View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Rabu, 28 Januari 2026

Film Na Willa Karya Kreator JUMBO Resmi Merilis Teaser Poster,Hadirkan Kekaguman Terhadap Banyak Hal dari Sudut Pandang Anak Film Na Willa Tayang Lebaran Tahun ini di Bioskop

Jakarta, 28 Januari 2026 — Visinema Studios resmi merilis teaser poster terbaru film Na Willa, yang akan tayang di bioskop Indonesia pada Lebaran 2026. 

Poster ini mengajak penonton melangkah lebih dekat ke dunia Na Willa dunia yang dilihat dari sudut pandang seorang anak berusia enam tahun, di mana
hal-hal sederhana terasa besar, ajaib, dan penuh imajinasi.
Berbeda dari poster sebelumnya, teaser poster terbaru Na Willa menangkap bagaimana seorang anak memandang dunia di sekitarnya. 

Tubuh Na Willa terasa kecil, sementara benda-benda yang akrab dalam keseharian — seperti kaleng kerupuk, radio, hingga buah pisang hadir dalam skala yang terasa raksasa, magis,dan sinematik. Inilah petunjuk awal tentang perasaan yang akan dibawa film ini saat ditonton di bioskop: keajaiban-keajaiban kecil yang lahir dari cara anak memaknai dunia.

Karakter utama Na Willa yang diperankan Luisa Adreena, sangat menyukai pisangdan mendengarkan radio. Kedua benda itu pun dimunculkan dalam teaser poster yang menggemaskan dan terasa magical dalam dunia realis. Sementara itu, tangan Na Willa menggapai tutup kaleng kerupuk yang dilihatnya begitu besar.

“Lewat sudut pandang Na Willa, kami ingin mengajak penonton kembali merasakan
bagaimana melihat dunia dengan rasa kagum seperti anak-anak di dalam diri kita
yang penuh imajinasi, rasa ingin tahu, dan kehangatan yang kerap terlupakan seiring bertambahnya usia,” ujar Anggia Kharisma, produser Na Willa, Jumbo yang juga Chief Content Officer Visinema Studios. 

“Hal Ini sejalan dengan misi Visinema Studios untuk menghadirkan film keluarga yang bukan hanya ditonton, tetapi juga
dirasakan bersama.”

Na Willa digarap oleh tim kreator Jumbo, film mega blockbuster Indonesia yang
meraih lebih dari 10 juta penonton. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Ryan Adriandhy, dengan Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari sebagai produser.
Film ini dibintangi oleh pendatang baru Luisa Adreena sebagai Na Willa, bersama
Irma Rihi (nominasi Aktris Pendukung Terbaik Film Pilihan Tempo 2024) sebagai
Mak, serta Junior Liem sebagai Pak. Selain itu, turut bermain Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio Rafisqy, Ira Wibowo, Melissa Karim, Nayla Purnama, Agla Artalidia, dan Putri Ayudya.
Na Willa merupakan film live-action pertama yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy, yang juga merupakan penulis naskah. “Lewat Na Willa, saya ingin
mengajak penonton menyusuri Indonesia di era 1960-an dari sudut pandang seorang berusia enam tahun ketika dunia kecil terasa luas dan penuh kemungkinan,”
ujar Ryan. 

“Dari kacamata anak, hal-hal sederhana seperti rumah, gang, radio, atau kaleng kerupuk bisa terasa hidup dan magis. Perspektif inilah yang ingin kami
hadirkan: cara melihat dunia dengan rasa ingin tahu, imajinasi, dan kepekaan yang
jujur.

”Penulis buku Na Willa, Reda Gaudiamo, menyambut dengan antusias perilisan
teaser poster film ini. “Ada perasaan yang sangat hangat saat melihat cerita Na Willa
hadir di layar lebar. Ryan Adriandhy dan Visinema Studios mampu menghidupkan
imajinasi Willa kecil menjadi sebuah karya baru yang terasa begitu hangat dan
memeluk baik untuk anak-anak maupun orang dewasa,” ujar Reda.

Diceritakan dari sudut pandang anak kecil, Na Willa adalah film keluarga Lebaran
yang hangat dan magis, menghadirkan pengalaman menonton yang mengajak
anak-anak dan orang dewasa melihat kembali dunia dengan rasa kagum dan imajinasi.

Tonton petualangan yang penuh keajaiban dan kehangatan bersama film Na Willa
pada Lebaran 2026 di bioskop Indonesia!

Sinopsis
Na Willa mengisahkan Willa, gadis kecil enam tahun yang percaya dunia kecilnya di sebuah gang di Surabaya adalah tempat paling sempurna dan magis. 

Tempat dimana lagu dari radio terasa hidup, kios langganan yang selalu penuh kejutan, dan setiap hari adalah hari untuk bertualang bersama teman-temannya.

Namun ketika sahabatnya mengalami kecelakaan dan satu per satu teman
bermainnya mulai masuk sekolah, dunia Willa perlahan berubah dan terasa semakin sepi, membuat Willa bertekad mengikuti teman-temannya ke bangku TK, dengan harapan semua bisa kembali seperti semula.

Masuk sekolah justru membuka dunia baru yang terasa asing: penuh aturan,batasan, dan rasa tidak dimengerti. Di sanalah Willa perlahan belajar bahwa tumbuh berarti berdamai dengan perubahan. 

Bahwa keajaiban tidak selalu hilang hanya berpindah tempat.Diceritakan dari sudut pandang anak kecil, Na Willa adalah film keluarga Lebaran yang hangat dan magis, menghadirkan pengalaman menonton yang mengajak anak-anak dan orang dewasa melihat kembali dunia dengan rasa kagum dan imajinasi.

Bhabinkamtibmas Taman Sari Tempel Stiker Bantuan Polisi, Permudah Masyarakat Melapor

Jakarta Barat- Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan maupun pengaduan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Taman Sari, Aiptu A. Budiono, melaksanakan kegiatan pemasangan stiker Bantuan Polisi Polsek Metro Taman Sari (Scan QR Code), pada Rabu, 28 Januari 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa titik strategis, antara lain Kantor Kelurahan Taman Sari, SMA 17 Jakarta, serta Pos RW 01 Kelurahan Taman Sari. 

Pemasangan stiker ini bertujuan agar masyarakat lebih mudah dan cepat dalam menghubungi pihak kepolisian apabila terjadi gangguan kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian.

Melalui stiker Bantuan Polisi tersebut, warga dapat langsung menghubungi Piket Pawas Polsek Metro Taman Sari melalui nomor 0813-1888-8202, serta memanfaatkan fasilitas Scan QR Code yang telah disediakan untuk akses layanan kepolisian secara praktis dan responsif.

Bhabinkamtibmas Aiptu A. Budiono juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan kejadian mencurigakan di lingkungan sekitar. 

" Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polsek Metro Taman Sari dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, cepat, dan mudah dijangkau, sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, " ujarnya 

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Dosen Bersama Mahasiswa Prodi TRPL POLBIS Dorong Akselerasi Transformasi Digital Berbasis Kearifan Lokal di Bogor Timur

Bogor Timur — Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) Politeknik Bisnis Digital Indonesia (POLBIS) kembah menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan PkM bertema “Akselerasi Transformasi Digital Berbasis Kearifan Lokal untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat”. 

Tema imi dipilih untuk menegaskan bahwa digitalisasi tidak sekadar soal teknologi, tetapi juga tentang menjaga identitas lokal sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat. 

Kegiatan PkM yang melibatkan dosen dan mahasiswa Prodi TRPL POLBIS im dilaksanakan di empat titik lokasi berbeda di wilayah Bogor Timur, dengan pendekatan yang disesuaikan pada karakter dan kebutuhan sasaran—mulai dari pelaku UMKM lokal, komunitas pemuda, hingga kelompok masyarakat produktif. 

Tim dosen yang terlibat antara lam Adelia Alvi Yana, M.Kom), Rima Aula, S.Pa., M.Pd, dan Astri Hyratul Rakhmah, M.Kom. 

Program ini selaras dengan tiga pilar transformasi digital nasional: inklusif, memberdayakan, dan terpercaya. Melalui pendampingan langsung, masyarakat didorong agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara aman dan produktif untuk meningkatkan nilai ekonomi, sekaligus siap menghadapi momentum bonus demografi 2030, di mana 684 penduduk Indonesia berada pada usia produktif. 

Perwakilan masyarakat sasaran kegiatan PkM menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dosen dan mahasiswa POLBIS. “Kami jadi lebih paham bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk lokal dan mengelola usaha dengan lebih baik. Pendampingan ini membuka wawasan kami bahwa digitalisasi bisa dilakukan secara Sederhana, aman, dan sesuai dengan kearifan lokal yang kami miliki," ungkap salah satu pelaku UMKM di Bogor Timur. 

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan visi kebangsaan. PKM ini menjadi ruang belajar nyata agar teknologi yang mereka kembangkan benar benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Astri Hyratul Rakhmah, M Kom, Saat menjawab pertanyaan jurnalis di sela kegiatan. 

Lebih dari sekadar kegiatan akademik, PkM Prodi TRPL POLBIS imi juga sejalan dengan Program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia, pembangunan ekonomi berbasis digital, dan pemberdayaan masyarakat dari akar rumput Inilah wujud nyata kampus vokasi yang hadir sebagai mitra strategis pembangunan nasional. 

Direktur POLBIS, apt. Ahmad Subagiyo, S.Si, M.Farm, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan PkM Prodi TRPL yang dinilai selaras dengan visi kampus dan agenda pembangunan nasional. 

"PKM ini menunjukkan peran strategis perguruan tinggi vokasi dalam menyiapkan SDM unggul dan berdaya saing digital, sekaligus memberdayakan masyarakat berbasis kearifan lokal. Inilah kontribusi nyata POLBIS dalam mendukung Asta Cita Presiden RI," ujarnya. 

Bagi calon mahasiswa baru, POLBIS menawarkan pengalaman belajar yang praktis, relevan, 

dan berdampak langsung—belayar teknologi sambil berkontribusi untuk negeri. Bergabung di POLBIS berarti menjadi bagian dari generasi muda yang siap menyongsong Indonesia Emas 

2045 dengan kompetensi digital, karakter, dan kepeduhan sosial.

Pangdivif 3 Kostrad Sambangi Prajurit Yonif 754 Kostrad di Tanah Papua

Timika — Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Bagus Suryadi Tayo, M.Sc., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Yonif 754 Kostrad di Timika, Papua Tengah, Jumat (23/01/2026).

Kedatangan Pangdivif 3 Kostrad disambut dengan penuh kebanggaan dan antusias oleh seluruh prajurit Yonif 754 Kostrad. Kunjungan tersebut menjadi wujud perhatian dan kepedulian pimpinan terhadap prajurit yang bertugas di wilayah Papua, sekaligus memberikan motivasi serta meningkatkan moril satuan.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif 3 Kostrad menerima paparan laporan satuan dan memberikan pengarahan kepada prajurit beserta Persit.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo menekankan pentingnya mencintai tugas sebagai prajurit, menjauhi segala bentuk pelanggaran, serta senantiasa menjaga etika dan perilaku, termasuk bersikap bijak dalam menggunakan media sosial demi menjaga nama baik satuan dan institusi TNI.

Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan kunjungan ke Pangkoops Habema serta peninjauan pangkalan dan fasilitas kolam renang Yonif 754 Kostrad.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan satuan dan sarana pendukung dalam menunjang pelaksanaan tugas di wilayah Papua. (Penkostrad)





Pangkostrad Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Fajr Yon Taipur Kostrad

Bekasi — Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Fajr di Markas Yon Taipur Kostrad, Cikarang, Kabupaten Bekasi, sebagai tanda dimulainya pembangunan sarana ibadah di satuan tersebut, Rabu (28/1/2026).

Pembangunan masjid ini bertujuan mendukung penguatan infrastruktur pangkalan sekaligus pembinaan mental dan spiritual prajurit beserta keluarga, serta diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi warga asrama dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Pangkostrad menjelaskan bahwa nama Masjid Al Fajr memiliki makna “terang pagi” sebagai simbol harapan, keimanan, dan ketakwaan, sekaligus pengingat agar prajurit senantiasa bersyukur, bersabar, dan berjalan di jalan kebaikan dalam setiap pelaksanaan tugas. (Penkostrad)


Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Pemuda Muhammadiyah: Cegah Birokrasi Panjang dan Intervensi Politik

​JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menyatakan sikap tegas mendukung kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada langsung di bawah komando Presiden. Hal ini menanggapi wacana yang berkembang terkait penempatan institusi Polri di bawah kementerian.

​Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menilai bahwa struktur yang ada saat ini merupakan kunci dari efektivitas kinerja korps bhayangkara. Menurutnya, jalur koordinasi langsung ke Kepala Negara memangkas hambatan administratif yang sering terjadi di level kementerian.

​"Dengan berada langsung di bawah presiden, kerja Polri akan lebih efektif dan efisien karena tidak harus melalui rantai birokrasi yang panjang. Selain itu, posisi tersebut juga menjaga independensi Polri agar tidak mudah ditarik ke dalam kepentingan politik tertentu," jelas Dzulfikar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/1).

​Lebih lanjut, Dzulfikar memaparkan bahwa model komando terpusat terbukti mampu mengakselerasi berbagai program strategis pemerintah. Salah satunya adalah keterlibatan aktif Polri dalam menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Ia berpendapat, jika Polri berada di bawah kementerian, gerak institusi ini dikhawatirkan akan melambat akibat prosedur birokrasi yang kompleks.
​"Jadi tidak perlu lagi di bawah kementerian, kita semua toh tahu kementerian terlalu birokratis, kita butuh Polri yang cepat," tegasnya.

​Pernyataan dari organisasi kepemudaan ini memperkuat pandangan sejumlah pakar hukum sebelumnya yang menilai posisi Polri di bawah Presiden adalah amanat reformasi yang harus dipertahankan demi menjamin profesionalisme dan netralitas penegakan hukum di Indonesia.

Cegah Tawuran dan Kejahatan Malam, Polsek Metro Menteng Gelar Patroli 3 Pilar di Perbatasan Kalipasir

Jakarta Pusat - Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Metro Menteng kembali menggelar patroli tiga pilar sebagai langkah antisipasi tawuran warga dan potensi kejahatan pada malam hari. Kegiatan patroli kali ini difokuskan di wilayah perbatasan Kwitang–Kalipasir, Menteng, Jakarta Pusat, dan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Togaryanto. Rabu (28/1/2026).

Patroli melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah, sebagai wujud nyata sinergitas tiga pilar dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Dengan menyasar titik-titik rawan, patroli dilakukan secara mobile dan stasioner untuk memastikan tidak adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, Ipda Togaryanto menekankan kepada seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan serta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Petugas juga melakukan pemantauan terhadap kelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam serta memberikan imbauan kamtibmas agar segera membubarkan diri dan tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun kegiatan negatif lainnya.

Selain patroli pengawasan, personel juga melaksanakan dialog dengan warga sekitar dan petugas keamanan lingkungan, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya serta aktif melaporkan apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa patroli terpadu tiga pilar merupakan strategi preventif yang efektif dalam menekan angka kriminalitas dan konflik sosial di wilayah perkotaan. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah niat pelaku kejahatan.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa patroli malam akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan terjadi gesekan antarwarga. Ia berharap dengan konsistensi patroli, situasi kamtibmas di wilayah Menteng dan sekitarnya dapat terus terjaga dalam keadaan aman dan kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)