View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Senin, 24 Agustus 2026

Polri Ajak Masyarakat Cermat Sikapi Informasi di Ruang Digital

JAKARTA, 25 Agustus 2026 — Polri mengajak masyarakat untuk semakin cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi di ruang digital. Masyarakat diimbau tidak hanya melihat isi atau banyaknya unggahan, tetapi juga memastikan sumber, waktu, lokasi, serta konteks informasi sebelum mempercayainya.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan literasi digital masyarakat di tengah cepatnya arus informasi di media sosial. Berbagai konten lama dapat kembali beredar dan digunakan dalam konteks yang berbeda, sehingga berpotensi menimbulkan pemahaman yang tidak sesuai dengan fakta.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga ruang digital agar tetap sehat dengan tidak terburu-buru membagikan informasi yang belum terverifikasi.

“Di tengah derasnya arus informasi saat ini, kita perlu membiasakan diri untuk tidak langsung percaya atau menyebarkan sebuah konten. Lihat sumbernya, cek waktunya, cek konteksnya, dan lakukan cross-check dengan informasi dari sumber yang dapat dipercaya,” ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Isir menuturkan, salah satu pola yang perlu menjadi perhatian adalah beredarnya kembali konten atau video lama yang kemudian disertai narasi baru. Dalam sejumlah penelusuran, terdapat video yang sebelumnya telah beredar pada 2025 dan kembali muncul dalam unggahan dengan konteks yang berbeda pada 2026.

Menurutnya, kemunculan kembali konten lama tidak serta-merta berarti seluruh informasi yang menyertainya tidak benar. Namun, perubahan konteks dan keterangan pada sebuah konten perlu dicermati agar masyarakat tidak mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Konten lama bisa saja kembali muncul dalam situasi yang berbeda. Karena itu, yang perlu kita pastikan bukan hanya apakah videonya nyata, tetapi juga apakah waktu, lokasi dan narasi yang menyertainya sesuai dengan kondisi sebenarnya,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa banyaknya akun yang mengunggah informasi serupa tidak selalu menjadi ukuran bahwa informasi tersebut telah terkonfirmasi. Replikasi sebuah konten dapat membuat informasi terlihat semakin luas, meskipun sumber dan kebenarannya belum jelas.

“Jangan menjadikan jumlah repost sebagai ukuran kebenaran. Semakin banyak informasi yang kita terima, justru semakin penting bagi kita untuk melakukan cek dan cross-check,” kata Isir.

Polri mendorong masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas serta memberikan ruang bagi proses verifikasi sebelum mengambil kesimpulan maupun menyebarkannya kepada orang lain.

“Ruang digital adalah ruang kita bersama. Mari kita jaga dengan menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis dan bertanggung jawab. Saring sebelum sharing, karena satu informasi yang kita bagikan dapat diteruskan kepada banyak orang,” pungkasnya.

Polri akan terus mendorong edukasi dan literasi digital sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem informasi yang sehat, sekaligus mengantisipasi penyebaran hoaks, misinformasi maupun disinformasi di tengah masyarakat.

Bhabinkamtibmas Kranji Polsek Bekasi Barat Patroli Sambangi Warga, Pastikan Wilayah Aman

Kota Bekasi – Dalam rangka memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kranji Polsek Bekasi Barat AIPTU Syaripulloh melaksanakan patroli wilayah sekaligus menyambangi tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan di Jalan Banteng RW.014, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin (24/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Syaripulloh menyambangi tokoh masyarakat Bapak Rohili bersama pengurus lingkungan. Kegiatan sambang dilakukan sebagai upaya mempererat komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas mengajak tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan untuk berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti tawuran remaja.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas atau membutuhkan kehadiran petugas, masyarakat dapat segera menghubungi Bhabinkamtibmas maupun Polsek Bekasi Barat,” ujar AIPTU Syaripulloh.

Melalui kegiatan patroli dan sambang tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara kepolisian dan masyarakat sehingga setiap permasalahan maupun potensi gangguan Kamtibmas dapat segera diketahui dan ditangani.

Polsek Bekasi Barat terus mengintensifkan kegiatan patroli dan sambang sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menciptakan wilayah hukum yang aman, nyaman, dan kondusif.

Koramil 08/Duren Sawit Bersama Komduk Gelar Siskamling, Antisipasi Kenakalan dan Tawuran Remaja


Jakarta Timur – Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman dan kondusif, Babinsa Koramil 08/Duren Sawit bersama Unsur Komduk menggelar kegiatan Siskamling di wilayah Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur. Senin (24/08/26).

Kegiatan Siskamling tersebut dilaksanakan di Jl. Laut Banda RT 01 RW 11 Kelurahan Duren Sawit Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, dengan melibatkan Babinsa Koramil 08/Duren Sawit, Binmaspol Polsek Duren Sawit serta warga masyarakat setempat.

Siskamling ini merupakan salah satu langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya kenakalan remaja dan aksi tawuran.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah. Kehadiran dan keterlibatan langsung masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mendeteksi serta mencegah setiap potensi gangguan Kamtibmas.

Sinergi yang terjalin antara TNI, Polri dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan agar tetap damai dan kondusif.

(Pendim 0505/JT)

Respons Cepat, Lanal Banjarmasin Bersama Tim Gabungan Lokalisir Karhutla di Guntung Damar


TNI AL, Banjarmasin- Lanal Banjarmasin bergerak cepat bersama tim gabungan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kawasan Guntung Damar, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Senin (24/8/2026).

Aksi tanggap darurat yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 14.30 WITA ini melibatkan personel lintas instansi yang terdiri dari Prajurit Lanal Banjarmasin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, dan Basarnas Provinsi Kalimantan Selatan.

Kondisi lahan gambut yang kering serta hembusan angin kencang di lokasi kejadian menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan. Meski medan tergolong sulit, personel gabungan saling bahu membahu menyisir area yang terbakar dan melakukan penyemprotan air secara intensif demi memutus perambatan api. Berkat koordinasi yang solid antarlembaga, proses lokalisasi titik kebakaran dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pengerahan personel ini merupakan komitmen nyata TNI AL dalam mendukung pemerintah daerah mengatasi bencana kabut asap.

"Kami berkomitmen penuh untuk hadir ditengah masyarakat dalam mengatasi bencana ini. Selain memadamkan api, kami juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar," tegasnya.

Hingga saat ini, upaya pemantauan intensif di Kawasan Guntung Damar masih terus dilakukan guna mengantisipasi munculnya titik api susulan mengingat karakteristik lahan gambut yang masih rawan.

(Pen Lanal Banjarmasin)

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Dua Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Ciracas

JAKARTA — Tim Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua pemuda yang diduga hendak tawuran di Taman Ceria Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (25/8/2026) dini hari.

Penindakan berawal dari informasi masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan tawuran. Petugas bergerak ke lokasi dan melakukan pembubaran. Sejumlah pemuda melarikan diri, dua orang berhasil diamankan bersama barang bukti empat bilah senjata tajam dan dua unit sepeda motor. Keduanya beserta barang bukti diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan patroli terus ditingkatkan untuk mencegah tawuran dan kejahatan jalanan. “Kehadiran personel di lapangan merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat segera menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” kata Henik.

Patroli gabungan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran potensi kejahatan jalanan. Sebelum penindakan di Taman Ceria, personel menyambangi sejumlah titik di Jalan Tanah Merdeka Selatan dan Jalan Manunggal, Ciracas. Respons cepat terhadap informasi masyarakat menjadi bagian dari upaya mencegah gangguan keamanan dan keselamatan warga.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah tawuran. Orang tua diimbau meningkatkan perhatian terhadap aktivitas dan pergaulan anak, terutama pada malam hingga dini hari.

“Perhatian dan komunikasi dalam keluarga serta pengawasan lingkungan penting dilakukan agar anak-anak terhindar dari keterlibatan tawuran maupun kejahatan lainnya, baik sebagai pelaku maupun korban,” kata Budi.

Polda Metro Jaya mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan dengan menyampaikan informasi mengenai potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas melalui kantor kepolisian terdekat atau layanan Polisi 110. Patroli dan respons cepat terhadap informasi masyarakat terus dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Operasi Cipta Kondisi, Polsek Bekasi Selatan Perkuat Program Jakarta On The Spot Antisipasi Kejahatan Jalanan


Kota Bekasi - Polsek Bekasi Selatan kembali mengintensifkan kegiatan Jakarta On The Spot melalui Operasi Cipta Kondisi untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa dini hari (25/8/2026) dengan melibatkan 10 personel piket fungsi Polsek Bekasi Selatan.

Kegiatan dipimpin Kanit Samapta Polsek Bekasi Selatan, AKP Nono Sugihartono, S.H., dengan menyasar sejumlah ruas, di antaranya Jl. Pulo Ribung Raya, Jl. Pulo Sirih Utama, Jl. Boulevard Raya, Jl. Sedap Malam, Jl. Taman Galaxy Raya hingga Jl. Cikunir Raya.

“Program Jakarta On The Spot merupakan bentuk kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat. Kami tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga memastikan situasi di titik-titik rawan tetap aman dan kondusif, khususnya pada waktu-waktu yang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan,” ujar AKP Nono Sugihartono.

Selain patroli kewilayahan, petugas juga melaksanakan razia stasioner terhadap kendaraan bermotor yang melintas di Jl. Cikunir Raya. Pemeriksaan diarahkan untuk mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, senjata api ilegal, bahan peledak, serta narkoba. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan terkendali, serta tidak ditemukan adanya pelanggaran pidana.

“Kami mengedepankan langkah preventif dan deteksi dini. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas dan segera melaporkan ke Call Center Polri 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” pungkasnya.

Posko Kesehatan Polri Layani Ratusan Warga Terdampak Gempa Nagekeo

NAGEKEO, NTT — Polri terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Melalui Posko Kesehatan Polri di Kabupaten Nagekeo, ratusan warga telah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis selama masa pemulihan pascabencana.

Hingga 24 Agustus 2026, Posko Kesehatan Polri telah melayani kurang lebih 400 warga dengan berbagai keluhan kesehatan. Keluhan yang ditemukan antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), gastritis, flu, hingga batuk.

Ketua Tim Kesehatan Pusdokkes Polri Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi mengatakan, setiap warga yang datang mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

“Sampai dengan 24 Agustus, kurang lebih 400 warga sudah mendapatkan pelayanan kesehatan di posko. Keluhan yang kami temukan cukup beragam, seperti ISPA, gastritis, flu dan batuk. Kami lakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien,” ujar Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi dalam Keterangannya, Senin (24/08).

Menurutnya, kondisi kesehatan warga yang sebelumnya mengalami berbagai keluhan tersebut secara umum sudah membaik setelah mendapatkan pelayanan dan pengobatan dari tim medis Polri.

“Alhamdulillah, sebagian besar keluhan yang dialami masyarakat sudah teratasi. Kami terus melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan apabila masih ada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan,” katanya.

Selain memberikan pengobatan, keberadaan Posko Kesehatan Polri juga menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat terdampak gempa tetap mendapatkan akses layanan kesehatan selama berada dalam masa pemulihan.

Pelayanan tersebut diberikan secara langsung kepada warga dengan mengedepankan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan. Tim medis Polri juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami akan terus hadir selama masyarakat masih membutuhkan pelayanan kesehatan. Harapannya, masyarakat dapat melewati masa pemulihan ini dengan kondisi yang semakin sehat dan kuat,” tutur Ahmad Fauzi.

Kehadiran Posko Kesehatan Polri menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan kemanusiaan Polri di tengah masyarakat terdampak bencana. Tidak hanya membantu mengatasi keluhan kesehatan, pelayanan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman dan memastikan warga tidak kesulitan memperoleh pertolongan medis pascagempa.