Serang – Menyikapi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten, Polda Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Banten pada Kamis (01/01/2026).
BMKG Banten memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya pada hari ini umumnya berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di beberapa wilayah tertentu.
Plh. Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi menyampaikan bahwa pada pagi hari, cuaca diprakirakan berawan di sebagian besar wilayah Provinsi Banten.
“Memasuki siang hari, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di wilayah Sumur, Cimanggu, Cigeulis, Cikeusik, Wanasalam, Malingping, Panggarangan, Cibeber, Solear, Tigaraksa, Legok, Cisauk, Setu, Pamulang, Serpong, dan Ciputat,” jelas Meryadi.
Ia menambahkan, pada malam hari cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan, sedangkan pada dini hari cuaca umumnya berawan, dengan potensi hujan ringan di wilayah Sumur, Panimbang, Patia, Pagelaran, Labuan, Carita, Cinangka, Anyer, Bojonegara, Puloampel, dan Cilegon.
Untuk kondisi udara, BMKG Banten mencatat suhu udara berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 60 hingga 95 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 45 kilometer per jam.
BMKG Banten juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lebak bagian Selatan, Kabupaten Pandeglang bagian Selatan, Kabupaten Tangerang bagian Selatan, serta Kota Tangerang Selatan. Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap potensi angin kencang di wilayah Kabupaten Lebak bagian Selatan, Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan, Kabupaten Serang bagian Barat dan Utara, serta Kota Cilegon.
Tak hanya itu, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang laut sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah Selatan Sunda bagian Utara, Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang, serta Perairan Selatan Lebak.
Menyikapi kondisi tersebut, Polda Banten mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana. Pengendara kendaraan bermotor diminta mengutamakan keselamatan serta menyesuaikan kecepatan kendaraan saat hujan.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, Polda Banten memastikan Layanan Call Center 110 tetap siaga sebagai sarana pengaduan cepat masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam maupun situasi darurat lainnya.
“Layanan Call Center 110 kami siagakan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan penanggulangan bencana,” tutup Meryadi (Bidhumas).

