View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Minggu, 01 Maret 2026

Polsek Duren Sawit dan Koramil 08/Duren Sawit Intensifkan Patroli Untuk Mencipta Wilayah Aman dan Kondusif


Jakarta Timur - Polsek Duren Sawit dan Koramil 08/Duren Sawit Intensifkan Patroli Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah binaan Polsek Duren Sawit Koramil 08/Duren Sawit Jakarta Timur menggelar Patroli Keliling bersama Komduk yang dipusatkan di Jl. H. Dogol RT 07 RW 16 Kelurahan Duren Sawit Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur. Minggu (01/03/26).

Polsek Duren Sawit bersama Koramil 08/Duren Sawit mengintensifkan patroli gabungan di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.

Patroli menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas, seperti kawasan permukiman padat, jalur lalu lintas utama, serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul pada malam hari. 

Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas unsur, di antaranya personel Polsek Duren Sawit dan Koramil 08/Duren Sawit, personel Polsek Duren Sawit, Satpol PP Kecamatan, FKDM, serta partisipasi aktif warga masyarakat setempat yang menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif.

Ia menghimbau warga agar terus memantau kondisi lingkungan, khususnya titik-titik rawan genangan dan potensi banjir.

Selain mengantisipasi gangguan kamtibmas secara umum, patroli juga difokuskan pada pencegahan aksi tawuran remaja yang kerap terjadi menjelang sahur maupun setelah sahur. 

Waktu-waktu tersebut dinilai rawan karena aktivitas warga relatif berkurang, sehingga diperlukan kehadiran aparat dan pengawasan bersama untuk mencegah potensi konflik antar kelompok remaja.

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan stakeholder terkait apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun kerawanan akibat cuaca ekstrem. 

Kegiatan ini bertujuan mencegah potensi tindak kriminalitas, tawuran, dan gangguan keamanan lainnya, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain patroli, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada warga agar bersama-sama menjaga lingkungan, mengaktifkan kembali siskamling, dan segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan.

Sinergi TNI–Polri ini diharapkan mampu menciptakan situasi wilayah Jakarta Timur yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan nyaman dan lancar.

Koramil 08/Duren Sawit Intensifkan Patroli/Siskamling Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif


Jakarta Timur - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah binaan, Koramil 08/Duren Sawit menggelar Patroli/Siskamling Keliling bersama Komduk yang dipusatkan di Jl. H. Dogol RT 07 RW 16 Kelurahan Duren Sawit Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur. Minggu (01/03/26).

Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas unsur, di antaranya personel Koramil 08/Duren Sawit, personel Polsek Duren Sawit, Satpol PP Kecamatan, FKDM, serta partisipasi aktif warga masyarakat setempat yang menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif.

Batuud Koramil 08/Duren Sawit, Serda Adiyanto dalam arahannya menyampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Ia menghimbau warga agar terus memantau kondisi lingkungan, khususnya titik-titik rawan genangan dan potensi banjir.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan stakeholder terkait apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun kerawanan akibat cuaca ekstrem. Deteksi dini dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama pencegahan,” tegasnya.

Selain mengantisipasi gangguan kamtibmas secara umum, patroli juga difokuskan pada pencegahan aksi tawuran remaja yang kerap terjadi menjelang sahur maupun setelah sahur. Waktu-waktu tersebut dinilai rawan karena aktivitas warga relatif berkurang, sehingga diperlukan kehadiran aparat dan pengawasan bersama untuk mencegah potensi konflik antar kelompok remaja.


Gandeng Warga Jatiwarna, Bhabinkamtibmas Polsek Pondok Gede Tebar Takjil di Jalan Raya Hankam


BEKASI – Pemandangan menyejukkan terlihat di kawasan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, saat aparat kepolisian bahu-membahu bersama warga setempat membagikan paket takjil gratis. Kegiatan sosial ini berlangsung di Jalan Raya Hankam, Minggu (1/3/2026) sore, menyasar para pengendara yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi simpatik ini melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatiwarna, Aipda Deddy Lesmana Situmorang, yang terjun langsung menyapa pengguna jalan. Kehadiran personel Polsek Pondok Gede di tengah masyarakat ini merupakan bagian dari upaya cooling system guna menjaga suasana Ramadhan 1447 H tetap kondusif dan penuh keberkahan.

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiharto, S.H., M.H., mengapresiasi inisiatif personelnya yang berkolaborasi aktif dengan warga RT 005/009 Kelurahan Jatiwarna. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan sarana untuk memperkuat tali silaturahmi antara Polri dan elemen masyarakat.

"Kami ingin hadir di tengah masyarakat dalam setiap momen. Melalui pembagian takjil bersama warga ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik sehingga situasi Kamtibmas di wilayah Pondok Melati dan Pondok Gede tetap sejuk," ujar jajaran Polsek Pondok Gede dalam keterangannya.

Pantauan di lokasi menunjukkan arus lalu lintas di Jalan Raya Hankam tetap berjalan lancar meski diwarnai aksi berbagi. Para pengendara motor, pengemudi angkutan umum, hingga pejalan kaki menyambut antusias paket takjil yang diberikan oleh Aipda Deddy dan warga sekitar.

Hingga azan Maghrib berkumandang, seluruh paket takjil telah habis terdistribusikan dengan aman. Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini pun berakhir dalam situasi yang sangat kondusif. Polsek Pondok Gede berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif warga yang mampu memupuk rasa kepedulian sosial selama bulan suci.

TARAWIH KELILING (TARLING) 11 RAMADHAN 1447 H BERSAMA FORKOPIMDA KOTA BEKASI DI WILAYAH POLSEK BANTARGEBANG BERLANGSUNG KHIDMAT DAN KONDUSIF


Kota Bekasi – Bertempat di Masjid Al-A'raaf Vida Bekasi, Perumahan Vida Bekasi Bumi Pala Cluster Taman Durian RT 002/016, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, telah berlangsung kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) 11 Ramadhan 1447 H / 2026 M bersama Forkopimda Kota Bekasi di wilayah hukum Polsek Bantargebang. Minggu (1/3/26).

Kegiatan Tarling ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan serta mempererat silaturahmi antara unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Tri Adhianto Tjahyono (Wali Kota Bekasi)
Abdul Harris Bobihoe (Wakil Wali Kota Bekasi), Letkol Inf. Teddy Sopian, S.Sos (Kasdim 0507/Bekasi), Dr. Inayatullah (Asda II Setda Kota Bekasi), Dzikron, S.T., M.T. (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi), Drs. Nadih Arifin, M.Si (Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi), Zeno Bachtiar, S.Si.T., M.Si., M.T. (Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi), Hariyanto AP, M.Si (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi), Muhammad Reward Aprial, S.STP., M.Si (Kabid Sarpras Damkar Kota Bekasi), Iptu Bonin Suhanda, S.IP., M.MPd (Kasubag Watpers SDM Polres Metro Bekasi Kota), Maka Nachrowi, S.Ap., M.Si (Camat Mustikajaya),Ibu Rini Lestari, SE., MH (Sekcam Mustikajaya),
Mayor Inf. Suranto, S.A.P (Danramil Bantargebang),AKP Karna, SH (Wakapolsek Bantargebang) mewakili Kapolsek Bantargebang, Iptu Jamingan (Kanit Binmas Polsek Bantargebang), Para Lurah dan Babinsa se-Kecamatan Mustikajaya, Aiptu Mugiyono (Bhabinkamtibmas Kelurahan Padurenan), Ketua RT/RW serta warga dan jamaah sekitar.

Adapun susunan acara meliputi buka puasa bersama, Shalat Maghrib berjamaah, sambutan-sambutan, Shalat Isya, Shalat Tarawih, Shalat Witir, hingga sesi foto bersama.

Dalam kesempatan terpisah, Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH, MM menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Keliling ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan.

“Kami dari Polsek Bantargebang mendukung penuh kegiatan keagamaan seperti ini. Kehadiran unsur Forkopimda di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian pemerintah kepada warga. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolsek.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan penuh kekhusyukan. Kegiatan Tarawih Keliling 11 Ramadhan 1447 H di wilayah Polsek Bantargebang pun berakhir dengan tertib serta semakin memperkuat jalinan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.(Humas Polsek Bantar Gebang).

400 Siswa Terbaik Lolos Seleksi Terpusat SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) 2026


Jakarta, 27 Februari 2026 - SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) mengumumkan hasil Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 400 siswa terbaik nasional dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan pada bulan April 2026.

Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap 1, sebanyak 2.644 siswa hadir mengikuti NST Tahap II, mencatat tingkat partisipasi 88,13% dari seluruh Provinsi di Indonesia.

NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan IPA (soal dalam Bahasa Inggris), serta Bahasa Inggris. Perhitungan skor menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT), dengan menghitung berdasarkan tingkat kesulitan soal yang dianalisis dari pola jawaban seluruh populasi peserta. Pendekatan ini memastikan pengukuran kemampuan berlangsung objektif, adaptif, dan presisi.

Penetapan kelulusan dilakukan berdasarkan merit ranking nasional NST Tahap II. Data menunjukkan ketatnya seleksi, dengan skor NST peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, sementara rata-rata nasional 580. Ini menunjukan bahwa peserta yang lolos berada jauh di atas rata-rata nasional. Dari total 2.644 peserta NST Tahap II, hanya sekitar 15,1% yang masuk dalam kategori 5-7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB), dan kelompok inilah yang kemudian ditetapkan sebagai 400 peserta terbaik nasional.

Ketua Tim SPMB Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), Dewi Amri menyampaikan, “SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem seleksi dirancang transparan, berbasis data, dan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos merupakan representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif.” Ia menegaskan, “Penetapan berdasarkan NST Tahap II memastikan seleksi tetap adil dan memberi ruang kompetisi yang setara bagi seluruh peserta.”

Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari SMP di 28 provinsi berbeda. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak meliputi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan. Komposisi peserta Top 400 terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari negeri 44%, swasta (kurikulum nasional) 42,5%, dan swasta (kurikulum internasional) 13,5%. Data ini mencerminkan bahwa capaian tinggi tidak semata ditentukan oleh latar sekolah internasional, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.

“YPKTB memastikan SMA KTB menjadi ruang seleksi yang adil dan bermartabat. Sistem ini menjaring anak-anak terbaik bangsa tanpa membedakan asal daerah maupun jenis sekolah. Yang dinilai adalah potensi, integritas, dan kapasitas untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan,” ujar Irjen. Pol. Anwar, S.IK., M.Si., Ketua Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) sekaligus Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia. “Kehadiran peserta dari 28 provinsi menegaskan bahwa agenda membangun generasi unggul adalah agenda nasional. SMA KTB hadir sebagai bagian dari ikhtiar strategis menyiapkan kader bangsa yang siap bersaing secara global,” kata Anwar.

Pada tahap selanjutnya, ke-400 peserta akan mengikuti rangkaian seleksi akhir yang mencakup tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan PMK, uji kesamaptaan jasmani, LGD, serta wawancara orang tua dan siswa.

SPMB SMA KTB 2026 menjadi tahapan penting untuk menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap ditempa dalam lingkungan pendidikan berasrama yang menekankan disiplin, karakter, kepemimpinan, serta kesiapan berkiprah di tingkat nasional dan global. SMA KTB, di bawah Yayasan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) dengan dukungan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), berkomitmen menjaga proses seleksi yang kredibel dan akuntabel, serta menghadirkan ekosistem pembinaan yang kuat bagi putra-putri terbaik bangsa.

Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan


Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kekayaan sumber daya alam nasional. Melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI berhasil mengungkap praktik penambangan ilegal dan penyelundupan pasir timah dari Kepulauan Bangka Belitung ke Malaysia.

Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi lintas instansi yang dilakukan secara cepat, terukur, dan profesional, guna mencegah kerugian negara serta menghentikan pencurian kekayaan alam.

Kasus ini bermula pada Senin, 23 Februari 2026, saat petugas Bea Cukai memperoleh informasi adanya kapal yang diduga membawa pasir timah ilegal untuk diselundupkan ke Malaysia.
Pada Selasa, 24 Februari 2026, petugas berhasil mengamankan kapal KM Rezeki Laut II dengan muatan 319 karung pasir timah tanpa dokumen resmi.

Kapal tersebut berikut 1 orang nahkoda dan 4 orang anak buah kapal (ABK) selanjutnya diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan penyidikan, Polri mengamankan dua tersangka berinisial A dan M di Pulau Belitung. Keduanya diduga berperan sebagai penampung, pengelola, dan pengirim pasir timah ilegal.

Pemeriksaan mengungkap bahwa pasir timah berasal dari penambangan ilegal menggunakan meja goyang, kemudian dikumpulkan, dimurnikan, dan disiapkan untuk dikirim ke luar negeri.

Para pelaku diketahui telah melakukan sedikitnya empat kali pengiriman pasir timah ilegal ke Malaysia, dengan tujuan akhir ke smelter di Malaysia berinisial M.

Selain itu, nahkoda dan tiga ABK KM Rezeki Laut II juga telah ditetapkan sebagai tersangka, karena terbukti mengangkut pasir timah ilegal tanpa izin.

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, tim penyidik mendatangi lokasi pengolahan pasir timah ilegal di Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Di lokasi tersebut, polisi menemukan meja goyang yang digunakan untuk memurnikan biji timah, menyita barang bukti, serta memasang police line.

Penanggung jawab pengungkapan kasus, Brigjen Pol. Irhamni, menyampaikan langsung keterangan kepada wartawan.

“Tujuan dan kedatangan kami adalah pengembangan kasus tindak pidana penyelundupan dan penambangan ilegal pasir timah. Lokasi ini adalah tempat pengolahan yang melakukan penyelundupan kemarin yang kami tangkap bersama rekan-rekan Bea Cukai,” ujar Brigjen Pol. Irhamni.

Ia menegaskan bahwa lokasi pengolahan menjadi titik krusial kejahatan ini.

“Meja goyang ini digunakan untuk memurnikan biji timah. Inilah sumber mereka menyelundupkan timah ke Malaysia,” sambungnya.

Polisi juga melakukan olah TKP dan pengambilan titik koordinat di sejumlah jalur pengiriman, termasuk kawasan pantai dan pelabuhan, untuk memperkuat alat bukti.

Terkait adanya keterangan tersangka mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat pertahanan, Polri menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Dittipidter Bareskrim Polri telah dan akan terus melakukan koordinasi dengan Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POM AL) guna pendalaman lebih lanjut, apabila dalam proses penyidikan ditemukan keterlibatan personel pertahanan, sesuai mekanisme hukum dan kewenangan masing-masing institusi.

Hingga saat ini, total tujuh tersangka telah diamankan, termasuk dua tersangka berinisial A dan M di Pulau Belitung.
Seluruh tersangka dijerat Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Brigjen Pol. Irhamni menegaskan bahwa penyidikan akan terus dikembangkan hingga menyentuh pemodal dan jaringan lain yang terlibat.

“Para pelaku ini sedikitnya telah menyelundupkan pasir timah ke Malaysia sebanyak empat kali. Timah tersebut dijual ke salah satu perusahaan smelter di Malaysia berinisial M. Ini berdasarkan pengakuan mereka dalam pemeriksaan,” tegasnya.

Pengungkapan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap semangat Pemerintah dalam Program Asta Cita, khususnya dalam mencegah penambangan liar, penyelundupan, serta pencurian kekayaan alam negara.

Polri berkomitmen untuk terus hadir menjaga kedaulatan sumber daya alam, memperkuat penegakan hukum, serta memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola secara sah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Polri mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan dan perdagangan mineral ilegal, serta segera melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya praktik penambangan liar dan penyelundupan sumber daya alam.

Buka Puasa Bersama KKSS Jakarta Utara: Puasa Mengajarkan Kejujuran

Jakarta Utara-Keluarga Besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Jakarta Utara menggelar acara buka puasa bersama di Jakarta Utara dengan tema “Puasa Mengajarkan Kejujuran”.

Acara berlangsung di mesjid Mesjid Darasullam Al Amin jalan Kalibaru Timur III No 41 Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilincing Jakarta Utara.(28/02/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan persaudaraan warga KKSS di perantauan. 

Melalui tema tersebut, peserta diajak menanamkan nilai kejujuran sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat baik dalam keluarga, lingkungan sosial, maupun dunia kerja.

Acara berlangsung penuh kebersamaan dan khidmat, ditutup dengan doa bersama agar nilai-nilai kejujuran yang dipelajari selama Ramadan dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
 
Di hadiri oleh para pembina Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (Makassar).