View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Selasa, 03 Maret 2026

Polsek Matraman Bersama Koramil 02/Matraman Patroli Sahur Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif


Jakarta Timur -Polsek Matraman bersama Koramil 02/Matraman menggelar patroli sahur dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H di wilayah hukum Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama sebulan Ramadhan, Polsek Matraman dan Koramil 02/Matraman patroli keliling bersama unsur masyarakat di wilayah Kecamatan Matraman, Selasa (03/03/26).

Kegiatan patroli dilakukan pada dini hari dengan menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, seperti potensi tawuran remaja, balap liar, hingga aksi kriminalitas jalanan. Kehadiran aparat TNI–Polri di tengah masyarakat ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang menjalankan ibadah sahur dan salat Subuh.

Petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar segera kembali ke rumah masing-masing serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum. Selain itu, patroli ini menjadi bentuk sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kapolsek Matraman  AKP Suripno, S.H., M.H. menyampaikan," bahwa patroli sahur akan terus digelar secara rutin selama bulan Ramadhan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Dengan adanya patroli bersama ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci dengan tenang, serta tercipta lingkungan yang harmonis dan terbebas dari gangguan kamtibmas.

Menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Sinergi Aparat dan Warga, Koramil 02/Matraman Gelar Patroli Sahur Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif


Jakarta Timur – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan, Koramil 02/Matraman menggelar kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Komduk dan unsur masyarakat di wilayah Kecamatan Matraman, Selasa (03/03/26).

Kegiatan yang dipusatkan di Pos Siskamling RW 012, Jl. Utan Kayu Utara Kelurahan Utan Kayu Utara Kecamatan Matraman ini melibatkan personel Koramil 02/Matraman, Komduk, Mitra Koramil, FKDM, Satpol PP Kecamatan, Satlinmas, serta warga setempat yang menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Patroli dimulai dari Makoramil 02/Matraman dengan menyusuri sejumlah titik strategis, antara lain Jl. Utan Kayu Raya, Jl. Bypass Jend. Ahmad Yani, Jl. Raya Pramuka, Jl. Slamet Riyadi, hingga Jl. Matraman Raya, sebelum kembali ke Makoramil 02/Matraman.

Dalam kesempatan tersebut, Batuud Koramil 02/Matraman Serda Muhammad menegaskan bahwa patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tawuran remaja yang kerap terjadi menjelang sahur maupun setelah sahur, serta mencegah gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Matraman.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Kehadiran aparat bersama unsur masyarakat di lapangan diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan sejak dini,” ungkapnya.


DANSESKOAL DIDAMPINGI KETUA CABANG BERDIRI SENDIRI JALASENASTRI SESKOAL HADIRI PEMBUKAAN JALA CRAFT TAHUN 2026

Dharma Wiratama, 3 Maret 2026-Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo didampingi Ketua Cabang Berdiri Sendiri Jalasenastri Seskoal Ny. Dian Ariantyo Condrowibowo menghadiri acara pembukaan Jala Craft tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung salama tiga hari ini, dibuka oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, bertempat di ballroom kantor Pengurus Pusat Jalasenastri, komplek TNI AL Kodamar, Jakarta Utara, Selasa (03/03/2026). 

Hari ini adalah hari di mana kita merayakan ketekunan, doa dan kerja keras para perempuan hebat dan luar biasa, yaitu Jalasenastri. Di balik setiap karya yang dipamerkan dalam Jala Craft tahun 2026 mencerminkan wajah ketangguhan perempuan sebagai bagian dari Jalasenastri. Ketua dan Pengurus Cabang Berdiri Sendiri Jalasenastri Seskoal ikut berpartisipasi pada kegiatan Jala Craft tahun 2026 dengan membuka stan.   

Kasal dalam sambutannya menjelaskan “Tujuan organisasi Jalasenastri dibentuk adalah untuk membantu pembinaan prajurit TNI Angkatan Laut beserta keluarganya. Dengan menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif di lingkungan TNI Angkatan Laut sehingga para suami sebagai figur prajurit TNI Angkatan Laut dapat menjalankan tugas negara dengan tenang dan penuh dedikasi. Jalasenastri sampai dengan saat ini terus berusaha mewujudkan kehidupan istri prajurit yang relatif sudah sangat baik agar menjadi lebih baik lagi, salah satunya adalah melalui unjuk keterampilan dan kreatifitas dengan penyelenggaraan Jala Craft tahun 2026”.

Kapolsek Bekasi Barat di Masjid Al-Falah: Nekat Tawuran? Siap-siap Lebaran di Mapolsek!

KOTA BEKASI – Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., melanjutkan rangkaian program Tarawih Keliling (Tarling) Ramadhan 1447 H guna mempererat silaturahmi sekaligus memastikan keamanan wilayah. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Jami Al-Falah, Jalan Patriot Raya, Kelurahan Jakasampurna, Kota Bekasi.

Kehadiran orang nomor satu di Polsek Bekasi Barat ini didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jakasampurna, Aiptu Sulistanto, dan disambut hangat oleh Ketua DKM Ustaz Khudori, S.H.I., serta jajaran tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya di hadapan para jemaah, AKP Wahyudi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya antisipasi tindak kejahatan C3 (Curanmor, Curat, Curas) dan aksi tawuran yang kerap marak di bulan suci.

Ia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan status Zero Tawuran di wilayah Bekasi Barat selama Ramadhan tahun ini.

"Kami ingin wilayah Bekasi Barat tetap kondusif. Jika ada oknum yang nekat melakukan tawuran dan tertangkap, kami tidak segan untuk memberikan sanksi pembinaan berupa 'Pesantren Kilat' di Mapolsek Bekasi Barat sampai hari Lebaran tiba," tegas AKP Wahyudi.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di Jakasampurna, antara lain H. Mustarekh, H. Irwan, Drs. H. Aceng Supriyadi, dan Ustaz H. Zamroni. Kehadiran para tokoh ini diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan kepolisian dalam mengedukasi generasi muda agar fokus beribadah selama bulan suci.

Selain memberikan arahan keamanan, Kapolsek juga mensosialisasikan layanan pengaduan cepat untuk mempermudah warga melaporkan kejadian menonjol.

"Bilamana ada kejadian apapun yang mengganggu kenyamanan warga, segera lapor ke kepolisian atau melalui layanan Customer Service SPKT Polsek Bekasi Barat via WhatsApp di nomor 0821-3081-0355," tambahnya.

Hingga berakhirnya salat tarawih berjamaah, situasi di lingkungan Masjid Jami Al-Falah dan sekitarnya dilaporkan aman terkendali. Program Tarawih Keliling ini akan terus dilakukan secara rutin oleh jajaran Polsek Bekasi Barat ke masjid-masjid lain guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman.

(Humas Polres Metro Bekasi Kota)

Jaga Keamanan Area Publik, Tim 2 Presisi Polres Metro Bekasi Kota Patroli Dialogis di Summarecon

KOTA BEKASI – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di pusat keramaian, Tim 2 Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota menggelar patroli dialogis.

Patroli yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan pemukiman di Margahayu hingga area komersial di Pertokoan Summarecon, Bekasi Utara. Langkah ini merupakan upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas di jam-jam sibuk.

Dipimpin oleh Katim Presisi 2, Ipda Bahroel Moenir, sebanyak 10 personel dikerahkan untuk berinteraksi langsung dengan warga, petugas keamanan (security), serta para pengunjung pertokoan. Melalui metode patroli dialogis, petugas dapat menyerap aspirasi sekaligus memberikan rasa aman secara langsung.

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama. Keamanan lingkungan akan jauh lebih maksimal jika ada kolaborasi aktif antara kepolisian dan warga," ujar Ipda Bahroel Moenir dalam laporannya.

Dalam giat tersebut, personel Tim 2 Presisi menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas, di antaranya:

Mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Mengimbau para pelaku usaha dan pengunjung pertokoan untuk selalu waspada terhadap potensi pencurian.

Meminta warga segera menghubungi Tim Patroli Perintis Presisi jika menemukan hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui laporan kegiatannya memastikan bahwa kehadiran Polri di titik-titik keramaian seperti Summarecon bertujuan untuk memberikan efek gentar bagi pelaku kejahatan (deterrent effect).

(Humas Polres Metro Bekasi Kota)

Kapolda Banten Sambut Kepulangan 100 Personel Satbrimob Usai Tugas Kemanusiaan Operasi Aman Nusa II

Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin Upacara Penyambutan Personel Satbrimob Polda Banten yang telah melaksanakan tugas dalam Operasi Aman Nusa II BKO Polda Aceh Tahun 2025/2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan M. Jasin Satbrimobda Polda Banten pada Selasa (03/03) dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Banten bertindak sebagai inspektur upacara serta dihadiri PJU Polda Banten, Kapolresta/Kapolres jajaran, serta perwakilan Pengurus Bhayangkari Daerah Banten.
Sebanyak 100 personel Satbrimob Polda Banten yang tergabung dalam Satgas Operasi Aman Nusa II telah menyelesaikan tugas kemanusiaan di wilayah hukum Polda Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Utara, dalam penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Aceh dan sebagian Sumatera.

Dalam amanatnya, Kapolda Banten menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh personel yang menjalankannya. “Saya menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Semoga setiap ibadah yang kita laksanakan senantiasa mendapat ridho dan keberkahan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kita,” ujar Kapolda Banten. 

Kapolda Banten juga mengungkapkan rasa syukur atas kembalinya seluruh personel dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani setelah menjalankan tugas mulia membantu masyarakat terdampak bencana. “Alhamdulillah, 100 personel Satbrimob Polda Banten kembali dengan selamat. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian yang luar biasa dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” tegasnya.

Selama pelaksanaan operasi, para personel terlibat aktif dalam berbagai upaya penanganan, mulai dari mitigasi bencana, evakuasi warga terdampak, pendistribusian bantuan logistik, hingga membantu proses pemulihan infrastruktur dasar pascabencana.

Menurut Kapolda, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu siap siaga dan responsif dalam mendukung penanganan darurat bencana di tingkat nasional, sekaligus menegaskan peran Polri yang terdepan dalam tugas-tugas kemanusiaan.

“Semoga segala pengorbanan dan kerja keras rekan-rekan menjadi manfaat besar bagi masyarakat serta bernilai sebagai amal jariyah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam meningkatkan kapasitas, soliditas, dan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi dinamika tugas ke depan,” pungkas Kapolda Banten.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan, mempererat soliditas dan kebersamaan keluarga besar Polda Banten dalam momentum Ramadan yang penuh berkah. (Bidhumas).

Polda Riau Bekuk 15 Tersangka Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Lintas Provinsi

Pekanbaru – Pengungkapan kasus kematian seekor gajah Sumatera yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Blok C99 kawasan konsesi PT RAPP, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, pada 2 Februari 2026, menjadi titik awal terbongkarnya jaringan perburuan satwa liar terorganisir lintas provinsi.

Dalam kasus ini, Polda Riau menetapkan 15 orang sebagai tersangka, sementara tiga lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Keberhasilan tersebut dipaparkan dan dipimpin oleh Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir
dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (3/3/2026).

Ia menyampaikan dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rahul, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto, Penyidik Utama Bareskrim Polri Irjen Pol. Zulkarnaen, Pangdam Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, serta Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan.

Turut hadir juga Kepala BBKSDA Riau Supartono, perwakilan LAM Riau, serta aktivis lingkungan Davina Veronica dan Rahel Yosi Ritonga.

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dengan pendekatan Scientific Crime Investigation.

“Setelah bangkai gajah ditemukan pada 2 Februari 2026, tim gabungan langsung melakukan olah TKP. Pada 4 Februari dilakukan nekropsi oleh dokter hewan BBKSDA Wilayah Riau dan ditemukan serpihan tembaga di tengkorak kepala yang menguatkan kematian akibat luka tembak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyidikan menggabungkan olah TKP, analisis balistik, digital forensik, analisis GPS collar, serta pemetaan jaringan pelaku.

“Ini bukan penanganan biasa. Kami memastikan konstruksi perkara kuat secara hukum dan berbasis bukti ilmiah,” tegasnya.

Menurutnya, kejahatan terhadap satwa dilindungi telah berkembang menjadi jaringan terstruktur dengan pembagian peran yang sistematis, mulai dari eksekutor, pemodal, perantara, kurir, hingga penadah.

“Dengan 15 tersangka yang telah diamankan dan tiga DPO yang masih diburu, negara menegaskan komitmennya untuk hadir, menindak, dan menjaga keanekaragaman hayati Indonesia dari praktik ilegal yang merusak masa depan,” jelasnya.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan duka mendalam atas kematian gajah Sumatera tersebut. Ia menegaskan bahwa praktik brutal perburuan satwa dilindungi tidak dapat ditoleransi.

“Kami kembali berduka atas kematian gajah liar Sumatera. Praktik brutal dan ilegal ini sangat disayangkan masih terjadi,” ujarnya.

Ia menyebut sejak awal pihaknya langsung berkoordinasi dengan Balai KSDA Riau dan Kapolda Riau untuk memastikan pelaku segera ditangkap.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama yang erat antara jajaran Kepolisian, Polisi Kehutanan, dan Balai KSDA Riau, telah ditetapkan 15 tersangka dan tiga masih dalam pengejaran. Negara hadir untuk satwa liar kita,” tegasnya.

Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa ancaman pidana terhadap pelaku kejahatan satwa dilindungi tidak ringan. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan, pelaku terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan jajaran Polda Riau atas profesionalisme dalam pengungkapan perkara tersebut, serta memberikan penghargaan kepada Direskrimsus Polda Riau Kombes Pol. Ade Kuncoro, Direskrimum Kombes Pol. Hasyim Risahondua, dan Kapolres Pelalawan AKBP John Letedara beserta tim.

Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menegaskan bahwa peristiwa ini bukan insiden tunggal, melainkan bagian dari pola perburuan yang terorganisir.

“Gajah Sumatera bukan sekadar satwa liar. Ia penjaga ekosistem. Ketika ia dibunuh demi keuntungan ekonomi sesaat, maka yang rusak bukan hanya satu individu, tetapi keseimbangan alam,” ujarnya.

Dari hasil penyidikan terungkap bahwa sejak 2024 hingga 2026 terdapat sembilan lokasi kejadian perburuan gajah di wilayah Ukui dan sekitarnya.

“Artinya ini pola yang harus dihentikan secara sistematis. Karena itu kami memperkuat patroli terpadu dan patroli sapu jerat di kawasan rawan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kerja terpadu Ditreskrimsus, Ditreskrimum, Bidlabfor, dan Satreskrim Polres Pelalawan dalam mengungkap jaringan tersebut.

Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol. Ade Kuncoro memaparkan, penembakan terjadi pada 25 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku AN (DPO) menembak gajah dua kali di bagian kepala. Bersama RA, pelaku kemudian memotong kepala gajah untuk mengambil gading seberat sekitar 7,6 kilogram.

Gading tersebut dijual seharga Rp30 juta dan berpindah tangan hingga ke Sumatera Barat, sebelum dikirim melalui kargo udara ke Jakarta dan diteruskan ke Surabaya menggunakan jasa kargo kereta. Nilai transaksi terus meningkat hingga mencapai Rp125 juta lebih saat tiba di Jawa Tengah.

Sebagian gading kemudian diolah menjadi pipa rokok dan diperjualbelikan kembali. Seluruh rangkaian distribusi dari hutan Pelalawan hingga menjadi produk jadi berlangsung kurang dari dua minggu.

Dalam pengungkapan ini, penyidik menyita dua pucuk senjata api rakitan, 798 butir amunisi berbagai kaliber, 63 pipa rokok berbahan gading, 140 kilogram sisik trenggiling, 12 taring harimau, serta perlengkapan perburuan dan dokumen pengiriman.

Para tersangka dijerat Pasal 40A ayat (1) huruf d dan huruf f UU Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang KSDAE, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar, serta ketentuan pidana lainnya dalam KUHP.

“Kami pastikan pengembangan perkara terus berjalan, termasuk pengejaran terhadap tiga DPO,” tutup Ade Kuncoro.