View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 10 Januari 2026

Polsek Pasar Rebo Bersama Tiga Pilar Apel Pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Bersama dalam Rangka Mengantisipasi Tindak Kriminalitas serta Gangguan Guantibmas

 Jakarta Timur-Apel Pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Bersama Tiga Pilar dalam rangka mengantisipasi Tindak Kriminalitas serta Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur. Bertempat Mako Polsek Pasar Rebo  Jl. Raya Bogor Kel. Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur.Minggu (11/01/26). 

Polsek Pasar Rebo apel pelaksanaan operasi cipta kondisi dan patroli bersama tiga pilar dalam rangka mengantisipasi tindak kriminalitas serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukum Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur. 

Apel dan pelaksanaan kegiatan operasi cipta kondisi patroli bersama tiga pilar dalam rangka antisipasi Guantibmas dan kriminalitas di wilayah hukum Polsek Pasar Rebo Jakarta Timur dipimpin Kapolsek Pasar Rebo 
AKP I Wayan Wijaya., SH di Mako Polsek Pasar Rebo  Jl. Raya Bogor Jakarta Timur.

Kapolsek Pasar Rebo menyampaikan kepada tiga Pilar kepada anggota, babinsa dan Jajaran satpol PP dengan",puji syukur kehadirat tuhan yang maha esa pada malam hati ini kita masih diberikan nikmatnya hingga dapat berkumpul melaksanakan Apel Kegiatan Operasi Cipta Kondisi KKRYD bersama tiga pilar dalam rangka antisipasi Guankamtibmas dan kriminalitas di wilayah hukum Polsek Pasar Rebo Jakarta Timur.

Pada malam hari ini kita laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab guna menjaga situasi Harkamtibmas ," atensi dari pimpinan yaitu kasus tawuran, untuk itu apabila menemukan anak-anak yang nongkrong yang dapat berpotensi tawuran kita Himbau untuk bubar dan pulang kerumah masing-masing.

Jaga etika, sopan santun dan ucapan Kita, laksanakan dengan cara body sistem dan Jangan Under Estimate, Semoga wilayah Pasar Rebo selalu aman Kondusif.

Tidak lupa jaga kesehatan dan jaga kekompakan serta keselamatan diri masing-masing.

Adapun untuk patroli kita adalah untuk kejahatan jalanan dan street crime. Dan lokasi rawan 3 C (Curat, Curas dan Curanmor).Lokasi Rawan antisipasi adanya tawuran dan balapan liar (Bali).Tongkrongan remaja pada malam hari.Adanya kendaraan yang di curigai di 
wilayah hukum Polsek Pasar Rebo Jakarta Timur.

Seleksi Ketat SMA Kemala Taruna Bhayangkara, 14.582 Pelajar Berebut 180 Kursi

JAKARTA — Sebanyak 14.582 pelajar terbaik dari seluruh penjuru Indonesia mengikuti Nusantara Standard Test (NST) sebagai bagian dari rangkaian seleksi penerimaan Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Seleksi ini menjadi tahapan awal untuk menjaring calon siswa unggulan yang akan dibina melalui sistem pendidikan berasrama berstandar nasional.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasinya atas antusiasme dan semangat ribuan pelajar yang mengikuti seleksi tersebut. Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat, transparan, dan berjenjang.

“Hari ini saya menyaksikan langsung semangat 14.582 pelajar terbaik dari seluruh Indonesia yang mengikuti Nusantara Standard Test (NST) dalam seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Dari ribuan peserta ini, hanya 180 siswa yang akan terpilih melalui proses seleksi nasional yang transparan dan berjenjang,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Menurutnya, seleksi NST tidak semata-mata mengukur kemampuan akademik, namun juga menilai aspek karakter, integritas, kesiapan mental, serta kondisi fisik para peserta. Hal ini sejalan dengan visi SMA Kemala Taruna Bhayangkara dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan berakhlak kuat.

“Seleksi ini tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga karakter, integritas, kesiapan mental, dan fisik. Dukungan lintas sektor yang kuat menjadi bukti komitmen bersama dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global,” tambahnya.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan nasional yang mampu melahirkan calon pemimpin masa depan bangsa, dengan landasan nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan integritas yang kuat.

Polsek Metro Menteng Perketat Pengamanan Perbatasan, Cegah Tawuran Manggarai Tambak

Jakarta Pusat — Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Metro Menteng yang dipimpin Aiptu Anhar bersama Aipda Hisam dan Bripka Arinovi melaksanakan kegiatan pengamanan, pemantauan, serta pengawasan di wilayah perbatasan Jalan Tambak Ujung RW 06, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah warga RW 06 Jalan Tambak Ujung ikut terlibat ataupun terdampak aksi tawuran yang terjadi di wilayah perbatasan Jalan Manggarai, Jakarta Selatan. Mengingat lokasi tersebut merupakan jalur perlintasan dan berbatasan langsung dengan wilayah rawan konflik, kehadiran personel kepolisian dinilai penting untuk memutus potensi pergerakan massa dan mencegah meluasnya gangguan kamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, Aiptu Anhar bersama personel melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan serta akses keluar masuk wilayah perbatasan. Selain itu, petugas juga berdialog langsung dengan warga setempat guna menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis agar masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak ikut serta dalam aksi tawuran yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun merusak fasilitas umum.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Pegangsaan, khususnya RW 06 Jalan Tambak Ujung, untuk tidak ikut-ikutan atau terlibat dalam aksi tawuran yang terjadi di wilayah perbatasan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Aiptu Anhar di sela-sela kegiatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa jajaran kepolisian terus mengedepankan langkah pencegahan melalui peningkatan patroli dan pengamanan di wilayah rawan. “Kami mengutamakan upaya preventif dengan menghadirkan personel di lapangan agar potensi konflik dapat dicegah sejak dini. Dukungan dan peran aktif masyarakat sangat kami harapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan personel di lapangan serta partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat adanya potensi gangguan kamtibmas. “Sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah Menteng,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan pengamanan, pemantauan, dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan ini, situasi di wilayah Pegangsaan, khususnya perbatasan Jalan Tambak Ujung RW 06, terpantau aman dan kondusif. Kepolisian berharap kesadaran masyarakat untuk menolak tawuran terus meningkat demi terciptanya lingkungan yang tertib, damai, dan aman.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Lanal Sabang Terus Dukung Tugas Kemanusiaan di Wilayah Terdampak Banjir Bandang dan Longsor


TNI AL, Sabang- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sabang terus mendukung tugas kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor. Melalui Pos TNI AL (Posal) Meulaboh yang berada di bawah jajaran Lanal Sabang, TNI AL melaksanakan pendistribusian bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak di Kecamatan Beutong Ateuh Benggala, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (10/1/2016).

Kegiatan pendistribusian bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Posal Meulaboh Kapten Laut (P) Surya Darma bersama personel Posal Meulaboh. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan logistik lainnya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pasca bencana.

Ditempat yang berbeda, Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Sadimin, S.E., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap masyarakat yang mengalami musibah. 

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta memberikan semangat untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Kegiatan kemanusiaan ini sejalan dengan perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. H. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., untuk terus hadir ditengah masyarakat dan berperan aktif dalam membantu penanganan bencana alam, sebagai bagian dari tugas TNI AL dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan kondisi masyarakat serta 
mempererat hubungan antara TNI Angkatan Laut dan rakyat.

(Pen Lanal Sabang)

Patroli Cipkon Menteng Perketat Pengamanan Perbatasan Kwitang–Kalipasir Antisipasi Guankamtibmas

Jakarta Pusat – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digencarkan jajaran Polsek Metro Menteng melalui kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) dalam program Jaga Jakarta. Kali ini, patroli difokuskan di perbatasan Kwitang–Kalipasir, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, yang dinilai memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas pada malam hari. Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Togaryanto dengan melibatkan personel kepolisian yang melakukan pengamanan secara mobile dan stasioner. Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti kejahatan jalanan, aksi kriminalitas malam hari, hingga mencegah terjadinya tawuran antarwarga.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir jalur perbatasan Kwitang–Kalipasir serta melakukan pemantauan di titik-titik yang dianggap rawan. Selain itu, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga dan petugas keamanan lingkungan setempat, memberikan imbauan agar tetap waspada serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang dapat mengganggu keamanan wilayah.

Ipda Togaryanto, menyampaikan bahwa patroli cipta kondisi merupakan langkah preventif yang rutin dilaksanakan untuk menekan angka kriminalitas. “Kegiatan patroli Cipkon ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan gangguan kamtibmas. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah niat pelaku kejahatan,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan patroli cipta kondisi merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, patroli preventif menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
“Kami terus meningkatkan intensitas patroli, terutama pada jam-jam rawan. Dengan kehadiran anggota di lapangan, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” tegas Kombes Pol Reynold.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi menambahkan bahwa wilayah Menteng dan sekitarnya menjadi perhatian khusus dalam program Jaga Jakarta. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
“Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting. Kami mengimbau warga agar tidak ragu melapor apabila melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” kata Kompol Rezha.

Dengan dilaksanakannya Patroli Cipkon di perbatasan Kwitang–Kalipasir ini, situasi wilayah Menteng dan sekitarnya terpantau aman dan kondusif. Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjaga stabilitas keamanan, mencegah kejahatan malam hari, serta meminimalisir potensi tawuran warga di wilayah Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Apel Patroli Tiga Pilar Menteng Perkuat Sinergi Jaga Jakarta Menteng Dan Sekitarnya

Jakarta Pusat – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Patroli Tiga Pilar Jaga Jakarta di wilayah Menteng, Jakarta Pusat, dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan. Kegiatan diawali dengan apel patroli yang dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Togaryanto, sebagai bentuk kesiapan personel sebelum melaksanakan pengamanan wilayah. Sabtu (10/1/2026).

Apel patroli tiga pilar ini melibatkan unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah, sebagai wujud sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Menteng dan sekitarnya. Dalam arahannya, Ipda Togaryanto menekankan pentingnya kewaspadaan, soliditas antarinstansi, serta pendekatan humanis kepada masyarakat selama pelaksanaan patroli.

Usai apel, personel gabungan langsung melaksanakan patroli skala sedang hingga besar dengan menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas, lokasi keramaian, serta jalur-jalur yang berpotensi terjadi kejahatan jalanan dan aksi tawuran warga, khususnya pada malam hari. Patroli dilakukan secara mobile dan dialogis untuk memastikan kehadiran aparat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Ipda Togaryanto menyampaikan bahwa apel dan patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga wilayah Menteng tetap aman dan terkendali. “Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada warga. Dengan kehadiran personel tiga pilar di lapangan, kami berharap situasi wilayah tetap kondusif,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli terpadu tiga pilar menjadi strategi utama dalam program Jaga Jakarta. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat efektif dalam menekan potensi kriminalitas dan menjaga ketertiban umum.
“Kami terus mengoptimalkan patroli preventif yang melibatkan unsur TNI dan pemerintah daerah. Sinergi ini penting untuk memastikan keamanan wilayah Jakarta Pusat tetap terjaga,” tegas Kombes Pol Reynold.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandhi menambahkan bahwa wilayah Menteng memiliki dinamika aktivitas masyarakat yang tinggi, sehingga memerlukan pengamanan ekstra. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungannya masing-masing.
“Kami mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama,” kata Kompol Rezha.

Melalui pelaksanaan apel dan patroli tiga pilar ini, situasi keamanan di wilayah Menteng dan sekitarnya terpantau aman, terkendali, dan kondusif. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas serta memperkuat rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Gunakan NST, 14.582 Siswa Bersaing dalam Seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara

JAKARTA — Sebanyak 14.582 pelajar dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi penerimaan Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sekolah unggulan berasrama yang diinisiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI). Seleksi ini digelar secara nasional dan berjenjang untuk menjaring calon pemimpin muda bangsa berbasis potensi, meritokrasi, dan kualitas sumber daya manusia.

Rangkaian seleksi nasional diawali dengan pelaksanaan Nusantara Standard Test (NST) atau Tes Potensi Akademik (TPA) yang berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 08.30 WIB, di Gedung Badhawa STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan.

Pelaksanaan NST juga dihadiri sejumlah tokoh pendidikan dan mitra strategis, di antaranya Dewan Pembina YPKBI Miftah Nur Sabri, COO Jakarta Intercultural School Easy Arisarwindha, Senior Director Putera Sampoerna Foundation Elan Merdy, Kepala Divisi Digital Retail Banking PT BRI Dr. Kaspar Situmorang, Ketua Umum ILUNI UI periode 2022–2025 Dr. Ir. Didit Ratam, MBA, serta perwakilan dunia pendidikan dan industri lainnya.

Dalam keterangannya, Wakapolri menegaskan bahwa seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung penjaringan talenta nasional.

“Hari ini kita melihat dukungan nyata dari berbagai kementerian dan pemangku kepentingan. Kehadiran langsung Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Menteri Komunikasi dan Digital menjadi bukti keseriusan negara dalam membangun ekosistem pendidikan yang adil, transparan, dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia masa depan,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Ia menjelaskan, mekanisme seleksi dirancang berlapis dan berkeadilan. Tahap awal dilakukan di daerah melalui Polda masing-masing dengan menyaring 20 persen peserta dengan nilai tertinggi. Dari proses tersebut, 400 peserta terbaik akan mengikuti Seleksi Pusat di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada akhir Maret hingga awal April 2026 untuk memperebutkan 180 kursi siswa terpilih.

“Akpol menjadi lokasi seleksi akhir. Di sana para peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, tes psikologi, penelitian personel, hingga tes kesamaptaan jasmani. Kami ingin memastikan siswa terpilih tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara mental, fisik, serta memiliki karakter dan budi pekerti yang kuat,” tegas Wakapolri.

Animo masyarakat terhadap SMA Kemala Taruna Bhayangkara terus meningkat. Pada seleksi Angkatan Kedua ini, jumlah pendaftar melonjak signifikan dibandingkan Angkatan Pertama tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 11.765 peserta dengan 120 siswa terpilih. Peningkatan tersebut mencerminkan tumbuhnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan dan pola pembinaan yang dikembangkan.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerapkan kurikulum berbasis International Baccalaureate (IB) sebagai standar akademik internasional. Kurikulum ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar, serta wawasan global, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kepemimpinan.

Seluruh rangkaian seleksi Angkatan Kedua dijadwalkan berakhir dengan pengumuman kelulusan pada Mei 2026. Para siswa terpilih akan mengikuti pendidikan unggulan berasrama sebagai kontribusi nyata Polri bersama YPKBI dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.