View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Senin, 19 Januari 2026

Hari Ketiga Pencarian Pesawat ATR 42-500, Lanud Sultan Hasanuddin Kembali Kerahkan Helikopter Caracal

Makassar - Memasuki hari ketiga pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sultan Hasanuddin kembali mengerahkan helikopter H-225M Caracal untuk melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi, Senin (19/1/2026).

Sebelumnya, TNI Angkatan Udara telah mengerahkan pesawat Boeing 737 Intai Strategis dari Skadron Udara 5 untuk melaksanakan misi air surveillance di kawasan jatuhnya pesawat. Kegiatan pengintaian udara tersebut bertujuan memperkuat pemetaan area, memantau kondisi medan, serta mendukung penentuan titik-titik prioritas pencarian di wilayah pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., memimpin langsung briefing penerbangan sebelum pelaksanaan misi. Dalam arahannya, Danlanud menekankan pentingnya keselamatan terbang dan keselamatan personel di lapangan sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan operasi SAR.

“Keselamatan personel dan awak pesawat adalah yang utama. Laksanakan tugas sesuai prosedur, jaga komunikasi, serta perhatikan kondisi cuaca dan medan. Keberhasilan misi harus sejalan dengan penerapan safety yang ketat,” tegas Marsma Arifaini.

Usai briefing, Danlanud Sultan Hasanuddin melaksanakan pengecekan kesiapan pesawat dan crew helikopter H-225M Caracal juga kesiapan personel tim SAR dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dan Basarnas berikut peralatan pendukung misi SAR yang disiapkan untuk diterjunkan ke lokasi pencarian.

Helikopter H-225M Caracal dioptimalkan untuk melaksanakan pengamatan udara, mobilisasi personel dan logistik, serta mendukung proses evakuasi. Namun demikian, upaya penerjunan tim SAR ke titik jatuhnya pesawat masih sangat bergantung pada perkembangan kondisi cuaca di sekitar Pegunungan Bulusaraung yang berubah cepat dan mempengaruhi visibilitas serta keselamatan penerbangan.

TNI Angkatan Udara menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan maksimal dalam operasi pencarian dan evakuasi hingga seluruh tahapan penanganan dapat diselesaikan, melalui sinergi terpadu bersama Basarnas dan unsur terkait lainnya. (Pen Lanud Sultan Hasanuddin)

Sentuhan Kemanusiaan di Pos Sinak: Brimob Hadir Menjaga Kesehatan dan Harapan Warga

SINAK - Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah Pos Sinak, kehadiran personel Brimob Polri (11/01/26) menjadi fase harapan bagi masyarakat setempat. Tidak sekadar menjalankan tugas pengamanan, pasukan Brimob menunjukkan wujud nyata pengabdian melalui pelayanan kesehatan langsung kepada warga, mulai dari pemberian obat anti nyeri, vitamin, hingga antibiotik sesuai kebutuhan medis.

Dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati, personel Brimob melayani warga secara menyeluruh, khususnya anak-anak dan para lansia yang rentan terhadap gangguan kesehatan. Setiap interaksi dilakukan dengan sikap ramah dan profesional, mencerminkan komitmen Brimob dalam menjunjung nilai-nilai kemanusiaan di daerah penugasan.

Kegiatan ini bukan hanya bagian dari pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi jembatan sosial yang mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Kehadiran Brimob di tengah warga menghadirkan rasa aman yang utuh, tidak hanya melalui penjagaan stabilitas wilayah, tetapi juga melalui perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, yakni kesehatan.

Salah satu warga berinisial A, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian tersebut. Ia menuturkan bahwa perhatian yang diberikan personel Brimob membuat masyarakat merasa tidak sendiri. “Kami merasa diperhatikan. Brimob datang bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga peduli dengan kesehatan kami. Ini sangat berarti, terutama bagi orang tua dan anak-anak di kampung,” ujarnya dengan haru.

Melalui kegiatan ini, Brimob Polri menegaskan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Di Pos Sinak, pengabdian itu hadir dalam bentuk sederhana namun bermakna, menyentuh langsung kehidupan warga dan menumbuhkan kepercayaan yang kuat antara aparat dan masyarakat.

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Wakapolres Jakbar Ajak Personel Perkuat Disiplin dan Integritas

Jakarta Barat-Polres Metro Jakarta Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Metro Jakarta Barat, pada Senin, 19/1/2026. 

Kegiatan ini diikuti oleh 149 personel Polres Metro Jakarta Barat sebagai wujud refleksi dan penguatan komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., Ph.D., memimpin langsung jalannya upacara. 

Dalam amanatnya, Wakapolres menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran moral, kedisiplinan, serta tanggung jawab setiap insan Bhayangkara.

“Upacara ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana refleksi bersama atas tugas dan tanggung jawab kita sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat,” ujar Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolres mengajak seluruh personel Polri dan ASN untuk senantiasa memantapkan komitmen dalam menjaga keamanan dalam negeri sebagai bagian dari tugas utama Polri. 

Ia menekankan pentingnya sikap profesional, transparan, dan akuntabel dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menghindari segala bentuk perilaku yang dapat mencoreng nama baik institusi.

Selain itu, Wakapolres juga menyampaikan kesiapan Polri dalam mendukung penuh program dan kebijakan pemerintah, termasuk mengawal misi besar Presiden Republik Indonesia melalui Asta Cita, salah satunya dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disiapkan di seluruh wilayah jajaran.

Menutup amanatnya, Wakapolres menegaskan pentingnya menjunjung tinggi Kode Etik Polri sebagai kristalisasi nilai-nilai Pancasila, Tribrata, dan Catur Prasetya, yang menjadi pedoman dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara.

Upacara berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan semangat Polres Metro Jakarta Barat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan ketulusan dan dedikasi.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Emak-emak Hingga Nakes Naik Perahu Karet Brimob Sebrangi Banjir

Bekasi — Tim SAR Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengevakuasi warga terdampak banjir di kawasan Villa Kencana, Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1/2026). Selain evakuasi, personel Brimob juga mengantar tenaga medis beserta obat-obatan dari puskesmas menuju lokasi pengungsian.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 09.40 WIB di bawah pimpinan Ipda Evan Budi Setiawan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet karena genangan air masih merendam permukiman warga. Sejumlah perempuan dan anak-anak menjadi prioritas evakuasi untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan pengerahan personel dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, kehadiran Brimob tidak hanya fokus pada evakuasi, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

“Personel Tim SAR Batalyon D Pelopor kami kerahkan untuk membantu evakuasi warga sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, khususnya bagi masyarakat yang berada di lokasi pengungsian,” ujar Kombes Pol. Henik Maryanto.

Selain evakuasi warga, personel Brimob turut mengantar tenaga medis dan obat-obatan dari puskesmas agar pelayanan kesehatan tetap dapat diberikan meskipun akses jalan terputus akibat banjir.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Ia juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan.

“Apabila membutuhkan bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi call center 110. Polri siap hadir memberikan pelayanan dan pertolongan,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya memastikan akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan banjir di wilayah Bekasi hingga kondisi dinyatakan aman.

Polda Metro Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis di Jaksel, Potensi Menghasilkan Tembakau Sintetis Senilai 2 Miliar Rupiah

Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine lab narkotika jenis tembakau sintetis yang beroperasi secara tertutup di wilayah Jakarta Selatan. Seorang pria berinisial R (25) diamankan dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis (8/1/2026) malam.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di sebuah penginapan di kawasan Jagakarsa. Menindaklanjuti informasi itu, tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan hingga mengamankan tersangka di kamar nomor 4A Reddorz Premium Near Stasiun Lenteng Agung, Jalan Gandaria I, Jagakarsa, Jakarta Selatan, sekitar pukul 22.55 WIB.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan untuk memproduksi tembakau sintetis. Barang-barang tersebut disimpan di area dapur dalam sebuah paper bag berwarna putih.

> "Mengamankan 1 orang tersangka inisial R di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan” kata Plt. Kanit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Iptu Ahmad Huda, saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain 23 botol spray bibit tembakau sintetis 500 mililiter, tembakau sintetis dengan berat brutto 206 gram, dan gelas pengukur cairan . Polisi juga menyita kertas papir dan dua pak tembakau yang diduga digunakan dalam proses peracikan.

Berdasarkan analisa dan perhitungan awal, barang bukti serta bahan baku yang diamankan tersebut apabila diproses dan disemprotkan menggunakan cairan sintetis, diperkirakan dapat menghasilkan tembakau sintetis siap edar dengan berat mencapai sekitar 2.000 gram atau 2 kilogram, senilai Rp2 miliar.

> "Bahan spray tersebut jika di semprotkan berpotensi menghasilkan tembakau sintetis 2000 gram / 2kg senilai 2 Miliar Rupiah” ujar Iptu Ahmad Huda.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok dan peredaran tembakau sintetis tersebut.

Polda Metro Bongkar Peredaran 4.395 Obat Berbahaya tanpa Izin Edar di Jagakarsa, 1 Orang Turut diamankan

Jakarta — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran psikotropika jenis obat-obatan di wilayah Jakarta Selatan. Seorang pria berinisial J (30) diamankan saat menjaga sebuah toko yang di kamuflase menjual plastik di kawasan Jagakarsa, Minggu (18/1/2026) malam.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah toko yang berlokasi di Jalan Mochammad Kahfi II, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan ribuan butir obat-obatan yang diduga keras termasuk psikotropika dan diedarkan tanpa izin.

Dalam pengungkapan itu, petugas menyita barang bukti berupa 1.255 butir tramadol, 1.340 butir heximer, 106 butir calmlet alprazolam 1 mg, serta 1.694 butir trihex.
serta 1 Unit Handphone dan Uang hasil penjualan sebesar 11 Juta rupiah

Kanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Rumangga, menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran obat terlarang di wilayah tersebut.

"Mengamankan 1 orang pelaku inisial J dan 4.395 butir psikotropika obat berbahaya tanpa izin edar di Jagakarsa ” ujar Kanit 4 Subdit 3 AKP Rumangga, Senin (19/1/2026).

Saat ini barang bukti dan tersangka telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Banjir di Cikarang, Brimob Evakuasi Gendong Lansia*Polda Metro Bongkar Peredaran 4.395 Obat Berbahaya tanpa Izin Edar di Jagakarsa, 1 Orang Turut diamankan*Jakarta — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran psikotropika jenis obat-obatan di wilayah Jakarta Selatan. Seorang pria berinisial J (30) diamankan saat menjaga sebuah toko yang di kamuflase menjual plastik di kawasan Jagakarsa, Minggu (18/1/2026) malam.Penangkapan dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah toko yang berlokasi di Jalan Mochammad Kahfi II, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan ribuan butir obat-obatan yang diduga keras termasuk psikotropika dan diedarkan tanpa izin.Dalam pengungkapan itu, petugas menyita barang bukti berupa 1.255 butir tramadol, 1.340 butir heximer, 106 butir calmlet alprazolam 1 mg, serta 1.694 butir trihex.serta 1 Unit Handphone dan Uang hasil penjualan sebesar 11 Juta rupiahKanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Rumangga, menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran obat terlarang di wilayah tersebut."Mengamankan 1 orang pelaku inisial J dan 4.395 butir psikotropika obat berbahaya tanpa izin edar di Jagakarsa ” ujar Kanit 4 Subdit 3 AKP Rumangga, Senin (19/1/2026).Saat ini barang bukti dan tersangka telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Bekasi — Tim SAR Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya menunjukkan aksi humanis dengan membantu seorang warga lanjut usia yang meminta dipindahkan dari posko pengungsian kembali ke rumahnya di Jl. Raya Gatot Subroto (Kali Ulu), Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (19/1/2026).

Proses evakuasi dilakukan di tengah kondisi lingkungan yang masih tergenang sisa banjir akibat luapan Kali Ulu. Mengingat kondisi fisik lansia yang terbatas, personel Brimob menggendong langsung warga tersebut untuk memastikan perpindahan berjalan aman dan lancar hingga tiba di rumahnya.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana. “Tim SAR Batalyon D Pelopor kami kerahkan untuk membantu warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia. Anggota di lapangan bertindak cepat dan humanis sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya pada Senin, (19/01/26).

Selain membantu pemindahan lansia dari posko pengungsian, personel Brimob juga melakukan pemantauan kondisi wilayah, membantu warga lainnya, serta berkoordinasi dengan unsur pemerintah daerah guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian. “Apabila membutuhkan bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi call center 110. Polri siap hadir memberikan pelayanan dan pertolongan,” ujarnya.