View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 05 Februari 2026

Negara Turun Tangan, Satgas Saber Kawal Harga Pangan Jelang Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri 2026

JAKARTA – Pemerintah mengerahkan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 2026. Langkah ini ditempuh untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman, cukup, dan harga terkendali, sekaligus mencegah praktik penimbunan dan permainan harga.

Penguatan pengawasan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Satgas Saber Pelanggaran Pangan yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si selaku Ketua Pengarah Satgas Saber. Rakor digelar di Rupat Dittipideksus Bareskrim Polri, Gedung Awaloedin Djamin Mabes Polri, Rabu (4/2/2026).

Rakor ini dihadiri sejumlah pejabat lintas kementerian dan lembaga, di antaranya Sestama Bapanas RI Dr. Drs. Sarwo Edhy, Irjen Kementan Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan, Dirut Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, serta Deputi I KSP Bapanas Dr. I Gusti Ketut Astawa selaku Ketua Pelaksana Satgas. Turut hadir jajaran Kemendagri, Kemendag, pemerintah daerah, serta Satgas daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota secara luring dan daring.

Rakor ini merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Pengamanan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digelar Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada 22 Januari 2026. Rapat tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan menjelang HBKN.

*Awasi Harga dari Hulu ke Hilir*

Ketua Pelaksana Satgas, I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan pembentukan Satgas Saber bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP) di tingkat produsen dan konsumen. 

Selain itu, Satgas juga memastikan keamanan dan mutu pangan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Pengawasan dilakukan secara serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari produsen, distributor, hingga pedagang eceran dan ritel modern.

“Pelaku usaha kami minta patuh pada HET, HPP, dan HAP. Termasuk memastikan mitra distributor tidak memainkan harga di hilir,” tegas Ketut Astawa.

Objek pengawasan Satgas tidak hanya beras, tetapi juga jagung, kedelai, daging sapi dan kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, dan gula konsumsi. Satgas ini dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Bapanas Nomor 4 Tahun 2026.


*Stok Beras Aman, Tak Ada Alasan Harga Naik*

Sementara itu, Sestama Bapanas RI Sarwo Edhy menegaskan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman. Indonesia saat ini telah mencapai swasembada beras dengan stok mencapai 3,4 juta ton.

“Dengan stok berlimpah, tidak ada alasan harga beras dijual di atas HET. Tidak ada impor beras. Yang harus kita jaga adalah stabilitas dan potensi inflasi,” ujarnya.

Ia menginstruksikan Satgas aktif memantau pasar tradisional dan modern, sekaligus mewaspadai pelanggaran keamanan pangan yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.

*Belajar dari Satgas Pengendalian Harga Beras 2025*

Satgas Saber 2026 merupakan kelanjutan Satgas Pengendalian Harga Beras 2025, yang telah melakukan 45.715 kegiatan pemantauan dan memberikan 987 teguran tertulis kepada pelaku usaha. Dampaknya, harga beras medium dan premium berhasil turun dan pada Desember 2025 telah sesuai HET.

Untuk memperkuat partisipasi publik, Satgas membuka Hotline Pengaduan masyarakat melalui WhatsApp di nomor 0853-8545-0833.

*Penegakan Hukum sebagai Langkah Terakhir*

Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono mengapresiasi kinerja Satgas 2025 dan menegaskan kelanjutan tugas Satgas Saber 2026 sebagai amanah besar dari negara dan masyarakat.

“Tujuan utama satgas ini adalah melindungi masyarakat, menjaga keamanan dan mutu pangan menjelang HBKN. Penegakan hukum dilakukan sebagai langkah terakhir, namun tetap tegas bila ditemukan pelanggaran serius,” ujarnya.

Pengawasan akan dilakukan secara berlapis melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif dengan tetap mengedepankan prinsip humanis dan proporsional.

Sebelumnya, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku usaha yang menjual pangan di atas HET.

“Ini perintah Presiden. Stabilkan harga. Tidak boleh ada yang menjual di atas HET. Kalau masih melanggar, Satgas Pangan Polri akan bertindak,” tegas Amran.

Dengan langkah ini, pemerintah memastikan stabilitas pangan nasional tetap terjaga, harga terjangkau, dan masyarakat terlindungi selama rangkaian HBKN 2026. (*)

Polisi Hadir di Jam Rawan, Patroli Cipta Kondisi Cegah Tawuran di Menteng

Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dengan melaksanakan patroli cipta kondisi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran warga dan kerawanan pada malam hingga dini hari. Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Irawan Junaedi dengan menyasar wilayah perbatasan Manggarai–Tambak Ujung, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan. Kamis (5/2/2026).

Patroli cipta kondisi ini menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Petugas menyisir sejumlah titik rawan, melakukan pemantauan situasi lingkungan, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada warga dan kelompok remaja yang masih beraktivitas di malam hari agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

AKP Irawan Junaedi menjelaskan bahwa patroli dilakukan secara preventif dan humanis untuk menekan potensi konflik sosial, khususnya tawuran warga yang kerap terjadi di wilayah perbatasan. Selain patroli mobile, petugas juga melakukan dialog dengan warga setempat guna menyerap informasi serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

“Kehadiran petugas di lapangan merupakan bentuk upaya pencegahan dini. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di jam-jam rawan malam hari,” ujar AKP Irawan Junaedi di sela kegiatan patroli.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa patroli cipta kondisi akan terus ditingkatkan secara rutin dan berkelanjutan, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki potensi kerawanan tinggi. Menurutnya, langkah preventif ini menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus meminimalisir terjadinya tindak pidana.

“Kami mengedepankan pencegahan melalui patroli terpadu dan sinergi tiga pilar. Dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat, diharapkan potensi tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya dapat dicegah sejak dini,” tegas Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa patroli malam hari ini juga bertujuan untuk membangun kepercayaan publik terhadap Polri. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Menteng dan sekitarnya,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan digelarnya patroli cipta kondisi secara intensif, situasi kamtibmas di wilayah Menteng dan perbatasannya terpantau aman dan kondusif. Polsek Metro Menteng berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat demi terwujudnya keamanan yang berkelanjutan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Cegah Tawuran dan Kriminalitas, Polsek Metro Menteng Gelar Apel Patroli Cipta Kondisi


Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng menggelar apel patroli cipta komdisi sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya tawuran warga serta kejahatan jalanan yang rawan terjadi pada malam hingga dini hari. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Irawan Junaedi dan dilaksanakan di wilayah Menteng dan sekitarnya, Jakarta Pusat. Kamis (5/2/2026)

Apel patroli cipta kondisi ini sebagai wujud dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Usai pelaksanaan apel, personel gabungan langsung diterjunkan untuk melaksanakan patroli skala sedang dengan menyasar titik-titik rawan tawuran, kawasan permukiman padat penduduk, serta jalur-jalur yang kerap dijadikan lokasi kejahatan malam hari.

AKP Irawan Junaedi dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kehadiran personel di lapangan sebagai upaya pencegahan dini. Ia menginstruksikan agar patroli dilaksanakan secara humanis namun tetap tegas, dengan mengedepankan tindakan preventif guna meminimalisir potensi konflik sosial dan tindak kriminal.

“Apel ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam menjaga keamanan wilayah. Laksanakan patroli dengan penuh tanggung jawab, jaga keselamatan diri, dan bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat,” ujar AKP Irawan Junaedi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyatakan bahwa apel dan patroli cipta kondisi merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, kejahatan malam hari dan tawuran warga dapat dicegah melalui kehadiran aparat secara intensif serta kerja sama lintas sektor.

“Sinergi menjadi kunci dalam menjaga keamanan wilayah. Dengan patroli rutin dan terintegrasi, kami berharap masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” tegas Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa kegiatan apel patroli ini juga bertujuan untuk memperkuat soliditas personel sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat keamanan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan wilayah. Laporkan segera apabila ada indikasi tawuran atau kejahatan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan digelarnya apel patroli cipta kondisi ini, situasi keamanan di wilayah Menteng dan sekitarnya terpantau aman dan kondusif. Polsek Metro Menteng berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif sebagai bentuk pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Antisipasi Tawuran Warga, Patroli Tiga Pilar Polsek Metro Menteng Ditingkatkan Di Perbatasan Menteng Tenggulun


Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng kembali mengintensifkan patroli tiga pilar sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya potensi tawuran warga dan berbagai kerawanan pada malam hingga dini hari. Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Irawan Junaedi dengan sasaran utama wilayah perbatasan Menteng–Tenggulun, Jakarta Pusat, serta area sekitarnya. Kamis (5/2/2026).

Patroli tiga pilar ini melibatkan unsur Polri, TNI, dan pemerintah daerah yang bersinergi menyusuri titik-titik rawan konflik sosial, jalur perlintasan warga, serta kawasan permukiman yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Personel gabungan melaksanakan pemantauan situasi secara mobile dan stasioner, sekaligus melakukan dialog kamtibmas dengan masyarakat untuk menyerap informasi dan mencegah terjadinya aksi tawuran maupun tindak kriminal lainnya.

AKP Irawan Junaedi menyampaikan bahwa patroli dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia menekankan agar seluruh personel tetap mengedepankan pendekatan humanis, namun sigap dan tegas dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.

“Wilayah perbatasan menjadi perhatian khusus karena rawan terjadi gesekan antarwarga. Melalui patroli tiga pilar ini, kami berupaya mencegah sejak dini agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Irawan Junaedi di sela kegiatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan patroli terpadu merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perkotaan. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat efektif dalam menekan angka kejahatan dan mencegah konflik sosial, terutama pada jam-jam rawan malam hari.

“Kami terus mengoptimalkan patroli bersama tiga pilar untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pencegahan dini dan kehadiran personel di lapangan adalah kunci utama menjaga kamtibmas,” tegas Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa patroli ini sekaligus menjadi sarana untuk membangun kepercayaan publik serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia mengajak warga untuk proaktif melaporkan setiap potensi gangguan keamanan yang ditemui.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, wilayah Menteng dan sekitarnya dapat tetap aman dan nyaman,” ungkap AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan dilaksanakannya patroli tiga pilar di perbatasan Menteng–Tenggulun ini, situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif. Polsek Metro Menteng berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli preventif demi menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Patroli Preventif Polsek Metro Menteng Jaga Stabilitas Kamtibmas Perbatasan Kwitang Kalipasir


Jakarta Pusat - Polsek Metro Menteng kembali menggelar patroli tiga pilar sebagai langkah antisipatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya untuk mencegah potensi tawuran warga serta berbagai bentuk kerawanan pada malam hingga dini hari. Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) AKP Irawan Junaedi dengan menyasar wilayah perbatasan Kwitang–Kalipasir, Menteng, Jakarta Pusat, serta kawasan sekitarnya. Kamis (5/2/2026)

Patroli tiga pilar ini melibatkan unsur Polri, TNI, dan pemerintah daerah yang bersinergi melakukan pemantauan situasi kamtibmas di titik-titik rawan. Personel gabungan menyusuri jalan-jalan utama, gang permukiman, serta area perbatasan antarwilayah yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya warga pada malam hari. Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan pemantauan stasioner guna memastikan tidak adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Dalam pelaksanaannya, petugas turut menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga dan kelompok pemuda agar tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu konflik sosial. Pendekatan dialogis dan humanis dikedepankan sebagai upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

AKP Irawan Junaedi menyampaikan bahwa patroli tiga pilar ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan. Menurutnya, wilayah perbatasan menjadi fokus pengamanan karena memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

“Patroli ini kami laksanakan secara berkelanjutan untuk mencegah terjadinya tawuran maupun tindak kejahatan lainnya. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar AKP Irawan Junaedi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan patroli terpadu tiga pilar merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dinilai efektif dalam menekan potensi gangguan keamanan di wilayah perkotaan.

“Kami terus mengintensifkan patroli bersama tiga pilar sebagai langkah pencegahan dini. Dengan kehadiran aparat di lapangan, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir,” tegas Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan bahwa patroli ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat keamanan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi gangguan keamanan.

“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan partisipasi masyarakat agar wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif,” tutur AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Dengan dilaksanakannya patroli tiga pilar di perbatasan Kwitang–Kalipasir tersebut, situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif. Polsek Metro Menteng berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan warga di wilayah Menteng dan sekitarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Peringatan Isra’ Mi’raj Di Markas Kostrad

Jakarta - Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad) Mayjen TNI Sachono bersama keluarga besar prajurit Kostrad dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Asy-Syuhada, Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat. Kamis (5/02/2026).

Peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadi momentum pembinaan rohani bagi prajurit dan keluarga besar Kostrad guna memperkokoh keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari serta dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW, membentuk karakter Prajurit yang Prima Menuju Indonesia Maju”, kegiatan diisi dengan tausiyah oleh K.H. Aang Kunaifi. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya meningkatkan iman dan takwa, menjaga pelaksanaan shalat, serta menjauhi perbuatan maksiat sebagai landasan moral dalam kehidupan pribadi maupun kedinasan.

 K.H. Aang Kunaifi juga menekankan pentingnya meningkatkan iman dan takwa sebagai landasan utama kehidupan prajurit. Iman dan takwa harus diwujudkan melalui ketaatan kepada Allah SWT, akhlak yang mulia, serta perilaku disiplin dan bertanggung jawab, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selain itu, beliau juga mengingatkan agar tidak meninggalkan salat dan senantiasa menjauhi perbuatan maksiat. Salat merupakan tiang agama yang membentuk kekuatan mental dan pengendalian diri, sementara menjauhi maksiat menjadi kunci menjaga kehormatan pribadi, keluarga dan satuan, serta nama baik TNI di tengah masyarakat.

Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, diharapkan seluruh prajurit Kostrad beserta keluarga dapat semakin memperkuat nilai-nilai spiritual, moral dan disiplin sebagai prajurit TNI AD yang profesional, berkarakter dan berakhlak mulia. (Penkostrad) (Penkostrad).


Jaga Jati Diri dan Citra TNI AL, Lanal Nias Gelar Binpers Fungsi Komando

TNI AL, ​Nias Selatan- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nias kembali memperkuat soliditas dan disiplin internalnya dengan menggelar kegiatan Pembinaan Personel (Binpers) Fungsi Komando. Kegiatan yang mengusung tema "Menjaga Jati Diri Sebagai Prajurit TNI AL" ini dilaksanakan di Ruang Bima Mako Lanal Nias, Jalan Baloho Indah, Teluk Dalam, Nias Selatan, Kamis (05/02/2026).

​Kegiatan ini merupakan langkah evaluasi dan tindak lanjut komando dalam upaya mempertahankan kehormatan serta citra positif TNI Angkatan Laut dimata masyarakat, khususnya di wilayah kerja Lanal Nias.

​Hadir sebagai pemapar utama dalam kegiatan ini adalah Komandan Unit (Danunit Intel) Lanal Nias. Dalam paparannya, Danunit Intel menekankan pentingnya pengamanan tubuh (internal security) dan kesadaran setiap personel akan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan ditengah masyarakat.

​"Binpers Fungsi Komando ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana evaluasi menyeluruh terhadap perilaku dan kinerja prajurit. Kita harus sadar bahwa satu kesalahan kecil yang dilakukan oleh oknum, dapat merusak citra institusi yang telah dibangun dengan susah payah," tegas Danunit Intel dihadapan peserta.

​Lebih lanjut, Danunit Intel mengingatkan bahwa tantangan tugas ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap Prajurit Lanal Nias dituntut untuk selalu memegang teguh Saptamarga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Profesionalisme tidak hanya ditunjukkan melalui kemampuan tempur atau teknis, tetapi juga melalui sikap santun dan humanis kepada rakyat, tanpa mengurangi ketegasan sebagai aparat negara.

​"Jati diri prajurit harus tercermin dalam keseharian. Hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat mencederai hati rakyat dan merugikan organisasi. Kita harus menjadi solusi ditengah masyarakat, bukan sebaliknya," tambahnya.

​Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), Perwira Staf, Bintara, dan Tamtama Lanal Nias. Forum ini juga menjadi ajang diskusi terbuka antara pimpinan dan anggota untuk menyamakan visi dan misi dalam pelaksanaan tugas pokok Pangkalan kedepan.

​Dengan terlaksananya Binpers Fungsi Komando ini, diharapkan seluruh Prajurit Lanal Nias memiliki imunitas yang kuat terhadap pengaruh negatif, semakin solid, serta mampu menjaga marwah TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan nusantara yang dicintai rakyat.