View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 26 Maret 2026

Groundbreaking TK Kemala Bhayangkari 54 Serpong, Dukung Pendidikan Anak Sejak Dini

Tangerang Selatan - Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Metro Jaya, Ny. Indah Asep Edi Suheri, menghadiri kegiatan groundbreaking Gedung TK Kemala Bhayangkari 54 Serpong di Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (27/3/2026). Pembangunan sekolah itu disebut sebagai bentuk investasi nyata untuk pendidikan anak usia dini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, pejabat utama Polda Metro Jaya, serta Kapolres Metro Tangerang Selatan. Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan sektor pendidikan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Ny. Indah mengatakan pembangunan TK Kemala Bhayangkari 54 Serpong bukan sekadar membangun gedung baru. Menurutnya, sekolah ini diharapkan menjadi ruang tumbuh yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar anak secara optimal.

“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kepribadian generasi penerus bangsa. Karena itu, pembangunan TK Kemala Bhayangkari 54 Serpong ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Ia menuturkan kualitas pendidikan anak juga ditentukan oleh lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang mereka. Karena itu, kehadiran gedung sekolah yang layak, aman, nyaman, dan ramah anak dinilai penting untuk menunjang proses belajar mengajar.

Selain itu, Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Metro Jaya disebut akan terus berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan, baik di lingkungan Bhayangkari maupun masyarakat luas. TK Kemala Bhayangkari 54 Serpong diharapkan tak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, kreativitas, dan rasa percaya diri anak.

Ny. Indah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan tersebut sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Ia berharap proses pembangunan berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat.

“Kami berharap proses pembangunan ini dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai harapan bersama. Semoga kehadiran TK ini nantinya benar-benar memberi manfaat besar, khususnya dalam membantu mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan memiliki masa depan yang baik,” katanya.

‎Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Salurkan Air Bersih untuk Warga Perbatasan Fatumuti

Fatumuti — Menanggapi keluhan masyarakat terkait sulitnya akses air bersih di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Perwakilan melaksanakan aksi sosial berupa pembagian air bersih kepada warga di Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kamis (26/03/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat atas kesulitan warga dalam memperoleh air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan memanfaatkan truk tangki yang dimiliki, personel Satgas Pamtas menyusuri jalan-jalan desa guna memastikan bantuan dapat tersalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Danpos Perwakilan, Serma Syafrudin, menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi kehidupan. “Kami menyadari bahwa air bersih adalah urat nadi kehidupan. Melihat warga mengalami kesulitan, kami memanfaatkan fasilitas truk tangki air untuk menyalurkan bantuan. Ini merupakan wujud kehadiran negara melalui Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad bagi masyarakat perbatasan,” ujarnya.

Kedatangan truk pengangkut air disambut antusias oleh warga. Dengan membawa jeriken dan ember, masyarakat mengantre dengan tertib untuk mendapatkan pasokan air bersih.

Melalui kegiatan ini, Satgas Pamtas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga melaksanakan fungsi teritorial dalam rangka membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sepanjang garis perbatasan. (Penkostrad). 


Sentuhan Kemanusiaan Yonarmed 12 Kostrad untuk Balita Desa Maumutin

Belu, NTT — Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Turiskain melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan posyandu bagi balita di Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Kamis (26/03/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI dalam mendukung kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak di wilayah perbatasan. Dalam pelaksanaannya, personel Pos Turiskain memberikan pelayanan berupa pengukuran tinggi dan berat badan balita serta pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Selain itu, balita yang hadir juga mendapatkan makanan tambahan berupa bubur bergizi guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan agar tetap sehat dan kuat.

Kehadiran Satgas Pamtas disambut antusias oleh masyarakat, khususnya para ibu yang membawa anak-anak mereka untuk memperoleh layanan kesehatan. Kegiatan ini tidak hanya membantu memantau kondisi kesehatan balita, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para orang tua tentang pentingnya menjaga asupan gizi dan kesehatan anak sejak usia dini.

Danpos Turiskain, Serma Bambang Sunaryo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan. “Kami berharap melalui kegiatan posyandu ini, kesehatan balita di wilayah perbatasan dapat terus terjaga. Kehadiran kami tidak hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran Satgas Pamtas tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam menjalankan fungsi teritorial guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah perbatasan. (Penkostrad). 


Butir Harapan di Garis Depan, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bagikan Beras untuk Masyarakat Prasejahtera

Netemnanu — Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Oepoli Tengah melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian beras kepada masyarakat kurang mampu di Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (26/03/2026).

Kegiatan ini menyasar keluarga prasejahtera yang berada di wilayah pelosok perbatasan Indonesia. Dengan mengusung semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, para prajurit mendatangi langsung permukiman warga guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Danpos Oepoli Tengah, Serka Nohan, menyampaikan bahwa kehadiran Satgas di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi warga perbatasan. “Kami tidak ingin ada masyarakat di perbatasan yang merasa sendirian. Ketika mereka mengalami kesulitan, kami harus menjadi pihak pertama yang hadir dan berdiri di samping mereka,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memberikan semangat dan rasa aman bagi warga. Kehadiran Satgas Pamtas menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga turut berperan dalam mengatasi kesulitan sosial, termasuk ancaman kekurangan pangan di daerah perbatasan.

Melalui aksi ini, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, serta membantu meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan. (Penkostrad). 


Kepedulian Satgas Berbuah Kepercayaan, Senjata Api Diserahkan ke Yonarmed 12 Kostrad

Malaka, NTT – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Fatuha Kompi III berhasil menerima penyerahan satu pucuk senjata api laras panjang jenis Springfield dari warga Desa Alas, Dusun Fatuleki, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, pada Kamis (26/03/2026). Penyerahan tersebut dilakukan secara sukarela oleh seorang warga berinisial Ibu MB (53), sebagai bentuk kesadaran akan bahaya kepemilikan senjata api secara ilegal.

Peristiwa ini berawal dari kegiatan teritorial yang rutin dilaksanakan oleh personel Pos Fatuha kepada masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Danpos Fatuha Letda Arm Pijar Andarma bersama anggotanya menjalin kedekatan dengan warga, termasuk Ibu MB yang merupakan istri dari almarhum eks veteran. Dari komunikasi yang terjalin hangat, terungkap adanya senjata peninggalan lama yang masih disimpan di rumahnya.

Pendekatan humanis melalui bantuan kesehatan, anjangsana, serta penyuluhan hukum terkait bahaya kepemilikan senjata api akhirnya membuahkan hasil. Ibu MB dengan kesadaran penuh memutuskan menyerahkan senjata tersebut kepada Satgas karena merasa khawatir akan potensi bahaya yang dapat ditimbulkan. Penyerahan dilakukan langsung di kediamannya dan diterima oleh personel Pos Fatuha untuk kemudian diamankan serta dilaporkan secara berjenjang.

Danpos Fatuha Letda Arm Pijar Andarma menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata kepercayaan masyarakat kepada TNI, khususnya Satgas Yonarmed 12 Kostrad. “Kami mengapresiasi kesadaran dan keberanian Ibu MB dalam menyerahkan senjata tersebut. Ini menunjukkan bahwa kehadiran kami di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mampu membangun kepercayaan dan kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dalam mencegah potensi penyalahgunaan senjata api demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan. (Penkostrad). 


Peduli Kesehatan Warga, Yonarmed 12 Kostrad Gelar Cek Gula Darah Gratis


Belu, NTT — Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Fohuk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat perbatasan dengan melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis bekerja sama dengan Posyandu Pauk. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Dusun Pauk, Desa Loonuna, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu. Kamis (26/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Pos Fohuk bersama kader posyandu memberikan layanan pemeriksaan gula darah gratis kepada masyarakat. Antusiasme warga terlihat tinggi, terutama dari kalangan lanjut usia yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke fasilitas kesehatan.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian bubur kacang hijau kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya meningkatkan asupan gizi warga.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak jelas selama kegiatan berlangsung, yang turut mempererat hubungan antara Satgas Pamtas dengan masyarakat di wilayah perbatasan.

Danpos Fohuk, Letda Inf Jefri Sitorus, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. “Kami ingin selalu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kesehatan. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Satgas Pamtas dalam menjalankan tugas tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan. (Penkostrad). 


Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Terima Senjata Api, Bukti Keberhasilan Pembinaan Teritorial di Perbatasan

Nainaban — Upaya pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Baen kembali membuahkan hasil. Satu pucuk senjata api jenis Springfield berhasil diterima oleh personel Pos Baen di Desa Nainaban, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kamis (26/03/2026).

Peristiwa ini bermula saat personel kesehatan Pos Baen melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan keliling. Dalam kegiatan tersebut, mereka mendapati anak dari Bapak LF (57) yang tengah menderita sakit cacar. Tanpa ragu, personel Satgas memberikan penanganan dan pengobatan secara intensif hingga kondisi anak tersebut berangsur membaik.

Rasa kepedulian dan bantuan yang diberikan mendorong Bapak LF untuk bersikap terbuka mengenai kepemilikan senjata api yang disimpan di kediamannya. Senjata tersebut merupakan peninggalan era konflik Timor Timur yang kemudian diserahkan secara sukarela kepada personel Satgas.

Penyerahan senjata ini murni merupakan inisiatif pribadi sebagai bentuk apresiasi serta kepercayaan masyarakat terhadap pendekatan humanis yang dilakukan oleh Satgas Pamtas.

Danpos Baen, Lettu Arh Rifki, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kedekatan yang terjalin antara prajurit dengan masyarakat. “Melalui pembinaan teritorial yang humanis, kami berupaya selalu hadir di tengah masyarakat. Kepercayaan yang diberikan melalui penyerahan senjata ini adalah buah dari ketulusan personel dalam membantu warga, baik dalam pelayanan kesehatan maupun kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah perbatasan bukan sekadar slogan. Kepercayaan yang diberikan masyarakat merupakan amanah bagi prajurit Satgas untuk terus hadir sebagai solusi serta pelindung bagi warga di garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Penkostrad).