View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Jumat, 16 Januari 2026

Progres Pembangunan Huntara Puluik Puluik di Polda Sumatera Barat


Sumatera Barat - Pada hari Jumat, tanggal 16 Januari 2026, personel Brimob Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) ditargetkan berjumlah 34 Unit di lokasi Puluik Puluik Kecamatan Bayang Utara Kab. Pesisir Selatan Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana bagi masyarakat terdampak.

Adapun progres pekerjaan yang telah dilaksanakan hingga hari ini yaitu: pengecoran dasar rumah telah selesai dan siap digunakan pada 22 unit rumah. Kerangka baja ringan untuk tiang rumah juga telah terpasang pada 22 unit rumah. Pemasangan dinding GRC saat ini sedang berlangsung pada 22 unit rumah, bersamaan dengan pengerjaan teras untuk jumlah unit yang sama.

Selain itu, penggalian septic tank telah dilakukan sebanyak 6 lubang. Untuk atap rumah, pemasangan seng telah siap pada 22 unit rumah. Pemasangan tempat duduk WC telah terpasang pada 22 unit rumah, serta pemasangan kerangka baja ringan untuk WC telah terpasang pada 20 unit rumah.

Gotong Royong Menahan Longsor: Polsek Kute Panang dan Warga Lukup Sabun Barat Bersatu Menjaga Jalan Kehidupan


Aceh Tengah — Ancaman tanah longsor yang mengintai di sisi jalan Kampung Lukup Sabun Barat tidak memadamkan semangat warganya. Justru dari tanah yang rapuh itu, tumbuh solidaritas yang kokoh antara Polri dan masyarakat.

Pascakejadian longsor, personel Polsek Kute Panang bersama warga turun langsung ke lapangan, bahu-membahu menjaga agar akses jalan tetap aman dilalui. Kegiatan gotong royong lanjutan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 14–15 Januari 2026, di ruas jalan Kampung Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, yang menjadi jalur penghubung penting antara Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Pada sejumlah titik rawan pergerakan tanah, personel Polsek bersama masyarakat memasang tiang-tiang bambu sebagai penahan dinding jalan, sebagai langkah darurat untuk menahan tekanan tanah dan menjaga kestabilan badan jalan, (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kute Panang, Iptu Kamarudin, S.H., serta dihadiri Reje Kampung Lukup Sabun Barat, personel Polsek Kute Panang, Bhabinkamtibmas, aparatur kampung, dan masyarakat setempat. Tanpa sekat dan tanpa jarak, seluruh elemen bergerak dalam satu semangat menyelamatkan jalan yang menjadi urat nadi kehidupan warga, mulai dari akses anak-anak menuju sekolah, aktivitas petani, hingga jalur distribusi kebutuhan harian.

Kapolsek Kute Panang Iptu Kamarudin, S.H. menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana alam. “Kami bersama masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan sementara untuk mencegah longsor lanjutan. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas warga, sehingga harus dijaga bersama demi keselamatan,” ujar Iptu Kamarudin, S.H., di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa pemasangan bambu penahan tanah dilakukan sebagai solusi darurat sambil menunggu penanganan lanjutan dari instansi terkait. “Upaya ini memang bersifat sementara, kami berharap risiko longsor dapat diminimalkan dan jalan tetap aman dilalui,” tambahnya.

Sementara itu, Reje Kampung Lukup Sabun Barat menyampaikan apresiasi atas keterlibatan langsung jajaran Polsek Kute Panang yang turun bergotong royong bersama warga. “Kami sangat berterima kasih kepada Kapolsek dan seluruh personel Polsek Kute Panang yang hadir dan bekerja bersama masyarakat. Kehadiran polisi memberi kami rasa aman dan semangat untuk menjaga akses jalan kampung ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh salah seorang warga Kampung Lukup Sabun Barat yang ikut bergotong royong sejak pagi hari. “Kalau jalan ini sampai amblas, aktivitas kami akan terganggu. Alhamdulillah polisi turun langsung membantu. Ini bukan sekadar kerja bakti, tapi bentuk kebersamaan,” ujarnya.

Gotong royong ini bertujuan mencegah terjadinya longsor lanjutan atau amblasnya badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi cerminan kuatnya sinergi Polri dan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana alam. Di balik kerja fisik yang melelahkan, tersimpan makna yang lebih dalam: kehadiran Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan bagian dari masyarakat.

Libur Panjang, Bhabinkamtibmas Gondangdia Sambangi Satkamling Jalan Cemara, Perkuat Antisipasi Kejahatan

Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia, Aiptu Kamidi, melaksanakan kegiatan sambang ke pos satkamling di Jalan Cemara RT 03 RW 03, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak pencurian dan berbagai bentuk kejahatan di lingkungan permukiman warga. Jumat (16/1/2026).

Dalam kunjungannya, Aiptu Kamidi berdialog langsung dengan petugas keamanan lingkungan (security) yang tengah berjaga. Ia menyampaikan himbauan kamtibmas agar para petugas satkamling lebih meningkatkan kewaspadaan serta intensitas patroli di area lingkungan, khususnya pada jam-jam rawan. Menurutnya, patroli rutin dan pengawasan menyeluruh sangat penting untuk menutup celah terjadinya tindak kejahatan.

“Patroli lingkungan harus terus ditingkatkan, terutama di titik-titik yang minim penerangan dan rawan. Dengan kontrol rutin dan kewaspadaan bersama, kita dapat mencegah terjadinya pencurian maupun gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Aiptu Kamidi saat memberikan arahan.

Selain itu, Aiptu Kamidi juga mengingatkan pentingnya koordinasi yang baik antara petugas satkamling dengan warga sekitar. Apabila ditemukan hal-hal mencurigakan, ia mengimbau agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian atau Bhabinkamtibmas setempat sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa peran aktif Bhabinkamtibmas dan satkamling sangat strategis dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang dan patroli dialogis mampu menekan angka kejahatan serta meningkatkan rasa aman warga.

“Keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan polisi semata, tetapi membutuhkan peran serta masyarakat. Satkamling dan Bhabinkamtibmas adalah mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkap Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Bambang Santoso juga mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas Gondangdia yang aktif menyambangi pos satkamling dan memberikan pembinaan kamtibmas. Ia menyampaikan bahwa patroli dialogis dan komunikasi intensif dengan petugas keamanan lingkungan merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan kejahatan.

“Dengan patroli yang rutin dan kerja sama yang baik antara kepolisian, satkamling, dan warga, potensi kejahatan dapat dicegah sejak dini. Polsek Metro Menteng berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengamanan wilayah,” tutur Kompol Bambang Santoso.

Melalui kegiatan sambang satkamling ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta terbebas dari ancaman pencurian dan tindak kejahatan lainnya di wilayah Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Kamis, 15 Januari 2026

Bhabinkamtibmas Cikini Perketat Pengamanan Perbatasan Tambak–Manggarai, Antisipasi Tawuran Warga

Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Bhabinkamtibmas wilayah Cikini melaksanakan pemantauan dan pengamanan intensif di kawasan perbatasan Tambak–Manggarai, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya tawuran warga yang kerap berpotensi muncul di wilayah perbatasan. Jumat (16/1/2026).

Pemantauan tersebut melibatkan sejumlah personel Bhabinkamtibmas, yakni Aiptu Tafsipul Subhani, Aiptu M. Anhar, Aiptu Dion Sinaga, dan Aiptu Herlin. Para personel bersiaga di titik-titik rawan serta melakukan patroli secara berkala guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Selain melakukan penjagaan, para petugas juga berinteraksi dengan warga sekitar untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Warga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik serta diminta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Kehadiran kami di perbatasan ini merupakan upaya pencegahan agar tidak terjadi tawuran. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah,” ujar salah satu Bhabinkamtibmas di sela kegiatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa pengamanan wilayah perbatasan merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menekan potensi konflik sosial. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan menjadi bentuk nyata negara hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pencegahan tawuran harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur, baik kepolisian maupun masyarakat. Sinergi ini sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Kompol Bambang Santoso, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan, khususnya di kawasan perbatasan Tambak–Manggarai. Ia juga mengapresiasi dedikasi para Bhabinkamtibmas yang secara konsisten hadir di tengah masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga wilayah Menteng tetap aman. Peran aktif Bhabinkamtibmas dan dukungan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Kompol Bambang Santoso.

Hingga kegiatan pemantauan berakhir, situasi di perbatasan Tambak–Manggarai terpantau aman, terkendali, dan kondusif. Polsek Metro Menteng memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk upaya preventif demi terciptanya rasa aman dan kenyamanan masyarakat Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Patroli Jalan Kaki Tengah Malam, Tiga Pilar Menteng Sambangi Satkamling Pegangsaan

Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Tiga Pilar Kecamatan Menteng di pimpin padal Kompol Samsul Bahri melaksanakan patroli jalan kaki pada tengah malam dengan menyambangi pos satkamling di Jalan Taman Amir Hamzah RW 04, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kejahatan dan pencurian di lingkungan pemukiman warga. Jumat (16/1/2026).

Dalam patroli tersebut, petugas Tiga Pilar bertemu langsung dengan warga yang sedang berjaga, yakni Bapak Sapto dan Bapak Doni. Pada kesempatan itu, petugas memberikan imbauan kamtibmas agar warga senantiasa meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan patroli rutin serta mengontrol wilayahnya secara berkala, khususnya pada jam-jam rawan.

Kompol Samsul Bahri menekankan bahwa keamanan lingkungan dapat terwujud apabila ada peran aktif masyarakat dalam menjaga wilayahnya masing-masing. Kehadiran satkamling yang aktif dinilai sangat efektif dalam mencegah terjadinya aksi kriminal, seperti pencurian maupun gangguan kamtibmas lainnya.

“Kami mengajak warga untuk terus mengaktifkan ronda malam dan saling peduli terhadap lingkungan sekitar. Dengan patroli dan kontrol wilayah yang rutin, potensi kejahatan dapat diminimalisir,” ujar Kompol Samsul Bahri di lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan bahwa patroli jalan kaki yang dilakukan Tiga Pilar merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat di tengah warga mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kamtibmas.

“Patroli dialogis dan sambang satkamling sangat penting untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dengan keterlibatan aktif warga, keamanan lingkungan dapat terjaga secara berkelanjutan,” tegas Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Kompol Bambang Santoso, menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong peran satkamling sebagai garda terdepan keamanan lingkungan. Ia mengapresiasi kepedulian warga RW 04 Pegangsaan yang tetap konsisten menjaga keamanan wilayahnya.

“Kami berharap kegiatan ronda dan patroli lingkungan terus ditingkatkan. Polsek Metro Menteng siap bersinergi dan mendukung warga demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Kompol Bambang Santoso.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah Jalan Taman Amir Hamzah RW 04 Pegangsaan terpantau aman dan kondusif. Kegiatan patroli jalan kaki ini akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen Tiga Pilar Menteng dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Cegah Tawuran, Patroli Tiga Pilar Menteng Amankan Perbatasan Manggarai–Tambak

Jakarta Pusat - Dalam rangka mencegah terjadinya tawuran warga serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Metro Menteng melaksanakan patroli tiga pilar di wilayah perbatasan Manggarai–Tambak Ujung, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan patroli ini difokuskan pada jam-jam rawan malam hingga dini hari sebagai langkah preventif menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Jumat (16/1/2026).

Patroli tiga pilar tersebut dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Kompol Samsul Bahri dengan melibatkan unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah. Sinergitas antar unsur tiga pilar ini menjadi kekuatan utama dalam menciptakan stabilitas keamanan, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan terjadinya tawuran warga dan kejahatan malam hari.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan penyisiran secara mobile dan stasioner di sepanjang jalur perbatasan Manggarai–Tambak Ujung, kawasan pemukiman padat penduduk, serta titik-titik yang dinilai rawan dijadikan tempat berkumpulnya remaja pada malam hari. Petugas juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, pengawasan arus lalu lintas, serta antisipasi terhadap kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas lainnya.

Selain patroli pengamanan, petugas turut melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga sekitar dan pengguna jalan. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu terjadinya tawuran warga.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli tiga pilar merupakan langkah strategis untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. “Kehadiran aparat secara terpadu di lapangan bertujuan untuk mencegah tawuran warga dan menekan angka kriminalitas, khususnya pada malam hari. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan wilayah,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Bambang Santoso menyampaikan bahwa patroli tiga pilar akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama di wilayah perbatasan. “Wilayah perbatasan seperti Manggarai–Tambak Ujung menjadi atensi kami karena memiliki potensi kerawanan. Dengan patroli tiga pilar ini, kami berharap situasi wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Melalui patroli tiga pilar yang dipimpin oleh Kompol Samsul Bahri di perbatasan Manggarai–Tambak Ujung ini, Polsek Metro Menteng menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Upaya preventif ini diharapkan mampu mencegah terjadinya tawuran warga serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Menteng dan sekitarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Gelar Apel Patroli Tiga Pilar Menteng Perkuat Pengamanan Dinihari Menteng Dan Sekitarnya


Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng melaksanakan apel patroli tiga pilar sebagai langkah kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya tawuran warga serta kejahatan yang rawan terjadi pada malam hingga dini hari. Kegiatan apel ini menjadi bagian dari upaya preventif guna menjaga situasi wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman dan kondusif. Jumat (16/1/2026).

Apel patroli tiga pilar tersebut dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Kompol Samsul Bahri dengan melibatkan unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah. Dalam arahannya, Kompol Samsul Bahri menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi, kesiapan personel, serta pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab demi terciptanya keamanan di tengah masyarakat.

Usai pelaksanaan apel, personel gabungan langsung melaksanakan patroli menyasar titik-titik rawan di wilayah Menteng dan sekitarnya. Patroli dilakukan secara mobile dan stasioner dengan fokus pada pencegahan tawuran warga, kejahatan jalanan, balap liar, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas pada malam hari.

Selain patroli pengamanan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kamtibmas kepada warga, pengguna jalan, dan petugas keamanan lingkungan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga ketertiban lingkungan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan apel patroli tiga pilar merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. “Kehadiran aparat secara terpadu di lapangan bertujuan untuk mencegah tawuran warga dan kejahatan malam hari. Dengan patroli yang rutin dan terarah, kami berharap situasi kamtibmas tetap terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Bambang Santoso menyampaikan bahwa patroli tiga pilar akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai langkah preventif. “Wilayah Menteng memiliki dinamika aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, terutama pada malam hari. Dengan apel dan patroli terpadu ini, kami berupaya menjaga wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Melalui apel patroli tiga pilar yang dipimpin oleh Kompol Samsul Bahri ini, Polsek Metro Menteng menunjukkan keseriusannya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Sinergi tiga pilar diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Menteng dan sekitarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)