View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 17 Januari 2026

Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang, Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga

Aceh Tamiang — Kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat terdampak bencana banjir kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.  Tim BKO Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Jumat, (16/1/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Pondok Pesantren Hidayah Raudatun Najah, Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, serta Desa Bukit Seulema, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Sejak pagi hari, tim medis Polri memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada warga dengan penuh empati dan ketelatenan.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, selaku Dokter Ahli Bidokkes Polda Metro Jaya, bersama anggota Tim BKO PMJ.

Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga diberikan vitamin guna menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi lingkungan pascabencana yang rentan terhadap berbagai penyakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tercatat sebanyak 80 orang masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, dengan keluhan yang didominasi penyakit pascabanjir seperti ISPA sebanyak 20 pasien, dispepsia 20 pasien, dermatitis 10 pasien, hipertensi 5 pasien, low back pain 6 pasien, rematik 4 pasien, cephalgia 4 pasien, konjungtivitis 3 pasien, diare 3 pasien, sakit gigi 2 pasien, diabetes melitus 2 pasien, serta 1 pasien suspek TB.

Salah seorang warga penerima layanan, Ibu Nurjanah, warga Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, tampak terharu saat menerima pemeriksaan kesehatan langsung di desanya. “Kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih. Hanya Tuhan yang dapat membalasnya. Di saat kondisi seperti ini, kehadiran polisi dan dokter sangat berarti bagi kami,” ungkap Ibu Nurjanah dengan suara bergetar.

Dokter yang memimpin pelayanan di lapangan, dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga selama masa pemulihan pascabencana. “Pascabanjir, risiko penyakit cukup tinggi. Oleh karena itu kami melakukan pemeriksaan menyeluruh, pemberian obat dan vitamin, serta edukasi kesehatan agar masyarakat tetap waspada dan segera mendapatkan penanganan bila muncul keluhan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan langsung ke lokasi warga dilakukan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara merata, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran negara melalui Polri, tidak hanya dalam penanganan darurat bencana, tetapi juga dalam memastikan aspek kesehatan masyarakat tetap terjaga. Kehadiran tim medis Polri disambut dengan rasa syukur dan antusias oleh warga, sebagai bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polri berharap kondisi kesehatan masyarakat terdampak banjir di wilayah Aceh Tamiang dan Aceh Timur dapat terus terpantau, sekaligus mendukung percepatan pemulihan kehidupan sosial dan kesehatan pascabencana.

Percepat Pemulihan Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diterjunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 di Aceh Tamiang

Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Sebanyak 283 taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi diberangkatkan untuk mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026.

Ratusan Taruna Akpol tersebut akan bergabung bersama taruna dan kadet dari berbagai lembaga pendidikan kedinasan lainnya untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, dengan fokus utama di Kabupaten Aceh Tamiang.

Keikutsertaan Taruna Akpol dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah pascabencana, sekaligus implementasi peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penugasan taruna dalam Latsitarda Nusantara menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Keikutsertaan 283 Taruna Akpol dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam membantu masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana. Para taruna akan terjun langsung membantu kegiatan pemulihan di Aceh Tamiang sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penting pembentukan karakter calon perwira Polri agar semakin peka dan responsif terhadap persoalan sosial di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, para taruna tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga belajar membangun empati, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat. Inilah nilai-nilai utama yang ingin ditanamkan kepada calon pemimpin Polri di masa depan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan di lapangan, para Taruna Akpol akan terlibat langsung dalam berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat terdampak bencana.

Brigjen Pol Trunoyudo menjelaskan bahwa para taruna akan melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang mengalami dampak psikologis akibat bencana, membantu membersihkan lingkungan permukiman, serta ikut membangun dan merehabilitasi fasilitas umum yang rusak.

“Mereka akan terlibat dalam kegiatan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak. Selain itu, para taruna juga akan membantu membersihkan dan memperbaiki tempat ibadah, fasilitas pendidikan, serta infrastruktur lainnya, serta kantor-kantor kepolisian yang terdampak bencana banjir agar dapat kembali melayani kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat normalisasi kehidupan sosial di Aceh Tamiang.

“Peran aktif para taruna ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana. Ini adalah wujud nyata bakti Polri untuk negeri,” lanjut Karopenmas.

Pemberangkatan para Taruna Akpol diawali dengan Upacara Pembukaan dan Pembentukan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 yang dipimpin oleh Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha di Dermaga Samudera II Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Sabtu (17/1/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri, para pimpinan lembaga pendidikan kedinasan, serta pejabat TNI-Polri wilayah Jawa Tengah, termasuk Wakapolda Jawa Tengah.

Selain Taruna Akpol, kegiatan ini juga diikuti oleh taruna dan kadet dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) dengan total peserta mencapai 1.456 orang.

Selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 17 Januari hingga 17 Februari 2026, para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di lokasi bencana, baik kegiatan fisik maupun nonfisik sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.

Usai upacara, para taruna diberangkatkan menuju wilayah sasaran menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Calang-524, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga KRI tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, untuk selanjutnya bergerak ke lokasi penugasan di Aceh Tamiang.

Melalui Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini, Polri berharap para Taruna Akpol mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus semakin memperkokoh semangat pengabdian, soliditas, dan kemanunggalan Polri dengan rakyat.

Polsek Bekasi Barat Ibadah Pemandirian Gereja Kristen Jawa Harapan Indah Jakasampurna Bekasi Barat

 Bekasi Kota- Polsek Bekasi Barat Bhabinkmtibmas kelurahan Jakasampurna Aiptu Sulistanto bersama dengan anggota dan keamanan pada alamat tersebut diatas gabung dengan pak Agus cs.
Jl. Jatiluhur Raya komp pengairan RT.01/13  Kelurahan Jakasampurna Kecamatan Bekasi kota kota Bekasi.Sabtu(17/01/26).

Dalam melaksanakan monitoring atau pemantauan kegiatan gereja Kristen Jawa dalam rangka ibadah Pemandirian Gereja Kristen Jawa  Harapan Indah.

Bhabinkmtibmas Polsek Bekasi Barat monitoring acara Gereja Kristen Jawa untuk meliat langsung secara aman dan kondusif di wilayah tersebut.

Gereja Kristen Jawa dan ibadah di Bekasi Barat GKJ Bekasi
Gereja Kristen Jawa (GKJ) di Bekasi Barat — salah satu jemaat utama GKJ di wilayah ini.

Ibadah rutin Minggu pagi pukul 09.00 WIB (laporan kegiatan ibadah jemaat GKJ Bekasi Barat Bekasi Kota.

Polda Banten Pastikan Pertandingan Liga 2 Pegadaian di BIS Berjalan Aman dan Tertib

Serang –  Polda Banten bersama Polresta Serang Kota melaksanakan pengamanan pertandingan Liga 2 Pegadaian Championship Tahun 2025/2026 antara Adhyaksa FC Banten melawan Sumsel United FC yang digelar di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, Sabtu (17/01).

Ratusan personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan yang melibatkan unsur Polda Banten dan Polresta Serang Kota, dengan pengamanan mulai dari pengamanan jalur, pintu masuk stadion, area tribun penonton, pintu VIP, hingga pengamanan internal stadion. Selain itu, turut disiagakan personel kesehatan, unit K-9, Dalmas, Brimob, serta pengamanan tertutup dan terbuka.

Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno, selaku Waka Opswil menjelaskan bahwa seluruh personel telah diarahkan untuk melaksanakan tugas secara profesional dan humanis. “Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penonton, pemain, ofisial, serta masyarakat sekitar. Kami telah menyiapkan pola pengamanan terpadu, mulai dari sterilisasi lokasi, dan pengamanan pintu masuk,” ujar AKBP Winarno.

Ia juga menegaskan bahwa personel pengamanan tidak dibekali senjata api dan mengedepankan pendekatan persuasif serta humanis dalam pelaksanaan tugas, sesuai dengan ketentuan pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga.
“Kami mengimbau kepada para suporter agar tetap menjaga ketertiban, tidak membawa barang-barang terlarang, serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia dan petugas. Mari kita jadikan pertandingan ini sebagai ajang sportivitas dan hiburan yang aman,” tambahnya.

Polda Banten berharap dengan pengamanan maksimal yang dilakukan, pertandingan Liga 2 Pegadaian Championship tersebut dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta memberikan citra positif bagi dunia olahraga dan keamanan di wilayah hukum Polda Banten (Bidhumas).

Babinsa Koramil Kokonao Jadikan Komsos Sebagai Media Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan

Timika - Guna menciptakan kedekatan bersama warga di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1710-01/Kokonao, Kodim 1710/Mimika Sertu Federik Sada melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat di Kp. Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kab. Mimika, Sabtu (17/01/2026).

Sertu Sada menjelaskan kegiatan Komsos adalah salah satu media Babinsa untuk mengenal warganya lebih dekat lagi dan sebagai sarana silaturahmi kepada warga binaannya agar warga menjadi lebih dekat dan akrab dengan Babinsa. Selain itu kegiatan Komsos ini bertujuan untuk mencari informasi dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah desa binaan.

“Kegiatan Komsos ini dilakukan karena sudah menjadi tugas pokok sebagai seorang Babinsa yang senantiasa melaksanakan Komsos untuk mencari informasi dan sebagai sarana bersilaturahmi kepada warga supaya lebih dekat dan bisa menjalin kebersamaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sertu Sada menambahkan bahwa kegiatan Komsos juga dapat mencerminkan Kemanunggalan TNI khususnya Babinsa bersama masyarakat sehingga jika dilaksanakan secara rutin maka akan tercipta suasana yang harmonis dalam setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan. (Pendim 1710/Mimika)

Patroli Gabungan Brimob–Polres Jaktim Gagalkan Tawuran dan Balap Liar Dini Hari; Celurit dan Panah Disita

Jakarta — Patroli g,abungan Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan rencana aksi tawuran dan balap liar di sejumlah titik rawan Jakarta Timur, Jumat hingga Sabtu dini hari (16–17/1/2026).

Patroli preventif tersebut menyasar kawasan yang kerap menjadi lokasi potensi gangguan kamtibmas pada jam rawan. Dalam kegiatan itu, petugas mendapati beberapa kelompok pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran dan balap liar, sehingga langsung dilakukan tindakan pencegahan di lapangan.

Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya empat unit sepeda motor, satu celurit, satu panah, satu stik golf, satu selang, satu gayung berisi air keras, serta tiga unit handphone. Seluruh barang bukti beserta para pemuda yang terlibat kemudian diserahkan kepada kepolisian setempat untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan patroli gabungan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Setiap potensi gangguan keamanan harus dicegah sejak dini. Kehadiran Brimob bersama unsur kewilayahan merupakan bentuk pelayanan Polri agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Kombes Henik dalam keterangannya.

Ia menambahkan patroli terpadu akan terus digelar secara rutin guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Hingga saat ini, kondisi keamanan di wilayah Jakarta Timur terpantau aman dan terkendali.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Bersama Patroli Tiga Pilar Menteng Amankan Perbatasan Kwitang–Kalipasir

Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng melaksanakan patroli tiga pilar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya tawuran warga serta berbagai kerawanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari. Kegiatan patroli ini dipusatkan di wilayah perbatasan Kwitang–Kalipasir, Menteng, Jakarta Pusat, yang dinilai memiliki tingkat kerawanan dan membutuhkan pengawasan intensif dari aparat keamanan. Sabtu (17/1/2026).

Patroli tiga pilar tersebut dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Iptu Agung Sukiswo dengan melibatkan unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah. Sinergitas antarinstansi ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Menteng dan sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan patroli secara mobile dan stasioner di sepanjang jalur perbatasan Kwitang–Kalipasir, kawasan pemukiman warga, serta titik-titik yang dinilai rawan dijadikan lokasi berkumpulnya remaja pada malam hari. Petugas melakukan pemantauan situasi lingkungan, pengawasan terhadap aktivitas masyarakat, serta antisipasi terhadap kejahatan jalanan dan potensi tawuran warga.

Selain patroli pengamanan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga sekitar dan pengguna jalan. Masyarakat diajak untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan atau indikasi gangguan kamtibmas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli tiga pilar merupakan langkah preventif yang terus digencarkan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. “Kehadiran aparat secara terpadu di wilayah-wilayah rawan bertujuan untuk mencegah tawuran warga dan menekan potensi kejahatan malam hari. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Bambang Santoso menyampaikan bahwa patroli tiga pilar akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. “Wilayah perbatasan seperti Kwitang–Kalipasir menjadi perhatian khusus karena memiliki potensi kerawanan. Dengan patroli tiga pilar ini, kami berharap situasi wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Melalui patroli tiga pilar yang dipimpin oleh Iptu Agung Sukiswo di perbatasan Kwitang–Kalipasir ini, Polsek Metro Menteng menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Upaya preventif ini diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Menteng dan sekitarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)