View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Minggu, 13 September 2026

Cegah Kejahatan Jalanan Polsek Bekasi Selatan Gelar Razia Stasioner di Titik Rawan

BEKASI — Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Bekasi Selatan terus mengintensifkan Program Jaga Jakarta On The Spot melalui kegiatan razia stasioner di sejumlah titik rawan wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin dinihari (14/9/2026) sebagai langkah preventif mencegah kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas lainnya.

Sebanyak sembilan personel dikerahkan dalam kegiatan tersebut, dipimpin Kanit Lantas Polsek Bekasi Selatan IPTU Sugiman selaku perwira pengendali. Petugas melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap kendaraan maupun orang, dengan sasaran utama kepemilikan senjata tajam, senjata api ilegal, narkoba, serta barang-barang berbahaya lainnya.

IPTU Sugiman mengatakan, razia stasioner merupakan bagian dari upaya kepolisian menghadirkan rasa aman sekaligus mencegah potensi kejahatan sebelum terjadi.

“Kami hadir di titik-titik rawan untuk melakukan pencegahan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pemeriksaan dilakukan secara selektif dan humanis dengan tetap mengedepankan prosedur serta menghormati masyarakat yang beraktivitas pada malam hingga dini hari hari,” ujar IPTU Sugiman.

Dari hasil kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan berjalan aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan barang berbahaya maupun pelanggaran pidana selama pelaksanaan razia. Masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 atau Pelayanan dan Pengaduan Polres Metro Bekasi Kota melalui WhatsApp 081326361995.

Cegah Tawuran Sebelum Terjadi Polisi Perkuat Patroli Malam di Kalipasir

Jakarta Pusat — Suasana malam di sejumlah ruas kawasan Kwitang hingga Kalipasir menjadi perhatian jajaran Polsek Metro Menteng. Untuk menjaga kondisi tetap terkendali, personel diterjunkan melalui patroli cipta kondisi (Cipkon) yang berlangsung hingga waktu dini hari. Senin (14/9/2026).

Dipimpin Padal Iptu Agung Sukiswo, petugas bergerak menyusuri sejumlah jalur dan kawasan permukiman dengan pola patroli mobile. Setiap situasi yang ditemukan di lapangan dipantau sebagai bagian dari deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya gangguan keamanan.

Patroli difokuskan pada upaya mencegah terjadinya tawuran, kejahatan jalanan, maupun aktivitas kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban. Personel juga memastikan tidak ada titik yang luput dari pengawasan, terutama kawasan yang kerap menjadi tempat berkumpul masyarakat pada malam hari.

Selain berpatroli, anggota turut berkomunikasi dengan warga. Imbauan disampaikan agar masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan, tidak terpancing provokasi dan segera melapor jika mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan keributan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan langkah pencegahan harus dilakukan secara konsisten, khususnya pada waktu yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Kehadiran polisi di lapangan, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap aman.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menambahkan, patroli akan terus ditingkatkan dengan menyesuaikan kondisi dan dinamika wilayah.

“Kami tidak hanya hadir ketika gangguan sudah terjadi, tetapi berupaya mencegahnya sejak awal. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan segera menyampaikan informasi apabila melihat potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Melalui kegiatan Cipkon tersebut, Polsek Metro Menteng terus memperkuat langkah preventif dan deteksi dini di wilayah hukumnya. Kolaborasi antara petugas dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kawasan Kwitang–Kalipasir tetap aman, tertib, dan kondusif hingga pagi hari.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Senin Malam, Polsek Metro Menteng Perkuat Pengawasan di Jalur Menteng-Tenggulun

Jakarta Pusat — Memasuki malam Senin, jajaran Polsek Metro Menteng kembali turun langsung ke lapangan untuk menjaga situasi keamanan tetap terkendali. Patroli cipta kondisi (Cipkon) digelar pada Senin (14/9/2026) dengan menyasar kawasan Menteng–Tenggulun hingga memasuki waktu dini hari.

Patroli dipimpin Padal Iptu Agung Sukiswo bersama personel. Pergerakan dilakukan secara mobile dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan lingkungan permukiman, sekaligus melihat langsung perkembangan situasi di wilayah yang masih terdapat aktivitas masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Petugas mengantisipasi kemungkinan munculnya tawuran, kejahatan jalanan maupun aktivitas kelompok yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Di sepanjang kegiatan, personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga. Masyarakat diajak menjaga lingkungan secara bersama-sama, tidak mudah terpancing provokasi dan segera memberikan informasi kepada polisi jika menemukan sesuatu yang berpotensi menimbulkan gangguan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat. Patroli pada waktu rawan dinilai menjadi salah satu upaya untuk mempersempit peluang terjadinya gangguan keamanan.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan pengawasan wilayah akan terus dilakukan secara berkesinambungan dengan menyesuaikan dinamika kamtibmas.

“Kami terus mengoptimalkan patroli pada malam hingga dini hari. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Kegiatan Cipkon ini menjadi bagian dari upaya Polsek Metro Menteng menjaga situasi tetap kondusif sepanjang malam. Dengan patroli yang konsisten dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungannya, kawasan Menteng–Tenggulun diharapkan tetap aman, tertib, dan kondusif hingga pagi hari.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Tiga Pos Pantau Disisir, Polisi Pastikan Menteng Tetap Kondusif Hingga Dini Hari

Jakarta Pusat — Memasuki malam hingga dini hari, jajaran Polsek Metro Menteng bersama unsur tiga pilar memperkuat penjagaan di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian. Patroli berlangsung menyusuri sejumlah ruas jalan sekaligus mengecek tiga pos pantau untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Patroli Cipkon Tiga Pilar bertajuk “Jaga Jakarta Agar Aman dan Kondusif” diawali apel di halaman Polsek Metro Menteng, Minggu (13/9/2026). Kegiatan dipimpin Iptu Agung Sukiswo selaku Padal didampingi Aiptu Ruhdiyanto sebagai WaPadal

Sebanyak 11 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 10 personel Polsek Metro Menteng dan satu personel Satpol PP Kecamatan. Setelah apel, patroli dimulai menggunakan satu kendaraan roda empat dinas dan dua kendaraan roda dua dinas.

Tiga pos pantau menjadi perhatian utama dalam penyisiran tersebut, yakni Pos Pantau Kalipasir, Pos Pantau Tenggulun dan Pos Pantau Tambak. Personel melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat aktivitas maupun situasi yang berpotensi berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

Hasil pemantauan di ketiga lokasi tersebut menunjukkan kondisi terkendali. Petugas juga tidak menemukan adanya kumpul-kumpul massa di wilayah hukum Polsek Metro Menteng selama patroli berlangsung.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu,  menegaskan bahwa patroli malam merupakan bagian dari langkah preventif untuk memastikan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat tetap terpantau.

“Patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus memastikan situasi di wilayah tetap aman. Personel harus hadir di lapangan, melakukan pemantauan dan segera mengambil langkah apabila ditemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan pentingnya sinergi tiga pilar dalam menjaga keamanan wilayah, terutama pada malam hingga dini hari.

“Sinergi dan kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari upaya menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Patroli harus dilakukan secara konsisten dengan mengedepankan keselamatan, tanggung jawab dan deteksi dini,” tegasnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Dari Pos Kulirik ke Gereja Dondobaga, Personel Damai Cartenz Sapa Anak-Anak Sekolah Minggu

PUNCAK JAYA, PAPUA PEGUNUNGAN – Patroli jalan kaki personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 Sektor Puncak Jaya dari Pos Kulirik, Distrik Muara, Minggu (13/9/2026), berlanjut hingga Gereja GIDI Dondobaga. Di sana, personel bertemu anak-anak yang sedang mengikuti Sekolah Minggu dan membagikan makanan ringan.

Personel berjalan dari Pos Kulirik menuju kawasan permukiman warga hingga Gereja GIDI Dondobaga. Sepanjang perjalanan, mereka menyapa warga yang ditemui.

Di halaman gereja, personel kemudian berinteraksi dengan anak-anak yang tengah mengikuti kegiatan Sekolah Minggu. Selain menyapa, personel membagikan bingkisan makanan ringan kepada anak-anak sebelum melanjutkan kegiatan patroli.

Ketua Majelis Gereja GIDI Dondobaga, Kirenius Telenggeng, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bingkisan yang diberikan kepada anak-anak.

“Selamat pagi, terima kasih dan selamat datang untuk Brimob Damai Cartenz Pos Dondobaga. Terima kasih juga untuk bingkisannya kepada anak-anak Sekolah Minggu di sini. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menyertai tugas dan tanggung jawab Brimob Dondobaga. Terima kasih,” ujar Kirenius.

Bagi personel yang menjalankan patroli, pertemuan tersebut berlangsung di sela kegiatan menjaga keamanan wilayah. Interaksi dengan warga dan anak-anak menjadi bagian dari komunikasi langsung selama mereka bergerak dari satu titik ke titik lainnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli juga menjadi kesempatan bagi personel untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

“Patroli bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga bagaimana personel hadir, menyapa dan mendengarkan masyarakat. Komunikasi yang baik akan membantu membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan bahwa interaksi dengan masyarakat merupakan bagian dari pelaksanaan tugas personel di lapangan.

“Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan membangun hubungan yang baik. Menyapa warga dan memberikan perhatian kepada anak-anak merupakan hal sederhana, namun menjadi bagian dari upaya mendekatkan aparat dengan masyarakat,” ungkap Wakaops Damai Cartenz-2026.

Patroli berlangsung sejak pagi dan berjalan aman serta lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Distrik Muara, termasuk kawasan Dondobaga, terpantau kondusif dan aktivitas warga berjalan seperti biasa.

Setelah berinteraksi dengan warga dan anak-anak di Gereja GIDI Dondobaga, personel melanjutkan patroli sesuai rute yang telah ditentukan.

Tiga Motor Diamankan Dalam Razia Dini Hari di Menteng

Jakarta Pusat — Tiga sepeda motor harus diamankan ke Mapolsek Metro Menteng setelah pengendaranya tidak dapat menunjukkan dokumen STNK saat pemeriksaan berlangsung. Temuan tersebut terjadi dalam razia stationer yang digelar jajaran Polsek Metro Menteng di kawasan Jalan Moh. Yamin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026) dini hari.

Razia dimulai setelah personel mengikuti apel yang dipimpin Iptu Agung Sukiswo selaku Padal dan didampingi Aiptu Ruhdiyanto sebagai WaPadal Sebanyak 10 personel dikerahkan dalam kegiatan tersebut.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas mengamankan tiga kendaraan roda dua, yakni Honda Beat hitam B-5772-BRH, Honda Beat hitam B-3461-PPN dan Yamaha Jupiter MX hitam B-6038-WCC. Ketiganya diamankan lantaran pengendara tidak dapat menunjukkan dokumen STNK.

Kendaraan kemudian dibawa ke Polsek Metro Menteng. Pengendara diminta melengkapi dan menunjukkan dokumen kendaraan sebelum kendaraan dapat dibawa kembali.

Sementara pengendara yang tidak ditemukan adanya temuan terkait sasaran pemeriksaan diberikan imbauan secara humanis dan dipersilakan melanjutkan perjalanan. Cara bertindak tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan tanpa mengabaikan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menegaskan bahwa kegiatan pemeriksaan di jam rawan merupakan langkah pencegahan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas.

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus mencegah peluang terjadinya kejahatan. Kami mengedepankan tindakan yang humanis dan tetap mengutamakan keselamatan serta prosedur dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan pentingnya kegiatan preventif dan kehadiran personel di lapangan, terutama pada waktu yang memiliki potensi kerawanan.

“Keamanan harus dijaga melalui langkah pencegahan. Kami terus mendorong personel untuk hadir di tengah masyarakat, melakukan deteksi dini, serta mengambil langkah yang diperlukan untuk mempersempit peluang terjadinya tindak kejahatan,” tegasnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Menjanjikan Asuransi BNI Life Yang Sangat Menguntungkan Yetapi unsur Penipuan

Bekasi Kota- Pada saat itu Hj.Kartika Oman di hubungi oleh seorang dari BNI life dan pertama kali saya kenal Tika salah satu marketing BNI Life di kantor Cabang Bank BNI Bekasi dari Ibu Vitri Sumantri.Senin(14/09/26).

Pada saat itu saya ditawarkan BNI Life kepada Bu Vitri untuk prooduk invenstasi tetapi ternyata Bu Vitri menawarkan kembali dan memperkenalkan sama Tika.

Dan lalu dengan triknya Tika nama marketing BNI life tersebut.Dan Tika marketing tersebut merayu saya ditelepon minta janjian ke tempat saya yaitu apartemen di Bekasi dia tawarin berbagi hadiah menarik bahkan saat itu tika pun pinjamkan uang sekitar Tiga juta rupiah kepada saya. 

Yang pada saat itu saya mempunyai dua polis asuransi yang berbeda dari tahun 2013 dan 2020. Lalu Tika tidak menjelaskan dengan detail terkait asuransi tersebut cuma saya menunjukan ke dia dua polis asuransi saya itu.

Tika marketing BNI life tersebut 
menyarankan untuk investasi,dimana yang harus ditutup kalau saya mau polis yang baru di upgrade dari premi 500.000 perbulan menjadi 50.000.000 pertahun dengan manfaat yang berbeda yaitu tiap setahunnya dapat 10.000.000 setahun dan manfaat jaminan kematian dan juga bisa di tarik ataupun di ambil sebagian saldo sebagian masih bisa di gunakan di BNI life. 

Walaupun pada saat itu saya dalam masa waktu berjalan. Dan saya pernah menanyai semua polis tersebut yang saya punya dia bilang yang akan dibantu sama produnya yang dia akan tutup bantu saya dalam proses ditutup polis tersebut 
yang sudah lama pada saat itu.

Polis dari tahun 2013 dan mau dibantu upgrade polis baru di tahun 2023 sedangkan polis saya yang satunya lagi saya pernah gunakan tahun dari tahun 2020,"ujar Tika manajemen pada saat itu.

Berbeda dengan polis yang akan dia tawarkan ke saya pada saat itu 
setelah tahun 2025 saya hubungi saudara Tika manajemen 
dari bulan April 2025 nomornya susah di hubungi bahkan saya berusaha dengan nomor yang lain ternyata bisa dihubungi setelah dia mengetahui itu saya yang menhubungi dia langsung saya di blokir pada saat itu.

Awalnya saya tidak menduga bahwa dia sudah keluar dari BNI life 
Tika manajemen tersebut dan dia tidak akan menipu saya.Saya masih berpikir baik dan saya anggap nanti saya ke BNI life dan dia bekerja di situ di BNI life Pusat. 

Setelah beberapa berjalan mendekati tahun 2026 saya menghubungi lagi di awal bulan Desember 2025 dan saya kaget banget saya cari tahu ternyata Tika
manajemen sudah keluar dari BNI life. 

Lalu saya diminta Bu Vitri cari tahu terkait BNI life oleh marketing lama yang masih aktif ternyata Tika marketing tersebut yang saya pernah buat sama dia salah satu polis saya yang tahun 2020. 

Dan saya di suruh mendatangi saja kalau mau pencairan sebagian ke BNI Life pusat agar segera dibantu proses.Sayapun datang awal bulan Desember 2025 ternyata saya sangat kaget tidak bisa dicairkan sebagian dan sebagian masih aktif saldonya.

Saya langsung buat surat kronologis permohonan dan masih menunggu 20 hari proses kerja. Jawabannya malah ilustrasi tertulis saya baru mendapatkan dan sebelumnya saya tidak mendapatkannya di polis asuransi BNI life tersebut.

Sayapun kaget setelah kunjungan pertama ditolak saya cerita sama salah satu marketing BNI life yang masih aktif itu produk tidak bisa diambil sebagian saldonya dan masih aktif sebagian seperti polis lama saya yang 2013 pada saat itu.

Dan itu cuma di upgrade preminya. lalu si Anto minta kirim ke dia polisnya dan ternyata polis yang Tika asuransi dibuat itu polis yang sama yang Anto tawarkan ke saya. 

Bahkan bukan polis yang saya yang saya miliki pada saat itu dan bukan polis asuransi yang tahun 2013 yang lama di upgrade jadi baru. 

Dan langsung saya sangat kaget banget lalu saya tidak sangka si Tika asuransi yang awalnya dulu saya anggap teman yang dikenalkan dulu dari Bu Vitri yang menipu saya.

Dan saya akhirnya mengadu ke BNI life sampe akhirnya kedatangan ke dua di awal Januari 2026 tetap ditolak saya diminta menulis penolakan. 

Dan tunggu lagi 20 hari kerja awal Februari 2026 ditolak lagi.dan saya buat janji saat itu juga kedatangan ke tiga kali dengan team pengaduan ternyata ditolak lagi alasan BNI Life si Tika pemasaran tersebut sudah tidak bekerja di BNI life sudah keluar. 

BNI Life tidak terima saya ditipu marketingnya, dikarenakan saya sudah menandatangi surat-surat kontrak tersebut yang saya merasa di tipu oleh Tika marketing dari BNI life tersebut.

Yang memberikan pengetahuan polis menyesatkan dan lalu pada saat itu juga tanggal 6 Februari 2026 saya ke OJK melaporkan kejadian ini lalu tiga kali pertemuan sampai akhirnya saya meminta mediasi di LAPS selama lima kali pertemuan antara BNI Life dengan di moderatori pihak LAPS OJK bahkan pertemuan yang berlarut memaksn beberapa bulan dan saya pernah menghadirkan saksi Bu Vitri kepala cabang Bank BNI Bekasi Kota yang memperkenalkan saudara Tika marketing BNI life pada saat itu.

Dan yang menipu saya adalah penipu ulung dengan berbagai hal dia promosi kan ke saya pada saat itu.Dan ada bukti-bukti yang saya tunjukan dan saksi Bu Vitri menjelaskan bahwa Tika asuransi sudah keluar dari masalah atau ada kasus di BNI Life sesuai bukti rekamanan suara di persidangan mediasi pertemuan ke tiga di mediasi LAPS Ojk dengan pertemuan ketiga mediasi perkara No Register Perkara  133/MED-132/LAPSSJK.03/IV/2026 dengan ticket pengaduan P260201659 antara Rajt Kartika Oman Putriwijaya (“Pemohon) V. PT BNI Life Insurance atas sengketa dibidang Perasuransian dan hasilnya mental semuanya dan hasil sidang mediasi selama lima kali pertemuan selama lima bulan pun hasilnya nihil. 

Dan lalu apa gunanya atau fungsinya atau manfaatnya OJK kalau tidak ada sanksi berat pada perusahaan asuransi BNI life yang nakal melalui salah satu oknum bernama Tika marketing yang lepas tanggung jawab.

Harapan saya selaku korban penipuan dari asuransi BNI life harus saya adukan kemana saya hanya seorang ibu dan janda tanpa suaminya  dan mempunyai seorang bayi berumur dua tahun saat ini.

Semoga ada yang mau membantu untuk mengembalikan uang kami yang besar Jumlah bagi saya uang tersebut untuk kebutuhan anak yang berumur dua tahun pada saat ini.