View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Senin, 16 Februari 2026

Kapolres Metro Bekasi Kota Pimpin Sertijab, Jabatan Kasat Reskrim Hingga Kapolsek Resmi Berganti|

Bekasi – Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., memimpin upacara penyerahan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama di lingkungan Polres Metro Bekasi Kota. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara serta jajaran PJU dan Kapolsek jajaran, Selasa (17/2/2026).

Rotasi kepemimpinan ini Berdasarkan Keputusan Kapolda Metro Jaya Nomor KEP/1157/XII/2025 dan KEP/40/1/2026 mengenai pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Metro Jaya.

Dalam upacara tersebut, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, S.I.K., M.H., secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab jabatan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota kepada Kapolres Metro Bekasi Kota. AKBP Braiel Arnold sendiri kini mengemban amanah baru sebagai Kapolsek Metro Menteng.

Selain jabatan Kasat Reskrim, sertijab juga dilakukan untuk posisi Kapolsek Bekasi Utara. Kompol Imam Syafii, S.H., menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada AKP Tono Listianto, S.T.K., S.I.K., M.H., M.Si., CPHR. AKP Tono sebelumnya merupakan Perwira Pertama (Pama) Polda Metro Jaya.

Penyegaran organisasi juga menyentuh lini kesehatan melalui serah terima jabatan Kasi Dokkes. Penata TK I Isti Kristiawati Gunawan, SAP., menyerahkan tanggung jawab jabatannya kepada Pembina dr. Frinda Theresia Barus, M.A.R.S., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Dokkes Polres Metro Jakarta Utara.

Sumpah Jabatan dan Pakta Integritas
Rangkaian upacara meliputi penanggalan dan penyematan tanda jabatan, serta pengambilan sumpah jabatan yang didampingi oleh rohaniwan. Para pejabat baru juga menandatangani berita acara serah terima jabatan serta pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tugas.

Kapolres menekankan bahwa mutasi jabatan adalah hal biasa dalam organisasi Polri untuk penyegaran dan peningkatan kinerja. Upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh peserta upacara kepada para pejabat yang melaksanakan sertijab.

BNN Bali Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan Kolombia, 2,2 Kg Kokain Disita

Jakarta - BNN Provinsi Bali membongkar peredaran narkoba jenis kokain jaringan internasional. Seorang warga negara (WN) Kolombia diciduk bersama sejumlah barang bukti kokain.

"Berdasarkan kerja sama antara Bea dan Cukai Ngurah Rai dengan BNNP Bali terkait jaringan cocaine, pada hari Rabu 11 Februari 2026 di kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai," kata Kepala BNNP Bali Brigjen Budi Sajidin dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).

Tim mengamankan seorang pria WN Kolombia Sebastian Arboleda Montoya (29) yang berasal dari wilayah Medellín. Dari hasil pemeriksaan tas koper hitam yang dibawa pelaku, tersembunyi pada bagian dinding samping tas koper tersebut ditemukan kokain.

"Petugas menemukan 3 (tiga) buah kemasan plastik warna hitam yang di dalamnya berisi serbuk berwarna putih diduga narkotika jenis kokain," ujar Budi.

Kemudian setelah ditimbang di kantor BNNP Bali diketahui memiliki berat keseluruhan kokain 3.471,74 gram (3,4 kg) bruto atau 2.223,87 gram (2,2 kg) neto.

"Berdasarkan keterangan Sebastian Arboleda Montoya, pelaku disuruh oleh seseorang bernama REA untuk membawa tas koper berisi kokain tersebut dari Medellin- Kolombia ke Bali untuk diserahkan kepada seseorang di Bali," ujar Budi.

BNN Bali berusaha melakukan pengembangan untuk mendapat penerima di Bali, tapi tim kesulitan karena keterbatasan kemampuan bahasa Spanyol dan REA selalu melakukan video call untuk memastikan keadaan Sebastian.

"Kemudian terhadap pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mako BNNP Bali guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," imbuhnya.

Selain kokain 2,2 kg, BNNP Bali menyita 1 unit handphone warna kuning, 1 buah boarding pass Doha-Denpasar, serta uang tunai sejumlah 580 euro

*Kepala BNN: Narkoba Isu Kemanusiaan, Bukan Sekadar Kriminalitas*

Sebelumnya, Kepala BNN Komjen Suyudi menyatakan pemberantasan narkoba merupakan salah satu pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengatakan pemberantasan narkoba menjadi syarat membangun sumber daya manusia unggul.

"Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Khususnya poin ke-7 terkait pemberantasan narkoba sebagai bagian reformasi hukum dan ketahanan bangsa," kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10).

Mantan Kapolda Banten itu kemudian menyebutkan masalah narkoba merupakan isu kemanusiaan. Dia mengatakan narkoba bukan sekadar kriminal.

"Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba sebagai korban yang harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara," ujarnya.

Peluncuran 'Jawa Timur Bersinar', Kepala BNN Bicara Satu Komando Lawan Narkoba

Jakarta - Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menghadiri peluncuran 'Jawa Timur Bersinar' di Balai Budaya, Surabaya, Jawa Timur. Acara ini dihadiri Menteri Desa-PDT Yandri Susanto hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Dalam acara yang digelar, Jumat (13/2/2026), Suyudi menilai komitmen Pemprov Jatim dalam peluncuran ini merupakan langkah strategis dalam mendukung layanan BNN di kabupaten/kota. Adapun BNNK baru menjangkau 34% dari total 514 wilayah di Indonesia.

"Jawa Timur mencatatkan diri sebagai provinsi pertama di Indonesia yang mendeklarasikan diri sebagai 'Provinsi Bersinar', menyatukan seluruh kabupaten/kota dalam satu komando perlawanan terhadap narkoba," ujar Suyudi.

Kemudian, Suyudi berbicara bahwa ada 175 narkotika jenis baru yang masuk ke Indonesia. Salah satunya liquid vape isi narkoba yang kini sudah ditetapkan sebagai narkotika golongan II.

"Fenomena viral penggunaan gas nitrous oxide/gas whip pink di kalangan remaja bukan sekadar kenakalan biasa, melainkan ancaman serius yang memicu kerusakan saraf permanen, hipoksia, hingga kematian mendadak," katanya.

Lalu, Suyudi juga mengatakan bahwa secara geografis, Jatim memiliki kerawanan narkotika tinggi sebagai pintu gerbang timur Pulau Jawa. Yakni dengan garis pantai panjang dan banyaknya 'pelabuhan tikus' yang menjadi celah modus penyelundupan ship to ship.

"Data lapangan menunjukkan ketimpangan di Jawa Timur: dari 38 kabupaten/kota, baru 18 yang memiliki BNNK, dan hingga 2025 baru terbentuk 265 'Desa Bersinar' dari total 8.494 desa," ujarnya.

Sementara, Khofifah menilai pemberantasan narkoba adalah agenda nasional. Kemudian, ia juga menyebut 2,11% dari total populasi di Jatim telah terpapar narkoba.

"Data nasional per awal tahun 2026 sangat mengkhawatirkan, di mana tercatat sekitar 4,11 juta penduduk atau 2,11% dari total populasi telah terpapar narkotika," ujar Khofifah.

"Kondisi Jawa Timur juga mendesak dengan catatan 5.924 kasus pengungkapan tindak pidana narkotika sepanjang tahun 2025, membuktikan bahwa ini adalah 'extraordinary crime' yang butuh penanganan luar biasa," sambungnya. 

*Kepala BNN: Narkoba Isu Kemanusiaan, Bukan Sekadar Kriminalitas*

Sebelumnya, Komjen Suyudi menyatakan pemberantasan narkoba merupakan salah satu pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengatakan pemberantasan narkoba menjadi syarat membangun sumber daya manusia unggul.

"Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Khususnya poin ke-7 terkait pemberantasan narkoba sebagai bagian reformasi hukum dan ketahanan bangsa," kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10).

Mantan Kapolda Banten itu kemudian menyebutkan masalah narkoba merupakan isu kemanusiaan. Dia mengatakan narkoba bukan sekadar kriminal.

"Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba sebagai korban yang harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara," ujarnya.

Patroli Dialogis Polsek Bekasi Barat Berikan Rasa Aman Masyarakat

Kota Bekasi - Polsek Bekasi Barat menggelar patroli dialogis pada Senin, 16 Februari 2026, sebagai upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Kegiatan ini dilakukan secara mobile dengan pendekatan dialogis, disertai razia selektif di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan.

Patroli dipimpin Perwira Pengendali IPTU Aspeny, menyasar lokasi-lokasi strategis, termasuk kawasan permukiman, pusat keramaian, hingga tempat hiburan malam. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tengah beraktivitas.

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog langsung dengan warga dan pengelola usaha. Melalui komunikasi tersebut, aparat menyampaikan imbauan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

Kegiatan patroli dialogis ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Dengan kehadiran polisi di lapangan, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Polsek Pasar Rebo dan Koramil 03/Pasar Rebo Gelar Patroli Keliling, Wujudkan Wilayah Aman dan Kondusif


Jakarta Timur -Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Pasar Rebo bersama Koramil 03/Pasar Rebo melaksanakan patroli keliling di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Pasar Rebo, Jakarta Timur. Selasa(17/02/26).

Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sinergi TNI–Polri ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat di wilayah Pasar Rebo.

Iegiatan yang dipusatkan di Pos Siskamling RT 006 RW 01, Kelurahan Gedong ini melibatkan unsur personel Koramil 03/Ps.Rebo-Ciracas, personel Polsek Pasar Rebo, Satpol PP, FKDM, unsur ormas, serta warga masyarakat setempat. Kehadiran lintas unsur ini menjadi bukti nyata soliditas TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Patroli keliling dilakukan secara humanis dengan menyambangi titik-titik rawan serta berdialog langsung dengan warga. Selain sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan kamtibmas, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara aparat dan masyarakat.

Kegiatan ini adalah wujud sinergitas dan kepedulian kami terhadap keamanan wilayah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus aktif dalam menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila ada hal-hal yang mencurigakan.

Patroli dilakukan secara dialogis dengan menyambangi warga, petugas keamanan lingkungan, dan pelaku usaha setempat, sekaligus menyampaikan imbauan agar bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. 

Koramil 03/Ps.Rebo-Ciracas Bersama Tiga Pilar dan Warga Gelar Patroli Siskamling Keliling, Ciptakan Pasar Rebo Aman dan Kondusif


Jakarta Timur - Koramil 03/Ps.Rebo-Ciracas kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah dengan menggelar Patroli/Siskamling Keliling bersama Komduk di wilayah Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Senin (16/02/26).

Kegiatan yang dipusatkan di Pos Siskamling RT 006 RW 01, Kelurahan Gedong ini melibatkan unsur personel Koramil 03/Ps.Rebo-Ciracas, personel Polsek Pasar Rebo, Satpol PP, FKDM, unsur ormas, serta warga masyarakat setempat. Kehadiran lintas unsur ini menjadi bukti nyata soliditas TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Patroli keliling dilakukan secara humanis dengan menyambangi titik-titik rawan serta berdialog langsung dengan warga. Selain sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan kamtibmas, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara aparat dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Batuud Koramil 03/Ps.Rebo-Ciracas Peltu Subiyanto menegaskan bahwa kegiatan patroli dan siskamling keliling ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kegiatan ini adalah wujud sinergitas dan kepedulian kami terhadap keamanan wilayah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus aktif dalam menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila ada hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.


Polda Metro Jaya Siagakan 1.919 Personel Amankan Perayaan Imlek Tahun 2026 di Jakarta

Jakarta – Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.919 personel gabungan dalam rangka pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan masyarakat Tionghoa berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kekuatan personel tersebut terdiri dari 155 personel Polda Metro Jaya, 1.106 personel Polres jajaran, 225 personel TNI, 217 personel Satpol PP, 123 personel Dinas Perhubungan, 53 personel Dinas Kesehatan, serta 40 personel Dinas Pemadam Kebakaran. Seluruh unsur bersinergi dalam pola pengamanan terpadu di lokasi ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian lainnya.

Pengamanan secara khusus difokuskan pada 165 vihara yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Personel ditempatkan untuk melaksanakan penjagaan, pengaturan lalu lintas, sterilisasi lokasi sebelum ibadah, serta patroli di sekitar area guna memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan khidmat.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan kepada masyarakat.

“Pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 dilaksanakan secara terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah. Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya Senin (16/2/2026).

Selain penjagaan dan patroli wilayah, Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi perayaan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam ibadah dan puncak kunjungan masyarakat.

Polda Metro Jaya mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam.