View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 30 April 2026

Pelaku Pencurian Pembobol Plafon di Cipayung dan Pasar Rebo, Kini Mendekam di Polres Metro Jakarta Timur

Pelaku pencurian dengan pemberatan yang sudah melakukan aksinya dua kali di wilayah Kecamatan Cipayung dan Kecamatan Pasar Rebo yang viral kini Mendekam di Polres Jakarta Timur, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan didampingi Kasie Humas, Kompol Teta dalam jumpa Pers menegaskan, bahwa tindak pidana pencurian dengan pemberatan pelaku tunggal berinisial RT. 

Penangkapan terhadap pelaku pencurian berdasarkan laporan polisi, yang pertama laporan ke Polsek Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur, berikutnya laporan polisi di Polsek Cipayung Polres Metro Jakarta Timur, dan di dua lokasi yang berbeda tersebut pelaku sama.

Pengungkapan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dari adanya viral di media sosial serta laporan Polisi pada tanggal 24 April 2026, kejadiannya pada saat korban datang membuka counter miliknya, korban mendapati kondisi tokoh sudah dalam keadaan berantakan, dimana plafon toko tersebut sudah dijebol, setelah dilakukan pengecekan diketahui ada beberapa barang yang hilang, berupa satu unit laptop Lenovo 1 unit tablet infinix dan 16 voucher pulsa.

Dari hasil rekaman CCTV diketahui bahwa pelaku memasuki konter HP tersebut melalui plafon dengan cara membobol plafon atas yang dilakukan oleh pelaku, dimana pelaku menargetkan toko yang dalam kondisi sepi pada waktu malam hari serta dini hari, pelai masuk dengan cara naik ke Genteng merusak bagian atas bangunan yakni plafon dan mengambil barang-barang yang mudah untuk dijual.

Selanjutnya kami dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur bersama dengan unit Reskrim Polsek Pasar Rebo melakukan penyelidikan dan diperoleh beberapa informasi dan rekaman CCTV yang selanjutnya kami lakukan analisa, dan akhirnya kami dapat mengidentifikasi pelaku.

Dari hasil identifikasi tersebut selanjutnya tim bergerak dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku di wilayah Kelapa Gading Jakarta Utara, identitas dari pelaku yang kami amankan adalah inisial RT pelaku tunggal. dari hasil interogasi yang kami lakukan pelaku mengaku telah melakukan dua kali pencurian di wilayah Polres Metro Jakarta Timur, yaitu di Polsek Pasar Rebo dan satu lagi di wilayah Cipayung, dan pelaku kini kita kenakan ancaman pidana pasal 476 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara, tegasnya .

TNI AL PERKUAT OPERASI TERPADU, TEKAN PEREDARAN NARKOBA DAN KRIMINALITAS DI BELAWAN

Jalesveva Jayamahe,
Jakarta, 30 April 2026 - TNI AL dalam hal ini Kodaeral I melaksanakan perbantuan penanggulangan peredaran narkotika, aksi begal, dan tawuran di wilayah Belawan atas permintaan Pemerintah Kota Medan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang menunjukkan adanya keterkaitan erat antara peredaran narkotika dengan meningkatnya aksi kriminalitas yang terorganisir.

Melalui sinergi antara Pemkot Medan, TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN), telah dilaksanakan rapat koordinasi serta operasi dan patroli gabungan di sejumlah titik rawan. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pencegahan, penindakan, serta pemutusan jaringan peredaran narkotika yang menjadi pemicu utama berbagai tindak kejahatan di kawasan tersebut.

Dari hasil operasi, aparat gabungan berhasil mengungkap sejumlah lokasi yang dijadikan sebagai safe house narkotika, membongkar tempat transaksi ilegal, serta mengamankan sejumlah pelaku berikut barang bukti berupa narkotika, senjata tajam, senjata rakitan, dan perlengkapan lainnya. Selain itu, beberapa pelaku tindak kriminal seperti begal, pungutan liar, serta pelaku tawuran juga berhasil diamankan dalam rangkaian operasi terpadu tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan pelaku telah berhasil diamankan dalam kurun waktu Maret hingga April 2026, dengan berbagai jenis pelanggaran mulai dari penyalahgunaan narkotika, pembegalan, pencurian, hingga pungutan liar. Seluruh identitas pelaku disamarkan untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut serta perlindungan data pribadi. 

Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya rasa aman di tengah masyarakat, menurunnya intensitas aksi kriminalitas, serta tumbuhnya kepercayaan publik terhadap aparat keamanan. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan juga mulai meningkat sebagai bagian dari efek penangkalan yang ditimbulkan.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan peran aktif TNI AL dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mendukung penegakan hukum demi terciptanya kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

May Day 2026, Polda Metro Siapkan Pelayanan Humanis untuk Buruh

Jakarta — Polda Metro Jaya menggelar apel kesiapan pasukan dalam rangka pengamanan dan pelayanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Apel digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026) sore.

Sebanyak 24.980 personel gabungan disiapkan untuk melayani dan mengamankan seluruh rangkaian kegiatan buruh di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kegiatan May Day tahun ini dipusatkan di kawasan Monas, serta sejumlah titik penyampaian aspirasi lainnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, personel gabungan tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, Pamdal, hingga Sabuk Kamtibmas.

“Polda Metro Jaya bersama TNI, Pemda, Pamdal, dan unsur terkait menyiapkan 24.980 personel. Ini untuk memastikan kegiatan May Day 2026 berjalan aman, tertib, lancar, humanis, dan kondusif. Hak saudara-saudara buruh dalam menyampaikan pendapat dilindungi undan-undang,” ujarnya pada Kamis (30/4/2026).

Kombes Pol Budi menjelaskan, ada dua agenda besar yang menjadi fokus pelayanan dan pengamanan aparat. Pertama, May Day Fiesta 2026 di kawasan Monas. Kedua, kegiatan penyampaian aspirasi di muka umum di kawasan DPR/MPR RI dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta.

Adapun 24.980 personel gabungan itu terdiri atas 15.575 personel Polri, 6.003 personel TNI, 1.002 personel Pemprov DKI Jakarta, 400 personel Pamdal, serta 2.000 personel Sabuk Kamtibmas.

ia menegaskan, kehadiran aparat di lapangan tidak semata-mata berorientasi pada pengamanan. Menurutnya, petugas juga hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan peserta aksi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan damai.

“Petugas hadir bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan. Kami mengedepankan pendekatan humanis agar aspirasi rekan-rekan buruh dapat tersampaikan dengan baik,” katanya.

Terkait arus lalu lintas, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Masyarakat diimbau menghindari kawasan Monas, DPR/MPR RI, dan Disnaker Provinsi DKI Jakarta apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Rekayasa lalu lintas bersifat fungsional dan situasional. Perkembangannya akan terus kami sampaikan melalui media sosial, media online, dan seluruh platform informasi resmi,” jelasnya.

ia juga mengimbau peserta aksi dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Ia meminta semua pihak tidak mudah terprovokasi selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengimbau semua pihak tidak mudah terprovokasi. Personel yang bertugas juga saudara-saudara kita. Mari bersama-sama menjaga agar aspirasi tersampaikan secara damai dan tertib,” pungkasnya.

Upacara dan Syukuran Dalam Rangka Hari Jadi Ke-40 Lanal Bengkulu Tahun 2026

TNI AL, Bengkulu- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu menyelenggarakan upacara dan syukuran dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-40 Lanal Bengkulu Tahun 2026 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan diawali dengan upacara yang berlangsung di lapangan apel Mako Lanal Bengkulu dipimpin oleh Komandan Lanal Bengkulu Letkol Laut (P) Nurwahidin, SH, M.Tr.Opsla., dan diikuti oleh seluruh Prajurit Lanal Bengkulu
Selasa (28/04/2026). 

Dalam amanatnya, Komandan Lanal Bengkulu menyampaikan bahwa
Peringatan Hari Jadi ini bukanlah seremoni rutinitas, melainkan momentum bagi kita untuk monoleh kebelakang sebagai bahan evaluasi sekaligus menatap kedepan dengan visi yang lebih tajam, Empat puluh tahun adalah simbol kematangan dalam berfikir, bersikap dan bertindak sebagai garda terdepan penjaga Perairan Barat Sumatera.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan drumband TK Hang Tuah Bengkulu dan acara syukuran yang ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Acara juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada Anak Prajurit yang berprestasi dan penampilan Kulintang Jala Gita Raflesia binaan Jalasenastri Cabang 4 Daerah Kodaeral II GJKRI.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh makna, mencerminkan semangat kebersamaan serta dedikasi tinggi seluruh jajaran Lanal Bengkulu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Rangkaian kegiatan juga dihadiri Jalasenastri Cabang 4 Daerah Kodaeral II GJKRI dan  PPAL Rayon 2 Bengkulu wilayah 2 Padang.


Lanal Sibolga Laksanakan Panen Raya Semangka di Labuhan Angin Kabupaten Tapanuli Tengah

TNI AL, Tapteng- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga melaksanakan Panen Raya Semangka Tahap I di Lahan Ketahanan Pangan Pos TNI AL Labuhan Angin yang berlokasi di Jalan PLTU, Kelurahan Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata TNI AL dalam mendukung Program Ketahanan Pangan di wilayah pesisir, Kamis (30/04/2026).

Palaksa Lanal Sibolga Mayor Laut (T) Sensus Sihombing mewakili Komandan Lanal Sibolga memimpin langsung jalanya Panen Raya Semangka Tahap I, turut hadir dalam kegiatan ini Perwira Staf, Kasatker, Prajurit, dan PNS Lanal Sibolga, serta perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bentuk sinergi antara TNI AL dan pemerintah daerah dalam penguatan sektor pertanian.

Pada Panen Raya Tahap I ini, dipanen sebanyak 80 buah semangka berhasil dipanen dari total 320 buah yang dibudidayakan di lahan tersebut. Hasil panen ini menunjukkan perkembangan yang baik dari program pemanfaatan lahan ketahanan pangan yang dikelola oleh Lanal Sibolga. Sisa buah semangka lainnya direncanakan akan dipanen pada Panen Raya Tahap II dalam waktu mendatang.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen TNI AL Lanal Sibolga dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional, sekaligus memberikan contoh pemanfaatan lahan secara produktif.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Tengah mengapresiasi inisiatif Lanal Sibolga dalam mengelola lahan ketahanan pangan. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik dari sisi ketersediaan pangan maupun peningkatan ekonomi.

Melalui kegiatan Panen Raya Semangka Tahap I ini, Lanal Sibolga berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung Program Pemerintah Ketahanan Pangan Nasional di daerah serta mendorong semangat kemandirian pangan di lingkungan TNI dan masyarakat.


Polri–Kemenhaj Perkuat Koordinasi Internasional, Dorong Penugasan Personel di Arab Saudi untuk Amankan Jemaah Haji

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memperkuat kerja sama lintas negara dalam upaya melindungi jemaah haji Indonesia, melalui rencana penugasan personel Polri di Arab Saudi.

Langkah strategis tersebut dibahas dalam audiensi antara Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Lobby Utama Lantai 1 Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Pertemuan ini menandai penguatan sinergi lintas sektor sekaligus perluasan peran Polri tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga hingga ke wilayah Arab Saudi sebagai pusat pelaksanaan ibadah haji.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan bahwa kompleksitas penanganan kasus haji ilegal kini semakin berkembang, termasuk yang melibatkan warga negara Indonesia di luar negeri. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif aparat penegak hukum Indonesia dalam mendukung koordinasi dengan otoritas setempat.

“Kami memandang perlu adanya penguatan peran Polri secara teknis di Arab Saudi, agar komunikasi dan penanganan kasus dapat berjalan lebih efektif, khususnya dalam melindungi jemaah dari praktik penipuan dan pelanggaran hukum,” ujar Dahnil.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat kasus yang tengah ditangani oleh otoritas Arab Saudi, termasuk penangkapan tiga warga negara Indonesia yang diduga terlibat dalam pemalsuan dan distribusi dokumen haji ilegal.

Kondisi tersebut menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam memberikan pendampingan hukum serta memastikan perlindungan terhadap WNI yang berhadapan dengan hukum di luar negeri.

Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan pelibatan unsur Polri dalam struktur Amirul Hajj secara lebih formal pada penyelenggaraan haji mendatang. Untuk tahun ini, Wakapolri direncanakan akan turut mendampingi Amirul Hajj Indonesia di Arab Saudi guna memperkuat aspek keamanan dan keselamatan jemaah.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan kesiapan Polri dalam memperkuat dukungan operasional dan koordinasi internasional.

“Polri siap mendukung penuh langkah pemerintah, termasuk memperkuat kerja sama dengan otoritas keamanan Arab Saudi, baik dalam upaya pencegahan maupun penegakan hukum terhadap pelanggaran yang merugikan jemaah Indonesia,” tegas Wakapolri.

Ia menambahkan bahwa kehadiran personel Polri di Arab Saudi akan menjadi bagian penting dalam memastikan perlindungan menyeluruh bagi jemaah, mulai dari proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Sementara itu, sinergi lintas kementerian dan lembaga melalui Satgas Penanganan Haji dan Umrah Ilegal juga terus diperkuat guna menekan praktik penyelenggaraan haji ilegal di dalam negeri.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat melalui penguatan kerja sama nasional dan internasional, sebagai bagian dari upaya negara memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat.

Satgas Haji 2026 Bergerak: Tindak Tegas, Lindungi Calon Jemaah

Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah Ilegal yang dibentuk sejak 14 April 2026, meski belum genap satu bulan, telah menunjukkan hasil nyata dalam mencegah kejahatan terhadap calon jemaah haji Indonesia. Hal ini menegaskan kehadiran negara melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Haji dan Umrah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dalam pernyataannya di lobi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30 April 2026), usai rapat koordinasi bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Wakapolri menegaskan bahwa Satgas Haji 2026 bergerak dengan pendekatan terpadu melalui langkah preemtif, preventif, dan represif guna memastikan masyarakat terlindungi dari berbagai modus kejahatan.

“Satgas Haji tahun ini fokus pada pencegahan sekaligus penegakan hukum secara tegas dan profesional, khususnya terhadap pelaku yang berulang kali melakukan penipuan,” tegas Wakapolri.

Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan pertukaran data, pemetaan pelaku, serta penguatan edukasi kepada masyarakat. Berdasarkan hasil pemetaan, ditemukan adanya pelaku dengan modus berulang, bahkan melakukan penipuan hingga puluhan kali, sehingga diperlukan penegakan hukum yang tegas untuk memberikan efek jera.

Selain di dalam negeri, perlindungan juga diperluas hingga ke luar negeri. Polri akan berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan perwakilan Indonesia di Arab Saudi untuk memperkuat koordinasi dengan aparat setempat, termasuk dalam pendampingan warga negara Indonesia yang berhadapan dengan hukum.

Langkah ini menyusul adanya kasus tiga WNI yang diamankan oleh Kepolisian Arab Saudi terkait pemalsuan dokumen haji.

Sejak pembentukan Satgas Haji, laporan masyarakat mengalami peningkatan signifikan sebagai dampak dari masifnya edukasi publik. Satgas Haji 2026 telah menerima 115 laporan, dengan 68 kasus saat ini masih dalam proses penanganan lebih lanjut.

Penanganan dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan mediasi dan keadilan restoratif. Namun apabila tidak tercapai penyelesaian, proses hukum akan ditegakkan secara tegas guna memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kejahatan serupa.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengapresiasi langkah cepat Polri dalam menangani praktik haji ilegal.

“Kami memastikan negara hadir secara utuh, baik di dalam negeri maupun di Tanah Suci, untuk melindungi jemaah dari berbagai bentuk kejahatan,” ujarnya.

Ke depan, sinergi antara Polri dan Kementerian Haji akan terus diperkuat, termasuk rencana keterlibatan unsur Polri dalam struktur Amirul Hajj guna mendukung pengamanan dan keselamatan jemaah secara menyeluruh.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat melalui langkah pencegahan yang kuat, penegakan hukum yang tegas, serta sinergi lintas sektoral.