View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Jumat, 21 Agustus 2026

Polsek Jatisampurna Gelar Jaga Jakarta On The Spot, Ajak Warga Perkuat Kepedulian terhadap Kamtibmas

Kota Bekasi – Dalam rangka memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Jatisampurna Polres Metro Bekasi Kota melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di wilayah Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jumat (21/08/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai bertempat di Jl. Anggrek RT 08/14, Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Jatisampurna IPTU Musanif bersama jajaran serta warga masyarakat setempat.

Kegiatan turut dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek Jatisampurna IPTU D. Limbong, Bhabinkamtibmas Jatisampurna AIPTU Panjaitan, Ketua RW 14 Marudin, serta warga masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Jatisampurna menyampaikan bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kapolsek mengajak warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengaktifkan kembali Siskamling/Satkamling, memperkuat komunikasi antarwarga, serta bersama-sama melakukan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja guna mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas, seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan kenakalan remaja lainnya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh warga," ujar IPTU Musanif.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan atau mengetahui adanya gangguan Kamtibmas melalui Call Center 110, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

Selain memberikan imbauan, kegiatan Jaga Jakarta On The Spot menjadi sarana komunikasi langsung antara kepolisian dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi, mendengarkan berbagai permasalahan di lingkungan, serta memperkuat hubungan kemitraan dalam menjaga keamanan wilayah.
               https://www.instagram.com/p/DcSuL8QE6Mp/?igsi=MXhlcXczcnF2NmYyOA==

Respons Cepat Laporan Polisi 110, Polsek Metro Menteng Tindak Lanjuti Dugaan Kekerasan Dalam Keluarga


Jakarta Pusat – Jajaran Polsek Metro Menteng bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Layanan Polisi 110 terkait dugaan gangguan ketertiban dan keamanan berupa seorang anak yang diduga melakukan kekerasan terhadap ibu kandungnya di Jalan Kimia, RT 011/RW 001, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026) malam.

Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi pelapor serta situasi di tempat kejadian.

Berdasarkan keterangan awal pelapor, Ibu Fitri, dirinya mengaku kerap dimintai uang oleh anaknya. Apabila keinginan tersebut tidak terpenuhi, anak tersebut diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap dirinya.

Saat petugas melakukan pengecekan di lokasi, anak yang dimaksud diketahui sudah tidak berada di rumah. Petugas kemudian memberikan arahan kepada pelapor agar segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pegangsaan apabila yang bersangkutan kembali ke rumah, sehingga dapat dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, setiap laporan masyarakat melalui layanan kepolisian akan ditindaklanjuti dengan cepat, khususnya laporan yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan warga.

“Kami memastikan setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 mendapat respons dari personel di lapangan. Dalam situasi yang menyangkut dugaan kekerasan dalam keluarga, keselamatan korban menjadi perhatian utama. Kami juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila membutuhkan bantuan atau menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Layanan Polisi 110 merupakan salah satu sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan kepolisian. Kami meminta masyarakat tidak ragu melapor ketika menghadapi gangguan kamtibmas maupun situasi yang mengancam keselamatan,” tegasnya.

Penanganan awal di lokasi dilakukan oleh personel, yakni Aiptu H. Adhy M, Aipda Tri Sugiyarto, Bripka Aris Wibowo, Bripka Andri P, Bripka Aries Adriano dan Briptu Bagus Aditya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Ucapan Selamat Hari Juang PolriKompol Darmawati, SE, SH, MH, Kepala KA Induk PJR Korlantas Polri, mengucapkan Selamat Hari Juang Polri

Jakarta Selatan -Kompol Darmawati,SE,SH,MH Kepala KA Induk PJR Korlantas Polri Mengucapkan Selamat Hari Juang Polri Dengan Semangat Juang Polri untuk Masyarakat Bangsa dan Negara.Jumat(21/08/26).

Dengan semangat juang Polri, mari terus memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara. 

"Semoga semangat pengabdian, pelayanan, serta perlindungan kepada masyarakat terus menjadi bagian dari tugas Polri.”

Selamat Hari Juang Polri!
Semangat Juang Polri untuk Masyarakat, Bangsa, dan Negara.

Selamat Hari Juang Polri!
Semangat Juang Polri untuk terus hadir, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Mari bersama menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

Semangat Juang Polri!

Momen Istimewa Hari Juang Polri, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri



JAKARTA — Ada pemandangan istimewa dalam Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/8/2026). Para mantan Kapolri dan Wakapolri dari berbagai masa hadir bersama jajaran pimpinan serta personel Polri saat ini dalam satu momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian Kepolisian.

Upacara dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. Kehadiran para senior Polri menjadikan peringatan Hari Juang di Mabes Polri terasa berbeda. Para tokoh yang pernah mengemban amanah memimpin institusi pada masanya kembali hadir di tengah keluarga besar Bhayangkara.

Hari Juang Polri yang diperingati setiap 21 Agustus merupakan momentum untuk mengenang perjuangan Polisi Istimewa dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Peringatan ini merujuk pada peristiwa Proklamasi Polisi di Surabaya pada 21 Agustus 1945, ketika Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin bersama anggota Polisi Istimewa menyatakan kesetiaan kepada Republik Indonesia dan mengambil sikap untuk berdiri bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan. Semangat keberanian, kesetiaan, dan pengabdian yang ditunjukkan para pendahulu tersebut menjadi nilai yang terus diwariskan dan diwujudkan Polri sesuai tantangan pada setiap zaman.

Salah satu pemandangan yang menarik perhatian adalah kehadiran sejumlah mantan Kapolri. Jenderal Polisi (Purn) Drs. Roesmanhadi, S.H., M.M., M.H.; Jenderal Polisi (Purn) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M.; Komjen Pol (Purn) Drs. Adang Daradjatun; Komjen Pol (Purn) Drs. R. Makbul Padmanagara; dan Komjen Pol (Purn) Drs. Oegroseno, S.H., hadir dalam upacara tersebut.

Dari unsur PP Polri dan PKBB turut hadir sejumlah purnawirawan perwira tinggi Polri. Mereka yang pernah mengemban amanah dalam berbagai periode kepemimpinan hadir bersama generasi Polri yang saat ini menjalankan tugas.

Kehadiran para senior tersebut membuat Lapangan Bhayangkara seolah menjadi ruang yang mempertemukan perjalanan panjang Polri dalam satu momentum. Para pemimpin dari berbagai masa berdiri bersama jajaran pimpinan dan personel Polri saat ini.

Momen itu bukan sekadar pertemuan para purnawirawan dengan generasi aktif. Lebih dari itu, kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa perjalanan Polri dibangun melalui pengabdian banyak generasi.

Para mantan pimpinan Polri pernah menghadapi tantangan sesuai zamannya. Kini, generasi Polri saat ini menghadapi tantangan yang berbeda, mulai dari dinamika keamanan, perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga tuntutan masyarakat terhadap pelayanan Kepolisian yang semakin baik.

Namun, nilai dasar pengabdian tetap sama: menjaga keamanan, melindungi masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

Purnatugas Bukan Akhir dari Pengabdian

Kehadiran para senior juga memperlihatkan bahwa purnatugas bukan akhir dari hubungan dengan institusi.

Pengalaman, keteladanan, dan kepedulian terhadap Polri tetap menjadi bagian dari perjalanan keluarga besar Bhayangkara. Para senior yang pernah memimpin institusi kini hadir sebagai saksi perjalanan Polri sekaligus bagian dari sejarah yang terus dikenang.

Suasana tersebut terasa semakin kuat ketika seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan khidmat. Para senior dan personel aktif berada dalam satu lapangan, membawa pengalaman dari masa yang berbeda tetapi dipertemukan oleh institusi dan semangat pengabdian yang sama.

Hari Juang Polri menjadi momentum untuk melihat bahwa sebuah institusi tidak dibangun dalam satu masa. Ada perjalanan panjang, ada pengabdian banyak generasi, dan ada nilai-nilai yang terus dijaga.

Kapolri di Surabaya, Wakapolri di Jakarta

Pada waktu yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin Upacara Hari Juang Polri di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya, Jawa Timur.

Surabaya memiliki makna historis karena menjadi tempat Proklamasi Polisi pada 21 Agustus 1945. Jika Surabaya mengajak seluruh insan Bhayangkara menengok kembali akar sejarah perjuangan Polisi, maka Jakarta menghadirkan wajah perjalanan panjang institusi melalui pertemuan para pemimpin dan senior Polri lintas generasi.

Dua lokasi tersebut memiliki pesan yang saling melengkapi: sejarah menjadi sumber nilai, sementara pengabdian hari ini menjadi wujud nyata untuk meneruskan nilai tersebut.

Seluruh Polda Kobarkan Semangat Hari Juang

Semangat Hari Juang Polri Tahun 2026 juga dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polda di Indonesia.

Upacara dan berbagai kegiatan digelar di wilayah masing-masing sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu sekaligus momentum memperkuat komitmen memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Dari pusat hingga daerah, seluruh keluarga besar Polri kembali mengingat bahwa tantangan Kepolisian akan terus berubah. Namun, keberanian, integritas, loyalitas, profesionalisme dan semangat melayani masyarakat harus tetap menjadi bagian dari karakter setiap insan Bhayangkara.

Peringatan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri akhirnya menghadirkan pesan yang sederhana namun kuat.

Para pemimpin boleh datang dari masa yang berbeda. Tantangan boleh berubah. Tetapi semuanya dipertemukan oleh satu sejarah dan satu pengabdian: Polri untuk bangsa dan negara.

Personel Polri Buka Akses Jalan Terdampak Longsor Menuju Dusun Nitung di Palue

Sikka — Polri terus melakukan penanganan terhadap dampak bencana tanah longsor yang menutup akses jalan menuju Dusun Nitung, Desa Nitunglea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Pada Jumat (21/8/2026), personel Polres Sikka turun langsung melakukan pengecekan sekaligus pengamanan proses pembersihan material longsor.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin oleh Kasikum Polres Sikka AKP I Wayan Artawan, S.H., bersama personel Polres Sikka, Bhabinkamtibmas serta Bintara Pol Subsektor Palue. Pembersihan dilakukan secara bertahap untuk membuka kembali akses jalan yang sebelumnya tertutup material tanah longsor.

“Pembersihan ini kami lakukan secara bertahap untuk memastikan akses masyarakat menuju Dusun Nitung dapat kembali terbuka dan aman. Kami juga mengantisipasi adanya material yang masih berpotensi longsor, terutama saat terjadi hujan,” ujar AKP I Wayan Artawan, Jumat (21/8/2026).

Hingga Jumat sore, proses pembersihan material longsor telah memasuki wilayah Dusun Coa, Desa Rokirole, Kecamatan Palue. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan terbukanya akses jalan secara bertahap sehingga dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.

Selain membuka akses, pembersihan material juga dilakukan untuk mengurangi beban material di lereng serta merapikan struktur tanah di sekitar lokasi guna meminimalkan risiko terjadinya longsor susulan.

Kehadiran personel Polri dalam proses penanganan tersebut mendapat respons positif dari warga Dusun Coa. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas keterlibatan personel Polri yang turut membantu membersihkan material longsor yang menutup akses menuju Dusun Nitung.

Kegiatan pembersihan material longsor berakhir pada pukul 17.10 WITA dan akan dilanjutkan pada Sabtu (22/8/2026), sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan akses masyarakat di wilayah terdampak.

Kompol Syarif wasdar ,SH,MH Kasat Tahti Polres Metro Depok Selamat Hari Juang Polri


Depok-Selamat Hari Juang Polri!
Kompol Syarif Wasdar, SH., MH.
Kasat Tahti Polres Metro Depok
Mengucapkan Selamat Hari Juang Jumat (21/08/26).

Semangat juang, pengabdian, dan dedikasi Polri senantiasa hadir untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

Dengan semangat juang Polri, mari terus memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara. 

"Semoga semangat pengabdian, pelayanan, serta perlindungan kepada masyarakat terus menjadi bagian dari tugas Polri.”

Selamat Hari Juang Polri!
Semangat Juang Polri untuk Masyarakat, Bangsa, dan Negara.

Selamat Hari Juang Polri!
Semangat Juang Polri untuk terus hadir, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Mari bersama menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

Semangat Juang Polri! 

Polri Presisi, Mengabdi dengan Hati.

Jaya Selalu Polri!

Polri Siapkan 3.500 Paket Sembako, Besok Dikirim ke Nagekeo dan Ngada

MANGGARAI BARAT, NTT — Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur terus dilakukan. Kali ini, Satgas Mabes Polri bersama Polda NTT dan Polres Manggarai Barat menyiapkan ribuan paket bantuan sosial untuk segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Sebanyak 3.500 paket sembako disiapkan melalui proses packing yang dilakukan di wilayah Manggarai Barat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan Kapolri untuk masyarakat terdampak bencana gempa di NTT.

Ketua Logistik polda NTT, Kombes Pol Edward Jacky Tofani mengatakan, setiap paket telah disiapkan agar dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Paket bantuan tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya mi instan, teh celup, gula, beras, dan minyak goreng.
“Kami dari Satgas Mabes Polri berkolaborasi dengan Satgas Polda NTT dan Polres Manggarai Barat melaksanakan proses packing bantuan dari Bapak Kapolri. Ini merupakan kelanjutan dari proses penerimaan, penyimpanan, hingga nantinya bantuan tersebut didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kombes Pol Edward Jacky Tofani.

Untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat secara merata, Polri menyiapkan lima gudang, yakni tiga gudang di Manggarai Barat, satu di Kupang, serta satu gudang cadangan di Polres Sikka.

Gudang-gudang tersebut menjadi titik penerimaan bantuan dari Mabes Polri maupun Polda jajaran. Selanjutnya, bantuan akan dipilah berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan dan kondisi masyarakat di masing-masing wilayah.

“Kita identifikasi kebutuhan maupun daerah-daerah yang membutuhkan, kemudian bantuan langsung kita distribusikan kepada sasaran. Harapannya, seluruh bantuan yang sudah disiapkan ini bisa sampai tepat sasaran,” jelasnya.

Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan ke wilayah Polres Manggarai dan Polres Manggarai Timur, distribusi berikutnya akan menyasar Kabupaten Nagekeo dan Ngada.
Sebanyak 10 truk bantuan direncanakan diberangkatkan dari Manggarai Barat untuk membawa bantuan tersebut ke dua wilayah itu.

Proses packing melibatkan sekitar 40 personel gabungan, terdiri dari personel Mabes Polri, Polda NTT, Polres Manggarai Barat, Polwan, Polki, hingga personel Brimob dari Den B Brimob Polda NTT.

Kombes Pol Edward Jacky Tofani menegaskan, percepatan distribusi dilakukan sebagai bentuk respons Polri terhadap kebutuhan masyarakat di sejumlah titik terdampak.

“Atensi kita adalah bagaimana bantuan ini segera didistribusikan, mengingat ada informasi dari masyarakat terkait kebutuhan yang harus segera kita tindaklanjuti. Pesan Bapak Kapolri, bantuan harus sampai dengan selamat, tepat sasaran, dan bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama di titik-titik yang betul-betul kritis,” tegasnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari operasi kemanusiaan Polri dalam membantu masyarakat NTT melewati masa tanggap darurat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terdampak gempa dapat terpenuhi.