View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 21 Februari 2026

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Program Trauma Healing di Masjid Desa Ulee Rubek Barat


Aceh Utara- Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat (Dianmas), Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Sindikat 8 melaksanakan Program Trauma Healing di Masjid Desa Ulee Rubek Barat, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (21/02/2026) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa STIK terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, pascabencana yang terjadi di wilayah tersebut. 

Program trauma healing bertujuan membantu memulihkan kondisi mental dan emosional secara bertahap agar anak-anak kembali merasa aman, tenang, serta mampu beraktivitas dan belajar secara optimal di lingkungannya.

Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS melaksanakan berbagai kegiatan interaktif dan edukatif yang dirancang untuk menciptakan suasana hangat dan menyenangkan, sehingga anak-anak dapat mengekspresikan perasaan mereka dengan lebih terbuka. 

Pendekatan yang digunakan menekankan empati, komunikasi persuasif, serta penguatan motivasi guna membangun kembali rasa percaya diri dan semangat mereka.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib, dengan jumlah peserta Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Sindikat 8 sebanyak 22 orang dan seluruhnya hadir lengkap.

Program ini didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H.
Melalui kegiatan trauma healing ini, Mahasiswa STIK tidak hanya mengimplementasikan kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi kemasyarakatan, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis, kepedulian, serta penguatan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Diharapkan, melalui program ini masyarakat Desa Ulee Rubek Barat, khususnya anak-anak, dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman, semangat, dan optimisme pascabencana.

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Program Trauma Healing di Desa Kuala Cangkoi


Aceh Utara-Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat (Dianmas), Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Sindikat 8 melaksanakan Program Trauma Healing di Desa Kuala Cangkoi, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (20/02/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa STIK terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, pascabencana. 

Program trauma healing bertujuan membantu memulihkan kondisi mental dan emosional secara bertahap agar anak-anak kembali merasa aman, tenang, serta mampu beraktivitas dan belajar secara optimal di lingkungan mereka.

Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS melaksanakan berbagai kegiatan interaktif dan edukatif yang dirancang untuk menciptakan suasana hangat dan menyenangkan. 

Pendekatan yang digunakan menekankan empati, komunikasi persuasif, serta penguatan motivasi guna membangun kembali rasa percaya diri dan semangat anak-anak terdampak.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib, dengan jumlah peserta Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Sindikat 8 sebanyak 22 orang dan seluruhnya hadir lengkap.

Program ini didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H.

Melalui kegiatan trauma healing ini, Mahasiswa STIK tidak hanya mengimplementasikan kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi kemasyarakatan, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis, kepedulian, serta penguatan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Diharapkan, melalui program ini masyarakat Desa Kuala Cangkoi, khususnya anak-anak, dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman, semangat, dan optimisme pascabencana.

Sambut Ramadhan, Polisi dan Satfas Gen Z Perkuat Pengamanan Kawasan Cikini

Jakarta Pusat – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, jajaran Polsek Metro Menteng terus mengintensifkan upaya preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Bhabinkamtibmas Kelurahan Pegangsaan, Aipda H. M. Adhy M.N, bersama Satgas Gen Z dan petugas Linmas, melaksanakan sambang kamtibmas di sekitar pusat toko emas Cikini Gold Center yang berlokasi di Jalan Pegangsaan Timur No. 14, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan sambang ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang dan selama Ramadan, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas. Fokus pengamanan diarahkan pada pencegahan tawuran warga, kejahatan jalanan, serta tindak kriminal seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berpotensi terjadi di kawasan vital pusat perdagangan emas.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Adhy menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pedagang, pengunjung, dan petugas keamanan sekitar agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas keluar-masuk pengunjung dan kendaraan. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk memperkuat koordinasi dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

“Menjelang Ramadan, aktivitas masyarakat meningkat. Kami mengimbau agar semua pihak waspada, menjaga ketertiban, dan bersama-sama mencegah gangguan kamtibmas, termasuk potensi tawuran dan kejahatan lainnya,” ujar Aipda Adhy.

Satgas Gen Z turut berperan aktif dengan melakukan pendekatan persuasif kepada kelompok remaja di sekitar lokasi, mengajak mereka untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan positif serta menjauhi aksi tawuran. Sementara itu, petugas Linmas membantu pemantauan lingkungan dan pengaturan situasi agar tetap kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E. P. Hutagalung menegaskan bahwa peningkatan patroli dan sambang kamtibmas menjelang Ramadan merupakan komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami mengedepankan langkah preventif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Sinergi ini penting untuk mencegah gangguan kamtibmas dan memastikan warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa kolaborasi antara Polri, generasi muda, dan unsur kewilayahan menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan di wilayah Menteng.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan. Dengan kebersamaan, kita wujudkan Menteng yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan,” ujarnya.

Kegiatan sambang kamtibmas berjalan aman dan lancar. Situasi di sekitar Cikini Gold Center terpantau kondusif, dan diharapkan upaya ini mampu meningkatkan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sepanjang bulan suci Ramadan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polsek Medansatria Himbau Remaja agar tidak terlibat tawuran atau perang sarung yang sering kali terjadi selama bulan suci Ramadhan

Kota Bekasi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 2026, jajaran  yang berada di bawah naungan  meningkatkan kegiatan patroli preventif serta memberikan himbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan aksi tawuran maupun perang sarung di wilayah Kecamatan Medansatria, .

Kapolsek Medansatria menyampaikan bahwa selama pelaksanaan patroli malam hingga dini hari, petugas masih menemukan adanya kelompok remaja yang berkumpul di beberapa titik jalan usai sahur. Petugas kemudian memberikan himbauan secara humanis dan persuasif agar para remaja segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing guna menghindari potensi terjadinya tawuran maupun perang sarung yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Kegiatan himbauan ini merupakan langkah preventif Kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya selama bulan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hari.

Kapolsek juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari, serta mengarahkan mereka untuk melakukan kegiatan positif seperti ibadah, tadarus, dan kegiatan sosial yang bermanfaat.

HIMBAUAN DAN KETENTUAN HUKUM

Kepolisian mengingatkan bahwa aksi tawuran maupun perang sarung yang mengarah pada tindakan kekerasan dapat dikenakan sanksi hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain:

Pasal 358 KUHP, tentang keterlibatan dalam perkelahian secara bersama-sama, dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.

Pasal 262 KUHP, tentang tindak kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan atau lebih, apabila mengakibatkan luka berat maupun korban jiwa.

Bagi pelaku yang masih di bawah umur, penanganan akan mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang mengedepankan pembinaan, pengawasan orang tua, serta proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan patroli dan himbauan ini, Polsek Medansatria berharap masyarakat, khususnya para remaja, dapat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta memanfaatkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Polsek Metro Menteng–Kelurahan Cikini Perkuat Pos Pantau Ramadhan di Menteng Raya

Jakarta Pusat - Memasuki bulan suci Ramadhan, Polsek Metro Menteng mengintensifkan pemantauan wilayah guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, tawuran warga, serta berbagai kerawanan pada malam hari. Kegiatan ini dilaksanakan di Pos Pantau Ramadhan kawasan Kantor Pos Cikini, Jalan Menteng Raya, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Sabtu (21/2/2026).

Pemantauan dilakukan secara kolaboratif bersama Lurah Cikini beserta staf dan jajaran Kelurahan Cikini, serta Bhabinkamtibmas Cikini Aiptu Tafsipul Subhani. Sinergi lintas unsur ini menjadi bagian dari upaya penguatan kehadiran aparat dan pemerintah kelurahan di tengah masyarakat selama Ramadhan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan situasi lingkungan sekitar pos pantau, patroli dialogis di titik-titik rawan, serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga dan remaja agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kehadiran bersama aparat kelurahan juga dimanfaatkan untuk mendengarkan aspirasi warga dan memperkuat koordinasi pencegahan sejak dini.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa pemantauan terpadu selama Ramadhan difokuskan pada pencegahan, dengan mengedepankan kehadiran aparat dan komunikasi aktif bersama masyarakat. Menurutnya, keterlibatan unsur kelurahan dan bhabinkamtibmas menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah Menteng dan sekitarnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa jajaran kepolisian terus mendorong peningkatan patroli dan pemantauan di seluruh wilayah selama bulan suci Ramadhan. Ia menekankan pentingnya sinergi Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah dan rasa aman tetap terjaga.

Melalui penguatan Pos Pantau Ramadhan di kawasan Kantor Pos Cikini, Polsek Metro Menteng bersama Kelurahan Cikini berharap situasi keamanan tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Ciptakan Ramadhan Aman, Polsek Metro Menteng Amankan Pasar Tumpah Masjid Agung Sunda Kelapa

Jakarta Pusat - Dalam rangka memberikan pelayanan optimal serta menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polsek Metro Menteng melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengamanan pasar tumpah Ramadhan yang berlokasi di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jalan Taman Sunda Kelapa No. 16, Menteng, Jakarta Pusat, pada sore hingga menjelang waktu berbuka puasa. Sabtu (21/2/2026)

Pengamanan tersebut melibatkan gabungan kekuatan sebanyak 24 personel yang terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polsek Metro Menteng, serta Pokdar Kamtibmas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) Iptu Agung Sukiswo. Kehadiran personel gabungan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengatur arus lalu lintas, serta memastikan aktivitas jual beli takjil berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Sejak sore hari, kawasan sekitar Masjid Agung Sunda Kelapa mulai dipadati warga yang memanfaatkan momen Ramadhan untuk berbelanja aneka hidangan berbuka puasa. Petugas kepolisian bersama unsur pengamanan lainnya secara aktif melakukan patroli dialogis, memberikan imbauan kamtibmas kepada pedagang dan pengunjung, serta membantu penataan parkir kendaraan guna mencegah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Langkah preventif ini dilakukan sebagai upaya menciptakan rasa aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pengamanan pasar tumpah Ramadhan merupakan bagian dari strategi Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama bulan puasa. “Kehadiran personel di lokasi keramaian adalah bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga dapat berbelanja takjil dan menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa sinergi lintas unsur menjadi kunci keberhasilan pengamanan di wilayah hukum Polsek Metro Menteng. Ia menekankan bahwa pendekatan humanis tetap dikedepankan dalam setiap kegiatan pengamanan, disertai kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. “Kami terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat agar situasi tetap kondusif sepanjang Ramadhan,” tegasnya.

Dengan dilaksanakannya pengamanan terpadu ini, aktivitas pasar tumpah Ramadhan di sekitar Masjid Agung Sunda Kelapa berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat pun merasa lebih nyaman saat berbelanja takjil untuk berbuka puasa, sekaligus memperkuat suasana Ramadhan yang damai, aman, dan penuh kebersamaan di wilayah Menteng, Jakarta Pusat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polsek Metro Menteng Tebar Kepedulian Ramadhan, Bagikan Nasi Siap Saji Untuk Warga Cikini


Jakarta Pusat - Dalam rangka menghidupkan semangat Ramadan Suci dan memperkuat nilai kepedulian sosial, Polsek Metro Menteng melaksanakan kegiatan Ramadhan Suci Polri Berbagi dengan membagikan nasi siap saji kepada masyarakat. Kegiatan ini digelar di kawasan Pasar Kembang Cikini, tepatnya di Jalan Pegangsaan Timur, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, menyasar warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Sabtu (21/2/2026)

Kegiatan sosial tersebut dipimpin oleh Kapolsubsektor Menteng Tenggulun, Aiptu Rusdi Imanuel, didampingi Aiptu Jaka Widada, Aipda Firmansyah, dan Bripka Gojali. Dengan penuh kehangatan, para personel turun langsung ke lapangan membagikan 50 boks nasi siap saji kepada masyarakat. Aksi ini disambut antusias oleh warga, khususnya para pekerja harian dan pedagang yang beraktivitas di sekitar pasar.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E. P. Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan Polri Berbagi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum tepat untuk berbagi kebaikan, menumbuhkan empati, dan mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan warga.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Metro Menteng untuk terus hadir, melayani, dan mengayomi masyarakat. Ia berharap, pembagian nasi siap saji ini dapat meringankan beban warga sekaligus menghadirkan kebahagiaan sederhana saat berbuka puasa.

Melalui kegiatan Ramadhan Suci Polri Berbagi, Polsek Metro Menteng menegaskan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, menebar kebaikan, serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Menteng dan sekitarnya selama bulan suci Ramadan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)