View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Rabu, 29 April 2026

Polda Kaltim Raih Peringkat Pertama Nasional, Kapolda: Bukti Komitmen Nyata Berantas Korupsi

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan - Ditreskrimsus Polda Kaltim menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dalam ajang Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Kortastipidkor Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Hotel Mercure Ancol pada 26–28 April 2026.

Kegiatan Rakernis yang diikuti oleh jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda se-Indonesia tersebut mengusung tema “Penguatan Peran Kortastipidkor Polri dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional untuk Mengawal Program Prioritas Pemerintah.” 

Tema ini menegaskan komitmen Polri dalam memperkuat penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang selaras dengan arah kebijakan nasional.

Dalam forum strategis tersebut, Polda Kaltim berhasil meraih peringkat pertama tingkat nasional pada kategori penyelesaian penyelamatan aset tindak pidana korupsi Tahun 2025 sebesar Rp76.241.914.668. Capaian ini menjadi indikator keberhasilan dalam optimalisasi penanganan perkara korupsi, khususnya dalam mengembalikan kerugian negara melalui proses hukum yang profesional dan akuntabel.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Totok Suharyanto selaku Kakortastipidkor Polri kepada Bambang Yugo Pamungkas yang mewakili Polda Kaltim. Menanggapi capaian tersebut, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Ditreskrimsus Polda Kaltim.

“Saya mewakili Kapolda Kaltim mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Ditreskrimsus Polda Kaltim atas prestasi yang diraih. Ini adalah bukti nyata kerja keras, dedikasi, dan komitmen dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi, khususnya dalam penyelamatan aset negara,” ujar Kombes Pol. Yuliyanto.

Kabid Humas juga menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, namun juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam penegakan hukum.

“Prestasi ini harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas penanganan perkara, memperkuat integritas, serta mendukung penuh program prioritas pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kabis Humas berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang, serta menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan negara.

Rakernis Kortastipidkor Polri T.A. 2026 sendiri menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi dan strategi penegakan hukum di seluruh Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan implementasi regulasi baru serta penguatan peran Polri dalam pemberantasan korupsi secara komprehensif.

Humas Polda Kaltim

Cegah Pelanggaran, Wakapolres Jakbar Lakukan Pengarahan dan Pemeriksaan Personel


Jakarta Barat-Upaya memperkuat kedisiplinan dan profesionalisme anggota terus dilakukan jajaran Polres Metro Jakarta Barat. 

Kali ini, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K turun langsung memberikan arahan kepada personel di tingkat Polsek jajaran.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres didampingi Kabag SDM Kompol Leny Winarti, S.H., M.M., serta Kasi Propam AKP Satriya Aji Pamungkas. 

Pengarahan diberikan kepada personel Polsek Kebon Jeruk dan Polsek Kembangan sebagai bentuk pembinaan sekaligus penguatan internal.

Tak hanya arahan, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan mendadak, mulai dari tes urine, pengecekan kelengkapan administrasi, hingga sikap tampang personel. 

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi pelanggaran serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.

Dalam arahannya, AKBP Rezi Dharmawan menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, profesional, dan humanis.

“Laksanakan tugas dengan hati, jaga integritas, serta bangun sinergi yang baik antar sesama anggota agar pelaksanaan tugas berjalan optimal,” pesannya, Rabu, 29/4/2026 

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk saling peduli dan mengingatkan dalam menjauhi segala bentuk pelanggaran. 

Evaluasi diri menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat dan kepercayaan publik tetap terjaga.

Selain itu, personel juga diminta untuk memahami aturan yang berlaku serta mampu beradaptasi dengan dinamika perkembangan zaman, sehingga dapat menghadapi berbagai tantangan kamtibmas secara bijak dan tepat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota semakin siap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh tanggung jawab serta hati nurani.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Polisi Siagakan Posko di RSUD Bekasi, Kawal Pelayanan Korban Kecelakaan KA

Jakarta — Polda Metro Jaya menyiagakan posko pelayanan di RSUD Kota Bekasi untuk mendukung penanganan korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).

Posko tersebut didirikan melalui jajaran Polsek Bekasi Selatan. Kehadiran polisi di lokasi untuk memastikan proses pelayanan medis terhadap korban berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, personel kepolisian disiagakan untuk membantu kelancaran pelayanan di rumah sakit.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan korban berjalan optimal. Personel hadir untuk mendukung kelancaran pelayanan medis, sekaligus memberikan rasa aman bagi keluarga korban,” ujar Kusumo.

Sebanyak 22 korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi. Polisi turut membantu pengaturan situasi di area rumah sakit serta memfasilitasi kebutuhan keluarga korban.

Kombes Pol Kusumo menegaskan, posko tersebut bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat dalam situasi darurat.

“Prinsipnya, kami hadir untuk melayani. Korban dan keluarga harus mendapatkan pendampingan yang baik, sementara situasi di rumah sakit tetap kami jaga agar kondusif,” tuturnya.

Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Temukan Korban Tenggelam Setelah Sisir Sungai BKT Jakarta Utara

Jakarta — Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya bersama unsur SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di aliran DAS Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Utara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (29/4/2026).

Korban diketahui berinisial N (43), warga Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi. Ia sebelumnya dilaporkan jatuh ke aliran DAS BKT sekitar pukul 06.00 WIB.

Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa menjelaskan, pihaknya langsung menerjunkan personel setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya orang yang jatuh dan hilang di aliran BKT.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melakukan pencarian,” ujar Kombes Mustofa dalam keterangannya.

Dalam proses pencarian, sebanyak 10 personel Ditpolairud Polda Metro Jaya diterjunkan bersama Basarnas, Damkar, BPBD, serta dibantu masyarakat setempat. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Setelag sekitar 4 jam pencarian, jenazah korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi untuk diserahkan ke keluarga.

Kombes Pol Mustofa juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama dalam kondisi lelah atau mengantuk, guna menghindari kejadian serupa.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima saat berkendara. Apabila merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan bersama,” tutupnya.

Selasa, 28 April 2026

Korban Meninggal Bertambah Menjadi 16 Orang, Polisi Usut Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur

Jakarta — Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan beruntun kereta api yang terjadi di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini melibatkan taksi online, KRL, dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek hingga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Ia memastikan proses penyelidikan dan penyidikan tengah berjalan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

“Pertama, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban. Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Saat ini penyidik masih mendalami rangkaian kejadian secara komprehensif,” ujar Kombes Budi dalam keterangannya. 

Peristiwa bermula ketika sebuah taksi online mengalami gangguan dan berhenti di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur. Kondisi tersebut menghambat laju KRL yang melintas dan memicu kejadian awal.

Tidak lama berselang, rangkaian KRL yang sempat berhenti kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya Pasar Turi. Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah serta menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Berdasarkan data sementara hingga Rabu (29/4/2026) pukul 11.00 WIB, total korban mencapai 106 orang. Sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, dengan 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia tercatat 16 orang setelah adanya penambahan satu korban dari RSUD Kota Bekasi.

“Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban,” ungkapnya. 

Terkait dugaan penyebab, polisi masih mendalami kemungkinan adanya faktor kelalaian manusia maupun gangguan sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian.

“Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP,” jelasnya. 

Selain itu, pemeriksaan terhadap sopir taksi online serta masinis kereta api juga dijadwalkan untuk dilakukan guna memperjelas kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, Polda Metro Jaya turut memberikan pendampingan medis dan psikologis kepada para korban serta keluarga terdampak. Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan konten sensitif terkait korban demi menjaga empati.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api dan selalu mendahulukan perjalanan kereta. Selain itu, jangan menyebarkan foto atau video korban karena dapat berdampak psikologis bagi keluarga,” tutupnya.

Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Siswa Di Wilayah Perbatasan

Sanggau, Kalimantan Barat – Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1  Kostrad melalui Pos Panga melaksanakan kegiatan pembinaan karakter dan kepemimpinan bagi siswa SD Negeri 2 Panga, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (24/04/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Danpos Panga, Sertu Izhar Rago, bertujuan menanamkan jiwa kepemimpinan sejak dini kepada para siswa melalui metode pembelajaran interaktif dan menyenangkan.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas memberikan materi dan praktik yang berfokus pada peningkatan kekompakan, keberanian, disiplin, serta pentingnya sikap saling membantu antar sesama. Para siswa juga diajak mengikuti berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk melatih kerja sama tim, komunikasi, dan kemampuan memecahkan masalah.

Sertu Izhar Rago menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas Pamtas dalam mendukung pembentukan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan, khususnya bagi anak-anak di wilayah perbatasan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya kepemimpinan, kedisiplinan, serta kebersamaan yang nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, para siswa tampak antusias dan aktif mengikuti seluruh rangkaian acara. Kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga memberikan kontribusi positif dalam bidang pendidikan dan pembinaan karakter generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Satgas Yonarhanud 1 Kostrad terhadap pembangunan sumber daya manusia di wilayah perbatasan guna mencetak generasi bangsa yang berkualitas dan berdaya saing. (Penkostrad).


Prajurit Yonif 318 Kostrad Raih Medali Perak Di Ajang Nasional Pencak Silat Bekasi Open

Bekasi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit Yonif 318/Adhirajasa Yudha. Serda Bahtiar Arifudin berhasil meraih Juara 2 sekaligus medali perak pada ajang nasional Pencak Silat Bekasi Open Challenge 9 yang diselenggarakan di GOR Oso, Tambun, Bekasi. Selasa (28/04/2026).

Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Serda Bahtiar tampil pada kategori Tanding Prestasi Kelas F Putra dan menunjukkan performa terbaik di tengah persaingan ketat bersama kurang lebih 1.100 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang tinggi yang dimiliki prajurit Yonif 318/Adhirajasa Yudha, tidak hanya dalam menjalankan tugas pokok sebagai prajurit, tetapi juga dalam mengharumkan nama satuan melalui bidang olahraga.

Keberhasilan yang diraih diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan, berlatih secara konsisten, serta menorehkan prestasi pada berbagai ajang kompetisi di tingkat regional maupun nasional.

Komandan Yonif 318/Adhirajasa Yudha, Letkol Inf Aswin Sepriansyah, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut.

“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Saya berharap keberhasilan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bentuk kebanggaan bagi satuan,” ungkapnya.

Prestasi Serda Bahtiar Arifudin semakin menegaskan komitmen Yonif 318/Adhirajasa Yudha dalam membina prajurit yang profesional, berprestasi, dan mampu bersaing di berbagai bidang. (Penkostrad).