View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Minggu, 08 Maret 2026

Pengamanan Festival Ogoh-Ogoh Nyepi 1948 Caka di Bundaran HI Berjalan Aman dan Lancar

Jakarta Pusat - Dalam rangka mendukung kelancaran perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 Tahun 2026, jajaran Polsek Metro Menteng melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengamanan Festival Nyepi berupa parade ogoh-ogoh yang diselenggarakan oleh panitia perayaan Hari Suci Nyepi Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Bundaran HI, tepatnya di Jalan Jalan M.H. Thamrin, wilayah Menteng, Jakarta Pusat. Minggu (8/3/2026).

Festival budaya ini menjadi salah satu rangkaian perayaan menjelang Hari Raya Nyepi yang dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, serta perwakilan pemerintah pusat yaitu Wakil Menteri Pariwisata dan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Kehadiran para pejabat tersebut menambah semarak sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya dan toleransi antarumat beragama di ibu kota.

Kegiatan pengamanan dan pelayanan masyarakat pada festival tersebut dipimpin langsung oleh Padal IPTU Agung Sukiswo selaku Kapolsubsektor Thamrin dengan perkuatan sebanyak lima personel dari Polsek Metro Menteng. Para personel ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan jalannya kegiatan berlangsung aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang hadir menyaksikan parade ogoh-ogoh yang menjadi daya tarik utama dalam rangkaian perayaan Nyepi.

Parade ogoh-ogoh yang menampilkan berbagai patung raksasa bernuansa budaya Bali ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan wisatawan yang memadati kawasan Bundaran HI. Personel kepolisian terlihat aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas, pengamanan jalur kegiatan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E. P. Hutagalung menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mendukung terselenggaranya kegiatan keagamaan dan budaya secara kondusif di wilayah Jakarta Pusat.

“Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, termasuk perayaan keagamaan dan budaya seperti Festival Ogoh-ogoh ini, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Kami dari Polsek Metro Menteng menurunkan personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang hadir dapat menikmati festival budaya ini dengan aman dan nyaman,” jelas Kapolsek.

Dengan adanya sinergi antara panitia penyelenggara, pemerintah daerah, serta aparat keamanan, kegiatan Festival Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 di kawasan Bundaran HI berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan serta toleransi antarumat beragama di Jakarta.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Kapolsubsektor Latuharhari Pantau Pintu Air Manggarai, Debit Air Masih Siaga 4

Jakarta Pusat – Jajaran Polsek Metro Menteng terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan debit air dengan melakukan monitoring di sejumlah titik strategis. Salah satunya dilakukan oleh Kapolsubsektor Latuharhari Aiptu Sonny Azwar yang melaksanakan pemantauan langsung di Pintu Air Manggarai, Jalan Tambak No. 59, Menteng, Jakarta Pusat. Minggu (8/3/2026)m

Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai langkah antisipatif dalam menghadapi potensi banjir akibat intensitas curah hujan yang masih tinggi di wilayah Jakarta dan daerah hulu. Dalam pelaksanaannya, Kapolsubsektor Latuharhari bersama personel Patmor bergabung dan berkoordinasi dengan petugas Pintu Air Manggarai, Bapak Fajar, guna memperoleh data terkini mengenai kondisi ketinggian air.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian air di Pintu Air Manggarai tercatat mencapai 775 sentimeter dengan status Siaga 4. Sementara itu, ketinggian air di Pintu Air Depok berada di angka 120 sentimeter dengan status Siaga 4, dan Pintu Air Katulampa tercatat setinggi 40 sentimeter, juga dengan status Siaga 4. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa debit air masih berada pada level aman, namun tetap memerlukan pemantauan secara intensif dan berkelanjutan.

Aiptu Sonny Azwar menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah yang berpotensi terdampak peningkatan debit air. Kehadiran personel Polri di lokasi juga bertujuan untuk memastikan setiap perkembangan situasi dapat segera diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan serta instansi terkait.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian di wilayah Jakarta Pusat telah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. “Kami meminta seluruh personel untuk aktif melakukan pemantauan di titik-titik rawan banjir serta menjalin koordinasi dengan instansi terkait agar setiap potensi dampak dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan patroli wilayah dan monitoring pintu air sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila terdapat kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun keselamatan,” ungkapnya.

Dengan sinergi antara kepolisian, petugas pintu air, serta instansi terkait, diharapkan situasi keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Menteng dan sekitarnya dapat terus terjaga, serta potensi risiko banjir dapat diminimalisir melalui pemantauan yang intensif dan berkelanjutan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Sabtu, 07 Maret 2026

Polda Banten Laporkan Perkembangan Banjir di Cilegon, Sejumlah Titik Mulai Berangsur Surut

Cilegon - Polda Banten melaporkan perkembangan situasi banjir di Kota Cilegon Provinsi Banten pada Kamis pukul 14.00 WIB (08/03). 

Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan beberapa titik di Kota Cilegon yang terdampak banjir. "Berdasarkan data di lapangan, beberapa titik yang sempat terdampak banjir di antaranya di Link Sambirata RT 05 RW 05, Kelurahan Cibeber dengan ketinggian air awal mencapai 70 cm. Namun saat ini debit air telah mengalami penurunan dan tersisa sekitar 20 cm," jelasnya. 

"Wilayah PCI Blok D RW 04 dan RW 05, ketinggian air sempat mencapai 60 cm, namun saat ini genangan air telah surut sepenuhnya. Kemudian di Perum Praja Mandiri RT 03 RW 12, ketinggian air sempat mencapai 30 cm dan saat ini telah mengalami penyusutan total, sementara itu di Link Cibeber Barat RW 01 dan RW 02, ketinggian air yang sebelumnya mencapai sekitar 20 cm juga dilaporkan telah surut sepenuhnya," lanjut Maruli. 

Kombes Pol Maruli menambahkan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. “Menindaklanjuti kondisi tersebut, personel Polda Banten bersama Polres Cilegon langsung turun ke lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Personel melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan bantuan serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, serta terus melakukan pemantauan di sejumlah titik guna memastikan kondisi air benar-benar surut dan situasi tetap aman serta terkendali," katanya. 

Polda Banten memastikan layanan Call Center 110 tetap siaga 24 jam sebagai sarana pengaduan cepat masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam maupun situasi darurat lainnya. “Polda Banten berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti secara profesional dan terkoordinasi,” tutupnya (Bidhumas).

Respons Cepat Banjir Pondok Karya, Ditsamapta Polda Metro Jaya Turun Evakuasi Warga

Jakarta - Personel Ditsamapta Polda Metro Jaya bergerak cepat membantu evakuasi warga terdampak banjir di Komplek Polri Pondok Karya, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) sejak pagi.

Sebanyak 10 personel yang dipimpin AKP Ali Hajar dikerahkan untuk memantau kondisi debit air sekaligus mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan. Dalam kegiatan tersebut personel dilengkapi sejumlah sarana pendukung seperti dua unit kendaraan operasional, dua perahu LCR, satu perahu kano, life vest, hingga chainsaw.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan personel disiagakan di lokasi untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak banjir.

“Personel kami bergerak cepat melakukan pemantauan dan evakuasi warga yang membutuhkan bantuan. Kami juga tetap siaga di lokasi untuk memastikan keselamatan masyarakat di tengah kondisi banjir,” ujarnya.

Saat ini ketinggian air di kawasan Komplek Polri Pondok Karya mencapai sekitar 170 sentimeter sehingga seluruh jenis kendaraan tidak dapat melintas. Personel Ditsamapta Polda Metro Jaya masih bersiaga di lokasi untuk membantu proses evakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.

Brimob Metro Jaya Evakuasi Lansia 84 Tahun di Tengah Banjir Pondok Karya

Banjir yang merendam kawasan Pondok Karya masih terjadi pada Minggu (8/3/2026) pagi. Tim SAR Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya terus melakukan pemantauan di lokasi sambil membantu warga yang terdampak genangan. Ketinggian air di dalam kawasan perumahan tercatat mencapai sekitar 170 sentimeter, sedangkan di bagian depan permukiman sekitar 120 sentimeter.

Di tengah kondisi tersebut, personel Brimob mengevakuasi seorang warga lanjut usia pada pukul 03.30 WIB. Lansia bernama Ibu Sulis (84) dipindahkan dari rumahnya yang terdampak banjir dan diantar menuju kediaman kerabatnya agar dapat beristirahat di tempat yang lebih aman.

Genangan juga terpantau di Jalan Kapten Tendean dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter. Kendaraan dari arah PTIK maupun sebaliknya masih dapat melintas, meski pengendara diminta lebih berhati-hati. Personel Brimob di lokasi turut membantu mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas dengan aman.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir. Ia menegaskan Brimob akan terus bersinergi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan warga.

Polri juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air mengingat kondisi cuaca di lokasi masih diguyur hujan. Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi maupun pertolongan lainnya.

Banjir 2 Meter Rendam Bangka V Jaksel, Brimob Evakuasi Warga

Jakarta – Banjir dengan ketinggian hingga sekitar 2 meter merendam kawasan Jalan Bangka V, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) siang. Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya langsung diterjunkan untuk membantu mengevakuasi warga dari rumah mereka yang terendam air.

Sebanyak 10 personel Tim SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi banjir di kawasan tersebut. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB dan langsung melakukan pemantauan sekaligus membantu proses evakuasi warga.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, ketinggian air di sejumlah titik mencapai sekitar 200 sentimeter, sehingga menyulitkan aktivitas warga dan membuat sebagian masyarakat harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Personel Brimob kemudian membantu warga keluar dari rumah mereka menuju lokasi yang lebih aman. Selain melakukan evakuasi, petugas juga terus memantau perkembangan situasi banjir guna mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kehadiran personel Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Personel kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga. Kami berupaya membantu proses evakuasi serta memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak banjir,” kata Budi.

Ia menambahkan, jajaran Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan banjir dapat berjalan dengan cepat dan masyarakat yang terdampak dapat segera mendapatkan bantuan.

Saat ini, Tim SAR Brimob Polda Metro Jaya masih berada di lokasi untuk membantu warga serta melakukan pemantauan kondisi banjir di kawasan tersebut.

Tim SAR Brimob Metro Jaya Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Tangerang

Tangerang – Banjir setinggi sekitar 1 meter merendam kawasan Perumahan Duren Villa, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (8/3/2026) pagi. Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya turun langsung ke lokasi untuk membantu mengevakuasi warga yang terdampak.

Sebanyak 12 personel Tim SAR dipimpin Ipda M. Adi Mulyono diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 07.30 WIB setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai banjir yang merendam kawasan tersebut.

Berdasarkan data di lapangan, banjir berdampak pada sekitar 180 kepala keluarga (KK). Sementara itu, sedikitnya 80 warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko dari genangan air.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel Brimob diterjunkan untuk membantu evakuasi warga sekaligus memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak banjir.

“Personel kami di lapangan langsung membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir. Polri melalui jajaran Brimob terus hadir membantu masyarakat dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan bencana,” ujarnya.