View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Minggu, 15 Maret 2026

Ramadhan Berkah, Ditpamobvit PMJ Bersama Masyarakat Pecinta Polri Turun ke Jalan Bagikan Sahur

Jakarta - Ditpamobvit Polda Metro Jaya bersama masyarakat pecinta Polri membagikan 1.000 paket makanan sahur kepada warga dan pengguna jalan di sejumlah titik di Jakarta, Sabtu (14/3/2026) dini hari. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari program Ramadhan Berkah Polda Metro Jaya.

Aksi sosial tersebut dipimpin Kompol Imron Wahyudi. Rombongan bergerak dari Mako Polda Metro Jaya melintasi rute Sudirman, Karet, Menteng, hingga Stasiun Manggarai untuk membagikan paket sahur kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

Warga yang ditemui di sepanjang jalan tampak antusias menyambut kegiatan itu. Personel Ditpamobvit bersama masyarakat pecinta Polri turun langsung membagikan paket makanan kepada pekerja malam, pengemudi, pengguna jalan, hingga warga di sekitar kawasan Stasiun Manggarai.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud kehadiran Polri yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan berbagi makan sahur ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi, berbuat, dan memberikan manfaat. Ini juga menjadi bentuk sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat pecinta Polri dalam menebarkan kepedulian di bulan Ramadan," kata Kombes Budi.

Diakhir, Kombes Budi mengatakan Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. Menurutnya, kegiatan berbagi sahur itu diharapkan bisa mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Maksimal ke Pemudik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang mudik Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau langsung Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, pada Minggu (15/3) pagi.

Sigit mengatakan dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng sudah mulai terlihat peningkatan penumpang hingga 11 persen jika dibandingkan kondisi normal. 

Ia menyebut peningkatan penumpang mulai terjadi sejalan dengan pemberian diskon tiket dari pemerintah untuk tiket kereta api. Selain itu, Sigit menyebut Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik sentral pemudik yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal.

"Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta," ujarnya. 

Lewat peningkatan itu, Kapolri juga meminta agar seluruh pihak dapat mengantisipasi jika pemudik di lapangan jauh lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan.

Ia mengingatkan kepada seluruh petugas untuk tidak lengah dan harus menyiapkan mitigasi jika terjadi lonjakan pemudik baik di Stasiun, Terminal ataupun pelabuhan. Secara khusus

"Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada," tegas Kapolri. 

"Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan," imbuhnya. 

Karenanya, Sigit memerintahkan seluruh jajaran dan pihak terkait agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik mulai dari sistem tiket, keamanan hingga kesehatan bagi para pemudik.

"Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2," tuturnya.

Tidak ketinggalan, Kapolri juga meminta agar patroli di sekitar wilayah stasiun, terminal hingga rumah-rumah masyarakat yang ditinggalkan selama mudik untuk terus ditingkatkan.

Ia menekankan hal itu penting agar dapat meminimalisir  potensi kerawanan tindak kejahatan yang mungkin terjadi selama periode libur Lebaran 2026.

"Yang jelas pemerintah akan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan di mudik di tahun 2026," tuturnya. 

"Tentunya harapannya seluruh stakeholder terkait bersama-sama bersinergi untuk bisa bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tutup Kapolri.

Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) terkait pengamanan dan pelayanan masyarakat dalam rangka arus mudik Lebaran 2026.

Dalam tinjauan ini, Kapolri mengatakan mulai ada peningkatan jumlah penumpang untuk melaksanakan mudik. Ia pun memprediksi akan terus terjadi penambahan hingga puncaknya tanggal 17-20 Maret mendatang.

"Tadi kami berinteraksi baik dengan masyarakat yang akan menggunakan kendaraan bus untuk mudik, apakah di sekitar kota, namun juga tadi kami tanya ada juga yang melaksanakan mudik nasional karena memang pelayanan di Purabaya ini melayani antar kota antar provinsi dan juga antar pulau, sampai dengan Bali," kata Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan, dalam pelayanan mudik di Terminal Purabaya dilakukan pemeriksaan ramp check bus dan tes urine para sopir. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan agar keselamatan penumpang terjaga.

"Karena kami selalu berpesan bahwa tolong untuk mudik kali ini bagaimana caranya agar kita bisa menurunkan angka kecelakaan. Karena harapan kita tentunya pemudik bisa sampai di rumah masing-masing, bertemu keluarga, berbagi kebahagiaan, itu harapan kami," uacpnya.

Untuk itu, ia meminta seluruh anggota yang bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, ia juga meminta yang terkait dengan keselamatan penumpang, termasuk keluhan-keluhan yang selama ini mungkin terjadi untuk direspons cepat.

"Hal ini dilakukan agar betul-betul bisa memberikan layanan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat," katanya.

Menurutnya, sinergitas seluruh lintas sektoral menjadi sangat penting untuk pelayanan mudik secara maksimal. Ia pun menitipkan pesan untuk para sopir agar berhati-hati dan menjaga keselamatan para penumpang yang akan pulang ke kampung halaman.

"Hati-hati di jalan, kalau capek istirahat. Yang jauh, saya minta untuk disiapkan juga ada supir cadangan ya, sehingga kemudian kita menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di tengah jalan," ujarnya.

Sinergi Polisi dan Gen Z Jaga Jakarta, Patroli Malam Menteng Diperketat Jelang Lebaran

Jakarta Pusat - Menjelang Hari Raya Idulfitri, jajaran Polsek Metro Menteng semakin mengintensifkan patroli kewilayahan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini dilaksanakan melalui patroli gabungan Tiga Pilar bersama Satgas Gen Z Jaga Jakarta sebagai langkah preventif dalam mencegah tawuran warga serta berbagai kerawanan malam hari selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Lebaran. Minggu (15/3/2026)

Patroli tersebut dipusatkan di Pos Pantau Tambak Jalan Proklamasi Menteng, Jakarta Pusat. Lokasi ini menjadi salah satu titik strategis dalam pengawasan keamanan wilayah karena berada di jalur aktivitas masyarakat dan akses penghubung beberapa kawasan di Menteng yang cukup ramai pada malam hari.

Kegiatan patroli dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Faisal Ali Akbar yang memimpin langsung personel gabungan dalam melakukan pemantauan situasi keamanan. Bersama unsur TNI, pemerintah wilayah, serta anggota Satgas Gen Z Jaga Jakarta, petugas melakukan patroli stasioner di sekitar Pos Pantau Tambak Jalan Proklamasi sekaligus patroli mobile di sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja yang masih beraktivitas atau berkumpul pada malam hari, agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik maupun tawuran warga. Pendekatan secara humanis dilakukan oleh petugas untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.

Kehadiran Satgas Gen Z Jaga Jakarta dalam patroli ini dinilai sangat membantu aparat kepolisian dalam mengawasi wilayah. Partisipasi generasi muda tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan untuk mencegah potensi tawuran warga yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari selama bulan Ramadhan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian di wilayah Jakarta Pusat telah diperintahkan untuk meningkatkan kegiatan patroli dan pengawasan wilayah guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman selama bulan Ramadhan hingga menjelang perayaan Idulfitri.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menyampaikan bahwa patroli gabungan bersama unsur Tiga Pilar dan dukungan Satgas Gen Z Jaga Jakarta akan terus dilakukan secara rutin di berbagai titik rawan di wilayah Menteng.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, sangat penting dalam membantu aparat menjaga keamanan lingkungan. Dengan sinergitas tersebut, diharapkan potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran warga maupun kerawanan malam hari dapat dicegah sejak dini.

Melalui patroli yang terus digencarkan menjelang Lebaran ini, diharapkan wilayah Menteng dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman serta menyambut Hari Raya Idulfitri dalam suasana yang aman dan penuh ketenangan.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Jelang Idulfitri, Patroli Gabungan Menteng Siaga di Pos Pantau Menteng Tenggulun

Jakarta Pusat - Menjelang Hari Raya Idulfitri, jajaran Polsek Metro Menteng meningkatkan intensitas patroli kewilayahan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya tawuran warga dan kerawanan malam hari yang kerap meningkat selama bulan suci Ramadhan. Patroli tersebut dilaksanakan bersama unsur Tiga Pilar serta Satgas Gen Z Jaga Jakarta sebagai bentuk sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Minggu (15/3/2026)

Kegiatan patroli difokuskan di Pos Pantau Menteng Tenggulun, Menteng, Jakarta Pusat, yang menjadi salah satu titik strategis pemantauan keamanan wilayah. Pos pantau tersebut berfungsi sebagai pusat pengawasan sekaligus tempat koordinasi personel gabungan dalam memonitor perkembangan situasi kamtibmas di kawasan Menteng dan sekitarnya.

Patroli gabungan ini dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Faisal Ali Akbar yang mengkoordinasikan personel kepolisian bersama unsur TNI, pemerintah wilayah, serta anggota Satgas Gen Z Jaga Jakarta. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli stasioner di sekitar Pos Pantau Menteng Tenggulun serta patroli mobile menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam, agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan konflik maupun tawuran warga. Pendekatan dialogis dan humanis terus dilakukan untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Kehadiran Satgas Gen Z Jaga Jakarta dalam patroli ini dinilai sangat membantu aparat kepolisian dalam memantau situasi wilayah. Para anggota satgas yang berasal dari kalangan generasi muda turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada petugas apabila ditemukan adanya potensi kerawanan atau pergerakan kelompok remaja yang berpotensi menimbulkan tawuran.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa peningkatan patroli di seluruh wilayah hukum Jakarta Pusat merupakan langkah strategis untuk menjaga keamanan selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idulfitri.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng Akbp Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan patroli gabungan bersama unsur Tiga Pilar serta masyarakat guna memastikan wilayah Menteng tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat, termasuk keterlibatan generasi muda melalui Satgas Gen Z Jaga Jakarta, menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah potensi tawuran warga serta gangguan kamtibmas lainnya. Dengan pengawasan yang intensif hingga menjelang Lebaran, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang serta merayakan Hari Raya Idulfitri dalam suasana yang aman dan nyaman.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Patroli Perintis Presisi Gagalkan Tawuran di Jakarta Utara, 3 Sajam Diamankan Petugas

Jakarta – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya berhasil mengamankan sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan aksi tawuran di wilayah Jakarta Utara pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Patroli dilaksanakan mulai pukul 00.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di kawasan Jakarta Utara. Saat melakukan penyisiran wilayah di Jl. Muara Baru, petugas menemukan sekelompok pemuda yang berkumpul dengan gelagat mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan oleh anggota patroli.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga senjata tajam jenis celurit yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran. Para pemuda yang berada di lokasi kemudian diamankan oleh petugas guna mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan yang dapat meresahkan masyarakat.

Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo menjelaskan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan salah satu langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk aksi tawuran yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

“Kegiatan patroli ini merupakan bentuk komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Ketika anggota menemukan adanya kelompok pemuda yang diduga akan melakukan tawuran, petugas segera melakukan tindakan kepolisian guna mencegah terjadinya gangguan keamanan yang lebih luas,” tegasnya.

Selanjutnya, sekelompok pemuda tersebut dibawa ke Polsek Penjaringan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus langkah preventif untuk mencegah terjadinya aksi tawuran maupun kejahatan jalanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya terus meningkatkan kegiatan patroli kewilayahan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai langkah nyata dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah ibu kota. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungannya.

“Apabila masyarakat melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan darurat kepolisian di Call Center 110 yang aktif selama 24 jam,” ujarnya.

Patroli Humanis Ops Damai Cartenz Hadirkan Senyum dan Rasa Aman bagi Warga Sinak

SINAK – Suasana hangat terlihat di Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, ketika personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli pada Sabtu (14/3/2026). Di tengah aktivitas masyarakat di wilayah pegunungan Papua itu, kehadiran aparat tidak hanya membawa pengamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kedekatan dengan warga.

Saat menyusuri kampung, sejumlah personel terlihat menyapa warga yang sedang beraktivitas. Anak-anak yang awalnya hanya memperhatikan dari kejauhan perlahan mendekat, penasaran dengan kedatangan para anggota. Sapaan hangat dan senyum yang dibalas oleh warga membuat suasana patroli terasa lebih akrab, seolah memperlihatkan bahwa kehadiran aparat bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Patroli tersebut dilakukan di sekitar Kampung Gigobak sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan nyaman. Selain memantau situasi wilayah, personel juga melakukan pengamanan terhadap sejumlah objek vital yang berada di sekitar Distrik Sinak.

Bagi warga setempat, kehadiran aparat di tengah kampung menjadi penanda bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang, terutama di wilayah pegunungan yang memiliki tantangan keamanan tersendiri.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli yang dilakukan oleh personel tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membangun hubungan yang hangat dengan masyarakat.

“Patroli yang dilakukan oleh personel kami tidak semata-mata untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat bagi warga,” ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Papua, karena kepercayaan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

“Keamanan tidak bisa diwujudkan hanya oleh aparat saja. Diperlukan dukungan dan kerja sama dari masyarakat. Karena itu kami terus mengedepankan pendekatan humanis agar tercipta kepercayaan dan komunikasi yang baik dengan warga,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di Distrik Sinak terpantau aman dan kondusif. Warga menyambut positif kehadiran personel yang rutin melakukan patroli di wilayah mereka. Sapaan sederhana, percakapan singkat, hingga tawa kecil bersama anak-anak kampung menjadi gambaran bahwa keamanan juga dapat dibangun melalui kedekatan dan rasa saling percaya.

Melalui patroli rutin yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan, Operasi Damai Cartenz 2026 terus berupaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat di Tanah Papua.