View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Rabu, 26 Agustus 2026

Jaga Jakarta On The Spot Bhabinkamtibmas Jatiwarna Ajak Warga Perkuat Siskamling dan Jaga Kamtibmas

BEKASI — Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Unit Binmas Polsek Pondok Gede melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatiwarna, Aipda Deddy Lesmana Situmorang, melaksanakan kegiatan sambang dan Door to Door System (DDS) dalam program Jaga Jakarta On The Spot.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyambangi tokoh masyarakat, Bapak Agus selaku Ketua RT 003/004 Kelurahan Jatiwarna, bersama warga masyarakat di kediamannya di Jl. Pasar Kecapi, Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan tokoh masyarakat dan warga untuk menyerap informasi serta mengetahui perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan sekitar. Aipda Deddy juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

Warga diimbau untuk mengaktifkan kembali kegiatan patroli lingkungan dan Siskamling sebagai bentuk kepedulian bersama dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas serta menjaga kondusivitas wilayah.

Selain itu, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan judi online yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan sosial dan merugikan masyarakat.

Melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Pondok Gede terus hadir secara langsung di tengah masyarakat untuk memperkuat komunikasi, membangun kemitraan, serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Polsek Bantargebang Gelar Jaga Jakarta On The Spot, Serap Aspirasi Warga Cimuning

KOTA BEKASI — Polsek Bantargebang melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat sebagai upaya memperkuat komunikasi serta sinergitas antara kepolisian dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kamis(27/8/26).

Kegiatan tersebut berlangsung di Perum Bekasi Timur Regency, Jl. Murai 6 Blok H, RT 005/015, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Kegiatan dihadiri Wakapolsek Bantargebang, Ps. Kanit Binmas Polsek Bantargebang Iptu Nasrullah M. Bagza, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Cimuning, komunitas ojek online (ojol), tokoh masyarakat, anggota Pokdarkamtibmas, serta warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Bantargebang berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi, saran, masukan, serta informasi yang berkembang di lingkungan warga.

Selain menyerap aspirasi, personel kepolisian juga memberikan imbauan kamtibmas, khususnya terkait pencegahan tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH, MM, dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan Jaga Jakarta On The Spot menjadi sarana penting bagi kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat sekaligus mendengarkan berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan warga.

«“Kami terus mendorong terjalinnya komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat. Aspirasi, saran, dan informasi dari warga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Sukadi.»

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol, tokoh masyarakat, Pokdarkamtibmas, serta warga, untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

«“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Mari bersama-sama mencegah tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta menggunakan media sosial secara bijak agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” tambahnya.»

Dari kegiatan tersebut, terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polri dengan masyarakat. Warga juga menyatakan dukungannya terhadap peningkatan sinergitas dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Berbagai aspirasi dan informasi yang berkembang di tengah masyarakat berhasil diserap sebagai bahan masukan bagi kepolisian dalam meningkatkan pelayanan dan pemeliharaan kamtibmas.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dan penyerapan aspirasi masyarakat berlangsung dengan lancar. Hingga kegiatan selesai, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bantargebang terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Polda Metro Jaya Siapkan Layanan Kesehatan bagi Masyarakat dalam Kegiatan Penyampaian Aspirasi

JAKARTA – Polda Metro Jaya menyiapkan layanan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka kegiatan penyampaian aspirasi yang berlangsung di Jakarta, Kamis (27/8/2026). Personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) disiagakan untuk memberikan pertolongan dan pelayanan medis apabila dibutuhkan.

Kesiapan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan. Personel Dokkes disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama serta layanan kesehatan kepada masyarakat maupun personel yang membutuhkan.

Selain menyiagakan personel medis, Polda Metro Jaya juga memastikan akses terhadap fasilitas kesehatan lanjutan apabila terdapat kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kesiapan layanan kesehatan merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, personel Dokkes kami siapkan untuk memberikan pertolongan apabila ada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, kami juga memastikan akses terhadap fasilitas kesehatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari ruang demokrasi yang harus dapat berlangsung secara tertib. Polri juga berupaya memastikan seluruh masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.

“Yang kami kedepankan adalah pelayanan. Kami ingin memastikan masyarakat yang hadir maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi tetap mendapatkan pelayanan dan merasa aman. Termasuk apabila ada yang membutuhkan pertolongan kesehatan, personel Dokkes siap memberikan bantuan,” katanya.

Polri mengajak seluruh masyarakat yang mengikuti maupun berada di sekitar kegiatan penyampaian aspirasi untuk bersama-sama menjaga ketertiban, memperhatikan kondisi kesehatan, serta saling menghormati agar seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Harapan kami seluruh kegiatan dapat berlangsung tertib dan damai. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat direspons dengan baik, termasuk dalam hal pelayanan kesehatan,” tutupnya.

Polsek Bekasi Barat Berikan Pelayanan Pengamanan Giat Masyarakat di Pos Pam Sumber Arta

Kota Bekasi – Dalam rangka memberikan rasa aman dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Bekasi Barat melaksanakan pelayanan pengamanan kegiatan masyarakat yang akan menyampaikan pendapat di muka umum di wilayah Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan pengamanan Berdasarkan Surat Perintah dari Kapolres Metro Bekasi Kota, di Wilayah Hukum Polsek Bekasi Barat dilaksanakan di dua titik, yakni Pos Pam Sumber Arta, Jalan KH. Noer Ali, Kalimalang, Bintarajaya, serta Stasiun Kranji, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat.

Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapam Wilayah Bekasi Barat Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH. Sebanyak 84 personel gabungan diterjunkan untuk memberikan pelayanan dan memastikan kegiatan masyarakat berlangsung dengan aman, tertib, serta situasi di wilayah hukum Polsek Bekasi Barat tetap kondusif.

Personel yang terlibat dalam pengamanan terdiri dari jajaran Polsek Bekasi Barat, TNI Koramil 01 Kranji, Satpol PP Kecamatan Bekasi Barat, serta unsur potensi masyarakat, di antaranya Pokdarkamtibmas Bhayangkara, FBR, dan Ojek Online.

Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi mengatakan, kehadiran personel gabungan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama aktivitas masyarakat berlangsung.

“Pengamanan dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan pelayanan dan humanis, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tertib,” ujar Kapolsek.

Dengan sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah wilayah, serta unsur masyarakat, Polsek Bekasi Barat berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif.

Keslap Posko Ende Hadirkan Poli Anak dan Poli Gigi untuk Layani Keluhan Warga

ENDE, NUSA TENGGARA TIMUR — Di tengah aktivitas warga yang masih bertahan di pengungsian pascagempa bumi, kebutuhan pelayanan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama di Posko Ende.

Untuk memberikan pelayanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Keslap Posko Ende menghadirkan layanan khusus berupa Poli Anak dan Poli Gigi.

Kasidokkes Polres Ende, dr. Marieta Stefany Elim, mengatakan pembentukan kedua poli tersebut merupakan inisiatif setelah petugas menemukan sejumlah warga yang datang dengan keluhan kesehatan yang serupa.

“Pembentukan Poli Anak dan Poli Gigi ini merupakan bentuk respons kami terhadap keluhan kesehatan yang disampaikan warga. Dengan adanya poli khusus, pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien,” ujar dr. Marieta Stefany Elim dalam keterangannya, Rabu (26/08/2026).

Menurut dr. Stefany, salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi kesehatan anak-anak di lokasi pengungsian. Anak-anak membutuhkan penanganan yang lebih khusus karena kondisi kesehatan mereka berbeda dengan orang dewasa.

“Anak-anak membutuhkan perhatian dan penanganan yang lebih khusus. Karena itu, kami menghadirkan Poli Anak agar pemeriksaan dan pelayanan kesehatan bagi anak-anak dapat dilakukan secara lebih optimal,” jelasnya.

Sementara itu, Poli Gigi disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang mengalami berbagai keluhan terkait kesehatan gigi dan mulut selama berada di pengungsian.

Kehadiran kedua layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Keslap Posko Ende untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan meskipun berada dalam situasi pascabencana.

dr. Stefany berharap pelayanan kesehatan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, sekaligus memberikan rasa aman selama masyarakat menjalani masa pemulihan pascagempa.

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, warga tetap mendapatkan pelayanan yang baik dan kondisi kesehatan mereka dapat terus terjaga selama berada di pengungsian,” ungkap dr. Stefany.

Di tengah proses pemulihan pascagempa bumi, Keslap Posko Ende terus hadir memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sebagai bagian dari upaya memastikan kesehatan warga tetap terjaga.

Polres Ende Lakukan Assessment Sebelum Dampingi Anak-anak Terdampak Gempa

ENDE, NUSA TENGGARA TIMUR — Polres Ende terus melakukan upaya pemulihan kondisi psikologis masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende. Salah satunya melalui kegiatan trauma healing yang menyasar masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi kelompok rentan mengalami tekanan psikologis pascabencana.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2026). Sebelum memberikan pendampingan kepada masyarakat, personel yang tergabung dalam tim trauma healing terlebih dahulu menjalani assessment untuk memastikan kesiapan dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan, assessment dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan personel memiliki kesiapan, baik secara kemampuan maupun kondisi psikologis, sebelum memberikan pendampingan kepada warga terdampak bencana.

"Sebelum turun mendampingi masyarakat, khususnya anak-anak, personel kami terlebih dahulu menjalani assessment. Ini penting untuk memastikan mereka siap memberikan pendampingan dengan pendekatan yang tepat dan humanis,” ujar AKBP Yudhi Franata dalam keterangannya di Ende (26/08).

Menurutnya, penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti makanan, tempat tinggal, dan pelayanan kesehatan. Pemulihan kondisi psikologis juga menjadi bagian penting dalam proses penanganan masyarakat terdampak bencana.

“Pascabencana, yang perlu kita pulihkan bukan hanya kondisi fisik, tetapi juga rasa aman dan kepercayaan diri masyarakat. Anak-anak juga perlu mendapatkan ruang untuk kembali bermain, tertawa, dan berinteraksi seperti biasa,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, tim trauma healing mengajak anak-anak untuk mengikuti berbagai kegiatan yang menyenangkan, seperti bermain bersama, bernyanyi, berinteraksi, serta melakukan aktivitas lainnya yang dapat membantu mengurangi tekanan psikologis akibat pengalaman gempa bumi.

Pendekatan tersebut dilakukan secara humanis dan disesuaikan dengan kondisi anak-anak di lokasi pengungsian. Kehadiran personel Polri diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan suasana yang lebih positif di tengah kondisi pengungsian.

AKBP Yudhi Franata berharap kegiatan trauma healing dapat dilakukan secara tepat dan berkelanjutan sehingga membantu masyarakat, khususnya anak-anak, dalam proses pemulihan pascabencana.

"Kami berharap melalui pendampingan ini anak-anak dapat kembali ceria dan merasa bahwa mereka tidak sendiri. Kami akan terus hadir dan mendampingi masyarakat selama dibutuhkan,” ungkap AKBP Yudhi.

Bagi Polres Ende, trauma healing bukan sekadar kegiatan bermain bersama anak-anak. Lebih dari itu, setiap senyum dan tawa yang kembali hadir menjadi bagian dari proses pemulihan masyarakat setelah menghadapi bencana.

Di tengah kehilangan dan ketidakpastian pascagempa bumi, kehadiran, perhatian, dan pendampingan menjadi bentuk nyata kepedulian Polri untuk memberikan rasa aman serta membantu masyarakat bangkit kembali.

Polda Metro Jaya & Kodam Jaya Gelar Apel Kesiapan Pelayanan Masyarakat di Sejumlah Titik

Jakarta — Polda Metro Jaya menggelar apel kesiapan pelayanan masyarakat, Kamis (27/8/2026). Sebanyak 80 agenda berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terdiri atas 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 18 kegiatan masyarakat lainnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyampaian pendapat dijadwalkan berlangsung di sejumlah lokasi, antara lain Gedung DPR/MPR RI, Silang Selatan Monas atau seberang Gedung Danareksa, Taman Pandang Silang Monas.

“Menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Pada saat yang sama, beragam agenda olahraga, pameran, seni dan hiburan, organisasi, hingga produksi perfilman juga berlangsung di sejumlah wilayah. Beberapa di antaranya ialah Piala Soeratin U-15 di Klender, International Battery Summit 2026 di JIExpo Kemayoran, Kejuaraan Nasional Karatedo Gojukai di GOR Ciracas, APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD City, serta Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2.

Sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di Gedung DPR/MPR RI. Personel lainnya ditempatkan di sejumlah lokasi guna mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas sesuai kebutuhan.

Dalam pelaksanaan tugas, seluruh personel diarahkan untuk mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan dan kondisi di lapangan.

Polda Metro Jaya mengimbau peserta penyampaian pendapat agar menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta menghormati hak masyarakat lain yang menggunakan ruang publik. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap berjalan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan tertib, damai, dan saling menghormati,” pungkasnya.