View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Senin, 12 Januari 2026

Pastikan Akses Warga Aman, Bhabinkamtibmas Polsek Bekasi Utara Pantau Titik Rawan Genangan di Kaliabang Tengah

KOTA BEKASI – Merespons perkembangan cuaca yang tidak menentu, jajaran Polsek Bekasi Utara bergerak proaktif melakukan pemantauan kondisi wilayah. Pada Senin pagi (12/01/2026), personel Bhabinkamtibmas diterjunkan langsung ke pemukiman penduduk untuk memastikan tidak ada hambatan aktivitas akibat genangan air.

Kegiatan pemantauan yang dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB ini difokuskan di wilayah Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara. Langkah ini diambil sebagai upaya deteksi dini dalam mengantisipasi potensi banjir maupun genangan yang dapat mengganggu mobilitas warga.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliabang Tengah, Aiptu Mulyadi, melakukan penyisiran mulai dari jalur utama, jalan lingkungan, hingga masuk ke dalam area pemukiman warga. Berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan, dilaporkan bahwa kondisi wilayah Kaliabang Tengah saat ini Nihil Genangan.

"Situasi di seluruh titik yang dipantau, mulai dari jalan lingkungan hingga ke dalam lingkungan pemukiman, masih terpantau aman dan kering dari genangan air," lapor Aiptu Mulyadi.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafi’i, S.H., menegaskan bahwa monitoring wilayah secara berkala adalah instruksi langsung guna memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk tetap menjaga kebersihan saluran air guna mencegah penyumbatan saat intensitas hujan meningkat.

Hingga laporan ini selesai disusun, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bekasi Utara dilaporkan dalam keadaan kondusif dan aman. Petugas di lapangan akan terus melaporkan perkembangan situasi secara real-time kepada pimpinan demi kesiapsiagaan penanggulangan bencana di tingkat kewilayahan.

Antisipasi Dampak Curah Hujan Tinggi, Bhabinkamtibmas Polsek Rawalumbu Sisir Bantaran Saluran Air


KOTA BEKASI – Merespons tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kota Bekasi, jajaran Polsek Rawalumbu bergerak cepat melakukan monitoring di titik-titik rawan banjir. Pada Senin pagi (12/01/2026), personel Bhabinkamtibmas melakukan penyisiran intensif di sepanjang saluran air utama guna memastikan keamanan warga.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini difokuskan pada kawasan Perumahan Rawalumbu, khususnya di sekitar Jembatan 3 hingga Jembatan 7. Area ini menjadi prioritas pemantauan karena lokasinya yang berbatasan langsung dengan saluran air besar di wilayah Kelurahan Bojong Rawalumbu.

Dalam monitoring tersebut, Bhabinkamtibmas Bojong Rawalumbu, Aiptu Heryanto, bergabung dengan petugas keamanan (security) perumahan di RW 07, 08, 09, 10, serta RW 26, 27, dan 28. Petugas memberikan arahan teknis agar seluruh elemen pengamanan lingkungan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir kiriman.

"Kami meminta rekan-rekan security untuk terus memantau debit air secara berkala. Jika terlihat kenaikan volume air yang signifikan, segera informasikan kepada Bhabinkamtibmas atau dinas terkait agar langkah evakuasi dini dapat dilakukan," ujar Aiptu Heryanto.

Kapolsek Rawalumbu, Kompol Akhmadi, S.H., mengonfirmasi bahwa berdasarkan laporan dari lapangan, hingga saat ini kondisi di wilayah Perumahan Rawalumbu masih terpantau aman. Meskipun curah hujan sempat tinggi, genangan air di titik-titik rawan tersebut dilaporkan masih nihil.

"Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan ketenangan bagi warga. Kami akan terus memantau situasi secara real-time dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik guna meminimalisir risiko banjir," tegas Kompol Akhmadi.

Hingga laporan ini diturunkan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Rawalumbu tetap kondusif dan terkendali. Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tetap waspada namun tidak panik, serta menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing.

Antisipasi Dampak Cuaca, Bhabinkamtibmas Polsek Bekasi Utara Pastau Kondisi Air di Kampung Teluk Buyung

KOTA BEKASI – Jajaran Polsek Bekasi Utara terus melakukan langkah proaktif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) akibat faktor cuaca. Pada Senin pagi, 12 Januari 2026, personel Bhabinkamtibmas melaksanakan peninjauan langsung ke area pemukiman untuk memastikan keamanan wilayah dari ancaman genangan air.

Kegiatan pemantauan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini dipusatkan di wilayah Kp. Teluk Buyung, RT 05/07, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas lingkungan serta kenyamanan mobilitas warga pasca turunnya hujan.

Dalam monitoring tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Marga Mulya, Aipda Tukiran, melakukan pengecekan mendetail mulai dari jalan lingkungan hingga masuk ke dalam area pemukiman penduduk. Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, ketinggian air terpantau masih nihil dan tidak ditemukan adanya titik genangan yang menghambat aktivitas masyarakat.

"Situasi di jalan lingkungan hingga ke dalam lingkungan pemukiman saat ini dilaporkan masih aman dari genangan air," lapor Aipda Tukiran dalam kegiatannya.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafi'i, S.H., menekankan bahwa kegiatan monitoring wilayah secara berkala merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Polsek Bekasi Utara akan terus bersiaga melakukan pemantauan rutin guna memastikan kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan debit air di wilayah hukumnya.

Secara keseluruhan, situasi di wilayah Kelurahan Marga Mulya dilaporkan dalam keadaan aman terkendali (TKA).

Antisipasi Banjir, Ditpolairud Polda Metro Jaya Patroli SAR di Pluit

Jakarta – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melakukan patroli Search and Rescue (SAR) di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi dampak curah hujan tinggi serta potensi banjir kiriman dari wilayah Bogor dan Katulampa.

Sebanyak 10 personel SAR Ditpolairud diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Mereka dilengkapi satu unit perahu karet dan satu unit skiff boat untuk melakukan pemantauan di wilayah permukiman yang rawan terdampak banjir.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan, patroli dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat.

“Personel kami melaksanakan kontrol di sekitar permukiman warga serta melakukan perondaan untuk memastikan kondisi tetap terkendali,” Ujarnya  Senin (12/1/2026)

Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat. Hal itu sesuai dengan prakiraan BMKG yang menyebutkan potensi hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Warga kami minta tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila terjadi peningkatan debit air atau situasi darurat. Tim SAR Ditpolairud siap siaga 1x24 jam,” ujarnya.

Hingga patroli berlangsung, ketinggian air di kawasan Pluit terpantau masih relatif tinggi. Untuk itu, Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya tetap melakukan monitoring guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir.

Pasca Hujan, Bhabinkamtibmas Polsek Bantargebang Pantau Debit Air Kali Pete di Perumahan PTI II


KOTA BEKASI – Jajaran Polsek Bantargebang terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas dan bencana alam pasca hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bekasi. Pada Senin siang, 12 Januari 2026, personel Bhabinkamtibmas melaksanakan pengecekan intensif di sejumlah titik rawan banjir di wilayah Kelurahan Mustikasari.

Kegiatan pemantauan yang dimulai pukul 11.30 WIB ini menyasar kawasan Perumahan Pondok Timur Indah (PTI) II, khususnya di lingkungan RT 011/007, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya. Langkah ini diambil guna memberikan kepastian keamanan bagi warga serta memantau pergerakan debit air secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mustikasari, Aiptu Sarjono, S.H., melakukan penyisiran ke area pemukiman dan pengecekan fisik pada aliran Kali Pete. Berdasarkan hasil pantauan, kondisi lingkungan pemukiman dilaporkan nihil genangan dan akses jalan tetap dapat dilalui dengan normal.

"Kami fokus melakukan pengecekan pada debit air Kali Pete. Hingga siang ini, aliran sungai masih terpantau dalam batas aman dan belum menunjukkan adanya tanda-tanda luapan," ujar Aiptu Sarjono.

Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi, S.H., M.M., menegaskan bahwa patroli pasca hujan merupakan bagian dari pelayanan prima kepolisian untuk memastikan keselamatan warga. Pihak kepolisian juga mengimbau warga di sepanjang aliran sungai untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi kenaikan debit air yang signifikan.

Secara keseluruhan, situasi di wilayah Perumahan PTI II dan sekitarnya terpantau aman dan kondusif. Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pemantauan berkala dan berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat guna mengantisipasi perubahan cuaca yang ekstrem.

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat


(Puspen TNI) Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Kegiatan nasional ini dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Peresmian ini menjadi tonggak penting percepatan pembangunan sumber daya manusia sekaligus penguatan komitmen negara dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan. Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai instrumen strategis untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di seluruh pelosok tanah air.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peresmian 166 Sekolah Rakyat merupakan langkah awal menuju target besar pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029. “Hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029. Insyaallah akan tercapai,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa setiap Sekolah Rakyat ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 murid, sehingga secara nasional program ini diharapkan dapat menjangkau setengah juta peserta didik. “Ujungnya sasaran kita adalah tiap sekolah rakyat adalah seribu murid. Berarti sasaran kita nanti 500 ribu murid,” ungkap Presiden.

Kehadiran Panglima TNI dalam agenda nasional ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung penuh program strategis pemerintah untuk mencapai tujuan nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. 



#tniprima
#tnirakyat
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati

A

Kepala Desa Cibinong Dukung Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara

BOGOR — Kepala Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Herry Mulyadi, menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di wilayah Desa Cibinong. Dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Dalam keterangannya, Herry Mulyadi menegaskan bahwa pada prinsipnya Pemerintah Desa Cibinong mendukung setiap program pembangunan yang berorientasi pada kemajuan pendidikan, khususnya yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

“Pemerintah Desa Cibinong pada dasarnya mendukung pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia,” ujar Herry Mulyadi.

Ia menilai, kehadiran SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan berkualitas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka peluang kerja baru.

“Pembangunan sekolah ini kami harapkan dapat memberikan efek ganda, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Meski demikian, Herry Mulyadi menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang intensif antara pihak pengelola pembangunan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Menurutnya, hal tersebut diperlukan agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

“Koordinasi yang baik sangat diperlukan agar proses pembangunan berjalan tertib, transparan, serta tidak menimbulkan dampak sosial maupun lingkungan yang merugikan warga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Herry menyatakan bahwa Pemerintah Desa Cibinong siap berkoordinasi dan mendukung langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.

Ia pun berharap pembangunan sekolah tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Cibinong dan wilayah sekitarnya.

“Harapan kami, pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi pendidikan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.