View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Jumat, 23 Januari 2026

Respons Banjir Pesisir, Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama YMPI dan KNTI Gelar Bakti Sosial

Jakarta — Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan bakti sosial sebagai bagian dari program Jum’at Peduli, bekerja sama dengan Yayasan Masyarakat Pesisir Indonesia (YMPI) dan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (23/1/2026).

Bakti sosial berupa pemberian bantuan sembako ini menyasar masyarakat nelayan dan warga pesisir Cilincing yang terdampak kondisi cuaca ekstrem serta banjir yang masih melanda sejumlah wilayah Jakarta. Kegiatan berlangsung di Kampung Nelayan RT 03 RW 04, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, dan diikuti sekitar 250 orang masyarakat.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat pesisir.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi dan menunjukkan empati kepada masyarakat nelayan dan warga pesisir yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem. Kehadiran Polri diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara Polri, organisasi masyarakat, dan warga pesisir, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah situasi bencana.

Polsek Pasar Rebo dan Koramil 03/Pasar Rebo Patroli Keliling untuk Memperkuat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah Hukum Pasar Rebo Jakarta Timur

Jakarta Timur — Polsek Pasar Rebo bersama Koramil 03/Pasar Rebo melaksanakan patroli keliling guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah hukum Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas melaksanakan kegiatan Patroli atau siskamling keliling bersama Polsek Pasar Rebo Jakarta Timur setempat dan unsur masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga ketertiban lingkungan.

Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Komduk bertempat di RT 008 RW 05 Kelurahan Ciracas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur pada Jumat Malam, (23/01/26).

Kegiatan patroli ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas, personel Polsek Ciracas, Satpol PP Kecamatan Ciracas, FKDM, unsur Ormas, serta warga masyarakat setempat sebagai wujud nyata kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan Patroli atau Siskamling Keliling merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus mempererat komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui patroli dan siskamling bersama ini untuk kepedulian warga semakin meningkat.

Selain berpatroli, petugas juga memberikan himbauan kepada warga agar selalu waspada, menjaga kerukunan, serta segera melaporkan apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Ciracas Jakarta Timur tetap terjaga aman dan kondusif, serta terbangun soliditas yang kuat antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan Masyarakat.

Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas Gelar Patroli/Siskamling Keliling, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah Ciracas


Jakarta Timur — Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Komduk bertempat di RT 008 RW 05 Kelurahan Ciracas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur pada Jumat Malam, (23/01/26).

Kegiatan patroli ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas, personel Polsek Ciracas, Satpol PP Kecamatan Ciracas, FKDM, unsur Ormas, serta warga masyarakat setempat sebagai wujud nyata kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Batuud Koramil 03/Ps. Rebo–Ciracas Peltu Subiyanto menyampaikan bahwa kegiatan Patroli/Siskamling Keliling merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus mempererat komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat.

“Keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui patroli dan siskamling bersama ini, kami berharap kepedulian warga semakin meningkat,” ujarnya.

Selain berpatroli, petugas juga memberikan himbauan kepada warga agar selalu waspada, menjaga kerukunan, serta segera melaporkan apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Ciracas tetap terjaga aman dan kondusif, serta terbangun soliditas yang kuat antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan Masyarakat", tutup Batuud.


KAPOLSEK BANTAR GEBANG BERSAMA UNSUR TIGA PILAR KELURAHAN CIMUNING LAKSANAKAN PATROLI DAN PENGECEKAN TITIK GENANGAN


 

Kota Bekasi – Kapolsek Bantar Gebang Kompol Sukadi, SH, MM bersama unsur Tiga Pilar Kelurahan Cimuning telah melaksanakan kegiatan patroli, monitoring, dan pengecekan titik genangan air di wilayah Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai tanggapan atas curah hujan tinggi yang mengguyur dari malam hingga saat ini. Jum'at (23/1).
 
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Kompol Sukadi, SH, MM (Kapolsek Bantar Gebang), Akp Juhaeri (Kanit Intelkam Polsek Bantar Gebang), Iptu Jamingan (Kanit Binmas Polsek Bantar Gebang), Bpk. Omad Sandra Saputra, SE., MM (Lurah Cimuning), Ipda Nasrullah MB (Panit Binmas Polsek Bantar Gebang), Aiptu Khafid Anwar (Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuning), Koptu Ermansyah (Babinsa Kelurahan Cimuning), Anggota Polsek Bantar Gebang, Ketua DKM Musholla dan warga RT 004 
 
Pengecekan difokuskan pada kawasan Perumahan Kota Baru, Jalan Sero, RT 004/001 Kelurahan Cimuning, yang tercatat sebagai wilayah rawan genangan. Saat ini, tinggi genangan air di lokasi tersebut bervariasi antara 40 hingga 80 sentimeter.
 
Dalam kesempatan ini, Kapolsek Bantar Gebang Kompol Sukadi memberikan bantuan berupa mie instan dan air mineral kepada warga yang mengungsi di mushola terdekat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi selama kondisi genangan berlangsung.(Humas Polsek Bantar Gebang).

Kapolres Metro Tangerang Kota Tinjau Lokasi Pengungsian Banjir dan Dapur Umum, Salurkan Bantuan kepada Warga

Tangerang – Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan pemantauan langsung ke sejumlah lokasi pengungsian dan posko dapur umum bagi warga terdampak banjir di wilayah Kota Tangerang, Jum’at (23/1/2026).

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri serta untuk memastikan kondisi warga terdampak banjir tertangani dengan baik. Dimulai dari Posko Siaga Banjir Perumahan Periuk Damai RW 08, Kel/Kec. Periuk, Kota Tangerang, dilanjutkan ke beberapa titik pengungsian lainnya.

Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Polres Metro Tangerang Kota Ny. Kamala Jauhari, Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi, S.H., S.I.K., M.Si., Kabag Ops, para Pejabat Utama Polres Metro Tangerang Kota, Kapolsek jajaran, serta  beserta pengurus Bhayangkari.

Di lokasi pengungsian Masjid Al-Jihat Perumahan Periuk Damai RW 08, Kapolres dan rombongan menyapa para pengungsi serta menyerahkan bantuan berupa paket sembako. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Mushola Al-Amin, Kampung Candulan RT 03/07, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, dengan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.

Selain itu, Kapolres Metro Tangerang Kota bersama Ketua Bhayangkari turut mengunjungi warga terdampak banjir di Perumahan Pinang Griya Permai RW 06, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang. Pada kesempatan tersebut, Kapolres memberikan dukungan moril, motivasi, serta trauma healing kepada anak-anak korban banjir, sekaligus menyalurkan bantuan berupa paket sembako, susu dan popok bayi, serta selimut.

Kapolres Metro Tangerang Kota menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian institusi Polri.

“Kami ingin memastikan seluruh warga terdampak banjir mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan. Kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta memastikan penanganan bencana berjalan dengan baik,” ujar Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari.

Ia juga menambahkan bahwa Polres Metro Tangerang Kota akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam penanganan bencana banjir.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait agar kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi dan situasi tetap aman serta kondusif,” tambahnya.

Mapolres Metro Bekasi Kota Gelar Pelatihan Penanganan Satwa Liar untuk Personel

Kota Bekasi – Mapolres Metro Bekasi Kota mengadakan pelatihan penanganan satwa liar bagi personelnya pada Jumat (23/01/2026). Dalam pelatihan ini, para personel diberikan edukasi tentang berbagai jenis satwa liar, seperti ular, iguana, hingga buaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota kepolisian dalam menangani satwa liar yang kerap ditemukan di wilayah Kota Bekasi, terutama saat banjir. 

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menjelaskan bahwa pelatihan ini penting karena wilayah Bekasi sering menjadi lokasi ditemukannya satwa liar yang dapat membahayakan masyarakat. "Hari ini kami melakukan pelatihan dan edukasi kepada personel terkait penanganan satwa liar. Ini penting agar mereka dapat mengenali jenis satwa dan cara menanganinya agar tidak membahayakan manusia," ujar Kusumo.

Kondisi banjir yang sering terjadi di Kota Bekasi kerap membawa satwa liar ke permukiman warga. Satwa-satwa seperti ular dan biawak menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat, sehingga pengetahuan tentang penanganan mereka sangat dibutuhkan. Dalam pelatihan ini, personel diajarkan cara membedakan ular berbisa dan tidak berbisa, serta bagaimana langkah penanganan yang tepat untuk setiap jenis satwa.

Selain teori, para peserta juga diberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan satwa liar yang dihadirkan. Dengan bimbingan instruktur, personel mempelajari cara menangani satwa secara aman dan efektif. "Kami berharap, melalui pelatihan ini, para personel dapat memberikan pertolongan yang cepat dan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan saat menghadapi satwa liar," pungkas Kapolres.

Lewat Buku, Wakapolri Titipkan Pesan Penting Pemberantasan TPPA–PPO kepada 5 Calon Atase dan Staf Teknis Polri


Jakarta — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyampaikan pesan strategis pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang serta Perlindungan Perempuan dan Anak (TPPA–PPO) kepada lima calon Atase Kepolisian Republik Indonesia (Atpol RI) dan staf teknis Polri melalui penyerahan buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital”.

Pesan penting tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembekalan Bagi Calon Atase Kepolisian RI dan Staf Teknis Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 10.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Ruang Kerja Wakapolri, Lantai 2 Gedung Utama Mabes Polri.

Adapun lima personel Polri yang mengikuti pembekalan dan akan melaksanakan penugasan sebagai Atase Kepolisian dan Staf Teknis Polri di luar negeri adalah:
1. Kombes Pol Sofyan Arief, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Berlin, Jerman
2. Kombes Pol M. Sandhi Satyatama, S.H., S.I.K., M.S.C.S. — Atase Kepolisian RI di Ankara, Turki
3. Kombes Pol I Nengah Adi Putra, S.I.K. — Atase Kepolisian RI di Manila, Filipina
4. AKBP Taufik Noor Isya, S.I.K. — Staf Teknis Polri di Kuala Lumpur, Malaysia
5. AKP Louis Stefanus Gregory Kaunang, S.I.K., M.Si. — Staf Teknis Polri di Kuching, Malaysia

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa TPPA–PPO merupakan kejahatan kemanusiaan lintas negara yang terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi digital, dengan perempuan dan anak sebagai kelompok paling rentan menjadi korban. Oleh karena itu, para atase dan staf teknis diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan, penindakan, perlindungan korban, serta penguatan kerja sama internasional.

“Melalui buku ini, saya menitipkan pesan penting agar pemberantasan TPPA dan PPO menjadi prioritas utama dalam setiap penugasan. Ini adalah amanah kemanusiaan sekaligus tanggung jawab moral dan institusional Polri,” tegas Wakapolri.

Wakapolri juga menekankan bahwa para calon atase dan staf teknis merupakan representasi kehormatan Polri di kancah internasional, sehingga diharapkan mampu menjalankan fungsi intelijen, diplomasi kepolisian, serta kehumasan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan diaspora Indonesia di negara penugasan.

Kegiatan pembekalan ini turut dihadiri oleh Kadivhubinter Polri Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H. dan Kabagwakinter Rokersin Divhubinter Polri Kombes Pol Andiko Wicaksono, S.I.K.

Buku “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” ditulis bersama oleh:
• Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.
• Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, M.Si.
• Direktur Tindak Pidana PPA–PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si.

Karya ini diharapkan menjadi rujukan akademis, praktis, dan kebijakan bagi aparat penegak hukum, akademisi, serta pemangku kepentingan dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak serta pemberantasan TPPA–PPO di era digital.