View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 05 Maret 2026

Polsek Pulo Gadung dan Koramil 04/Pulogadung Patroli Sahur Antisipasi Tawuran dan Jaga Kamtibmas

Jakarta Timur– Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Pulo Gadung bersama Koramil 04/Pulogadung melaksanakan patroli sahur di sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Jumat (07/03/36).

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polsek Pulo Gadung dan Babinsa Koramil 04/Pulogadung melaksanakan kegiatan patroli dan siskamling keliling di wilayah Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur.

Kegiatan patroli yang dilakukan pada dini hari tersebut menyasar lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya tawuran remaja serta potensi gangguan kamtibmas lainnya. 

Petugas gabungan dari TNI dan Polri menyisir beberapa ruas jalan, pemukiman warga, serta area yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya anak-anak muda pada malam hingga menjelang sahur.

Kapolsek Pulo Gadung Kompol Suroto menyampaikan bahwa patroli sahur ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya aksi tawuran serta gangguan keamanan lainnya, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

"Patroli ini kami lakukan secara rutin selama bulan Ramadhan, khususnya pada waktu menjelang sahur, guna mengantisipasi tawuran remaja serta menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Selain melakukan patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja yang masih berkumpul di pinggir jalan agar segera kembali ke rumah masing-masing serta tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Sinergi antara Polsek Pulo Gadung dan Koramil 04/Pulogadung ini diharapkan dapat terus terjalin dengan baik dalam menjaga keamanan wilayah, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Dengan adanya patroli sahur tersebut, situasi kamtibmas di wilayah Pulo Gadung terpantau aman dan kondusif hingga menjelang waktu sahur.

Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor Capai 60 Persen, Polri Gelar Buka Puasa Bersama Warga Gunung Sindur

Jakarta - Polri menggelar kegiatan buka puasa bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar di kawasan pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Academic Center tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara Polri, Tokoh Agama serta Masyarakat yang selama ini turut mendukung proses pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Sejumlah fasilitas utama mulai terlihat bentuknya, termasuk Gedung Academic Center yang akan menjadi pusat kegiatan belajar mengajar para siswa.

“Sekolah ini dibangun karena semangat persaudaraan dan kerja sama berbagai pihak. Kalau hanya Polri yang membangun tentu tidak bisa, tetapi dengan hadirnya berbagai pihak yang membantu, pembangunan ini bisa berjalan hingga sejauh ini,” ujar Karo Watpers SSDM Polri Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu bangunan utama yang hampir rampung adalah Academic Center yang kini telah mencapai sekitar 95 persen pembangunan. Gedung tersebut nantinya akan menjadi pusat aktivitas belajar mengajar, termasuk ruang makan bagi para siswa.

Selain itu, pembangunan perpustakaan yang menjadi salah satu fasilitas utama sekolah juga hampir rampung dengan progres lebih dari 90 persen. Fasilitas ini dipersiapkan sebagai bagian dari proses penilaian program International Baccalaureate (IB) yang tengah diajukan oleh pihak sekolah.

Di sisi lain, pembangunan asrama siswa yang terdiri dari empat blok juga terus berjalan dan telah mencapai lebih dari 50 persen. Asrama tersebut nantinya akan digunakan untuk menampung siswa laki-laki dan perempuan yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Selain fasilitas pendidikan dan hunian siswa, kawasan sekolah juga tengah dilengkapi sejumlah sarana pendukung seperti welcoming center, teater, serta fasilitas ibadah.

Menurut Budhi, kompleks rumah ibadah lintas agama juga tengah dipersiapkan di area sekolah sebagai bagian dari pendidikan nilai keberagaman bagi para siswa.

“Kita ingin mendidik para siswa bahwa meskipun berbeda, kita tetap satu. Keberagaman dan kebinekaan justru menjadi kekuatan untuk mempersatukan,” katanya.

Dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Gunung Sindur yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan sekolah. 

“Terima kasih kepada masyarakat Gunung Sindur atas dukungannya selama ini. Kami juga mohon maaf apabila aktivitas pembangunan sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar,” ujarnya.

Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara sendiri ditargetkan rampung secara bertahap hingga tahun 2026 dan diharapkan menjadi salah satu sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi pemimpin masa depan.

Polda Jateng dan Unsoed Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Sinergikan Kepakaran Akademik untuk Ketahanan Pangan dan Kamtibmas

Purwokerto, 5 Maret 2026 — Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi memperkuat kolaborasi akademik dan kepolisian melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polda Jawa Tengah dan Unsoed sekaligus peresmian Pusat Studi Kepolisian di kampus Unsoed, Purwokerto.

Rektor Unsoed menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polri dan menegaskan komitmen kampus dalam mendukung kolaborasi tersebut.

“Pusat Studi Kepolisian ini kami harapkan menjadi wadah sinergi antara kepakaran akademik dan tugas-tugas kepolisian dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat,” ujar Rektor Unsoed.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Unsoed juga mendedikasikan kepakaran para guru besarnya untuk berkolaborasi langsung dengan aparat kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas di lapangan. Beberapa pakar yang akan menjadi bagian penting dari kolaborasi ini antara lain:
• Prof. Farid, ahli pemuliaan tanaman yang akan menjadi rujukan bagi personel Polri dalam konsultasi terkait persoalan pertanian guna mendukung program ketahanan pangan nasional.
• Prof. Norman, ahli perikanan yang akan mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perikanan dan pesisir.
• Prof. Kuat, ahli hukum sekaligus Wakil Rektor Bidang SDM, serta Hantoko, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dari FISIP, yang akan berkontribusi dalam pengembangan kebijakan strategis serta penguatan sumber daya manusia berbasis penelitian hukum dan sosial.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan.


Dengan ekosistem akademik yang kuat—menaungi 12 fakultas dan sekitar 35.000 mahasiswa serta usia institusi yang kini mencapai 63 tahun—Unsoed dinilai menjadi mitra strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Peresmian pusat studi ini menjadi bagian dari langkah strategis Polri dalam memperkuat pemolisian berbasis riset (evidence-based policing) serta membangun jejaring akademik nasional melalui pembentukan 74 Pusat Studi Kepolisian yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dan kerja sama antara Polri dan sejumlah universitas terkemuka.

Pada tahap awal, Pusat Studi Kepolisian diluncurkan di empat perguruan tinggi, yaitu:
• Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
• Universitas Sebelas Maret (UNS)
• Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA)
• Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Selain itu, pada hari yang sama, Kamis 5 Maret 2026, juga dilaksanakan penandatanganan dan launching Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Biro SDM Polda Metro Jaya dengan empat universitas mitra, yaitu:
1. Universitas Bhayangkara
2. Universitas Krisnadwipayana
3. Universitas Syarif Hidayatullah
4. Universitas Borobudur

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan ilmu kepolisian, penelitian kebijakan publik, serta kontribusi akademik dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.

Acara penandatanganan dan peresmian di Unsoed turut disaksikan oleh Komjen Pol (Purn) Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana. Hadir pula sejumlah pejabat Polri lainnya, antara lain Irjen Pol Dr. Susilo Teguh Raharjo, Irjen Pol Dr. Barito Mulyo Ratmono, S.H., S.I.K., M.Si., Kombes Pol Eko Widianto, serta jajaran kewilayahan termasuk Kapolresta Banyumas dan Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jateng beserta jajaran.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi yang berkomitmen membangun ekosistem ilmu kepolisian di Indonesia.

“Atas nama Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para rektor dan seluruh civitas academica atas prakarsa, komitmen, dan kerja keras dalam mewujudkan Pusat Studi Kepolisian ini. Keikutsertaan perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memperluas jejaring kolaborasi akademis di bidang ilmu kepolisian serta memperkuat ekosistem riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung transformasi Polri,” ujar Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Ia menegaskan bahwa ilmu kepolisian kini berkembang menjadi disiplin ilmu antarb idang yang semakin penting dalam menjawab dinamika sosial serta perubahan pola pemolisian di masyarakat.

“Ilmu kepolisian kini telah berkembang menjadi disiplin ilmu antarb idang yang esensial. Ilmu ini menjadi fondasi teoretis dalam menanggapi dinamika sosial serta transformasi pola pemolisian di masyarakat,” jelasnya.

Wakapolri juga mengajak seluruh pihak untuk terus berperan aktif dalam memajukan kepolisian Indonesia melalui kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan.

“Saya mengajak seluruh hadirin untuk terus berpartisipasi secara aktif dalam memajukan kepolisian Indonesia. Polri siap membuka diri dan siap berkolaborasi melalui berbagai program riset serta penyusunan kebijakan yang akan digerakkan bersama pusat-pusat studi kepolisian di keempat perguruan tinggi ini dengan pendekatan pentahelix. Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari langkah besar kita menuju Indonesia yang aman, adil, dan sejahtera,” tegasnya.

Di sisi lain, penguatan ekosistem keilmuan juga dilakukan di internal Polri melalui Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang telah mengembangkan sejumlah pusat studi strategis, yaitu:
1. Pusat Studi Polmas
2. Pusat Studi Anti Korupsi
3. Pusat Studi Terorisme
4. Pusat Studi Ilmu Kepolisian
5. Pusat Studi Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas
6. Pusat Studi Cyber
7. Pusat Studi SDM
8. Pusat Studi Pasifik Oseania
9. Pusat Studi Kehumasan

Sebagai penguatan lebih lanjut, PTIK juga akan meluncurkan tujuh pusat studi baru pada 10 Maret 2026, yaitu:
1. Pusat Studi Teknologi Kepolisian
2. Pusat Studi Forensik Kepolisian
3. Pusat Studi Internasional Kepolisian
4. Pusat Studi Keamanan Nasional
5. Pusat Studi Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pelayanan Perempuan dan Orang Terlantar (PPO)
6. Pusat Studi Keadilan Restoratif dan Transformasi Konflik
7. Pusat Studi Intelijen Kepolisian

Melalui sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi, Polri optimistis pengembangan ilmu kepolisian yang berbasis riset dan kolaborasi lintas sektor akan mampu melahirkan strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih adaptif, humanis, serta mendukung berbagai program pembangunan nasional, termasuk ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Polda Metro Jaya Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Tanamkan Nilai Spiritual dalam Tugas Polri

Jakarta - Polda Metro Jaya menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M di Masjid Al Kautsar Polda Metro Jaya, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, Bhayangkari, serta personel jajaran.

Peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pembinaan rohani selama bulan suci Ramadan di lingkungan Polda Metro Jaya. Kegiatan tersebut juga menghadirkan penceramah Ustaz Adi Hidayat yang memberikan tausiah kepada para peserta.

Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Pol Dwita Kumu Wardana selaku ketua panitia mengatakan kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/258 Tahun 2026 tertanggal 4 Februari 2026 tentang arahan untuk menyemarakkan dan mengisi kegiatan Ramadan.

Kombes Pol Dwita menjelaskan peringatan Nuzulul Qur’an bertujuan memperkuat pembinaan rohani dan mental personel. Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin tertanam dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan iman dan takwa serta memperkuat profesionalisme personel agar dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dapat dilakukan dengan penuh keikhlasan dan integritas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari Pejabat Utama Polda Metro Jaya, personel kepolisian, Bhayangkari, serta anak-anak yatim. Peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan dapat memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan semangat pengabdian personel Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

KEGIATAN PEMBACAAN SURAT AL-KHAFI DI MUSHOLLA AL BARKAH POLSEK BANTAR GEBANG

Kota Bekasi – Dalam upaya mempererat kebersamaan dan meningkatkan ketakwaan, Polsek Bantar Gebang menggelar kegiatan pembacaan Surat Al-Khafi yang bertempat di Musholla Al Barkah Polsek Bantar Gebang, Jl. Raya Siliwangi Km.10 Kelurahan Bantar Gebang, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi. Kamis malam (5/3/26).
 
Kegiatan spiritual ini diikuti oleh 11 anggota Polsek Bantar Gebang dan dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Bantar Gebang, AKP Jamingan. Suasana khidmat dan tenang terasa selama proses pembacaan ayat suci Al-Qur'an berlangsung.
 
Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Sukadi, SH, MM, ditempat terpisah menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

 "Kegiatan pembacaan Surat Al-Khafi ini bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota serta membangun ketenangan batin agar dapat menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan lebih baik dan penuh tanggung jawab," ujar Kompol Sukadi.
 
Lebih lanjut, Kompol Sukadi menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif dari awal hingga akhir.
 
Polsek Bantar Gebang terus berkomitmen untuk menyeimbangkan tugas operasional dengan pembinaan keagamaan guna menciptakan personel yang tidak hanya profesional dalam bertugas, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia. ( Humas Polsek Bantar Gebang).

Koramil 04/Pulogadung Intensifkan Patroli Sahur, Antisipasi Tawuran dan Jaga Kamtibmas



Jakarta Timur — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Babinsa Koramil 04/Pulogadung melaksanakan kegiatan patroli dan siskamling keliling di wilayah Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur. Kamis (05/03/26).

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di Jalan Kayu Putih Raya RT 08 RW 08 Kelurahan Pulogadung Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur dengan menyisir titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, khususnya pada waktu menjelang sahur hingga setelah sahur.

Batuud Koramil 04/Pulogadung, Sertu Ari Kristiono menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif guna menjaga situasi wilayah agar tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi tawuran remaja yang kerap terjadi pada waktu-waktu tersebut.

“Patroli ini kami lakukan sebagai upaya menjaga Kamtibmas di wilayah binaan, terutama pada saat menjelang sahur dan setelah sahur, untuk mengantisipasi adanya tawuran maupun gangguan keamanan lainnya,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan patroli rutin ini, diharapkan tercipta situasi yang aman, tertib dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan rasa nyaman dan tenang.

Sumber Pendim 0505/JT.

Polsek Bekasi Barat dan Anggota DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil Berkah Ramadhan

Kota Bekasi. – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Bekasi Barat bersama anggota DPRD Kota Bekasi, Yenni Kristianti, SE., dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Pemilihan Bekasi Barat, menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, Kranji, pada Kamis (5/3/2026).

Sebanyak 200 paket takjil dibagikan kepada warga dan para pengendara yang melintas di lokasi menjelang waktu berbuka puasa. Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., bersama personel kepolisian dan anggota DPRD.

Kapolsek Bekasi Barat AKP Wahyudi mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan agenda rutin yang dilaksanakan pihaknya setiap bulan Ramadhan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian serta upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.

“Pembagian takjil ini merupakan kegiatan rutin Polsek Bekasi Barat setiap bulan Ramadhan sebagai bentuk berbagi berkah kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada Ramadhan tahun ini kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan anggota DPRD Kota Bekasi dari Dapil Bekasi Barat, sehingga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Masyarakat dan para pengendara yang melintas tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan. Selain membantu warga yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat selama bulan Ramadhan.