View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Sabtu, 16 Mei 2026

Sinergi TNI-Polri, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kawal Distribusi Bansos untuk Ribuan Warga Jatirasa


Kota Bekasi – Komitmen untuk memastikan program jaring pengaman sosial pemerintah tepat sasaran dan berjalan tertib terus ditunjukkan oleh jajaran aparat kewilayahan di Jatiasih.  Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirasa Aipda Maulana bersama Babinsa Sertu Udin melaksanakan monitoring ketat terhadap jalannya distribusi bantuan sosial (bansos). Langkah pengawalan bersama ini dilakukan guna mengantisipasi adanya potensi penumpukan antrean serta menjamin kenyamanan ribuan warga penerima manfaat.

Aksi pengamanan dan pemantauan distribusi ini dipusatkan langsung di area Kantor Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Kehadiran personel pelaksana fungsi preemtif di tengah masyarakat sangat penting dalam mengawal kebijakan pemerintah. Melalui kehadiran fisik TNI-Polri di lokasi, stabilitas keamanan di area pelayanan publik dapat terjaga dengan baik tanpa adanya kendala operasional yang berarti.

Bansos yang disalurkan dalam kesempatan tersebut bersumber dari Perum Bulog, yang dikemas dalam bentuk paket komoditas pangan esensial berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Tercatat sebanyak 2.230 warga yang masuk ke dalam daftar Kelompok Penerima Manfaat (KPM) mengantre secara teratur untuk mendapatkan hak mereka. Petugas di lapangan tampak sigap membantu mengatur alur antrean, terutama bagi warga lansia dan ibu menyusui agar mendapatkan prioritas pelayanan terlebih dahulu.

Di sela-sela pemantauan tersebut, Aipda Maulana juga memanfaatkan momen untuk berdialog secara humanis dengan warga serta perangkat kelurahan setempat. Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban selama proses pengambilan bantuan berlangsung. Selain itu, pihak kepolisian membuka layanan pengaduan cepat dengan mengimbau warga untuk segera menghubungi Bhabinkamtibmas Jatirasa atau Polsek Jatiasih jika sewaktu-waktu ditemukan permasalahan atau kendala di lapangan.

Hingga seluruh rangkaian penyaluran logistik pangan selesai, kegiatan distribusi di Kantor Kelurahan Jatirasa dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif. Kapolsek Jatiasih AKP Marganda Siahaan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas soliditas yang ditunjukkan oleh duet Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lapangan. Melalui sinergitas lintas sektoral yang kuat ini, Polres Metro Bekasi Kota berharap program kesejahteraan dari pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara optimal oleh masyarakat demi mewujudkan kondusivitas wilayah yang berkelanjutan.

Jakarta Bhayangkara Presisi Tembus Grand Final AVC Men’s Champions League 2026 dan Pastikan Tiket Kejuaraan Dunia

Pontianak - Tim bola voli Polri, Jakarta Bhayangkara Presisi, berhasil mencetak sejarah usai menembus babak Grand Final AVC Men’s Champions League 2026 setelah mengalahkan wakil Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalkers, dengan skor telak 3-0 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (16/5/2026).

Dalam pertandingan semifinal yang berlangsung ketat tersebut, Jakarta Bhayangkara Presisi tampil impresif sejak set pertama. Tim asuhan pelatih Reidel Toiran mampu mengatasi perlawanan Hyundai Capital Skywalkers melalui kombinasi serangan cepat dan pertahanan disiplin hingga menutup set pertama dengan skor 25-23.

Hasil ini tidak hanya membawa Jakarta Bhayangkara Presisi lolos ke Grand Final AVC Men’s Champions League 2026, tetapi juga memastikan tiket menuju ajang FIVB Men’s Club World Championship atau Kejuaraan Dunia Antarklub Bola Voli Putra.

Di partai final, Jakarta Bhayangkara Presisi dijadwalkan menghadapi klub kuat asal Iran, Foolad Sirjan Iranian, yang juga tampil dominan sepanjang turnamen.

Kapolda Kalimantan Barat selaku Ketua PBV Polri sekaligus Manajer Jakarta Bhayangkara Presisi, Irjen Pol. Pipit Rismanto, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan penting tersebut.

“Kemenangan atas Hyundai Capital Skywalkers merupakan bukti nyata kerja keras, kedisiplinan, dan mental bertanding seluruh pemain. Kami sadar menghadapi tim asal Korea Selatan membutuhkan fokus dan konsistensi tinggi karena mereka memiliki pola permainan cepat dan pertahanan yang sangat solid,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto kepada wartawan di Pontianak, Sabtu (16/5/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan Bhayangkara Presisi tidak terlepas dari strategi tim pelatih serta kontribusi para pemain lokal maupun asing yang tampil maksimal sepanjang pertandingan.

“Dukungan luar biasa masyarakat Indonesia, khususnya warga Pontianak sebagai tuan rumah, menjadi energi tambahan bagi tim. Namun perjuangan belum selesai. Kompetisi di level Asia sangat ketat, sehingga seluruh pemain dan jajaran tim diminta tetap fokus dan tidak cepat puas demi membawa nama harum Indonesia,” lanjutnya.

Keberhasilan Jakarta Bhayangkara Presisi menembus final sekaligus menjadi pencapaian bersejarah bagi klub bola voli Indonesia di tingkat Asia dan dunia.

Dari Tuban, Presiden Prabowo Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Luncurkan 166 SPPG

Tuban - Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo meresmikan pembangunan 10 unit Gudang Ketahanan Pangan Polri tipe 654 yang masing-masing memiliki kapasitas penyimpanan hingga 1.000 ton. Gudang tersebut tersebar di sejumlah daerah strategis, yakni Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan sebanyak dua unit, Bengkulu, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara sebanyak dua unit, serta Maluku Utara.

Selain pembangunan gudang pangan, Polri juga meluncurkan operasional 166 SPPG di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat dan pelaksanaan Program MBG. Operasional SPPG tersebut tersebar di sejumlah polda, di antaranya Polda Banten sebanyak 39 unit, Polda Sumut 17 unit, Polda Jateng 16 unit, Polda Metro Jaya 14 unit, hingga Satgas MBG sebanyak 8 unit.

Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan dan penyediaan makanan bergizi menjadi bagian penting dalam membangun masa depan bangsa. Oleh karena itu, Polri berupaya mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah.

“Sebagaimana amanat Bapak Presiden saat peresmian SPPG Polri di Palmerah Jakarta Barat, bahwa menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban. Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa,” ujar Kapolri.

Sementara itu, dalam sambutannya Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah, TNI, dan Polri yang terus bekerja menjaga stabilitas negara serta mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk di bidang pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Tanpa mengurangi rasa hormat karena mereka-mereka adalah kunci, adalah tim kita, tim saya yang bersama-sama kita sedang bekerja keras untuk memimpin negeri ini, mengendalikan negeri ini, menjaga negeri ini, menjaga rakyat kita, menjaga semua kekayaan rakyat kita,” ujar Presiden.

Kepala Negara juga secara khusus menyampaikan penghargaan kepada jajaran aparat keamanan yang menurutnya memiliki peran besar dalam menjaga ketertiban dan kelancaran kehidupan masyarakat. Presiden pun menegaskan bahwa aparat negara harus tetap bekerja keras menjaga keamanan dan ketertiban demi kepentingan rakyat.

“Tentara dan Polisi itu kalau lancar dan aman dianggap biasa saja. Kalau nggak beres dicacimaki, itulah nasibnya aparat, nasibnya abdi masyarakat, nggak apa-apa. Itulah tugas kita. Karena itu kita harus bekerja keras supaya semuanya aman tertib dan lancar,” tegas Presiden.

Peresmian Gudang Ketahanan Pangan dan operasional SPPG Polri tersebut diharapkan dapat memperkuat distribusi pangan nasional, mendukung pemenuhan gizi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan aparat dalam menjaga kesejahteraan rakyat hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Presiden Prabowo Turun Langsung Panen Jagung di Tuban

Tuban - Presiden Prabowo Subianto melakukan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus dukungan pemerintah terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo turun langsung ke area panen dan bahkan mengendarai sendiri kendaraan traktor jenis Combine Corn Harvester untuk memanen jagung bersama para petani. Momen tersebut menarik perhatian para peserta dan masyarakat yang hadir, sekaligus menunjukkan dukungan langsung Presiden Prabowo terhadap modernisasi sektor pertanian nasional.

Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah pusat dan daerah, unsur TNI-Polri, kelompok tani, hingga pelaku sektor pangan. Hamparan lahan jagung yang menguning menjadi latar kegiatan panen serentak yang digelar di berbagai wilayah Indonesia tersebut.

Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa panen raya jagung kuartal II tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung. Kapolri juga mengungkapkan bahwa sebagian hasil panen akan diekspor ke Malaysia.

“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi-Babang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ungkap Kapolri.

Kapolri menambahkan bahwa secara khusus di Kabupaten Tuban, panen raya dilakukan di atas lahan seluas 101,5 hektare yang merupakan lahan perhutanan sosial. Lahan tersebut berasal dari empat kelompok pengelola, yakni KTH Wonolestari, LMDH Jenggolomanik, LMDH Wonomoyo, dan lahan PT Semen Indonesia.

“Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan,” ujar Kapolri.

Kegiatan panen raya jagung serentak tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta membuka peluang pasar ekspor bagi hasil pertanian Indonesia. Dukungan terhadap modernisasi alat pertanian dan penguatan koperasi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi desa di berbagai daerah.

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional

Tuban - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai inovasi di sektor pangan dan energi yang dinilai mampu memperkuat ketahanan nasional di tengah situasi krisis global. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada _groundbreaking_ 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta _launching_ operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

“Saya gembira. Bukan saya pura-pura. Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, 'Pak tenang, kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.' Waduh, luar biasa. Tadinya tongkol itu dibuang, ya. Sekarang bisa jadi sumber energi. Luar biasa,” ucap Presiden.

Kepala Negara menyebut inovasi pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang merupakan terobosan besar. Menurut Presiden, lahirnya inovasi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

“Di tengah krisis, Indonesia punya putra-putri yang inovatif, yang tidak menyerah, yang berani mencari ilmu. Karena kalian dekat sama rakyat, kalian dekat, kalian dekat sama kampus, kalian dekat sama insinyur, sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” katanya.

“Pangan adalah strategis. Apapun yang kau buat untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan kita, itu berarti anda mengamankan masa depan kita, kedaulatan kita,” lanjutnya.

Selain inovasi briket arang dari tongkol jagung, Presiden juga menyoroti pengembangan pupuk berbahan batu bara kalori rendah yang dinilai mampu memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional. Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk impor.

“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita menjadi sangat kuat. Saya minta ini diimplementasi, konsep temuan bagus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa produk-produk inovasi ini nantinya dapat didistribusikan secara luas kepada masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.

“Kuncinya kita harus beri bahan yang penting untuk rakyat dengan harga semurah-murahnya. Semurah-murahnya supaya rakyat kita daya belinya meningkat, kehidupannya lebih baik, kualitas hidupnya lebih baik,” tandasnya.

Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Tuban - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keamanan dan keberlangsungan sebuah negara. Dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, Presiden menyebut bahwa tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman, lancar, dan berkesinambungan.

“Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara. Dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan,” ujar Presiden.

Oleh karenanya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini bekerja menjaga sektor pangan nasional. Dari kedekatan emosional yang terbentuk saat bergabung dalam organisasi tani, Kepala Negara memahami langsung peran strategis petani dalam kehidupan bangsa.

“Jadi itulah sejarah, bagaimana saya makin sadar waktu itu pentingnya para petani, para nelayan. Para petani dan para nelayan adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut membagikan pengalamannya semasa menjadi komandan pasukan tempur. Dari pengalaman tersebut, Presiden menilai pangan bukan hanya persoalan ekonomi, melainkan juga menyangkut pertahanan negara.

“Kalau ada beras kita hitung, berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya untuk 5 hari, ya 5 hari kita operasi. Kalau berasnya 14 hari, 14 hari kita operasi. Bayangkan, saudara-saudara, kalau nggak ada beras. Kalau nggak ada beras, tentara itu juga susah dia beroperasi,” ucap Presiden.

Presiden juga mengenang bagaimana para petani di desa-desa menjadi penopang perjuangan bangsa pada masa perang kemerdekaan. Menurut Presiden, dukungan masyarakat melalui bahan makanan sederhana menjadi kekuatan utama bagi tentara dan aparat negara saat itu.

“Kalau saya latihan di kampung-kampung, rakyat desa, rakyat kampung keluar. Memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Walaupun mereka hidupnya sangat susah. Mereka punya pisang, pisang dikasih. Mereka punya ubi, ubi dikasih. Mereka punya tiwul, tiwul dikasih,” kenang Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa keberhasilan swasembada dan ketahanan pangan nasional tidak dapat dicapai tanpa adanya sinergi seluruh elemen bangsa. Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung penguatan pada sektor pangan.

“Setiap mereka yang ingin untuk melihat negara dan bangsa kita langgeng, harus, harus, harus fokus dan memperhatikan masalah pangan ini. Saya terima kasih tim pertanian, tim pangan saya sangat baik, sangat kuat,” kata Presiden.

Polsek Pulogadung dan Koramil 04/Pulogadung Patroli untuk memperkuat Keamanan Wilayah Hukum Pulogadung Jakarta Timur

 

Jakarta Timur - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban pada malam Minggu di wilayah tetap kondusif Polres Pulogadung dan Koramil 04/Pulogadung bersama unsur keamanan dan masyarakat  patroli atau siskamling keliling di wilayah Kelurahan Jati Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur, Sabtu (16/05/26).

Patroli gabungan yang dilakukan oleh jajaran Polsek Pulogadung bersama Koramil 04/Pulogadung menjadi langkah nyata dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Pulogadung, Jakarta Timur.

Patroli yang dilaksanakan di sejumlah titik wilayah, di antaranya Jalan Layur RT 02 RW 07 dan Jalan Perhubungan RT 04 RW 06 Kelurahan Jati, melibatkan Babinsa Koramil 04/Pulogadung, Bhabinkamtibmas Polsek Pulogadung, FKDM, Seskomas, serta warga setempat yang turut aktif menjaga keamanan lingkungan.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan guna mengantisipasi tindak kriminalitas, tawuran remaja, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya.

Petugas patroli menyisir sejumlah titik strategis dan kawasan permukiman warga di wilayah Pulogadung. 

Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan kehadiran aparat di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat kerja sama antara aparat keamanan dan warga dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta Timur.

Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas juga memberikan himbauan kepada warga agar terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila ditemukan hal-hal mencurigakan di sekitar tempat tinggal.