View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 09 April 2026

Stop Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak, Polda Banten Ajak Masyarakat Berani Lapor

Serang – Kepolisian Daerah Banten melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan segala bentuk kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Dalam keterangannya, Maruli menegaskan bahwa kekerasan seksual merupakan kejahatan serius yang tidak hanya mengancam keselamatan fisik korban, tetapi juga merusak martabat serta masa depan, khususnya bagi perempuan dan anak.

“Kekerasan seksual menimbulkan dampak yang sangat besar, tidak hanya secara fisik tetapi juga trauma psikologis jangka panjang. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganannya harus menjadi perhatian bersama,” ujar Maruli pada Jumat (10/04). 

Ia menjelaskan bahwa masyarakat perlu memahami tanda dan bentuk kekerasan seksual, di antaranya sentuhan tidak wajar, paksaan melakukan tindakan asusila, adanya ancaman, bujukan atau manipulasi, serta perubahan perilaku korban secara drastis seperti ketakutan, menarik diri, atau perubahan emosi.

Lebih lanjut, Maruli menegaskan bahwa pelaku kekerasan seksual akan diproses sesuai hukum yang berlaku dengan ancaman pidana penjara dan/atau denda berat. Hukuman tersebut dapat diperberat apabila pelaku merupakan orang terdekat atau memiliki hubungan kuasa terhadap korban.

“Tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan seksual. Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional dan tuntas,” tegasnya.

Dalam upaya pencegahan, Polda Banten mengajak masyarakat untuk meningkatkan peran aktif melalui edukasi tentang batasan tubuh dan hak perlindungan diri, membangun komunikasi yang aman dan terbuka dalam keluarga, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Maruli juga mengimbau agar masyarakat tidak ragu untuk melapor apabila mengetahui atau mencurigai adanya tindak kekerasan seksual.
“Perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan diam, berani lapor, dan bersama-sama kita hentikan kekerasan,” tutupnya. (Bidhumas)

Polri–Universitas Borobudur Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Transformasi Pendidikan melalui Pusat Studi Kepolisian

Jakarta, 10 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengakselerasi transformasi di bidang pendidikan melalui penguatan kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui kerja sama antara Polri dan Universitas Borobudur dalam pembentukan Pusat Studi Kepolisian, sebagai bagian dari upaya yang perlu segera diketahui masyarakat luas dalam mendukung Transformasi Polri.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa pembangunan pusat studi kepolisian merupakan bagian penting dari transformasi Polri yang adaptif dan terbuka terhadap kolaborasi akademik. Hal ini diungkapkan Wakapolri saat Rapat Analisa dan Evaluasi Quickwins jajaran Polri pada 9 April 2026 di Mabes Polri.

“Akselerasi transformasi di bidang pendidikan. Juga terima kasih kepada seluruh rekan-rekan jajaran yang sudah melaksanakan kegiatan PKS Pusat Studi Kepolisian di sembilan perguruan tinggi yang ada di wilayah. Kemudian enam pusat studi sudah kita dirikan di PTIK. Harapan kita, dari tambahan PKS beberapa Polda harus kita lakukan, karena ini bagian dari komunikasi akademik yang kita bangun terus dan networking. Ketika kita sudah bisa masuk ke daerah kampus, kemampuan-kemampuan kampus untuk berpikir kritis dapat memberikan saran dan masukan kepada kita. Kita terbuka dan komunikasi,” ujar Wakapolri.

“Kami sangat antusias dan mengapresiasi langkah terbuka Polri dalam memanfaatkan riset ilmiah kampus sebagai dasar kajian penyusunan program-program kepolisian ke depan. Kolaborasi ini menjadi ruang strategis bagi dunia akademik untuk berkontribusi nyata dalam mendukung kebijakan Polri yang berbasis data dan keilmuan,” ujar Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, Prof. Faisal Santiago, S.H., M.M.

Secara nasional, penguatan kolaborasi Polri dengan dunia akademik terus berkembang signifikan, dengan capaian sebagai berikut:
• 77 Nota Kesepahaman (MoU) dengan kampus terkemuka di seluruh Indonesia;
• 25 universitas telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan telah meluncurkan Pusat Studi Kepolisian;
• 16 Pusat Studi Kepolisian dengan spesialisasi keilmuan telah dibentuk di STIK-PTIK Lemdiklat Polri.

Pusat Studi Kepolisian ini menjadi pilar dalam mendukung pengembangan dan implementasi konsep Smart Policing, yang mencakup:
• Mengharmonikan dan menyatukan berbagai model pemolisian;
• Mampu memprediksi, menghadapi, hingga merehabilitasi permasalahan;
• Adaptif terhadap berbagai lingkungan sosial;
• Dapat diimplementasikan pada tingkat lokal, nasional hingga global;
• Mengatasi gangguan keteraturan sosial secara sistematis (by design);
• Menjawab tantangan keteraturan sosial di ruang digital/virtual;
• Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan publik secara prima melalui one stop service;
• Bersifat prediktif, proaktif, dan problem solving;
• Mampu menjembatani berbagai situasi darurat (emergency) maupun kontijensi;
• Didukung oleh personel Polri yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern.

Sebagai implementasi nyata di lapangan, Polres Metro Jakarta Timur bersama Universitas Borobudur telah melaksanakan langkah awal pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian.

Pada Selasa, 7 April 2026, Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar, S.I.K., M.Si. melaksanakan audiensi ke Universitas Borobudur guna membahas teknis pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Polda Metro Jaya dengan Universitas Borobudur terkait penyelenggaraan pusat studi tersebut.

Audiensi diisi dengan diskusi teknis mengenai implementasi kerja sama, mencakup pertukaran data, riset ilmiah, serta program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres didampingi Kasat Binmas dan perangkat Posko, sementara dari pihak kampus dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Syaiful, M.Si., serta Direktur Pascasarjana Prof. Faisal Santiago, S.H., M.M. selaku penanggung jawab Pusat Studi Kepolisian Universitas Borobudur, beserta jajaran terkait.

Melalui pertemuan tersebut, juga disepakati pendirian Posko Pusat Studi Kepolisian di lingkungan kampus Universitas Borobudur yang akan difungsikan sebagai sekretariat bersama dalam mendukung kegiatan riset, kajian, dan pengabdian masyarakat.

Kolaborasi ini menegaskan komitmen Polri dalam menghadirkan institusi yang modern, terbuka, dan berbasis ilmu pengetahuan, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan masyarakat serta dinamika sosial, sebagai bagian dari Transformasi Polri.

Polda Lampung Berhasil Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran, Potensi Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar

PESAWARAN – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung bersama Satuan Brimobda Lampung berhasil menggerebek tiga gudang yang menjadi tempat penimbunan dan pengolahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ilegal di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. 

Operasi besar-besaran yang dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026 ini berhasil mengamankan puluhan pekerja dan menyita ratusan ribu liter BBM.

Pengungkapan ini bermula dari pengecekan intensif terhadap aktivitas mencurigakan di wilayah pesisir Pesawaran. 

Di lokasi pertama (TKP 1), petugas menemukan gudang milik saudara H yang telah beroperasi selama enam bulan. 

Modus yang digunakan adalah mengolah minyak mentah (minyak cong) asal Sekayu, Sumatera Selatan, menggunakan zat bleaching untuk memurnikannya menjadi BBM menyerupai solar.  

Sementara di lokasi kedua (TKP 2) milik saudara Y, gudang digunakan untuk menampung solar murni hasil "pengecoran" atau pembelian ilegal dari berbagai SPBU. 

Untuk lokasi ketiga (TKP 3), pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan gudang tersebut.

Dalam operasi ini, Polda Lampung berhasil mengamankan total 32 orang, yang terdiri dari pekerja gudang, sopir, hingga kernet. 

Adapun total barang bukti BBM solar ilegal yang disita dari ketiga lokasi mencapai 203.000 liter. Selain BBM, petugas juga menyita:  
* 9 unit kendaraan Colt Diesel yang telah dimodifikasi baknya menjadi tangki penampung.  
* 237 unit tedmond (tandon) kapasitas 1.000 liter.  
* 3 unit kapal (KM Inka Mina I, KM Inka Mina II, dan KM Rizki) yang diduga digunakan untuk distribusi jalur laut.  
* Puluhan mesin pompa (alkon), selang spiral, serta zat kimia pemurni solar.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan upaya serius Polri dalam melindungi sumber daya energi dan keuangan negara.

"Operasi ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara yang sangat masif. Berdasarkan kalkulasi tim di lapangan, dengan volume temuan 203 ton per minggu atau mencapai 812 ton per bulan, aktivitas ilegal ini diperkirakan merugikan negara hingga Rp160,7 Miliar jika dihitung dalam kurun waktu tiga tahun dengan estimasi kerugian Rp5.500 per liter," ujar Helfi.

Helfi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik penimbunan BBM ilegal. 

Masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas serupa diminta segera melapor melalui Call Center Polri 110. 

Saat ini, seluruh barang bukti dan para pekerja telah dibawa ke Mapolda Lampung untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kodim 1714/Puncak Jaya Cinta Yang Dibaringi Kepatuhan, Personel Resmi Ajukan Izin Nikah

Puncak Jaya - Cinta yang dibarengi dengan kepatuhan, akan menghasilkan kehidupan yang berkah. Bertempat di Jalan Trans Papua, Distrik Purlerme Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (9/4/2026), suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1714/Puncak Jaya.

Semangat inilah yang melandasi langkah dua personil dalam menempuh jenjang kehidupan yang lebih sakral. Secara resmi, mereka melaksanakan prosesi pengajuan izin nikah sebagai wujud keseriusan, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan dinas dan hukum yang berlaku.
 
Kegiatan berlangsung tertib di ruangan Aula Makodim, didampingi langsung oleh Ibu-Ibu Pengurus Persit KCK Cab XLI Dim 1714/PJ yang memberikan arahan serta pembinaan kepada para calon istri. Prosesi juga dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dan kelengkapan berkas sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
 
Kegiatan ini merupakan langkah awal yang sangat penting menuju ikatan pernikahan yang sah, halal, dan diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa.
 
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan, M. Han., secara langsung menyampaikan sambutan, doa restu, serta harapannya kepada kedua personil dan keluarga. “Mengurus izin nikah bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bukti nyata kedewasaan dan tanggung jawab seorang prajurit. Dari sebuah perkenalan, menjalin kasih sayang, hingga akhirnya berhak untuk selamanya,” ucapnya. 

“Semoga perjalanan cinta ini senantiasa mendapatkan kesempurnaan dari Tuhan, kemudahan dalam setiap urusan, serta menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Pernikahan diharapkan hanya satu kali seumur hidup, untuk itu harus saling menyayangi selamanya,” tambah Letkol Inf Bagus. 
 
Tak kalah hangat, Ketua Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ, Ny. Resa Bagus Kurniawan, juga menyampaikan ucapan selamat dan dukungan moril. “Selamat menempuh hidup baru. Jadikan rumah tangga ini sebagai sumber kekuatan dalam pengabdian. Semoga cinta yang dibina ini selalu dilimpahi keberkahan dan kesempurnaan dari Yang Maha Kuasa, serta menjadi keluarga yang harmonis dan selalu menjaga nama baik satuan dan Organisasi Persit,” ungkapnya.
 
Kegiatan pengajuan izin nikah ini berjalan dengan khidmat dan penuh keakraban. Semoga dengan langkah yang diawali dengan kepatuhan ini, kedua pasangan senantiasa diberikan kemudahan hingga hari bahagia tiba, serta dikaruniai kehidupan rumah tangga yang sempurna dan penuh berkah. (Pen Kodim 1714/PJ)

Polsek Bekasi Barat Patroli Ciptakan Situasi Kondusif

Kota Bekasi- Polsek Bekasi Barat terus berupaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif melalui kegiatan patroli rutin. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus upaya preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Pada Kamis, 9 April 2026, patroli dilaksanakan dengan dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) IPDA Jukino Aritonang, SH. Kegiatan tersebut melibatkan gabungan piket dari unit operasional yang bergerak secara mobile dan dialogis, dengan menyasar sejumlah titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat.

Adapun lokasi yang menjadi fokus patroli antara lain kawasan hiburan malam Pasar Pagi Bintara, pertokoan Kota Bintang, Jalan KH Noer Ali (Kalimalang), Jalan I Gusti Ngurah Rai, serta area Gerbang Tol Bintarajaya. Di lokasi-lokasi tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga guna menyampaikan imbauan kamtibmas.

Melalui patroli ini, Polsek Bekasi Barat berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menekan potensi terjadinya tindak kriminalitas. 
Kegiatan serupa akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Bekasi Barat.

Aksi Penyampaian Pendapat Organisasi Mahasiswa Islam di Jakpus Kondusif, Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral

Jakarta - Polda Metro Jaya mengedepankan pelayanan humanis saat mengawal aksi gabungan organisasi mahasiswa Islam di Silang Monas Jalan Merdeka Selatan, Kamis (9/4/2026). Sekitar 50 peserta aksi hadir dalam kegiatan itu dengan pengamanan 157 personel Polri.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pengamanan dilakukan bukan semata menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi di muka umum. Karena itu, personel di lapangan diarahkan mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan peserta aksi.

"Polda Metro Jaya hadir untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Dalam setiap pengamanan aksi, kami menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pelayanan, pendekatan humanis, serta komunikasi yang baik dengan peserta aksi," ungkapnya

Sebagai bentuk kepedulian, personel juga membagikan roti dan air mineral kemasan kepada massa dari Pimpinan Pusat Perisai Syarikat Islam dan Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta Raya.

Perwakilan massa aksi sempat menyampaikan pernyataan kepada awak media. Setelah itu, kegiatan berakhir dan massa membubarkan diri dengan tertib.

ia menegaskan situasi selama kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Ia juga mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban saat menyampaikan aspirasi. Bila membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan laporan, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian di nomor 110.

Perkuat Keamanan Objek Vital, Sinergitas TNI-Polri Pantau Area SPBU di Padurenan Mustikajaya

Bekasi – Stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Bantargebang terus diperkuat melalui kolaborasi solid antara jajaran kepolisian dan TNI. Pada Kamis (9/4/2026) siang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Padurenan, Aipda Mugiyono, bersama Babinsa Serka Ari Fatoni melaksanakan patroli sinergitas di area SPBU 3417150 Bengkong, Kelurahan Padurenan. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif dalam menekan angka kriminalitas di titik-titik keramaian dan objek vital yang ada di Kecamatan Mustikajaya.

Kegiatan monitoring yang dimulai pukul 13.30 WIB ini menyasar area parkir dan titik pengisian bahan bakar yang kerap menjadi lokasi rawan gangguan keamanan. Kehadiran personel berseragam lengkap ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi para pengendara dan petugas SPBU yang sedang beraktivitas. Petugas melakukan dialog santai namun edukatif kepada warga dan petugas keamanan (Satpam) setempat untuk selalu waspada terhadap potensi kejahatan jalanan.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Mugiyono dan Serka Ari Fatoni memberikan tips praktis bagi pemilik kendaraan guna menghindari aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Masyarakat dihimbau untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda dan memilih tempat parkir yang mudah diawasi. Polisi juga menyarankan pemasangan alat pelacak atau GPS pada kendaraan pribadi sebagai langkah pengamanan ekstra di era digital saat ini.

"Kami meminta warga untuk menjadi polisi bagi dirinya sendiri dengan tetap waspada. Jangan parkir sembarangan dan pastikan keamanan kendaraan menjadi prioritas utama," ujar Aipda Mugiyono di sela-sela pemantauannya. Selain itu, petugas juga mensosialisasikan nomor kontak darurat agar masyarakat dapat segera melapor jika menemukan orang atau aktivitas yang mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.

Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi, S.H., M.M., melaporkan bahwa secara keseluruhan situasi di wilayah Kelurahan Padurenan terpantau aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung. Sinergitas antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini diharapkan dapat terus berlanjut secara konsisten guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Dengan kehadiran aparat di lapangan, diharapkan masyarakat Kota Bekasi dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman.