View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Minggu, 04 Oktober 2026

Dari Jl Surabaya, Polisi Ajak Warga Perkuat Deteksi Dini Keamanan Lingkungan

Jakarta Pusat — Upaya menjaga keamanan lingkungan tidak hanya dilakukan melalui patroli, tetapi juga dengan membangun komunikasi langsung bersama masyarakat. Hal itu dilakukan Polsek Metro Menteng melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga RT 04/RW 07, Jl Surabaya Ujung, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2026).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng, Aiptu Roby. Dalam pertemuan itu, polisi berdialog dengan warga sekaligus bertukar informasi mengenai situasi keamanan dan kondisi lingkungan.

Aiptu Roby mengajak masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut berperan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak awal. Menurutnya, informasi dari warga dapat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan sebelum gangguan kamtibmas berkembang.

Dalam kesempatan tersebut, warga juga diingatkan untuk mewaspadai berbagai potensi tindak kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba.

Polisi turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh provokasi maupun berita bohong atau hoaks yang dapat memicu keresahan. Warga diminta memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

“Keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama. Sinergitas antara tiga pilar dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, dalam keterangannya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan bahwa komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam membangun sistem keamanan berbasis lingkungan.

“Deteksi dini akan lebih kuat ketika masyarakat aktif menyampaikan informasi mengenai situasi di lingkungan masing-masing. Polri terus mendorong kolaborasi dengan warga untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Polsek Metro Menteng juga mengingatkan masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian agar segera menghubungi layanan Polisi 110.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Polisi Ingatkan Warga di Bundaran HI, Jangan Terlalu Fokus pada Ponsel

Jakarta Pusat — Aktivitas warga di kawasan pusat kota menjadi perhatian Polsek Metro Menteng. Minggu (4/10/2026) sore, personel kepolisian menyambangi sejumlah ruang publik di kawasan Bundaran HI hingga depan Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, untuk mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap barang pribadi.

Patroli tersebut dipimpin Aiptu Herru Wicahyono bersama tiga personel Piket Opsnal Polsek Metro Menteng. Petugas menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan tersebut.

Salah satu perhatian utama polisi adalah penggunaan telepon seluler di area terbuka maupun di pinggir jalan. Masyarakat diminta tidak terlalu larut menggunakan ponsel hingga mengabaikan kondisi di sekitar.

Polisi juga mengingatkan warga untuk memastikan barang bawaan, terutama barang berharga, tetap berada dalam pengawasan. Kewaspadaan sederhana dinilai penting untuk mengurangi peluang terjadinya kejahatan jalanan.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan imbauan langsung di ruang publik merupakan bagian dari upaya pencegahan. “Kami mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan lingkungan sekitar, khususnya ketika menggunakan ponsel di tempat terbuka. Kewaspadaan menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kejahatan,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menekankan bahwa kehadiran polisi di ruang publik tidak hanya untuk merespons kejadian, tetapi juga mendorong masyarakat melakukan langkah pencegahan sejak awal.

Warga yang membutuhkan kehadiran atau bantuan kepolisian juga diminta segera melapor melalui layanan Polisi 110 maupun mendatangi petugas kepolisian terdekat.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Menjelang Pagi, Satkamling Cilosari Jadi Lapisan Awal Cegah Gangguan Keamanan

Jakarta Pusat — Memasuki waktu rawan menjelang pagi, kehadiran warga yang berjaga di lingkungan menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan keamanan. Polsek Metro Menteng menguatkan peran tersebut melalui sambang Satkamling RT 07/RW 04 di Jalan Cilosari, Kelurahan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2026) dini hari.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikini, Aiptu Tafsipul S. Dalam sambangnya, ia berdialog dengan petugas Satkamling, Idris, sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas untuk menjaga kondisi lingkungan hingga aktivitas warga kembali meningkat pada pagi hari.

Polisi mendorong petugas Satkamling tetap melakukan pemantauan di sekitar permukiman, terutama pada jam-jam rawan. Pengawasan tersebut diarahkan untuk mendeteksi lebih awal apabila terdapat aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan.

Aiptu Tafsipul juga mengingatkan warga agar mewaspadai tiga jenis kejahatan yang kerap menjadi perhatian, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain itu, sistem pengamanan lingkungan di RT 07/RW 04 menerapkan pengaturan akses melalui portal permukiman. Portal ditutup mulai pukul 23.00 WIB dan dibuka kembali pukul 05.30 WIB sebagai bagian dari pengawasan keluar-masuk lingkungan pada malam hingga dini hari.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, Satkamling memiliki posisi penting karena berada langsung di tengah lingkungan dan dapat mengetahui perubahan situasi secara cepat.

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran anggota Polri perlu berjalan beriringan dengan kepedulian masyarakat sehingga potensi gangguan dapat diketahui dan dicegah sejak dini,” ujar Kapolsek.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, juga menekankan pentingnya penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Patroli Malam, Polsek Kepulauan Seribu Selatan Sosialisasikan Layanan Polisi 110 dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas


Kabarindorayanews.com-
Kepulauan Seribu Selatan,  Polsek Kepulauan Seribu Selatan menggelar patroli malam di sejumlah titik wilayah untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Minggu (04/10/2026). 

Selain melakukan pemantauan, personel menyambangi warga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus mensosialisasikan Layanan Polisi 110.

Patroli dilakukan dengan menyusuri kawasan permukiman, jalan lingkungan dan sejumlah lokasi yang masih menjadi pusat aktivitas masyarakat. 

Personel juga berdialog dengan warga untuk mengetahui perkembangan situasi keamanan serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, petugas menjelaskan bahwa Layanan Polisi 110 dapat digunakan masyarakat selama 24 jam tanpa dipungut biaya.

Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan bantuan kepolisian maupun menyampaikan laporan terkait kejadian yang membutuhkan penanganan petugas.

Warga diimbau segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengalami atau mengetahui tindak kriminalitas, gangguan kamtibmas, kecelakaan maupun keadaan darurat. 

Masyarakat juga diminta memberikan informasi yang jelas agar petugas dapat memberikan respons secara cepat dan tepat.

Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Didik Tri Maryanto, S.H., M.H. mengatakan, patroli malam menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat.

“Kami terus melakukan patroli untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. 

Layanan ini dapat diakses selama 24 jam dan gratis,” ujar AKP Didik.

Ia menambahkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Apabila warga melihat adanya gangguan kamtibmas atau kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, segera sampaikan melalui Layanan Polisi 110. 

Jangan mengambil tindakan sendiri yang dapat memperbesar persoalan,” katanya.

Personel juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, saling menjaga dan segera melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada kepolisian.

Melalui patroli malam dan komunikasi langsung dengan warga, Polsek Kepulauan Seribu Selatan terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis dan responsif. 

Sinergi dengan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kepulauan Seribu Selatan.

Jejak Masa Muda Kapolri Suyudi Ario Seto Sempat jadi Semifinalis Cover Boy 1988



Kabarindorayanews.com-
Jakarta -Potret masa muda Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto (No.22) saat menjadi semifinalis Cover Boy Majalah Mode 1988. Minggu (04/10/26).

Saat itu ia masih tercatat sebagai pelajar SMPN 70 Jakarta dengan usia 16 tahun. Foto arsip 1988 yang kembali viral di media sosial (Istimewa).

Di tengah perhatian tersebut, foto masa muda Suyudi saat masih remaja ikut viral di media sosial.

Potret lawas tersebut ternyata berkaitan dengan ajang pemilihan Cover Boy Majalah Mode yang populer di era 1980-an.

Foto Suyudi beredar luas di Instagram dan berbagai platform media sosial bersamaan dengan kabar pelantikannya sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

Berdasarkan penelusuran arsip Majalah Mode edisi Nomor 11 yang terbit pada 30 Mei 1988, nama Suyudi Ario Seto tercatat sebagai salah satu semifinalis Cover Boy Mode 1988 dengan nomor peserta 22.

Dalam arsip tersebut, Suyudi masih tercatat sebagai pelajar SMP Negeri 70 Jakarta.

Usianya saat itu 16 tahun, dengan tinggi badan 171 cm dan berat 52 Kg. 

Penampilannya sebagai remaja di akhir era 80-an itulah yang kembali menarik perhatian publik saat ini.

Dalam daftar semifinalis di halaman yang sama, terdapat sejumlah nama yang kemudian dikenal luas.

Di antaranya ada Candy Satrio dan Mohammad Gunawan Hendromartono yang dikenal sebagai Gugun Gondrong.

Dari Cover Boy ke Akpol :

Setelah masa remajanya, Suyudi memilih jalan pengabdian di kepolisian. Ia masuk Akademi Kepolisian dan lulus pada tahun 1994.

Kariernya banyak dihabiskan di bidang reserse dan kewilayahan.

Sejumlah jabatan strategis pernah diemban, mulai dari Kapolres Metro Jakarta Pusat, Wakapolda Metro Jaya, hingga Kapolda Banten yang dijabatnya sejak 26 Juni 2024 sampai Agustus 2025.

Sebelum dipercaya menjadi Kapolri, Suyudi juga sempat memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) mulai 25 Agustus 2025.

Selama di BNN, ia terlibat dalam pengungkapan jaringan narkoba internasional, salah satunya penangkapan Dewi Astutik alias Mami di Sihanoukville, Kamboja.

Kini, perjalanan panjang dari remaja Cover Boy di majalah hingga menjadi Kapolri menjadi cerita tersendiri yang viral di media sosial.

Sabtu, 03 Oktober 2026

Brimob Metro Jaya Amankan 10 Motor dari Lokasi Diduga Balap Liar di Duren Sawit


JAKARTA — Patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Perintis Polres Metro Jakarta Timur mengamankan 10 sepeda motor dari lokasi yang diduga digunakan untuk aktivitas balap liar di kawasan Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (4/10/2026) dini hari. Kendaraan tersebut selanjutnya diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 04.20 WIB, personel yang tengah melakukan patroli untuk mengantisipasi tawuran dan aksi kebut-kebutan mendapati kerumunan di lokasi. Petugas kemudian membubarkan kerumunan dan membawa 10 sepeda motor ke Polres Metro Jakarta Timur.

Sebelumnya, personel patroli juga mendapati sekelompok pemuda berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras di kawasan Jalan TPU Malaka, Pondok Kopi.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, patroli preventif terus dilakukan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan untuk mencegah tawuran, balap liar, dan aktivitas lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

“Patroli akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif. Jika ditemukan kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas, personel akan mengambil tindakan sesuai ketentuan dan berkoordinasi dengan satuan kewilayahan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para remaja tidak menjadikan jalan raya sebagai tempat balapan. “Kami mengajak para remaja untuk tidak melakukan balap liar karena sangat berbahaya, bukan hanya bagi diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya. Orang tua juga kami harapkan ikut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari,” ujarnya.

Polda Metro Jaya mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan dan menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya rencana balap liar, tawuran, atau aktivitas lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas melalui Call Center Polri 110.

Irjen Polisi Dadang Hartanto yang Kini Menjabat Sebagai Kapolda Metro Jaya

Kabarindorayanews.com-
JAKARTA– Irjen Pol Dadang Hartanto mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Metro Jaya dalam mutasi 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Minggu (04/10/26). 

Penunjukan Dadang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. 

Ia menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri yang mendapat penugasan baru sebagai Irwasum Polri.

Sebelum dipercaya memimpin Polda Metro Jaya, Dadang menjabat Kapolda Maluku. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini memiliki segudang pengalaman di berbagai jabatan kewilayahan, reserse, hingga lingkungan Mabes Polri.

Karier Dadang antara lain dimulai sebagai Kapolsek Senen pada 2005. Ia kemudian dipercaya menjadi Kapolres Subang pada 2009 dan Kapolres Cianjur pada 2011.

Pada 2012, Dadang menjabat Wakapolrestabes Bandung. Pada tahun yang sama, ia juga pernah dipercaya sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri.

Kariernya berlanjut sebagai Koorspripim Polri, Asesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri, hingga Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri pada 2016.

Pada 2017, Dadang dipercaya menjadi Kapolrestabes Medan. Dua tahun kemudian, ia mendapat penugasan sebagai Karorenmin Bareskrim Polri.

Pada 2020, Dadang kembali bertugas di Sumatera Utara setelah ditunjuk sebagai Wakapolda Sumut. Kariernya kemudian berlanjut di bidang pendidikan Polri.

Pada 2023, Dadang menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Setahun kemudian, tepatnya 20 September 2024, ia dipercaya menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri.

Selain berkarier di kepolisian, Dadang memiliki latar belakang akademik di bidang ilmu administrasi publik. Ia tercatat sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Dadang dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMSU pada 27 Mei 2023. Ia menjadi profesor ke-8 di UMSU.

Gelar akademik yang disandangnya adalah Prof. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. Ia menempuh pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian serta pendidikan S2 dan S3 di Universitas Indonesia dengan bidang ilmu administrasi publik.

Nama Dadang juga sempat menjadi perhatian ketika dipercaya menjadi Komandan Upacara HUT ke-79 Bhayangkara di Lapangan Silang Monas, Jakarta, pada 1 Juli 2025. Saat itu, Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara.

Seusai upacara, Prabowo sempat meminta Dadang menghadap dirinya. Momen tersebut kemudian menjadi salah satu sorotan dalam pemberitaan mengenai sosok Dadang Hartanto.

Setelah menjabat Ketua STIK Lemdiklat Polri, Dadang ditugaskan sebagai Kapolda Maluku pada 2025. Sekitar setahun kemudian, ia kembali mendapat penugasan sebagai Kapolda Metro Jaya melalui rotasi yang dilakukan Kapolri Suyudi Ario Seto.

Kini, Dadang mendapat tanggung jawab memimpin Polda Metro Jaya dengan bekal pengalaman di berbagai jabatan kepolisian, termasuk jabatan kewilayahan, reserse, pendidikan Polri, serta latar belakang akademik sebagai guru besar.