View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Kamis, 12 Februari 2026

SESKOAL TERIMA KUNJUNGAN DELEGASI PAKISTAN NAVAL WAR COLLEGE

Dharma Wiratama, 11 Februari 2026-
Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo diwakili Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr.Opsla. menerima kunjungan delegasi Pakistan Naval War College (PNWC) yang dipimpin oleh FADM Asif Alif, bertempat di ruang transit gedung Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (11/02/2026). 

Kunjungan delegasi PNWC bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta memperluas pemahaman mengenai sistem pendidikan, pengkajian strategis, dan dinamika keamanan maritim di kawasan. Dalam diskusi yang berlangsung konstruktif, delegasi PNWC menyampaikan beberapa poin kerja sama strategis, dan harapan adanya kunjungan balasan dari Seskoal ke PNWC di Karachi, Pakistan, serta usulan pertukaran staf pengajar antara Seskoal dan PNWC.

Pada kesempatan ini, delegasi PNWC mengundang Pusjianmar Seskoal untuk menghadiri Maritime Security Conference yang akan diselenggarakan pada tahun 2027. Delegasi PNWC juga menyampaikan harapan terjalinnya kerja sama antara PNWC Maritime Security Centre dan Pusjianmar Seskoal dalam bidang pengkajian isu-isu kemaritiman.

DANSESKOAL SECARA RESMI MEMBUKA DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-65 TA 2026

Dharma Wiratama, 12 Februari 2026-
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. diwakili oleh Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pembukaan Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal angkatan ke-65 TA 2026, bertempat di auditorium Jos Soedarso Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (12/02/2026).

Dikreg Seskoal merupakan pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI Angkatan Laut, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan Perwira TNI Angkatan Laut dalam bidang strategi dan taktik pertahanan laut. Dikreg Seskoal adalah program pendidikan utama Seskoal yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan Perwira TNI Angkatan Laut dalam merencanakan dan melaksanakan operasi serta keamanan laut. Seskoal bertanggung jawab menyelenggarakan Dikreg Seskoal untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan Perwira TNI Angkatan Laut dalam bidang pertahanan laut. 

Kasal dalam sambutannya yang dibacakan oleh Danseskoal menyampaikan “Pendidikan reguler Seskoal berperan strategis dalam menyiapkan calon pemimpin TNI dan Polri yang dalam pengabdiannya mampu menghadapi lingkungan strategis yang kompleks, dinamis, dan penuh ketidakpastian. Dikreg Seskoal merupakan wahana pengembangan dan pematangan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak para Perwira. Output dari Dikreg Seskoal adalah mencetak Perwira Menengah TNI dan Polri khususnya TNI Angkatan Laut yang mampu merumuskan dan mengaplikasikan konsep kebijakan, strategi, dan manajemen operasi laut”.

DANSESKOAL DIDAMPINGI KETUA CABANG BERDIRI SENDIRI JALASENASTRI SESKOAL HADIRI PERESMIAN SPPG POMAL


Dharma Wiratama, 12 Februari 2026-
Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo didampingi Ketua Cabang Berdiri Sendiri Jalasenastri Seskoal Ny. Dian Ariantyo Condrowibowo menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-46 TNI Angkatan Laut, yang diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, bertempat di Mako Puspomal, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Kamis (12/02/2026).

SPPG dirancang sebagai dapur umum yang memproduksi makanan sehat dan higienis dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG adalah inisiatif pemerintah untuk memberikan makan sehat dan bergizi kepada anak-anak sekolah guna meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak serta mendukung tumbuh kembangnya.

Kasal dalam sambutannya menjelaskan “SPPG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan tetapi juga menjamin standar kualitas pangan yang ketat. SPPG bertujuan mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan status gizi serta mencegah kekurangan gizi dengan menyediakan makanan yang higienis dan bernutrisi sesuai standar”.

Polsek Cipayung bersama Koramil 07/Cipayung dan Patroli Keliling Siskamling Antisipasi Tawuran dan Cuaca Ekstrim


Jakarta Timur – Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif,Polsek Cipayung dan Koramil 07/Cipayung bersama Komduk dan warga masyarakat melaksanakan kegiatan Patroli atau siskamling keliling di wilayah hukum Jakarta Timur di Kecamatan Cipayung, Kamis Malam. (12/02/26).

Kegiatan patroli tersebut di fokuskan di Jl. Mundu RT 009 RW 007 Kelurahan Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Jakarta Timur, yang menjadi salah satu titik pemantauan keamanan wilayah.

Patroli ini melibatkan personel Polsek dan Koramil 07/Cipayung, Komduk, serta partisipasi aktif warga setempat sebagai bentuk sinergitas Polri dan TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut ini  kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi tawuran dan kenakalan remaja yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Patroli ini sebagai bentuk kehadiran aparat di tengah masyarakat guna mencegah terjadinya tawuran maupun bentuk kenakalan remaja lainnya. 

Kami ingin memastikan wilayah Cipayung tetap aman dan kondusif.

Selain fokus pada aspek keamanan sosial, patroli juga menjadi sarana untuk mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. 

Warga dihimbau untuk mengantisipasi potensi genangan air, pohon tumbang, maupun risiko lainnya akibat cuaca ekstrem.

Pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan seluruh stakeholder terkait guna memetakan serta memantau titik-titik rawan di wilayah Kecamatan Cipayung.

Dengan adanya patroli rutin dan keterlibatan aktif warga, diharapkan situasi wilayah Kecamatan Cipayung tetap aman, nyaman dan terbebas dari gangguan kamtibmas.

Koramil 07/Cipayung dan Komduk Gelar Patroli/Siskamling Keliling Sisir Lubang Buaya, Antisipasi Tawuran dan Cuaca Ekstrem


Jakarta Timur – Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Koramil 07/Cipayung bersama Komduk dan warga masyarakat melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling di wilayah Kecamatan Cipayung, Kamis Malam. (12/02/26).

Kegiatan patroli tersebut di fokuskan di Jl. Mundu RT 009 RW 007 Kelurahan Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Jakarta Timur, yang menjadi salah satu titik pemantauan keamanan wilayah.

Patroli ini melibatkan personel Koramil 07/Cipayung, Komduk, serta partisipasi aktif warga setempat sebagai bentuk sinergitas TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Batuud Koramil 07/Cipayung, Peltu Imam, menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi tawuran dan kenakalan remaja yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

“Patroli ini sebagai bentuk kehadiran aparat di tengah masyarakat guna mencegah terjadinya tawuran maupun bentuk kenakalan remaja lainnya. Kami ingin memastikan wilayah Cipayung tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek keamanan sosial, patroli juga menjadi sarana untuk mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Warga dihimbau untuk mengantisipasi potensi genangan air, pohon tumbang, maupun risiko lainnya akibat cuaca ekstrem.

Pentingnya koordinasi berkelanjutan dengan seluruh stakeholder terkait guna memetakan serta memantau titik-titik rawan di wilayah Kecamatan Cipayung.

Dengan adanya patroli rutin dan keterlibatan aktif warga, diharapkan situasi wilayah Kecamatan Cipayung tetap aman, nyaman dan terbebas dari gangguan kamtibmas.


Selamat Datang di Dunia Na Willa”Visinema Studios Luncurkan Official Trailer dan Poster,Hadirkan Perayaan Terbesar untuk Keluarga di Lebaran 2026Kisah ajaib terbaru dari kreator film JUMBO yang mengajak semua orang kembali melihat dunia dengan penuh keajaiban

Jakarta, 12 Februari 2026 — Menyambut Lebaran 2026, Visinema Studios resmi
merilis official trailer dan poster film Na Willa, sebuah film live action keluarga yang mengajak penonton kembali melihat dunia dari sudut pandang anak-anak
dengan rasa ingin tahu yang jujur, imajinasi yang hidup, dan keajaiban yang lahir dari hal-hal sederhana.
Lebaran menjadi momen pulang, berkumpul, dan merayakan keluarga. Tahun ini,Visinema Studios menghadirkan Na Willa sebagai sebuah perayaan terbesar
untuk keluarga saat Lebaran. Sebuah ajakan untuk #JadiAnakAnak kembali,
melepaskan sejenak peran orang dewasa, dan mengingat bagaimana dunia pernah terasa begitu besar, penuh warna, dan penuh keajaiban.
Lahir dari kreator film JUMBO yang sukses menyentuh hati jutaan penonton Indonesia, Na Willa menjadi debut film live action dari Ryan Adriandhy,sekaligus kolaborasi kreatif dengan penulis Reda Gaudiamo, yang novelnya menjadi dasar cerita film ini. 

Dengan pendekatan storytelling yang khas dan penuh empati, Na
Willa menghadirkan perspektif anak yang jarang diangkat dalam sinema keluarga Indonesia.
Official poster Na Willa memperlihatkan dunia imajinasi yang lahir dari mata seorang
anak perempuan yang hidup di Indonesia era 1960-an. 

Sementara itu, official trailer
mengajak penonton masuk ke pengalaman menjadi anak-anak kembali, saat ketidaktahuan bukan kelemahan, melainkan pintu menuju petualangan.

Diproduseri oleh Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari, serta diproduseri eksekutif oleh Herry B. Salim, Na Willa menegaskan komitmen Visinema Studios
dalam menghadirkan produksi film keluarga bernilai tinggi, baik dari sisi cerita,visual, maupun pengalaman menonton lintas generasi.

“Na Willa merupakan bentuk komitmen Visinema Studios yang mengajak kita mengingat kembali bagaimana rasanya menjadi anak-anak. Ajakan untuk masuk dan merasakan sebuah dunia yang dibangun dengan imajinasi, kejujuran, dan keberanian
anak-anak,” ujar Anggia Kharisma, Produser Na Willa sekaligus Chief Content Officer Visinema Studios.

“Untuk penonton dewasa, film ini seperti perjalanan menelusuri memori masa kecil,tentang keluarga, tentang rumah, dan tentang hal-hal sederhana yang dulu terasa begitu berarti. Sementara untuk anak-anak, ini adalah ruang untuk bermain,
berimajinasi, bernyanyi, dan merayakan rasa ingin tahu mereka.”

Lebih lanjut, Anggia menegaskan bahwa Na Willa dirancang sebagai tontonan yang aman dan hangat untuk semua kalangan.

“Na Willa adalah film yang paling aman untuk semua orang, untuk anak-anak, untuk
keluarga, dan juga untuk siapa pun yang ingin kembali merasakan hangatnya keluarga dan masa kanak-kanak,” tambah Anggia.

Disutradarai sekaligus ditulis oleh Ryan Adriandhy, film ini menghadirkan dunia
anak tanpa menggurui.

“Sebagai orang dewasa, kita sering lupa bagaimana dulu kita memandang dunia,”ujar Ryan.

“Lewat Na Willa, saya ingin mengajak penonton melihat dunia dari mata anak-anak,
mata yang jujur, penuh rasa penasaran, dan selalu menemukan keajaiban dari apa
pun yang dihadirkan dunia.”
Kolaborasi dengan penulis Reda Gaudiamo menjadi fondasi penting dalam membangun semesta cerita Na Willa yang hangat dan reflektif.

“Sejak awal, Na Willa selalu berbicara tentang keluarga dan proses saling belajar.
Bukan hanya anak yang belajar memahami dunia, tapi juga orang tua yang belajar memahami cara berpikir anak-anak. Film ini menghadirkan nilai tentang tanggung jawab, rasa hormat, dan menerima perbedaan dengan cara yang lembut dan
membumi,” ungkap Reda.

Official Trailer Na Willa menghadirkan potongan masa kecil yang begitu dekat dengan
keseharian: memanggil teman dari balik pagar, berlari di lapangan sambil menerbangkan layangan, hingga meneguk minuman orange cruz yang “nyekrusss” di
siang hari. 

Warna-warna yang ceria, tawa lepas, serta kebebasan berimajinasi menjadi
napas utama film ini, mengingatkan bahwa kebahagiaan lahir dari hal-hal yang sederhana.

Seperti karya Visinema Studios lainnya, musik kembali menjadi bagian penting darifilm.Original soundtrack berjudul “Sikilku Iso Muni” yang diciptakan
Laleilmanino hadir sebagai lagu yang tidak hanya nyaman didengar, tetapi juga dinyanyikan dan dirasakan bersama.

Film ini memperkenalkan Luisa Adreena sebagai Na Willa, bersama jajaran pemeran anak berbakat lainnya: Freya Mikhayla (Farida), Azamy Syauqi (Dul), dan
Arsenio Rafisqy (Bud). Deretan pemeran dewasa seperti Junior Liem, Irma Rihi,Melissa Karim, Ira Wibowo, Putri Ayudya, Nayla Purnama, Agla Artalidia, hingga
Ratna Riantiarno turut memperkaya cerita.

Bagi Luisa Adreena, Na Willa adalah pengalaman yang penuh kehangatan. “Di film ini
aku banyak bermain dan berimajinasi. 

Mak sama Pak selalu ngajarin dengan sabar.Rasanya kayak main, tapi juga belajar.” cerita Luisa Adreena.

Dalam kesempatan yang sama, Visinema Studios juga mengumumkan bahwa film Na
Willa akan menjadi pembuka dari Na Willa Universe, sebuah semesta cerita yang akan tumbuh dan menemani keluarga dan masyarakat Indonesia.
Na Willa akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada Lebaran 2026,sebagai sebuah perayaan hangat untuk semua orang, sebuah ajakan untuk pulang,
berkumpul, dan kembali #JadiAnakAnak.

SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa Jadi Satu-Satunya Film Luna Maya di Tahun 2026


Jakarta, 11 Februari 2026 — Setelah tahun 2025 Luna Maya cukup sibuk berseliweran membintangi berbagai karakter di layar lebar, tahun ini menjadi tahun
yang berbeda baginya. Luna Maya hanya akan bermain di satu judul film sepanjang tahun ini, yakni film horor terbaru persembahan Soraya Intercine Films,SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa.

Ini adalah ketiga kalinya Luna memerankan karakter dari IP horor terbesar Indonesia, Suzzanna, dan memerankan karakter bernama Suzzanna, dan untuk pertama kalinya ia tak memerankan sosok hantu. 

Di film ini, ia akan beradu peran
dengan aktor Pemenang 6 Piala Citra FFI, Reza Rahadian.“Di film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa ini bisa dibilang aku lebih senang.

Karena enggak jadi hantu, enggak jadi sundel bolong. Di sini Suzzanna berperan
sebagai manusia full dari awal sampai akhir. 

Jadi itu yang membedakan dari
film-film Suzzanna sebelumnya,” ujar Luna Maya.

Dalam memerankan Suzzanna, Luna menegaskan tantangannya adalah bagaimana menghidupkan Suzzanna sebagai karakter. 

Ia mencoba menampilkan marwah dari almarhum Suzzanna saat berakting.

“Bunda (Suzzanna) itu punya ciri khas sekali bagaimana beliau berakting, dialognya,penekanan intonasinya, dan pelafalan konsonan huruf tertentu. Itu yang selalu diingat-ingat. 

Aku juga lebih banyak mendengarkan kembali bagaimana beliau berbicara dan berdialog dalam klip-klip yang aku tonton,” ungkap Luna.

Luna pun berharap film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa bisa mendapat sambutan yang tinggi dari penonton Indonesia saat filmnya tayang pada momen Lebaran tahun ini.

“Di tahun 2026 ini, SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa jadi satu-satunya film
saya. 

Jadi sampai sekarang, belum ada rencana apa-apa. Makanya jangan sampai enggak ditonton,” tambah Luna.

“Mudah-mudahan SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa bisa menjadi film Lebaran yang paling dinantikan dan bisa membawa seluruh keluarga untuk datang
ke bioskop bersama-sama dengan orang tersayang,” tutup Luna.

Selain Luna Maya dan Reza Rahadian,film SUZZANNA: SANTET Dosa di Atas Dosa
juga dibintangi oleh suami almarhum Suzzanna Clift Sangra, Nai Djenar Maesa Ayu,Adi Bing Slamet, El Manik, Yatti Surachman, Iwa K, Nunung, Andi/Rif, Budi Bima,Aziz Gagap, Ence Bagus, Sabar Bokir, Petrix Gembul, dan Piet Paga.

Sebelumnya, universe Suzzanna dari Soraya Intercine Films telah meraih kesuksesan.Di antaranya, film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) meraih
sukses blockbuster dengan raihan 3 juta lebih penonton. Selanjutnya, Suzzanna:
Malam Jumat Kliwon (2023) juga meraih sukses blockbuster dengan raihan 2 juta
lebih penonton.

Tonton film SUZZANNA: SANTET Dosa Di Atas Dosa pada Lebaran 2026 di
bioskop Indonesia! Ikuti informasi terbaru tentang film SUZZANNA: SANTET Dosa
Di Atas Dosa melalui akun Instagram resmi @sorayaintercinefilms dan
@filmsuzzanna.official.

Sinopsis
Suzzanna (Luna Maya) dicintai oleh Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yang kejam. 

Namun, karena haus kekuasaan, Bisman malah menyantet ayah Suzzanna hingga tewas. Dendam atas kematian sang ayah pun mendorong Suzzanna
mempelajari ilmu Santet. 

Ketika balas dendam, Suzzanna menyadari kekuatan Bisman jauh lebih besar dari yang ia duga. Di tengah perjalanan, ia jatuh cinta pada Pramuja (Reza Rahadian), pria taat agama yang tak mengetahui rahasianya. 

Hingga akhirnya, Suzzanna dihadapkan pada pilihan: meneruskan dendam, atau
mempertaruhkan segalanya demi cinta!