang hilang, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 25 kantong jenazah, bertambah tiga jenazah utuh dari hasil pencarian terbaru. Dari jumlah tersebut, 11 korban telah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh. Korban yang telah teridentifikasi masing-masing atas nama Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), M. Kori (30) yang teridentifikasi dari potongan tubuh berupa tangan, AI Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31). Sementara itu, sepuluh jenazah dan satu bagian tubuh lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.

Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan TNI, Basarnas, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, serta unsur relawan hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. “Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Inilah wujud nyata Transformasi Polri Presisi yang humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar seluruh personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, serta keluarga korban diberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan selama proses kemanusiaan ini berlangsung. Hingga saat ini, operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan dengan mengedepankan prinsip keselamatan personel dan ketelitian dalam setiap tahapan kegiatan.

Bersihkan SD Negeri 4 Kuala Simpang, Taruna Ingin Siswa Bisa Segera Bersekolah Normal

Aceh Tamiang. Hari ini, Minggu, 25 Januari 2026, merupakan hari kedua pelaksanaan kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 yang diikuti Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Salah satu sasaran kegiatan pada hari kedua ini adalah pembersihan di SD Negeri 4 Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak banjir pada November 2025 lalu. Para Taruna bersama-sama melakukan pembersihan lumpur di ruang-ruang kelas agar sekolah dapat segera digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.

Taruna Akpol, Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus, menjelaskan bahwa kondisi lumpur di dalam ruangan sekolah masih cukup tebal sehingga membutuhkan penanganan serius.

“hari ini kami melaksanakan kegiatan di suatu sekolah dasar di Tamiang dan yang kami lakukan adalah membersihkan lumpur yang cukup tinggi di ruang-ruang sekolahan. Kami sekop, kami sapu, dan kami pel supaya ruangan-ruangan ini bisa cepat digunakan kembali oleh anak-anak di SD di Tamiang,” ujar Sultan.

Sementara itu, Taruna Akademi Angkatan Laut, Salsadila Rossa Firllyanti, menyampaikan bahwa proses pembersihan telah berlangsung selama dua hari dan menunjukkan progres yang signifikan.

“Untuk proses pengerjaan sendiri sudah kami lakukan selama dua hari. Progres yang sudah kami lakukan sudah membersihkan beberapa kelas dan sudah bisa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Namun, untuk beberapa bangunan sudah mulai rapuh, sehingga masih diperlukan pembersihan yang lebih mendalam,” jelasnya.

Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, para Taruna berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang, khususnya dalam pemulihan pascabencana.

“Kegiatan Latsitardanus ke-46 ini kami harapkan dapat membawa dampak baik untuk masyarakat Aceh Tamiang, membangun kembali fasilitas umum, serta membantu kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” kata Salsadila.

Senada dengan itu, Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus berharap pemulihan pascabencana dapat segera tuntas sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Harapan saya, semua kerusakan akibat bencana dapat cepat dipulihkan, sehingga anak-anak bisa segera kembali bersekolah, toko-toko bisa kembali buka, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal secepat mungkin,” tutupnya.

Kapolsek Bekasi Barat Pimpin Patroli Antisipasi Tawuran dan Kebut-kebutan Sepeda Motor

Kota Bekasi - Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., memimpin langsung patroli mobile dialogis dalam rangka mengantisipasi aksi tawuran serta kebut-kebutan sepeda motor di wilayah hukum Bekasi Barat, Sabtu (24/1/2026) malam.

Kegiatan patroli tersebut menyasar sejumlah titik yang kerap dijadikan tempat nongkrong anak-anak muda, di antaranya kawasan pertokoan Bintara, Kota Bintang, Jalan KH. Noer Ali Kali Malang, Gerbang Tol Bintara Jaya, serta Jalan I Gusti Ngurah Rai.

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pendekatan dialogis kepada para remaja dan pemuda untuk memberikan imbauan kamtibmas serta mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Selain itu, petugas juga membubarkan kelompok anak muda yang masih berkumpul atau nongkrong melewati batas waktu yang telah ditentukan, yakni di atas pukul 24.00 WIB.

Patroli mobile ini dilakukan sebagai upaya preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari, serta untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Bekasi Barat.