View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Minggu, 18 Januari 2026

Brimob Polda Metro Jaya Gelar Dapur Lapangan untuk Warga Terdampak Banjir di Rawa Teratai, Jakarta Timur

Jakarta — Satuan Brimob Polda Metro Jaya melalui Batalyon B Pelopor menggelar Dapur Lapangan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di wilayah Rawa Teratai, Jakarta Timur, Minggu, 18 Januari 2026.

Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan Kampung Petukangan Rawa Teratai, Kecamatan Cakung. Personel Batalyon B Pelopor dikerahkan untuk menyiapkan makanan siap saji dengan memanfaatkan perlengkapan dapur lapangan milik Brimob.

Dalam pelaksanaannya, personel memasak menu nasi goreng yang kemudian dikemas dan dibagikan kepada masyarakat terdampak. Sebanyak 500 box nasi goreng berhasil disalurkan kepada para pengungsi serta warga sekitar yang membutuhkan.

Pelayanan konsumsi ini merupakan bagian dari respons cepat Satuan Brimob Polda Metro Jaya dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akibat bencana, khususnya di tengah kondisi darurat banjir.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Brimob di lokasi bencana adalah wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Brimob Polda Metro Jaya akan terus hadir membantu warga yang terdampak bencana. Melalui dapur lapangan ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat dan memastikan kebutuhan makan para pengungsi tetap terpenuhi,” tegasnya.

Selain itu, Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keamanan bersama.

Festival Komik Polisi Penolong 2025: Menghidupkan Kembali Wajah Humanis Polri Lewat Komik, Aksi, dan Dialog Publik

Jakarta, 18 Januari 2025 — Upaya membangun kembali kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda, terus dilakukan melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. Salah satunya diwujudkan lewat Festival Komik Polisi Penolong 2025 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta, Minggu pagi.

Festival ini merupakan puncak rangkaian Lomba Komik “Polisi Penolong” 2025, sebuah inisiatif berbasis storytelling visual yang mengajak publik—khususnya anak muda—untuk merekam dan menyampaikan kisah-kisah positif tentang polisi melalui medium komik.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, SIK. beserta jajaran Baharkam Polri, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun citra Polri yang humanis, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.

Komik sebagai Jembatan Emosi Generasi Muda
Dalam beberapa tahun terakhir, citra Polri di ruang publik—terutama di media sosial—menghadapi tantangan serius. Padahal di lapangan, masih banyak polisi yang hadir sebagai penolong pertama saat terjadi bencana, kecelakaan, konflik sosial, hingga situasi darurat lainnya.

“Komik dipilih karena menjadi bahasa yang dekat dengan generasi muda. Ringkas, visual, menyentuh, dan mudah dibagikan. Lewat komik, publik diajak melihat polisi dari sisi kemanusiaan,” ujar salah satu inisiator kegiatan.

Lomba Komik “Polisi Penolong” sendiri telah dilaksanakan pada November–Desember 2024, dengan lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia. Sebanyak 15 karya terbaik dan 1 karya favorit dipamerkan dalam festival ini, sekaligus diumumkan para pemenangnya.

Dewan juri yang hadir dalam acara ini terdiri dari Jan Praba (seniman dan komikus nasional), Wahyu Aditia (komikus digital nasional), serta Hasby Ristama, inisiator Lomba Komik Polisi Penolong. Melalui festival ini, masyarakat juga diajak melihat langsung kemampuan dan kelengkapan peralatan Polri dalam menjalankan fungsi penolong dan penyelamat.

Beragam satuan kerja di bawah Baharkam Polri turut hadir, di antaranya Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), termasuk Polair dan Poludara yang sebelumnya viral saat membantu penanganan bencana di Sumatra melalui jalur udara dan laut. Korps Sabhara, menghadirkan Polisi Pariwisata Pamobvit, tim rescue Perintis Samapta, hingga Polisi Satwa (K9) yang berperan penting dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban bencana. Salah satu anjing pelacak legendaris yang gugur saat mencari korban bencana Sumatra, K9 Reno, bahkan menjadi inspirasi dalam salah satu karya komik peserta lomba.

Tak hanya itu, jajaran Binmas Polri juga hadir, termasuk sosok Pak Purnomo – Polisi Baik, yang dikenal luas karena dedikasi dan pendekatan kemanusiaannya. Kehadirannya menjadi simbol nyata polisi yang hadir, mendengar, dan membantu masyarakat.

Ruang Ekspresi, Dialog, dan Partisipasi Publik
Festival Komik Polisi Penolong dirancang sebagai ruang terbuka bagi masyarakat. Beragam kegiatan digelar, mulai dari:
- Lomba menggambar komik untuk anak-anak SD
- Lomba lukis Polisi Penolong secara spontan (on the spot)
- Senam Zumba bersama
- Pameran foto dan peralatan rescue Polri
- Panggung dialog dan “curhat publik” tentang pengalaman, kritik, dan harapan terhadap Polri

Masyarakat juga dapat berinteraksi langsung dengan personel Polri, berdialog, bertanya, hingga menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Acara ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah Lomba Komik Polisi Penolong 2025, yang diserahkan langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto sebagai simbol apresiasi terhadap kreativitas publik dalam merawat narasi positif tentang polisi.

Melalui festival ini, Polri menegaskan kembali pesan penting bahwa di balik seragam, masih banyak polisi baik—siap menolong, siap hadir, dan siap mendengar masyarakat.

Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur Kembali Gagalkan Rencana Aksi Tawuran

Jakarta — Patroli gabungan yang dilaksanakan Patroli Brimob Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Patroli Presisi Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran di wilayah hukum Jakarta Timur, Sabtu (10/1/2026) dini hari.

Kegiatan patroli yang dilaksanakan sebagai langkah antisipasi gangguan kamtibmas tersebut membuahkan hasil saat petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran sekitar pukul 02.42 WIB. Dari hasil tindakan cepat di lapangan, petugas berhasil mengamankan tujuh orang pemuda beserta sejumlah barang bukti berbahaya.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain tiga buah celurit, satu buah parang, satu buah senjata tajam jenis samurai, serta lima unit telepon genggam. Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti selanjutnya diamankan dan diserahkan ke Polsek Cakung, Jakarta Timur, guna proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli gabungan merupakan wujud dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya pada jam-jam rawan. 

Kehadiran aktif personel di lapangan menjadi langkah efektif dalam mencegah terjadinya aksi kekerasan yang dapat meresahkan masyarakat.

“Upaya pencegahan akan terus kami tingkatkan melalui patroli rutin sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Dengan digagalkannya rencana tawuran tersebut, situasi keamanan di wilayah hukum Jakarta Timur hingga saat ini terpantau aman dan kondusif. 

Kegiatan patroli gabungan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas.

Pastikan Infrastruktur Berfungsi Optimal, Kapolres Metro Bekasi Kota dan Forkopimda Tinjau Pintu Air Kali Lengkak

KOTA BEKASI – Dalam upaya berkelanjutan memitigasi dampak curah hujan tinggi, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Forkopimda Kota Bekasi melaksanakan peninjauan strategis ke Pintu Air Kali Lengkak, Kelurahan Bekasi Jaya, Minggu (18/01/2026) siang.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini difokuskan untuk memantau debit air dan memastikan kesiapan operasional pintu air sebagai garda terdepan sistem drainase di wilayah Bekasi Timur.

Peninjauan di lokasi Kali Lengkak, RT 04 RW 08 ini dihadiri oleh pimpinan daerah Kota Bekasi, di antaranya:

Dr. Tri Adhianto Tjahyono, S.E., M.M. (Walikota Bekasi).

KBP. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H. (Kapolres Metro Bekasi Kota).

Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, S.H., M.I.Pol. (Dandim 0507 Kota Bekasi).

Didampingi oleh Camat Bekasi Timur, Lurah Bekasi Jaya, serta personel gabungan TNI-Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama Walikota dan Dandim melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fisik pintu air serta aliran Kali Lengkak. Forkopimda memberikan arahan kepada petugas di lapangan agar senantiasa siaga dalam mengatur buka-tutup pintu air sesuai dengan dinamika debit air guna mencegah luapan yang dapat merendam pemukiman warga.

Sinergitas ini menunjukkan komitmen kuat jajaran pimpinan Kota Bekasi dalam memberikan rasa aman serta meminimalisir risiko kerugian masyarakat akibat gangguan banjir.

Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian pemantauan berjalan dengan aman dan tertib. Polres Metro Bekasi Kota akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memantau perkembangan cuaca dan memastikan seluruh titik vital pengendali air berfungsi dengan baik demi keselamatan warga Kota Bekasi.

ANTISIPASI LUAPAN AIR, BHABINKAMTIBMAS BERSAMA APARATUR KELURAHAN MUSTIKASARI TINJAU KALI PETE

BEKASI KOTA – Jajaran Polsek Bantargebang terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir dengan melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik aliran sungai. Pada Minggu siang (18/01/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Mustikasari, Aiptu Sarjono, S.H., bersama aparatur kelurahan melaksanakan monitoring langsung di aliran Kali Pete, Kampung Babakan, Kota Bekasi.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.15 WIB ini bertujuan untuk memastikan keamanan wilayah pemukiman warga yang berada di sepanjang bantaran sungai menyusul meningkatnya intensitas hujan di wilayah Bekasi.

Dalam peninjauan tersebut, hadir pula jajaran pimpinan Kelurahan Mustikasari, antara lain:

- Bapak Adhitya Fajar Kurniawan, S.E. (Lurah Mustikasari).

- Ibu Jelita Rahayu, S.I.P., M.A. (Sekretaris Kelurahan).

- Ibu Tati Hartati, S.E. (Kasie Kesos).

Sinergi antara Polri dan pemerintah tingkat kelurahan ini dilakukan untuk melakukan deteksi dini serta memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan sesuai rencana.

Berdasarkan hasil pemantauan di Kali Pete, Jalan Cipete Raya, RT 003/005, dilaporkan bahwa aliran air saat ini terpantau tinggi dan hampir mencapai bibir kali. 

Meskipun demikian, situasi secara umum dinyatakan masih dalam kondisi aman. Keamanan wilayah ini didukung oleh adanya peninggian tanggul atau sisi kali di sisi kanan dan kiri yang telah dilakukan sebelumnya setinggi kurang lebih 1 meter.

Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi, S.H., M.M., melalui laporan kegiatannya mengapresiasi langkah cepat personel di lapangan. Pihak kepolisian menghimbau warga di sekitar Kampung Babakan untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau pihak kelurahan apabila terjadi kenaikan debit air yang signifikan secara tiba-tiba.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi Kali Pete terpantau kondusif dan dalam pengawasan penuh petugas gabungan.

PEMANTAUAN DEBIT AIR DI JAKASAMPURNA: JALAN JATILUHUR RAYA TERPUTUS AKIBAT GENANGAN HINGGA 70 CM


BEKASI KOTA – Jajaran Polsek Bekasi Barat melalui Unit Binmas melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di wilayah Kelurahan Jakasampurna, Minggu siang (18/01/2026). Langkah ini diambil guna memetakan titik rawan banjir serta memberikan panduan akses jalan bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil pemantauan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jakasampurna, Aiptu Sulistanto, pada pukul 13.30 WIB, kondisi di lapangan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada genangan air:

- Lokasi: Jalan Jatiluhur Raya, RT 01/13, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat.

- Ketinggian Air: Ketinggian air terpantau bervariasi mulai dari 10 cm hingga mencapai 70 cm.

- Aksesibilitas: Akibat tingginya genangan, akses di Jalan Jatiluhur Raya saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

- Status Aliran Sungai: Pemantauan di aliran Kali Cipamingkis menunjukkan volume air sudah penuh mencapai permukaan.

Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., menginstruksikan personel di lapangan untuk tetap bersiaga di titik-titik genangan. Petugas melakukan pengamanan jalur guna mengarahkan pengendara agar mencari rute alternatif dan menghindari area yang terdampak banjir demi keselamatan mesin kendaraan serta menghindari risiko kecelakaan.

Pihak kepolisian menghimbau kepada warga sekitar bantaran Kali Cipamingkis agar meningkatkan kewaspadaan mengingat volume air yang telah menyentuh bibir sungai. Masyarakat diminta untuk segera mengamankan barang berharga dan tetap berkoordinasi dengan petugas Bhabinkamtibmas atau Call Center 110 jika memerlukan bantuan evakuasi darurat.

Situasi di lokasi hingga saat ini dilaporkan aman dan terkendali, meskipun akses jalan utama masih terputus oleh genangan air.

Antisipasi Dampak Hujan, Bhabinkamtibmas Kalibaru Pantau Genangan Air di Jalan Rawa Bakti


KOTA BEKASI – Jajaran Polsek Medan Satria terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan aktivitas warga akibat faktor cuaca akibat hujan. Pada Minggu dini hari (18/01/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalibaru, Aiptu Samsuri, melaksanakan patroli wilayah sekaligus pemantauan ketinggian air di titik rawan genangan.

Monitoring ini difokuskan di Jalan Rawa Bakti, RT 001/003, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, sekitar pukul 02.50 WIB.

Berdasarkan hasil pantauan langsung di lokasi, tercatat adanya genangan air dengan ketinggian sekitar 30 cm dari permukaan jalan. Meskipun terdapat genangan, arus lalu lintas dan aktivitas di sekitar lokasi dilaporkan masih dalam kondisi terkendali.

Aiptu Samsuri tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan warga sekitar serta memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air jika curah hujan kembali meningkat.

Langkah Preventif Polri

Kapolsek Medan Satria menegaskan bahwa patroli pemantauan debit air merupakan bagian dari pelayanan prima Polri untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat dan pimpinan terkait potensi banjir atau genangan yang dapat menghambat mobilitas warga.

"Personel Binmas kami terjunkan untuk melakukan deteksi dini di titik-titik rawan genangan. Hingga saat ini, situasi di Jalan Rawa Bakti Kalibaru terpantau aman dan terkendali," lapor Aiptu Samsuri dari lokasi.