View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Jumat, 27 Maret 2026

Bareskrim Rampungkan Kasus Judi Online, Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar Segera Dilimpahkan ke Jaksa

Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian daring berskala besar. Berkas perkara yang menjerat sejumlah tersangka telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Kasus ini bermula dari Laporan Polisi Nomor LP/A/20/VI/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 5 Juni 2025. Dalam proses penyidikan, aparat menetapkan beberapa tersangka yang terbagi dalam tiga berkas perkara, yakni tersangka berinisial M.N.F. (Berkas I), Q.F. dkk. (Berkas II), serta W.K. (Berkas III).

Kepastian kelengkapan berkas tersebut tertuang dalam tiga surat dari Kejaksaan Agung RI tertanggal 13 Maret 2026, yang menyatakan hasil penyidikan telah memenuhi syarat formil dan materiil.

Kasubdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri, KBP Rizki Prakoso, mengatakan bahwa dengan dinyatakannya berkas perkara lengkap, proses hukum kini memasuki tahap penyerahan tersangka dan barang bukti.

“Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21, kami akan segera melaksanakan tahap II berupa penyerahan tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum. Total barang bukti yang akan diserahkan berupa uang sebesar Rp55 miliar yang merupakan hasil dari aktivitas perjudian daring,” ujar KBP Rizki.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan JPU guna memastikan proses pelimpahan berjalan lancar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Rencananya, penyerahan tersangka dan barang bukti akan dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, KBP Rizki menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas praktik perjudian online yang dinilai meresahkan masyarakat serta berpotensi merusak tatanan sosial dan ekonomi.

Dengan dilimpahkannya perkara ke tahap penuntutan, diharapkan proses peradilan dapat segera berjalan dan memberikan kepastian hukum bagi para tersangka serta keadilan bagi masyarakat.

PERKUAT DIPLOMASI MARITIM, TNI AL KRI CANOPUS-936 LAKSANAKAN COURTESY CALL DI LAS PALMAS

Jalesveva Jayamahe-
Jakarta, 27 Maret 2026- Dalam rangka mempererat hubungan diplomasi maritim, Komandan KRI Canopus-936 yang merupakan Kapal Bantu Hidro-Oseanografi terbaru milik TNI AL melaksanakan kunjungan kehormatan (Courtesy Call) kepada Admiral in Chief of the Canary Island Naval Command di Las Palmas, Gran Canaria, Spanyol, Pekan kemarin.

KRI Canopus-936 sebelumnya telah menyelesaikan pelayaran Etape I dari Lemwerder, Jerman menuju Las Palmas, Spanyol, dengan melintasi Laut Utara, Selat Inggris, Teluk Biscay, dan Samudra Atlantik Utara. Setelah menempuh pelayaran selama tujuh hari, kapal perang TNI AL tersebut akhirnya sandar di dermaga Las Palmas. Gran Canaria sendiri merupakan pulau yang terletak di lepas pantai barat laut Afrika dan menjadi bagian dari Provinsi Las Palmas, wilayah otonom Spanyol di Samudra Atlantik.

Selama dua hari sandar sebelum melanjutkan pelayaran Etape II menuju Lagos, Nigeria, prajurit KRI Canopus-936 melaksanakan pemantapan kondisi teknis meliputi permesinan, sistem kapal, serta kesiapan persenjataan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional kapal dalam melanjutkan pelayaran berikutnya.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Komandan KRI Canopus-936 Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W., S.T., M.Sc., M.Tr.Opsla melaksanakan Courtesy Call kepada Komandan Pangkalan Angkatan Laut Spanyol di Gran Canaria dan diterima langsung oleh Rear Admiral Santiago de Colsa Trueba selaku Admiral in Chief of the Canary Island Naval Command, didampingi sejumlah perwira staf.

Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat, sederhana, dan komunikatif sebagai wujud penguatan kerja sama serta diplomasi maritim antara Indonesia dan Spanyol. Dalam kesempatan tersebut, pihak Angkatan Laut Spanyol menyampaikan apresiasi atas kunjungan KRI Canopus-936 di Las Palmas serta memberikan ucapan selamat melanjutkan pelayaran hingga kembali ke Indonesia. Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cendera mata.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam upaya memperkuat diplomasi maritim serta meningkatkan peran aktif TNI Angkatan Laut dalam membangun kerja sama internasional.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Polda Metro Jaya Gelar Jumat Peduli, Bagikan Sembako kepada Masyarakat

Jakarta - Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jumat Peduli dengan membagikan bantuan sosial kepada masyarakat di jalan depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (27/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 paket sembako disalurkan kepada pengemudi ojek online  dan pekerja harian lepas sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pekerja lapangan yang sehari-hari beraktivitas di wilayah Ibu Kota.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kegiatan Jumat Peduli merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk terus berbagi dan mempererat kedekatan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan Jumat Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk berbagi serta memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit membantu kebutuhan saudara-saudara kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, program Jumat Peduli juga menjadi bagian dari komitmen Polda Metro Jaya untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membangun hubungan yang semakin dekat antara Polri dan warga.

Salah satu pengemudi ojol yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan Polda Metro Jaya. Ia menyebut bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para pengemudi yang setiap hari bekerja di jalan.

“Salam satu aspal. Kami dari pengemudi ojol Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Metro Jaya dan jajaran atas bantuan sembako yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja di jalan. Kami juga siap ikut menjaga Jakarta serta terus bersinergi bersama Polri. Terima kasih,” ujarnya.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11


Makassar - Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/D.II Lanud Sultan Hasanuddin Ny. Betty Arifaini Nur Dwiyanto, menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Skadron Udara 11 yang dilaksanakan di Apron Shelter Skadron Udara 11, Makassar, Jumat (27/3/2026).

Upacara Sertijab dipimpin oleh Komandan Grup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto, S.Sos., yang secara resmi menyerahkan jabatan Komandan Skadron Udara 11 dari Letkol Pnb Dika “Kingkong” Mahendra PK kepada Letkol Pnb Rahman "Frostwolf" Fauzi.

Dalam sambutannya, Komandan Grup 3 Tempur menyampaikan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Udara bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari dinamika pembinaan organisasi yang memiliki makna strategis. Momentum ini mencerminkan kesinambungan kepemimpinan, pembinaan personel, serta upaya berkelanjutan dalam menjaga dan meningkatkan kesiapan operasional satuan. 

Lebih lanjut disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Letkol Pnb Dika Mahendra PK atas dedikasi, integritas, serta pengabdian selama memimpin Skadron Udara 11. Di bawah kepemimpinannya, satuan dinilai berhasil menunjukkan capaian yang membanggakan, dengan kesiapan operasional yang terpelihara, disiplin prajurit yang terjaga, serta semangat korps yang terus meningkat. 

Kepada pejabat baru, Letkol Pnb Rahman Fauzi, Komandan Grup 3 Tempur menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan bahwa amanah jabatan menuntut tanggung jawab, integritas, dan keteladanan dalam kepemimpinan, serta keyakinan bahwa dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, Skadron Udara 11 akan semakin maju dan berprestasi. 

Dalam arahannya, Komandan Grup 3 Tempur juga menekankan pentingnya profesionalisme dan budaya safety sebagai landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Disiplin dan kepatuhan terhadap standar operasional harus dijunjung tinggi, disertai dengan penumbuhan generative safety culture guna menjamin keselamatan personel maupun alutsista. Selain itu, seluruh personel diharapkan terus meningkatkan kompetensi melalui latihan, pendidikan, dan penguasaan teknologi di tengah dinamika perkembangan pertahanan yang semakin kompleks. 

Mengakhiri sambutannya, Komandan Grup 3 Tempur mengajak seluruh personel Skadron Udara 11 untuk menyambut kepemimpinan baru dengan semangat kebersamaan dan keterbukaan, serta menjadikan momentum pergantian kepemimpinan sebagai penguat soliditas guna mewujudkan satuan yang lebih siap, tangguh, dan adaptif dalam menghadapi tugas ke depan. (Pen Lanud Sultan Hasanuddin)

Arus Balik Usai Lebaran, Polsek Metro Menteng Siaga Amankan Bundaran HI

Jakarta Pusat - Pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 H, aktivitas masyarakat di kawasan pusat ibu kota kembali meningkat, khususnya di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat. Mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, jajaran Polsek Metro Menteng melaksanakan pengamanan intensif melalui Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Jaya 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapospam IPtu Agung Sukiswo dengan perkuatan 11 personel. Jumat (27/3/2026)

Kawasan Bundaran HI yang merupakan ikon Jakarta sekaligus pusat perlintasan utama kendaraan dan aktivitas warga menjadi salah satu titik prioritas pengamanan pasca Lebaran. Arus balik masyarakat yang kembali beraktivitas di ibu kota serta meningkatnya kunjungan warga ke ruang publik menjadikan kawasan ini membutuhkan pengawasan ekstra dari aparat kepolisian.

Dalam pelaksanaan tugasnya, personel Polsek Metro Menteng yang bertugas di Pos Pam Bundaran HI melakukan pengamanan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas di sepanjang Jalan MH Thamrin, patroli dialogis, hingga pemantauan situasi kamtibmas di sekitar lokasi. Selain itu, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, menjaga barang bawaan, serta mematuhi peraturan lalu lintas.

Kapospam IPtu Agung Sukiswo menyampaikan bahwa pihaknya tetap mengedepankan kesiapsiagaan personel dalam menjaga situasi keamanan, meskipun masa puncak Lebaran telah berlalu.

“Kami bersama 11 personel tetap siaga melaksanakan pengamanan di kawasan Bundaran HI pasca libur Lebaran. Fokus kami adalah menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” ujar IPtu Agung Sukiswo.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa Operasi Ketupat Jaya 2026 tidak hanya berfokus pada arus mudik dan perayaan Lebaran, tetapi juga pada masa arus balik yang memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi.

“Kami terus menempatkan personel di titik-titik strategis, termasuk Bundaran HI, guna memastikan keamanan masyarakat serta kelancaran arus lalu lintas pasca Lebaran. Kehadiran anggota Polri di lapangan merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin dalam berlalu lintas, menjaga ketertiban umum, serta meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat pengamanan di wilayah hukum Polsek Metro Menteng, khususnya di titik-titik keramaian yang kembali dipadati masyarakat pasca libur Lebaran.

“Kami memastikan seluruh personel yang bertugas di Pos Pam Bundaran HI melaksanakan tugas dengan optimal dan penuh tanggung jawab. Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Menteng,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan pengamanan yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan ini, diharapkan situasi di kawasan Bundaran HI dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada masa arus balik pasca perayaan Idulfitri.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polda Metro Jaya Siapkan 1.300 Personel Amankan FIFA Series 2026 di GBK

Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan 1.300 personel gabungan untuk mengamankan gelaran FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).

Pengamanan dilakukan pada dua laga internasional, yakni Solomon vs Bulgaria pukul 15.30 WIB dan Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis pukul 20.00 WIB. Kekuatan personel terdiri dari 1.134 Polri, 70 TNI, dan 96 Pemda, serta didukung 703 steward di dalam stadion.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan difokuskan secara menyeluruh, tidak hanya di dalam stadion, tetapi juga di area sekitar GBK hingga jalur kedatangan dan kepulangan penonton. Aparat juga disiagakan di lokasi penginapan pemain dan official guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari kepadatan penonton, penggunaan tiket tidak sah, hingga potensi gangguan oleh oknum supporter. “Kami mengimbau kepada masyarakat dan supporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan nyaman,” ujarnya.

Terkait lalu lintas, Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan, khususnya saat arus kedatangan dan kepulangan penonton. Masyarakat yang tidak berkepentingan juga diimbau menghindari kawasan GBK guna mengurangi kepadatan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Dua WN Liberia Ditangkap Terkait Penipuan Modus Black Dollar di Jakbar

Jakarta – Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat mengamankan dua warga negara asing asal Liberia terkait kasus dugaan penipuan dengan modus black dollar. Kedua tersangka saat ini telah ditahan dan proses penyidikan masih terus berjalan.

Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari korban yang juga merupakan warga negara asing asal Korea. Para pelaku diduga menggunakan modus penipuan dengan meyakinkan korban bahwa uang black dollar dapat diubah menjadi dolar asli.

“Yang bersangkutan diamankan karena melakukan tindak pidana penipuan terhadap seorang warga negara asing juga dari Korea dengan modus black dollar,” kata Kompol Andaru Rahutomo di Lobby Gedung Bidhumas Polda Metro Jaya, Jumat (27/3/2026).

Andaru menjelaskan, kedua tersangka telah menjalani penahanan sejak 18 Maret 2026. Sementara itu, penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat masih mendalami secara rinci modus operandi, peran masing-masing pelaku, serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara tersebut.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu botol cairan yang menurut keterangan tersangka digunakan sebagai sarana untuk meyakinkan korban. Cairan itu disebut dapat mengubah black dollar menjadi dolar asli.

“Dari barang bukti, ada satu botol cairan yang menurut dari tersangka digunakan sebagai sarana untuk menipu korban. Nah, itulah yang digunakan untuk memanipulasi korban sehingga korban mau menyerahkan uang,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan beberapa koper dan brankas yang diduga digunakan sebagai sarana dalam menjalankan aksi penipuan tersebut. Namun, detail lengkap mengenai barang bukti dan konstruksi perkara masih akan disampaikan lebih lanjut setelah proses penyidikan rampung.

Menurut Andaru, laporan polisi dibuat pada 8 Maret 2026. Adapun peristiwa dugaan penipuan itu sendiri terjadi pada rentang September hingga Desember 2025. Korban disebut baru menyadari telah menjadi korban penipuan dan kemudian melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Barat.

Kedua pelaku diketahui diamankan di sebuah restoran Korea di wilayah Jakarta Selatan. Hingga saat ini, korban yang tercatat membuat laporan baru satu orang, sementara total kerugian masih dalam proses penghitungan oleh penyidik.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini akan disampaikan secara resmi oleh Polres Metro Jakarta Barat dalam waktu dekat setelah seluruh proses penyidikan dinyatakan siap untuk dirilis.