View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 17 Januari 2026

Apel Patroli Cipkon Menteng, Polisi Siaga Cegah Tawuran dan Antisipasi Banjir


Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng melaksanakan apel patroli cipta kondisi (cipkon) sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya tawuran warga dan kejahatan pada malam hari, sekaligus mengantisipasi dampak musim hujan berupa banjir, genangan air, serta potensi pohon tumbang di wilayah Menteng dan sekitarnya, Jakarta Pusat. Minggu (18/1/2026).

Kegiatan apel patroli cipkon tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Irawan Junaedi dan diikuti oleh personel Polsek Metro Menteng. Apel dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana prasarana, serta penekanan terhadap pola dan sasaran patroli yang akan dilaksanakan di sejumlah titik rawan kamtibmas maupun lokasi yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

Dalam arahannya, AKP Irawan Junaedi menekankan pentingnya kewaspadaan dan kehadiran aktif anggota di lapangan. Selain mencegah tawuran warga dan kejahatan jalanan, personel juga diminta untuk memantau kondisi lingkungan, khususnya daerah rawan banjir dan genangan air, serta mengantisipasi pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Usai apel, patroli cipta kondisi dilaksanakan secara menyeluruh dengan menyasar kawasan pemukiman warga, jalan-jalan utama, perbatasan wilayah, serta titik-titik rawan yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya remaja pada malam hari. Petugas juga melakukan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga agar tetap waspada, menjaga keamanan lingkungan, serta segera melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas maupun kondisi darurat akibat cuaca.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa patroli cipta kondisi merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. “Kehadiran polisi di lapangan bertujuan untuk mencegah terjadinya tawuran, menekan angka kejahatan malam hari, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat dari dampak cuaca ekstrem seperti banjir dan pohon tumbang,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Bambang Santoso menegaskan bahwa jajarannya terus meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya pada musim penghujan. “Kami menginstruksikan seluruh personel untuk tidak hanya fokus pada kamtibmas, tetapi juga peduli terhadap potensi bencana lingkungan. Dengan patroli rutin dan koordinasi yang baik, diharapkan wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan apel patroli cipta kondisi ini, Polsek Metro Menteng menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, langkah preventif dan responsif tersebut mampu menciptakan rasa aman serta meminimalisir gangguan kamtibmas maupun risiko akibat cuaca ekstrem di wilayah Menteng dan sekitarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Usai Hujan, Patroli Cipkon Menteng Siaga Antisipasi Banjir dan Pohon Tumbang


Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng melaksanakan patroli cipta kondisi (cipkon) sebagai upaya antisipasi banjir, genangan air, pohon tumbang, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya tawuran warga dan kerawanan pada malam hari. Kegiatan patroli ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Irawan Junaedi dan dilaksanakan di wilayah perbatasan Kwitang–Kalipasir, Menteng, Jakarta Pusat, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan. Minggu (18/1/2026)

Patroli cipta kondisi tersebut merupakan langkah preventif Polsek Metro Menteng dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak musim penghujan. Personel menyusuri jalur-jalur rawan genangan air, kawasan pemukiman padat penduduk, serta perbatasan wilayah yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya tawuran warga dan aksi kejahatan pada malam hari.

Dalam pelaksanaan patroli, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi kamtibmas, tetapi juga mengecek kondisi saluran air, titik-titik rawan banjir, serta pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang akibat hujan deras dan angin kencang. Selain itu, patroli dialogis turut dilakukan dengan menyambangi warga dan remaja yang masih beraktivitas pada malam hari, sekaligus memberikan imbauan agar tidak terlibat dalam aksi tawuran dan tetap menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

AKP Irawan Junaedi menyampaikan bahwa patroli cipta kondisi ini bertujuan untuk memastikan kehadiran polisi di tengah masyarakat, sehingga potensi gangguan kamtibmas maupun dampak cuaca ekstrem dapat dicegah sedini mungkin. “Kami fokus pada pencegahan tawuran warga, kejahatan malam hari, serta antisipasi banjir, genangan air, dan pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa jajaran kepolisian terus meningkatkan kegiatan patroli sebagai bentuk perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. “Patroli cipta kondisi ini merupakan langkah nyata Polri untuk menjaga keamanan wilayah sekaligus mengantisipasi dampak musim hujan. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Bambang Santoso menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan patroli, khususnya di wilayah perbatasan dan titik rawan. “Dengan patroli rutin dan sinergi bersama masyarakat, kami berharap wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, kondusif, serta terhindar dari gangguan kamtibmas maupun bencana lingkungan,” ungkapnya.

Melalui patroli cipta kondisi ini, Polsek Metro Menteng berkomitmen menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat secara menyeluruh, baik dari ancaman kejahatan maupun potensi bahaya akibat cuaca ekstrem, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Menteng dan sekitarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polri Hadir Lindungi Warga, Bhabinkamtibmas Pegangsaan Sambangi Korban Dugaan Ancaman UU ITE

Jakarta Pusat — Kepedulian dan kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pegangsaan, Aipda H. M. Adhy M. N, kepada seorang warga yang menjadi korban dugaan tindak pidana ancaman melalui media elektronik. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Tambak Gang C, RT 14 RW 06, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Minggu (18/1/2026).

Korban dalam peristiwa ini adalah Sukma Indah Lestari, yang telah membuat laporan polisi dengan Nomor: LP/B/3684/XII/2025/SPKT/Restro Jakpus/PMJ. Perkara tersebut dilaporkan berdasarkan Pasal 35 jo Pasal 51 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), terkait dugaan perbuatan yang menyebabkan korban merasa terancam dan dirugikan secara psikologis.

Berdasarkan keterangan korban, dirinya kerap menerima ancaman berulang melalui berbagai sarana komunikasi, seperti telepon, pesan singkat, dan aplikasi pesan instan, yang menimbulkan rasa takut dan ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari. Atas kejadian tersebut, korban berharap agar tidak lagi menerima ancaman serta meminta perlindungan hukum dari pihak kepolisian.

Dalam kegiatan sambang, Aipda H. M. Adhy M. N menyampaikan rasa empati dan kepedulian atas kondisi yang dialami korban. Ia menegaskan bahwa Polri hadir untuk memberikan perlindungan serta memastikan setiap laporan masyarakat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Kami memahami perasaan korban yang merasa tertekan akibat ancaman yang terus diterima. Kami mengimbau korban tetap tenang, tidak terpancing, dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada kepolisian,” ujar Aipda Adhy.

Selain itu, Bhabinkamtibmas Pegangsaan juga memberikan pesan-pesan kamtibmas, antara lain agar korban tetap menyimpan bukti-bukti komunikasi yang diterima, membatasi interaksi dengan pihak yang tidak dikenal, serta segera melaporkan apabila kembali menerima ancaman serupa.
Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari pendekatan humanis dan preventif Polri, sekaligus untuk memastikan korban merasa aman, didampingi, dan terlindungi selama proses hukum berjalan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya korban tindak pidana yang berdampak pada rasa aman.
“Setiap laporan terkait ancaman, terlebih melalui media elektronik, akan kami tangani secara serius. Kami pastikan korban mendapatkan perlindungan dan proses hukum berjalan profesional,” tegasnya.

Beliau juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila mengalami tekanan atau ancaman dalam bentuk apa pun.

Kapolsek Metro Menteng, Kompol Bambang Santoso, menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan Polri di tengah masyarakat.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas untuk menyambangi korban adalah bentuk nyata kepedulian dan komitmen Polri dalam menjaga rasa aman warga. Kami akan terus mengawal proses penanganan perkara ini,” ujarnya.
Ia juga berharap masyarakat semakin bijak dalam menggunakan media komunikasi dan segera melaporkan setiap bentuk ancaman atau intimidasi yang berpotensi melanggar hukum.

Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan korban merasa lebih tenang dan terlindungi, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pegangsaan, Menteng, dan sekitarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Cipta Kondisi, Polsek Metro Menteng Intensifkan Patroli Malam di Jalan Teuku Umar

Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng melaksanakan patroli cipta kondisi sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya potensi tawuran warga serta berbagai bentuk kerawanan yang kerap muncul pada malam hingga dini hari. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, yang merupakan salah satu wilayah strategis dengan aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang cukup padat. Minggu (18/1/2026)

Patroli cipta kondisi tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Irawan Junaedi dengan melibatkan personel Polsek Metro Menteng. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Menteng dan sekitarnya agar tetap aman dan kondusif.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli secara mobile menyusuri Jalan Teuku Umar dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya, serta melakukan pemantauan pada titik-titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Personel kepolisian melakukan pemeriksaan situasi lingkungan, mengawasi aktivitas masyarakat pada malam hari, serta mengantisipasi potensi tawuran warga, kejahatan jalanan, dan gangguan ketertiban lainnya.

Selain patroli pengamanan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kamtibmas kepada warga, pengguna jalan, dan petugas keamanan setempat. Masyarakat diingatkan untuk selalu menjaga ketertiban, meningkatkan kewaspadaan lingkungan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di wilayahnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli cipta kondisi merupakan salah satu strategi kepolisian dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. “Patroli ini bertujuan untuk menekan potensi tawuran warga dan kejahatan malam hari, sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan menjadi bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Bambang Santoso menyampaikan bahwa patroli cipta kondisi akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan. “Kami secara konsisten melakukan patroli malam hari di wilayah Menteng dan sekitarnya. Dengan kegiatan cipta kondisi ini, diharapkan situasi kamtibmas tetap terjaga aman dan kondusif,” tuturnya.

Melalui patroli cipta kondisi yang dipimpin oleh AKP Irawan Junaedi di kawasan Jalan Teuku Umar tersebut, Polsek Metro Menteng menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Upaya preventif ini diharapkan mampu mencegah gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Menteng dan sekitarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Hujan Deras Tak Surutkan Langkah Polisi, Patroli Cipkon Menteng Cegah Tawuran

Jakarta Pusat - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Pusat tidak menghalangi jajaran Polsek Metro Menteng untuk tetap melaksanakan patroli cipta kondisi (cipkon) guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan patroli tersebut difokuskan pada upaya pencegahan tawuran warga serta kerawanan malam hari, khususnya di wilayah perbatasan Manggarai–Tambak Ujung, Menteng, Jakarta Pusat. Minggu (18/1/2026).

Patroli cipkon ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Irawan Junaedi dengan melibatkan personel Polsek Metro Menteng. Meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat, para personel tetap siaga dan menyusuri sejumlah titik rawan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya warga maupun potensi terjadinya gesekan antarkelompok.

Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan secara mobile dan stasioner dengan memantau situasi lingkungan, aktivitas masyarakat pada malam hari, serta arus lalu lintas di kawasan perbatasan Manggarai–Tambak Ujung. Petugas juga melakukan pengawasan intensif di lokasi-lokasi yang dinilai rawan tawuran dan tindak kejahatan jalanan, sekaligus memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Metro Menteng juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga dan petugas keamanan setempat. Masyarakat diingatkan agar tidak mudah terprovokasi, menjauhi aksi tawuran, serta berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Warga juga diminta segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli cipta kondisi tetap dilaksanakan secara konsisten, meskipun di tengah cuaca ekstrem. “Hujan deras bukan menjadi penghalang bagi anggota Polri untuk tetap hadir di tengah masyarakat. Patroli cipkon ini bertujuan untuk mencegah tawuran warga dan menekan angka kejahatan, khususnya pada malam hari,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Bambang Santoso menyampaikan bahwa wilayah perbatasan menjadi salah satu fokus utama pengamanan. “Kami meningkatkan patroli di wilayah perbatasan Manggarai–Tambak Ujung karena memiliki potensi kerawanan. Dengan kehadiran polisi secara rutin, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Melalui patroli cipta kondisi yang dipimpin oleh AKP Irawan Junaedi tersebut, Polsek Metro Menteng menunjukkan komitmen dan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan wilayah. Upaya preventif ini diharapkan mampu mencegah terjadinya tawuran warga serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, meskipun di tengah guyuran hujan deras.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Sinergitas TNI-Polri, Ibadah Minggu di Menteng Aman dan Tertib

Jakarta Pusat – Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Minggu, personel Polsek Metro Menteng bersama unsur TNI dari Koramil 01/Menteng melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah Minggu di Gedung Annex Building, Jalan M.H. Thamrin, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu. (18/1/2026).

Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) Polsek Metro Menteng, Iptu Aang Suryana, dengan melibatkan personel gabungan Polri dan TNI. Sejak pagi hari, aparat keamanan telah bersiaga di lokasi dengan menempati titik-titik strategis, mulai dari pintu masuk gedung, area parkir, hingga pengamanan di sekitar lingkungan Gedung Annex Building.

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan aman, tertib, dan khusyuk. Selain itu, personel juga melakukan patroli dialogis serta koordinasi dengan pihak pengelola gedung dan panitia ibadah untuk mendukung kelancaran kegiatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pengamanan tempat ibadah merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beragama dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Jakarta Pusat.

“Pengamanan ibadah merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Polri bersama TNI dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh umat dapat beribadah dengan aman dan tenang,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Bambang Santoso menyampaikan bahwa pengamanan ibadah Minggu merupakan kegiatan rutin yang terus dilaksanakan dan ditingkatkan, khususnya di wilayah Menteng yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.

“Kami bersinergi dengan TNI dari Koramil Menteng untuk memberikan pengamanan maksimal. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan memberikan kenyamanan bagi jemaat selama pelaksanaan ibadah,” ungkap Kompol Bambang Santoso.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Gedung Annex Building terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian ibadah Minggu berjalan lancar hingga selesai. Para jemaat pun menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan kehadiran aparat TNI-Polri yang terus menjaga keamanan dan ketertiban.

Sinergitas antara Polsek Metro Menteng dan Koramil Menteng ini diharapkan terus terjaga sebagai upaya bersama dalam memelihara stabilitas keamanan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta menciptakan suasana yang aman dan harmonis di wilayah Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Bhabinkamtibmas Menteng Pantau Pintu Air Manggarai, Seluruh Pintu Air Masih Berstatus Siaga 4

Jakarta Pusat – Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng, Aiptu Robby Danan Jaya, melaksanakan kegiatan monitoring ketinggian air di Pintu Air Manggarai yang berlokasi di Jalan Tambak No. 59, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif dan deteksi dini guna mengantisipasi potensi dampak peningkatan debit air akibat curah hujan yang masih terjadi di wilayah Jakarta maupun daerah hulu. Minggu (18/1/2026).

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Aiptu Robby Danan Jaya bergabung dan berkoordinasi langsung dengan petugas Pintu Air Manggarai, Bapak Seka. Koordinasi ini bertujuan untuk memperoleh data terkini dan akurat terkait kondisi ketinggian air, sekaligus memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan berjalan optimal.

Berdasarkan hasil pemantauan, ketinggian air di Pintu Air Manggarai tercatat mencapai 670 sentimeter dengan status Siaga 4. Sementara itu, ketinggian air di Pintu Air Depok berada di angka 140 sentimeter dengan status Siaga 4, dan Pintu Air Katulampa tercatat setinggi 50 sentimeter, juga dengan status Siaga 4. Secara umum, kondisi tersebut masih dalam batas aman, namun tetap memerlukan kewaspadaan dan pemantauan secara berkelanjutan.

Aiptu Robby Danan Jaya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tugas Bhabinkamtibmas untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. “Kami terus memantau perkembangan ketinggian air dan berkoordinasi dengan petugas terkait agar setiap perubahan situasi dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa jajaran Polres Metro Jakarta Pusat telah menginstruksikan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas dan petugas patroli, untuk aktif melakukan pemantauan di titik-titik rawan. “Kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi. Kami pastikan personel siap dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Kompol Bambang Santoso, menambahkan bahwa pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada. “Kami mengajak warga untuk mengikuti informasi resmi, tidak panik, dan segera melapor apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan,” ungkapnya.

Dengan monitoring yang dilakukan secara rutin dan koordinasi yang solid antara Polri dan petugas pintu air, diharapkan situasi keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Menteng dan sekitarnya dapat terus terjaga meskipun seluruh pintu air masih berada pada status Siaga 4.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)