View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 18 April 2026

Lanal Bengkulu Ikuti Apel Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust Tahun 2026

TNI AL, Bengkulu- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu turut ambil bagian dalam Apel Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kawasan Pantai MD Land Tapak Paderi, Kelurahan Kebun Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Jum'at (17/04/2026). 

Apel Gelar dipimpin langsung oleh Pangkogabwilhan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P., dan diikuti oleh unsur TNI dan Instansi terkait lainnya.

Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Nurwahidin, S.H., M.Tr.Opsla.,
menyampaikan bahwa keikutsertaan Lanal Bengkulu dalam Apel Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust Tahun 2026 merupakan wujud nyata komitmen TNI AL dalam mendukung upaya pemerintah dalam mitigasi dan penanggulangan bencana.

"Melalui kegiatan ini, seluruh prajurit dan unsur terkait diharapkan mampu meningkatkan kesiapan, kecepatan, serta ketepatan dalam bertindak menghadapi potensi bencana gempa bumi megathrust yang memiliki dampak besar bagi masyarakat. Latihan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi lintas instansi, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara terpadu, efektif, dan efisien," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat, termasuk Lanal Bengkulu semakin profesional dan responsif dalam melaksanakan tugas kemanusiaan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana alam.


Kinerja Polri Dinilai Semakin Memuaskan, Reformasi Internal Tunjukkan Hasil Nyata

Jakarta – Reformasi internal yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan hasil positif. Upaya pembenahan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil meningkatkan kualitas kinerja institusi kepolisian yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Transformasi menuju konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) disebut menjadi fondasi utama dalam mendorong perubahan internal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembenahan berkelanjutan oleh seluruh personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai kinerja Polri saat ini menunjukkan tren yang semakin baik dan patut diapresiasi.

“Reformasi internal Polri yang dilakukan saat ini semakin menunjukkan hasil nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini bukti kesungguhan seluruh jajaran Polri dalam melakukan pembenahan,” ujar Fernando.

Ia mengungkapkan, capaian kinerja Polri pada tahun 2025 yang mencapai angka 91,54 persen menjadi indikator kuat keberhasilan reformasi tersebut. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian itu tidak membuat institusi berpuas diri.

“Capaian 91,54 persen tentu harus terus ditingkatkan. Polri tidak boleh berpuas diri dan harus terus melakukan inovasi serta pembenahan agar kepercayaan publik semakin kuat,” katanya.

Dalam aspek penegakan hukum, Polri dinilai berhasil menunjukkan kinerja konkret, khususnya dalam pemberantasan narkoba. Berbagai pengungkapan kasus dengan barang bukti dalam jumlah besar, termasuk puluhan kilogram sabu, menjadi bukti keseriusan aparat dalam memerangi kejahatan narkotika.

Selain itu, Polri juga berhasil menindak 845 kasus perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun melalui platform digital. Penindakan tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketertiban sosial di tengah perkembangan teknologi.

Tidak hanya itu, keberhasilan dalam membongkar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam melindungi kepentingan negara dan masyarakat luas.

“Berbagai keberhasilan ini patut diapresiasi. Polri terus menorehkan prestasi dengan kinerja yang baik dan memuaskan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambah Fernando.

Ia berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga konsistensi reformasi internal agar mampu menjadi institusi yang semakin tangguh dan dipercaya.

“Saya berharap Polri terus meningkatkan kinerjanya demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Menjaga Polri yang kuat dan profesional adalah kepentingan bersama sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya.

Polres Jakbar Berikan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran Aspol Kalideres


Jakarta Barat – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Polres Metro Jakarta Barat melalui kegiatan bakti kesehatan bagi masyarakat terdampak kebakaran di Asrama Polri Kalideres, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim Dokkes ini tidak hanya menghadirkan layanan pengobatan umum, tetapi juga pembagian vitamin serta trauma healing bagi warga yang masih merasakan dampak pasca musibah.

Kasi Dokkes Polres Metro Jakarta Barat AKP Ns. Agus Waluyo menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu memulihkan kondisi kesehatan fisik sekaligus memberikan dukungan psikologis kepada para korban.

Sebanyak 12 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut, dengan total 17 warga menjalani pemeriksaan kesehatan. 

Berbagai keluhan dialami warga, mulai dari pusing, hipertensi, infeksi saluran pernapasan (ISPA), hingga vertigo.

Di tengah keterbatasan pasca kebakaran, kehadiran petugas kesehatan menjadi harapan tersendiri bagi warga. 

Selain mendapatkan pengobatan, mereka juga memperoleh vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Tak kalah penting, trauma healing diberikan guna membantu warga, terutama anak-anak dan keluarga, agar perlahan dapat bangkit dari rasa cemas dan ketakutan akibat peristiwa yang dialami.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga mendapatkan dukungan secara mental,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Sabtu, 18/4/2026 

Kehadiran Polri di tengah masyarakat yang tertimpa musibah menjadi bukti nyata bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan rasa kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para korban dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh semangat, serta merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Koramil 1714-01/Mulia Menjadi Pelindung Rakyat Dampingi Evakuasi Korban Menuju RSUD Nabire

Mulia – Babinsa Koramil 1714-01/Mulia mendampingi tim medis RSUD Mulia dalam proses evakuasi korban insiden yang terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Kembru, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Jaya. 
 
Personel TNI membantu pengamanan dan pendampingan perjalanan korban beserta keluarga menggunakan ambulans PMI menuju Bandara Mulia, Sabtu (18/4/2026). Pihak rumah sakit memberikan pelayanan terbaik dengan penuh keikhlasan dan ketulusan kepada pasien.
 
Pada kesempatan tersebut, Serda John Waromi Babinsa setempat, menyampaikan bahwa sudah menjadi kewajiban dan tugas TNI untuk selalu hadir melindungi serta membantu masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang.
 
Evakuasi di mulai dari RSUD Mulia menerbangkan pasien anak bernama O.W (6 tahun) yang mengalami luka pada bagian tangan kanan. Pasien dibawa menggunakan pesawat dari Bandara Mulia menuju RSUD Nabire guna mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif dan lanjutan.
 
Keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada RSUD Mulia serta jajaran TNI yang telah mendampingi dan memfasilitasi perjalanan pengobatan anak mereka hingga dapat berangkat dengan selamat. (Pen Kodim 1714/PJ)

Jumat, 17 April 2026

Kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut


Puncak Jaya - Aksi kekejaman yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah menimbulkan dampak yang sangat memprihatinkan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Papua Pegunungan yang kini hidup dalam ketakutan.
 
Peristiwa naas tersebut terjadi pada tanggal 14 April 2026 di Kampung Kembru, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. Insiden kejam ini mengakibatkan 12 orang meninggal dunia serta memaksa puluhan warga lainnya terpaksa mengungsi ke Distrik Melanikime dan wilayah sekitarnya demi menyelamatkan nyawa.
 
Hingga saat ini, masih terdapat korban yang sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kabupaten Puncak Jaya. Salah satu korban berinisial N.K mengalami luka sobek pada bagian kaki kanan namun saat ini dalam kondisi sadar.
 
Dalam perkembangan terbaru, tepatnya pada pukul 13.55 WIT, Tim Gabungan TNI dan Polri berhasil mengevakuasi 4 korban lainnya dengan selamat dan aman hingga tiba di RSUD Mulia. Keempat korban tersebut langsung mendapatkan penanganan medis segera.
 
Adapun korban yang ditangani terdiri dari Ibu A.T mengalami luka di bagian leher dan jari, D.W (3 tahun) mengalami luka pada urat dan kaki kanan, A.W (5 tahun) mengalami luka di dada kanan, dan O.W (6 tahun) mengalami luka pada siku kanan.
 
Pemerintah daerah beserta seluruh unsur terkait terus berupaya maksimal memberikan pertolongan dan perlindungan bagi seluruh korban serta masyarakat yang terdampak. (Pen Kodim 1714/PJ)

Jumat Berkah, Polsek Bekasi Utara melalui Bhabinkamtibmas Teluk Pucung Berbagi Kepada Warga

Bekasi Utara – Wujud kepedulian terhadap masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Teluk Pucung Aiptu Sumarwanto bersama unsur 3 Pilar melaksanakan kegiatan Jumat Berkah di wilayah Kp. Teluk Pucung RT 03/03, Kecamatan Bekasi Utara, pada Jumat (17/04/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di area lapak pemulung tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dengan berbagi kepada warga yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dengan masyarakat.

Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin terus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan, serta memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Kurang dari 24 Jam Resmob Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembunuhan di Serpong Utara

Jakarta – Tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang terjadi di kawasan Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Seorang perempuan berinisial I (49) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kasubdit III Resmob AKBP Resa Fiardi Marasabessy. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui merupakan mantan suami siri korban berinisial THA (41), yang berhasil diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 17.50 WIB di kawasan Jl. Jombang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama pelaku keluar rumah pada Rabu (15/4/2026) malam. Keduanya kemudian kembali ke rumah korban sekitar pukul 00.30 WIB.

“Tidak lama setelah itu, saksi mendengar korban meminta tolong dari dalam kamar. Namun pelaku sempat menenangkan dengan mengatakan bahwa kondisi korban tidak apa-apa. Setelah pelaku meninggalkan lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan melalui olah TKP, pemeriksaan saksi, serta analisis barang bukti, tim berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam. Saat ini, tersangka telah diamankan di Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban dan pelaku, satu unit sepeda motor Honda PCX, dua unit telepon genggam, uang tunai hasil penjualan perhiasan milik korban, serta rekaman CCTV yang menguatkan dugaan tindak pidana tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 459 dan/atau Pasal 458 ayat (2) dan/atau Pasal 479 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait pembunuhan berencana subsider pembunuhan dan/atau pencurian dengan kekerasan.

Kombes Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindak kriminal melalui layanan kepolisian 110. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Budi Hermanto.