View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 09 April 2026

Panglima TNI Hadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana


(Puspen TNI)Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Rapat Kerja Pemerintah yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama anggota Kabinet Merah Putih, Pejabat Eselon I Kementerian/Lembaga, serta Direktur Utama BUMN, bertempat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026). 

Dalam taklimatnya, Kepala Negara menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah dalam menjaga dan mengendalikan arah pembangunan nasional, khususnya di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

“Di tahun pertama kita tidak dapat dipungkiri, kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata. Di tengah prestasi yang nyata ini kita menghadapi keadaan dunia yang penuh dengan ketidakpastian, dengan penuh konflik, peperangan di mana-mana yang telah mengakibatkan goncangan-goncangan stabilitas dunia,” tuturnya.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Indonesia tetap mampu menjaga stabilitas nasional. “Kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita. Kita dapat bernavigasi melalui hal-hal yang berbahaya, tapi satu setengah tahun ini alhamdulillah kita telah membuktikan bahwa Pemerintah kita efektif, Pemerintah kita andal, dan Pemerintah kita dapat melaksanakan tugas bernegara dengan benar dan baik,” ujar Presiden.

TNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar program-program strategis dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Foto: BPMI Setpres

#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji 2026, Hadir Lindungi Jemaah Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Jakarta, 9 April 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026 sebagai langkah konkret melindungi calon jemaah dari praktik haji ilegal dan penipuan.

Kesepakatan ini terjalin dalam pertemuan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dengan Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis (9/4). Pembentukan Satgas ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memastikan perlindungan menyeluruh bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.

Wakapolri menegaskan, Satgas Haji akan bekerja terpadu dari pusat hingga daerah dengan pendekatan menyeluruh—mulai dari edukasi hingga penegakan hukum.

Polri akan mengedepankan:
• Edukasi (preemtif): Sosialisasi masif agar masyarakat tidak tertipu modus travel ilegal
• Pencegahan (preventif): Pengawasan ketat di bandara dan pelabuhan
• Penindakan (represif): Tindakan tegas terhadap pelaku penipuan dan haji ilegal

“Satgas ini kami bentuk untuk memastikan masyarakat terlindungi dan tidak menjadi korban penipuan dengan berbagai modus,” ujar Wakapolri.

Selain itu, akan dibuka hotline pengaduan terpadu guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

Ancaman Nyata: Puluhan Kasus dan Kerugian Miliaran Rupiah

Data Polri menunjukkan praktik penipuan haji masih marak:
• 42 kasus tengah diproses hukum
• 1 kasus sudah tahap lanjutan
• Kerugian mencapai Rp92,64 miliar

Sementara itu, pada 2025, aparat berhasil mencegah 1.243 calon jemaah berangkat menggunakan visa non-haji, dengan jumlah terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Temuan ini menegaskan bahwa pengawasan dan penindakan harus diperkuat secara sistematis.

Sinergi Hingga ke Arab Saudi

Tidak hanya di dalam negeri, Polri juga memperluas koordinasi hingga ke Arab Saudi. Personel akan ditempatkan untuk memperkuat komunikasi dengan aparat keamanan di Jeddah dan Mekkah.

Langkah ini memastikan perlindungan jemaah Indonesia tetap berjalan, bahkan saat berada di luar negeri.


Komitmen Pemerintah: Aman dan Tidak Membebani

Wakil Menteri Haji dan Umrah menegaskan, Satgas Haji dibentuk untuk menjalankan dua fokus utama arahan Presiden:
1. Perlindungan penuh terhadap jemaah
2. Menjaga agar biaya haji tidak semakin membebani masyarakat

Pemerintah juga memastikan bahwa kenaikan biaya global tidak serta-merta dibebankan kepada jemaah.

“Negara hadir untuk melindungi jemaah, baik dari sisi keamanan maupun pembiayaan,” tegasnya.

Imbauan: Waspada Modus Haji Ilegal

Polri mengingatkan masyarakat untuk:
• Tidak tergiur penawaran haji dengan visa non-resmi
• Memastikan travel memiliki izin resmi
• Segera melapor jika menemukan indikasi penipuan

“Modus akan terus berkembang. Karena itu kewaspadaan masyarakat menjadi kunci. Polri akan bertindak tegas demi melindungi masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Pembentukan Satgas Haji 2026 menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat. Polri, bersama Kemenhaj dan seluruh pemangku kepentingan, terus bergerak cepat dan responsif.

Rabu, 08 April 2026

Danyonkav 8 Kostrad Pererat Kebersamaan Prajurit Remaja Lewat Botram

Pasuruan – Komandan Batalyon Kavaleri 8  Kostrad, Letkol Kav Dian Kriswijaya, S.I.P., menggelar kegiatan kebersamaan bersama prajurit remaja Narasinga melalui agenda sharing dan makan bersama “botram” yang berlangsung hangat di Garasi Scorpion Kompi 81, Pasuruan, Rabu (08/04/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi positif antara pimpinan dan prajurit remaja dalam suasana penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, Danyonkav 8 mengajak para prajurit untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta memberikan motivasi agar senantiasa semangat dalam berdinas dan menjauhi hal-hal negatif.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh prajurit duduk bersama menikmati hidangan sederhana dalam tradisi botram. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan emosional antara pimpinan dan prajurit.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian, serta memperkuat semangat kebangsaan di kalangan prajurit remaja sebagai generasi penerus yang tangguh dan berkarakter. (Penkostrad). 


Tim Wasgiat Sopsad Tinjau Yonbekang 2 Kostrad, Pastikan Kesiapan Operasional Satuan

Malang – Dalam rangka memastikan kesiapan operasional dan administrasi satuan, Tim Pengawasan Kegiatan (Wasgiat) Staf Operasi Angkatan Darat (Sopsad) melaksanakan kunjungan kerja ke Yonbekang 2/MWJ/2 Kostrad, Rabu (08/04/2026).

Kedatangan tim yang dipimpin Letkol Inf Anton Prasetyo disambut langsung oleh Danyon Bekang 2 Kostrad, Letkol Cba Milik, beserta para perwira staf. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Sopsad TA 2026 guna memastikan seluruh program bidang operasi berjalan sesuai standar dan target yang ditetapkan.

Dalam peninjauan tersebut, Tim Wasgiat melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan operasional, administrasi, serta kemampuan teknis prajurit di lapangan dalam mendukung tugas pokok TNI AD.

Ketua Tim menegaskan bahwa Yonbekang memiliki peran vital sebagai unsur logistik dalam setiap operasi. Ketepatan dan keamanan distribusi bekal menjadi kunci utama keberhasilan tugas.

Sementara itu, Danyon Bekang 2 Kostrad menyampaikan bahwa hasil pengawasan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja satuan. Pihaknya juga siap menindaklanjuti seluruh rekomendasi guna menjaga profesionalisme dan kehormatan satuan. (Penkostrad). 


Prajurit Yonif 320 Kostrad Juara 1 Justice Run 2026

Lampung – Semangat juang, disiplin, dan daya tahan fisik prajurit kembali membuahkan prestasi membanggakan. Prajurit Yonif 320/Badak Putih sukses meraih hasil gemilang dalam ajang Justice Run 2026 kategori 5K umum yang digelar di Kantor DPRD Lampung, dengan total peserta mencapai 3.200 orang.

Dalam perlombaan tersebut, Praka Feisal dari Yonif 320/Badak Putih tampil luar biasa dan berhasil meraih Juara 1 dengan catatan waktu impresif 15 menit 54 detik, mengungguli para pesaing dari berbagai kalangan atlet.

Hasil Akhir Kategori 5K Umum:
Juara 1: Praka Feisal – Yonif 320/Badak Putih (15:54)
Juara 2: Edward – Atlet Lampung (16:15)
Juara 3: Silaban – Atlet Divisi 1 Kostrad (16:20)

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa prajurit Yonif 320/Badak Putih tidak hanya unggul dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di bidang olahraga.

Keikutsertaan dalam ajang ini juga mencerminkan nilai-nilai yang selalu dijunjung tinggi oleh setiap prajurit, yaitu semangat pantang menyerah, sportivitas, serta jiwa kompetitif dalam meraih hasil terbaik. (Penkostrad). 


Danpussenarhanud TNI AD Kobarkan Semangat Prajurit Yonarhanud 16 Kostrad

Maros – Kunjungan kerja Komandan Pusat Kesenjataan Arhanud TNI AD, Mayjen TNI R. Edi Setiawan, ke Batalyon Arhanud 16 Kostrad menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan serta membangkitkan semangat juang prajurit, Kariango, Maros. Rabu (8/4/2026).

Mengusung makna mendalam, “Kunjungan ini adalah jembatan antara rasa hormat dan semangat juang yang terus menyala,” kehadiran Danpussenarhanud TNI AD disambut meriah penuh semangat oleh Prajurit Maleo dan Persit Kartika Chandra Kirana Yonarhanud 16 di Kesatrian Arhanud Kostrad.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Ibu Cut R. Edi Setiawan, Dirsen Pussenarhanud Brigjen TNI Elman Nawendro beserta Ibu Via Elman Nawendro, serta Asops Kasdivif 3 Kostrad Kolonel Inf Winas Kurniawan.

Dalam rangkaian kunjungan, Mayjen TNI R. Edi Setiawan meninjau secara langsung Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) Arhanud serta fasilitas satuan. Selain itu, beliau juga melaksanakan tatap muka dan memberikan arahan kepada seluruh prajurit dan anggota Persit.

Dalam arahannya, Danpussenarhanud menekankan pentingnya menjaga kesiapan operasional Alutsista serta meningkatkan pembinaan kemampuan prajurit secara berkelanjutan guna mendukung tugas pokok satuan Arhanud secara optimal dan terukur.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat profesionalisme, soliditas, serta kesiapsiagaan prajurit Yonarhanud 16 Kostrad dalam menghadapi setiap tantangan tugas ke depan, sejalan dengan tuntutan tugas pertahanan udara yang semakin dinamis. (Penkostrad). 


Perkuat Disiplin dan Profesionalisme, Yonif 502 Kostrad Gelar Jam Komandan dan Ground Training

Malang – Dalam upaya meningkatkan disiplin, kepedulian, dan kesiapan tempur prajurit, Batalyon Infanteri 502/Ujwala Yudha melaksanakan kegiatan Jam Komandan yang dilanjutkan dengan Ground Training, Kamis (7/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri 502/Ujwala Yudha, Letkol Inf David Jihandika H.W., S.H., M.Sos. Dalam arahannya, Danyonif menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku sebagai prajurit, serta menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun yang dapat mencoreng nama baik satuan.

“Setiap prajurit harus memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian, baik terhadap tugas maupun terhadap satuan. Jaga kehormatan diri dan institusi di manapun berada,” tegasnya.

Usai pelaksanaan Jam Komandan, kegiatan dilanjutkan dengan Ground Training sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dasar prajurit, khususnya dalam mendukung kesiapan operasi lintas udara.

Ground Training ini meliputi pengulangan materi teknik penerjunan, mulai dari persiapan di Main Assembly (MA), prosedur saat di udara, hingga teknik pendaratan yang benar. Selain itu, prajurit juga dibekali pengetahuan tentang operasi lintas udara guna meningkatkan pemahaman serta kesiapan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Latihan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan fisik dan mental prajurit, sehingga pelaksanaan penerjunan dapat berjalan aman, tepat, dan sesuai prosedur yang telah ditentukan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh prajurit Yonif 502/Ujwala Yudha semakin profesional, disiplin, dan siap menghadapi setiap tantangan tugas ke depan. (Penkostrad).