View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 12 September 2026

Brimob Jateng Salurkan 485 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

JAKARTA – Satuan Brimob Polda Jawa Tengah menyalurkan 485.000 liter air bersih kepada 2.950 warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Bantuan tersebut disalurkan secara serentak pada 5 dan 11 September 2026 sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran air bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian Brimob kepada warga terdampak kekeringan,” kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta.

Pendistribusian air bersih melibatkan Staf Satbrimob Polda Jateng, jajaran Batalyon A, B, C, dan D Pelopor, ibu-ibu Bhayangkari, serta Komunitas Kicau Mania Daerah Jateng. Bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah, di antaranya Kota Semarang, Kabupaten Pati, Kabupaten Semarang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Banyumas, hingga Kabupaten Cilacap.

Pada 5 September 2026, sebanyak 240.000 liter air bersih disalurkan dan membantu 1.400 warga. Sementara pada 11 September 2026, kembali disalurkan 245.000 liter air bersih untuk membantu 1.550 warga terdampak kekeringan.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Satbrimob Polda Jateng mengerahkan berbagai sarana, mulai dari mobil water treatment, water canon, hingga truk tangki air dengan kapasitas 5.000 hingga 7.000 liter. Pendistribusian dilakukan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan setelah personel melaksanakan apel persiapan di masing-masing Mako jajaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat. Sinergi Polri, Bhayangkari, komunitas, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak kekeringan di Jawa Tengah,” ujar Trunoyudo.

Jaga Jakarta On The Spot, Kapolsek Bekasi Barat Pimpin KRYD dan Razia Stasioner Cegah Tawuran

KOTA BEKASI — Upaya mencegah tawuran dan kejahatan jalanan terus digencarkan Polsek Bekasi Barat. Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, jajaran Polsek Bekasi Barat melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan razia stasioner di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bekasi Barat AKP Diaman Saragih, SH., MH., didampingi Perwira Pengendali IPTU Aspeny. Petugas mengawali kegiatan dengan melaksanakan razia stasioner di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bintara, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tawuran maupun aksi kejahatan jalanan.

Selain razia stasioner, personel juga melaksanakan patroli mobile dengan menyisir sejumlah lokasi yang dianggap rawan, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Patriot, KH. Noer Ali Kalimalang, Gerbang Tol Bintarajaya, serta Jalan Rawa Bebek.

Patroli dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap terkendali sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya gangguan Kamtibmas.

Kapolsek Bekasi Barat menegaskan bahwa kegiatan KRYD dan patroli akan terus dilakukan secara konsisten sebagai langkah preventif untuk mencegah tawuran, kejahatan jalanan, serta gangguan Kamtibmas lainnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan wilayah Bekasi Barat tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolsek.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Bekasi Barat terpantau aman, tertib dan kondusif. Polsek Bekasi Barat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas.

SAMBUTAN KETUA UMUM MIO INDONESIA PADA UJI KOMPETENSI WARTAWAN ANGKATAN KE-20

Tangerang Kota-Tria Patrianti, M.I.Kom., beserta seluruh jajaran dan para penguji: Yang saya hormati Dekan FISIP UMJ, Ibu Prof. Evi Satisvi, "saya hormati jajaran pengurus Media Yang Independen Online Indonesia. 

Alhamdulillah, pada kesempatan ini hadir Dewan Pembina, Bapak Taufig Rahman, S.H., S.Sos., dan Bapak Dr. Anto Suroto, Ketua Divisi Antar Lembaga Bapak Ahmad Fhatul Ghoni, serta Dewan Komisi Etik Bapak Dr. Pitra Romadoni Nasution, S.H., M.H., yang juga turut mengikuti UKW sebagai peserta. 

Dan tentu saja yang saya hormati dan saya banggakan, seluruh peserta Uji Kompetensi Wartawan Angkatan ke-20. 

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat hadir bersama dalam keadaan sehat untuk mengikuti rangkaian Uji Kompetensi Wartawan Angkatan ke-20. 

Atas nama MIO Indonesia,"saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UKW UMJ, khususnya Ibu Dr. Tria Patrianti beserta seluruh jajaran, atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan kepada MIO Indonesia dalam penyelenggaraan UKNW ini. Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar agenda organisasi. 

UKW merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas, profesionalitas, kompetensi, dan integritas wartawan Indonesia. 

Hadirin yang saya hormati, Kepada seluruh peserta, "saya menyampaikan apresiasi atas kemauan dan keberanian Saudara untuk mengikuti proses uji kompetensi ini. Menjadi wartawan bukan hanya tentang kemampuan 
menulis berita, mencari informasi, atau mengejar kecepatan publikasi. Menjadi wartawan adalah tentang tanggung jawab kepada publik, tanggung jawab terhadap kebenaran, dan tanggung jawab terhadap profesi. 

Karena itu, UKW jangan hanya dipandang sebagai kewajiban administratif atau sekadar mengejar sertifikat kompetensi. Jadikan UKW sebagai momentum untuk mengukur kemampuan diri. Sejauh mana kita memahami kode etik?. 

Sejauh mana kita mampu melakukan verifikasi? Sejauh mana kita mampu membedakan fakta, opini dan informasi yang belum teruji?. 

Dan sejauh mana karya jurnalistik kita benar-benar memberikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat? Itulah sesungguhnya makna kompetensi seorang wartawan. 

Hadirin yang saya banggakan, Kita sckarang berada dalam era perubahan teknologi yang sangat cepat. Informasi dapat menyebar hanya dalam hitungan detik. Media sosial, berbagai platform digital, mesin pencari, hingga kecerdasan buatan telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Dalam situasi seperti ini, kecepatan memang penting, tetapi akurasi jauh lebih penting. 

Hari ini hampir setiap orang dapat membuat dan menyebarkan informasi. Namun, tidak semua orang secara mampu menjalankan kerja jurnalistik profesional. 

Di sinilah posisi strategis wartawan mampu memeriksa, menguji, 
Wartawan harus melakukan konfirmasi, mengolah, dan menyajikan informasi secara bertanggung jawab. Teknologi boleh berubah. 

Platform boleh berganti Algoritma boleh berkembang. Tetapi integritas wartawan tidak boleh ikut berubah. Kita boleh memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi digital untuk membantu pekerjaan jurnalistik. 

Namun, teknologi tidak boleh menggantikan tanggung jawab moral wartawan untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikam kepada publik. 

Sebab pada akhirnya, kehormatan sebuah karya jurnalistik bukan ditentukan oleh seberapa cepat berita itu dipublikasikan, tetapi olch seberapa dapat dipercaya berita tersebut. 

Saudara-saudara peserta UKW Angkatan ke-20 yang saya banggakan saya ingin menitipkan beberapa pesan. Jadilah wartawan yang kompeten, bukan sekadar memiliki sertifikat kompetensi. 

Jadilah wartawan yang kritis, tetapi tetap beretika. Jadilah wartawan yang berani mengungkap kebenaran, tetapi - tetap menjunjung prinsip keberimbangan dan keadilan. 

Dan jadilah wartawan yang mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan integritas. 

Ingat, ketika kita menjalankan tugas jurnalistik, yang kita pertaruhkan bukan hanya nama pribadi dan nama perusahaan media. Kita juga membawa nama besar profesi wartawan. 

Karena itu, jagalah profesi ini dengan karya, dengan etika, dan dengan integritas. 

Saya berharap UKW Angkatan ke-20 ini menjadi ruang untuk belajar, mengevaluasi diri, sekaligus memperkuat kapasitas para wartawan MIO Indonesia dalam menjalankan tugas di lapangan. 

Kepada UKW UMJ dan seluruh penguji, sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas sinergi dan komitmen yang telah diberikan. 

Semoga kerja sama antara UKW UMJ dan MIO Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pers dan profesionalitas wartawan Indonesia. 

Akhirnya, kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan Angkatan ke-20. 

Ikuti prosesnya dengan sungguh-sungguh jadikan kompetensi sebagai fondasi. 
Jadikan etika sebagai pedoman
dan jadikan integritas sebagai marwah profesi. 

Karena teknologi dapat membantu kita menjadi wartawan yang lebih cepat, tetapi hanya integritas yang membuat kita tetap dipercaya. 

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Uji 
kompetensi wartawan angkatan ke-20 melalui kerja sama UKW UMJ dan MIO Indonesia, marilah kita dukung bersama sebagai bagian dari upaya membangun wartawan Indonesia yang semakin kompeten, profesional, dan berintegritas.

Polda Jambi Cek dan Tangani Karhutla di Sungai Aur, Luas Lahan Terbakar Capai 20 Hektare

JAMBI – Polda Jambi bersama Polres Muaro Jambi dan tim gabungan terus melakukan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan pengecekan dan penanganan di lokasi tersebut dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H., bersama Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol. Budi Hidayat, S.I.K., dan Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H.

Sebelum menuju lokasi kebakaran, rombongan terlebih dahulu melakukan pengecekan peralatan penanganan Karhutla di Posko Manggala Agni, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Peralatan yang diperiksa antara lain Nozel SUNBUT (Suntik Gambut), Jet Shoter (semprot punggung), serta cairan pemadam khusus lahan gambut X-Fire.

Selanjutnya, rombongan menuju lokasi Karhutla di Desa Sungai Aur. Setiba di lokasi, personel melakukan pengecekan area terdampak sekaligus melaksanakan pemadaman dan pendinginan menggunakan peralatan pemadam yang tersedia.

Dalam kegiatan tersebut, tim juga melakukan uji coba penggunaan cairan pemadam X-Fire dengan menggunakan perangkat Jet Shoter sebagai salah satu upaya untuk membantu penanganan kebakaran pada lahan gambut.

Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terbakar di Desa Sungai Aur diperkirakan mencapai ±20 hektare. Tim gabungan terus melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali muncul.

Penanganan Karhutla melibatkan personel gabungan dari TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sungai Aur, RPK PT. JBP, serta RPK PT. BBS.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa  menegaskan komitmen Polda Jambi untuk terus mengoptimalkan penanganan Karhutla melalui sinergi lintas instansi.

“Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara cepat, terukur dan terpadu. Seluruh personel di lapangan terus bergerak bersama instansi terkait untuk melakukan pemadaman, pendinginan, sekaligus memastikan api tidak kembali meluas,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menambahkan, Polda Jambi juga terus mendorong penggunaan peralatan dan metode yang efektif dalam menangani kebakaran, khususnya pada wilayah lahan gambut.

“Penggunaan peralatan seperti suntik gambut, Jet Shoter maupun cairan pemadam X-Fire merupakan bagian dari upaya mencari metode yang paling efektif dalam menangani Karhutla di lapangan. Yang terpenting adalah keselamatan personel, percepatan pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas,” jelasnya.

Kombes Pol. Erlan juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan menjadi kunci utama, karena dampak Karhutla dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Jelang Persija Vs Persib, 450 Personel Disiagakan di Kawasan Bundaran HI

Jakarta Pusat — Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, mendapat pengamanan khusus menjelang pertandingan Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung. Sebanyak 450 personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi pergerakan suporter dan menjaga situasi tetap aman.

Kesiapan pengamanan diawali dengan apel pasukan di area parkiran Hotel Pullman Bundaran HI, Sabtu (12/9/2026). Apel dipimpin AKBP Rivanda, Wadir Pam Obvit Polda Metro Jaya, sebagai bagian dari pelayanan dan pengamanan kompetisi BRI League Persija Jakarta versus Persib Bandung.

Dalam arahannya, personel diminta melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, keseriusan dan kekompakan. Seluruh anggota juga diingatkan agar bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) selama pelaksanaan pengamanan.

Perhatian khusus diarahkan pada aktivitas suporter Persija yang diperkirakan melintasi kawasan Bundaran HI. Petugas diminta melakukan pemantauan agar massa tidak turun ke lingkaran Bundaran HI maupun menyalakan flare di kawasan tersebut.

Kekuatan pengamanan melibatkan berbagai unsur. Dari Mabes Polri terdapat 200 personel Korps Brimob. Polda Metro Jaya menurunkan 100 personel Brimob Yon A, 75 personel Tombak Kompi 8 dan 10 personel Patra Brimob.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Pusat dan jajaran Polsek turut memperkuat pengamanan dengan 10 personel dari Polres Metro Jakarta Pusat serta 12 personel dari Polsek Metro Menteng. Unsur TNI dari Yonif 202 juga diterjunkan sebanyak 53 personel.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, melalui personel yang terlibat dalam pengamanan, memastikan jajaran Polsek Metro Menteng siap mendukung pengamanan di wilayahnya, khususnya kawasan Bundaran HI dan jalur yang menjadi perhatian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan pentingnya kesiapan personel dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi selama rangkaian pertandingan.

“Pengamanan kami lakukan dengan mengedepankan kesiapsiagaan, koordinasi dan tindakan sesuai SOP. Pergerakan suporter menjadi salah satu perhatian agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Jak Mania Cikini Diajak Jadi Mitra Polisi Jaga Kamtibmas di Menteng

Jakarta Pusat — Menjaga suasana aman di lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran petugas. Semangat itu dibawa Polsek Metro Menteng saat menyambangi komunitas suporter Jak Mania Korwil Cikini dalam kegiatan Jaga Jakarta On The Spot untuk Indonesia, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan berlangsung di depan Cafe Ambyar, Kelurahan Cikini RW 01, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Piket Binmas Aiptu Tafsipul S. bersama Korlap Korwil Cikini Daffa dan para suporter Jak Mania.

Pertemuan tersebut dikemas sebagai komunikasi langsung antara polisi dan komunitas masyarakat. Selain memperkuat hubungan kemitraan, petugas mengajak para suporter ikut mengambil peran dalam menjaga keamanan lingkungan serta menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Dalam kesempatan itu, polisi mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor. Warga maupun komunitas juga diminta memastikan kendaraan diparkir di tempat aman serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan.

Pesan kamtibmas lainnya menyangkut kewajiban tamu untuk melapor kepada RT atau RW dalam waktu 1x24 jam. Masyarakat juga didorong untuk aktif bertukar informasi mengenai situasi kewilayahan sehingga potensi gangguan dapat diketahui dan dicegah lebih awal.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menekankan bahwa terciptanya kamtibmas yang aman dan kondusif membutuhkan sinergi antara kepolisian, Tiga Pilar dan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung,  mengapresiasi keterlibatan komunitas masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan situasi Jakarta Pusat yang aman dan kondusif.

“Menjaga kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Kami terus mendorong komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat agar setiap potensi gangguan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, polisi juga memperkuat deteksi dini dan pencegahan dini dengan membuka ruang komunikasi bersama berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas suporter.

Bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi atau menemukan situasi yang membutuhkan penanganan, dapat menghubungi layanan Polisi 110.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Dari Gerai Rakyat, Polisi Rangkul Ojol Kamtibmas Jaga Menteng Tetap Kondusif


Jakarta Pusat — Suasana kebersamaan mewarnai pertemuan polisi dengan keluarga besar Ojek Online (Ojol) Kamtibmas Stasiun Sudirman di kawasan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026).

Bukan sekadar makan bersama, kegiatan Gerebek Sayur Asem di Gerai Rakyat Mart Komunitas Ojol Kamtibmas Blora, Jalan Blora No. 1, RT 03/RW 06, Kelurahan Menteng, menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kemitraan dalam menjaga keamanan lingkungan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Aiptu Roby hadir bersama unsur Satpol PP dan para Ojol Kamtibmas dalam kegiatan bertajuk “Polisi Cinta Masyarakat, Masyarakat Cinta Polisi”. Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemeliharaan “Sabuk Kamtibmas” dengan melibatkan potensi masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Aiptu Roby menyampaikan apresiasi kepada para Ojol Kamtibmas yang selama ini ikut membantu menjaga situasi wilayah Menteng tetap aman, damai dan kondusif.

Para pengemudi ojek online juga dinilai memiliki peran penting karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dan berbagai wilayah. Karena itu, komunikasi serta kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak awal.

Polisi mengajak seluruh unsur masyarakat untuk menjaga keamanan dengan kesadaran dan keikhlasan, termasuk memberikan perhatian terhadap titik-titik perbatasan wilayah yang berpotensi menjadi jalur masuk gangguan kamtibmas.

“Polisi tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan masyarakat, khususnya rekan-rekan Sabuk Kamtibmas, sangat penting untuk bersama-sama menjaga warga dan lingkungan,” pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan pentingnya membangun kemitraan dengan kelompok masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di lapangan.

Menurutnya, semakin kuat komunikasi antara polisi dan masyarakat, semakin cepat pula potensi gangguan kamtibmas dapat diketahui dan ditangani.

 Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu Menyampaikan “Partisipasi masyarakat merupakan kekuatan dalam menjaga keamanan. Kami terus mendorong seluruh jajaran untuk membangun komunikasi yang dekat dengan masyarakat sehingga informasi mengenai potensi gangguan dapat diterima lebih cepat dan dilakukan pencegahan sejak dini,” ujar Akbp Braiel Arnold Rondonuwu.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)