View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Selasa, 06 Oktober 2026

Rapat FKPD Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Lanal Bintan Dukung Kesiapan Pilkades di Kabupaten Bintan

TNI AL, Bintan,- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bintan Kolonel Laut (P) Wityuda Timortimur Suratmono, MPM., mengikuti kegiatan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) bersama Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tingkat Desa yang dilaksanakan di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Kabupaten Bintan, Selasa (6/10/2026).

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek persiapan Pilkades dibahas bersama, meliputi kesiapan penyelenggara di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, koordinasi lintas sektor, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta langkah-langkah antisipasi terhadap berbagai potensi permasalahan yang dapat muncul selama tahapan pelaksanaan Pilkades.

Kehadiran Danlanal Bintan merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Laut khususnya Lanal Bintan dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Bintan, sekaligus memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah dan unsur terkait.

Lanal Bintan siap mendukung pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait sesuai tugas dan kewenangan dalam rangka menjaga keamanan wilayah perairan serta menciptakan situasi yang kondusif selama seluruh rangkaian kegiatan Pilkades di Kabupaten Bintan.

(Pen Lanal Bintan)

Aksi Buruh di DPR Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Sampaikan Apresiasi

JAKARTA — Aksi penyampaian pendapat Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KB-PBI) di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026), berlangsung tertib. Massa menyampaikan aspirasi melalui orasi dan sejumlah kegiatan di depan kompleks parlemen.

Aksi mulai berlangsung sekitar pukul 10.39 WIB.  kemudian, pada pukul 10.42 WIB, sebanyak 26 perwakilan massa buruh memasuki kompleks parlemen untuk menghadiri Rapat Paripurna DPR RI. Dalam penyampaian peserta aksi, agenda tersebut berkaitan dengan pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan.

Sementara perwakilan berada di dalam kompleks parlemen, peserta lainnya tetap menyampaikan aspirasi di depan Gerbang Utama DPR/MPR RI. Hingga pukul 11.30 WIB, jumlah massa di lokasi tercatat sekitar 5.000 orang dan kegiatan masih berlangsung.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Ia mengajak seluruh pihak mempertahankan suasana tersebut hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

“Terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Kami mengajak semuanya tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, dan mengutamakan keselamatan hingga kegiatan selesai,” ujar Budi.

Polda Metro Jaya tetap melakukan pelayanan, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Personel di lapangan juga melakukan pengaturan secara situasional untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di sekitar kawasan DPR/MPR RI.

“Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan aman dan tertib, sementara hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas tetap terjaga. Polisi bersama masyarakat mengawal demokrasi dengan menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” tutupnya.

Klarifikasi Polrestro Bekasi Kota Terkait Viral 'Uang Koordinasi' Pembesuk


KOTA BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota memberikan klarifikasi terkait viral postingan 'uang koordinasi' pembesuk di tahanan. Polisi menegaskan tak ada permintaan 'uang koordinasi' tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus, mengatakan Unit Paminal Sipropam Polres Metro Bekasi Kota telah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terkait viral narasi tersebut.

Hasil pemeriksaan dan klarifikasi, Kompol Verdika menegaskan bahwa pungli tersebut bukan dilakukan oleh personel, melainkan oleh sesama tersangka yang ditahan.

"Terkait dugaan pungutan liar, dari hasil klarifikasi diketahui bahwa perbuatan tersebut bukan dilakukan oleh anggota kepolisian, melainkan oleh tersangka lain yang berada dalam satu sel dengan yang bersangkutan," tegas dia.

Verdika juga mengklarifikasi soal narasi kekerasan yang dilakukan oleh personel. Hasil pemeriksaan Paminal, kata dia, tidak ada fakta maupun bukti yang mendukung dugaan tersebut.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan klarifikasi tersebut, belum ditemukan fakta maupun bukti yang mendukung adanya dugaan tindakan kekerasan oleh anggota sebagaimana disampaikan dalam unggahan tersebut," tambahnya.

Narasi tersebut viral di media sosial setelah sebuah akun mengaku diminta 'uang koordinasi' saat membesuk tahanan di Polres Metro Bekasi Kota. Dalam postingannya, wanita tersebut memperlihatkan screenshot WhatsApp dari seseorang yang meminta 'uang koordinasi'.

Postingan lainnya memperlihatkan bukti pembayaran yang ditransfer via m-banking sejumlah Rp 1 juta. Uang tersebut ditransfer dua kali.

Baca artikel detiknews, "Klarifikasi Polrestro Bekasi Kota Terkait Viral 'Uang Koordinasi' Pembesuk" selengkapnya

Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi

Bekasi - Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengungkap kasus pembacokan sesama pelajar di Jalan H Assamawi, Jakamulya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Sebanyak 10 pelajar diamankan polisi.
"Setelah video kejadian beredar, kami segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 10 anak yang berhadapan dengan hukum," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Putra dalam keterangannya, Selasa (5/10/2026).

Verdika mengatakan mereka masih berstatus pelajar dari dua sekolah di bawah satu yayasan di wilayah Jakarta Timur. Verdika mengatakan sepuluh pelajar tersebut saat ini masih diperiksa di Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota

"Penyidik masih mendalami peran masing-masing anak, baik yang melakukan kekerasan, membawa atau menggunakan senjata tajam, maupun yang terlibat dalam rangkaian kejadian," jelasnya.

Selain mengamankan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti dalam kasus tersebut, antara lain sebilah celurit dan sebilah senjata tajam menyerupai samurai, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta 10 handphone milik para pelaku.

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, sesuai dengan perbuatan dan peran masing-masing anak, yaitu Pasal 307, ancaman pidana paling lama 7 tahun; dan/atau Pasal 466 ayat (2), ancaman pidana paling lama 5 tahun; dan/atau Pasal 472 huruf a, ancaman pidana paling lama 2 tahun 6 bulan.

"Karena seluruh anak yang diproses masih berusia di bawah 18 tahun, penanganannya dilaksanakan sesuai ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak, dengan tetap memenuhi hak-hak dan melindungi identitas mereka," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengimbau para pelajar tidak melakukan kekerasan, tidak terlibat dalam tawuran, serta tidak membawa maupun menggunakan senjata tajam. Orang tua, pihak sekolah, dan yayasan juga diminta meningkatkan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (2/10) itu viral di media sosial. Dalam video viral tampak para remaja yang melakukan penganiayaan itu terdiri dari empat sepeda motor dan berbonceng tiga.

Mereka menganiaya tiga pelajar lain yang sedang berjalan. Terlihat salah satu pelajar yang dianiaya sempat terjatuh.

Ketika tiga orang yang diserang itu mencoba melawan, dari kelompok yang melakukan penganiayaan itu ada yang mengeluarkan benda seperti senjata tajam. Setelah itu, para pelajar yang melakukan penganiayaan itu pergi meninggalkan lokasi.

Di Tengah Aksi Buruh, Polisi Kedepankan Dialog dan Jaga Ruang Demokrasi

JAKARTA — Polda Metro Jaya terus mengedepankan pendekatan dialogis dalam memberikan pelayanan terhadap penyampaian pendapat elemen buruh di kawasan DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan komunikasi antara petugas dan peserta aksi terus dibangun agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman dan tertib tanpa mengabaikan aktivitas masyarakat lainnya.

“Penyampaian pendapat merupakan bagian dari ruang demokrasi. Polri hadir memberikan pelayanan agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman dan tertib, sekaligus memastikan hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas tetap terjaga,” ujar Kombes Budi.

Personel di lapangan mengedepankan komunikasi dengan koordinator aksi serta melakukan pengaturan secara situasional menyesuaikan perkembangan kegiatan dan kondisi lalu lintas di sekitar kawasan DPR/MPR RI.

“Yang kita kedepankan adalah komunikasi dan sikap saling menghormati. Polisi bersama masyarakat menjaga agar ruang demokrasi tetap aman, tertib, dan sejuk, dengan keselamatan seluruh pihak sebagai prioritas,” jelasnya.

SINERGITAS BEACUKAI DAN SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ DALAM UPAYA MENGAGALKAN PENYELUNDUPAN AMUNISI DI PERAIRAN JAYAPURA


Jayapura – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Jayapura menyerahkan 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter kepada Subsatgas Investigasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Ditreskrimum Polda Papua, Senin (5/10/2026).

Temuan tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan longboat yang membawa barang ilegal menuju Papua Nugini (PNG). Pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 22.36 WIT, petugas menemukan longboat yang sesuai dengan ciri informasi tersebut. Saat hendak diperiksa, awak longboat berupaya menghindar dan membuang sejumlah barang ke laut.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di lokasi dan menemukan tiga koli berisi 34 slop atau 340 bungkus hasil tembakau tanpa pita cukai serta 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.

Kepala KPPBC TMP C Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan hasil tembakau ditangani Bea Cukai, sedangkan amunisi diserahkan kepada Polda Papua untuk ditindaklanjuti.

“Untuk rokok ilegal menjadi kewenangan kami, sedangkan amunisi kami serahkan kepada Polda Papua melalui Ditreskrimum untuk ditindaklanjuti,” ujar Fungki, Selasa (6/10/2026).

Pada Senin (5/10/2026), Bea Cukai secara resmi menyerahkan satu buah tas kulit berwarna hitam beserta 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter kepada personel Subsatgas Investigasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama penyidik Ditreskrimum Polda Papua.

Menindaklanjuti penyerahan tersebut, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan penyidik akan memfokuskan pendalaman untuk mengungkap asal-usul amunisi, pihak yang mengirim, tujuan pengiriman, serta sarana yang digunakan.

“Terkait penyerahan barang bukti amunisi sebanyak 200 butir, kami akan dalami lebih fokus dan lebih konsentrasi terkait siapa yang mengirim barang, dari mana asalnya, dan ke mana tujuannya. Kami juga akan mengambil keterangan dari beberapa saksi guna membantu mengidentifikasi alat angkut yang digunakan,” ujar Yusuf saat memberikan keterangan, Selasa (6/10/2026).

Pendalaman tersebut dilakukan untuk mengetahui rangkaian peredaran amunisi, termasuk pihak yang membawa, menerima maupun menguasainya. Identitas awak longboat dan sarana yang digunakan juga masih dalam proses penyelidikan.

Menurut Yusuf, penanganan temuan tersebut menjadi salah satu bukti pentingnya kerja sama antara Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dengan stakeholder terkait dalam mendukung upaya penegakan hukum dan menjaga keamanan di Tanah Papua.

“Ini merupakan salah satu bukti nyata sinergitas dan kerja sama antara Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dengan stakeholder terkait. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus dibangun dan ditingkatkan bersama instansi maupun satuan lainnya,” jelas Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat upaya bersama dalam menangani berbagai persoalan keamanan dan kejahatan di Papua, termasuk yang berkaitan dengan peredaran amunisi secara ilegal.

“Sinergitas ini penting untuk bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan di Papua, termasuk mencegah dan menangani berbagai bentuk kejahatan serta ancaman dari kelompok kriminal bersenjata. Kami berharap seluruh stakeholder dapat terus bersinergi dengan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga keamanan di Tanah Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan temuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan untuk mengungkap asal-usul dan jalur peredaran amunisi ilegal di wilayah Papua.

“Barang bukti ini akan terus didalami bersama penyidik untuk mengetahui asal-usul, jalur peredaran, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan, pengangkutan maupun penguasaan amunisi tersebut. Setiap informasi dan temuan akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Kaops menegaskan, pengungkapan perkara tersebut tidak hanya berorientasi pada penanganan barang bukti, tetapi juga pada upaya mengungkap rangkaian peredaran hingga pihak-pihak yang berada di baliknya.

“Kolaborasi antarinstitusi sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran amunisi ilegal. Kami akan terus mendukung proses penegakan hukum terhadap setiap temuan yang berkaitan dengan gangguan keamanan, sehingga upaya bersama dalam menjaga Papua tetap aman dan damai dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.

Sinergitas antara Bea Cukai dan Kepolisian menjadi langkah strategis dalam memperkuat penegakan hukum sekaligus menjaga keamanan di Tanah Papua. Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pola kolaborasi yang terus dikembangkan bersama berbagai instansi dan satuan lainnya.

Kolaborasi lintas sektoral diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan, penindakan, dan pemberantasan berbagai bentuk pelanggaran hukum dan kejahatan di wilayah Tanah Papua. Dengan keterlibatan berbagai unsur sesuai tugas dan kewenangannya, pengawasan terhadap jalur perlintasan serta potensi kerawanan dapat dilakukan secara lebih terpadu.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penyimpanan, pengangkutan maupun peredaran amunisi secara ilegal.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan penyimpanan, pengangkutan atau peredaran amunisi secara ilegal, segera sampaikan kepada aparat keamanan. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk membantu mencegah terjadinya gangguan keamanan,” kata Wakaops Damai Cartenz-2026.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah dimanfaatkan oleh pihak tertentu dalam kegiatan yang bertentangan dengan hukum serta turut menjaga situasi Papua tetap aman dan kondusif.

Saat ini, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Ditreskrimum Polda Papua masih melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut. Proses penyelidikan diarahkan untuk mengungkap asal amunisi, jalur distribusi, pihak yang membawa atau menguasai, serta kemungkinan keterkaitan dengan jaringan tertentu.

Melalui sinergi antara Bea Cukai Jayapura, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026, Ditreskrimum Polda Papua dan stakeholder terkait lainnya, upaya penegakan hukum serta pengawasan terhadap jalur perairan dan perlintasan di Papua diharapkan semakin kuat dalam mencegah peredaran barang ilegal dan menjaga situasi keamanan tetap aman dan kondusif.

Jelang Subuh Strong Point Polsek Sawah Besar Sasar Pemukiman, Antisipasi Tawuran Warga

Jakarta Pusat — Polsek Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat menggelar patroli Cipta Kondisi (Cipkon) dengan memperkuat kegiatan Strong Point di kawasan permukiman, Selasa (6/10/2026) dini hari. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Mangga Besar XIII, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Patroli dipimpin Aiptu Roy Hasugian, S.H., dengan fokus mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya potensi tawuran. Personel melakukan pemantauan wilayah sekaligus memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat yang masih berkumpul agar segera kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat KOMBESPOL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. menekankan pentingnya penguatan patroli pada waktu dan lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat mencegah potensi gangguan sejak dini serta menciptakan rasa aman bagi warga.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Egy Irwansyah, S.I.K., M.Si. mengatakan Strong Point merupakan langkah preventif untuk memperkuat kehadiran anggota Polri di titik-titik yang membutuhkan pengawasan, khususnya pada jam rawan. Melalui patroli dan komunikasi langsung dengan masyarakat, personel dapat mengetahui situasi lingkungan sekaligus memberikan imbauan sebelum terjadi gangguan keamanan.

Pelaksanaan Strong Point memberikan manfaat dalam meningkatkan kewaspadaan, mencegah potensi tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya, serta mempercepat respons apabila ditemukan situasi yang membutuhkan penanganan. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kegiatan Strong Point bertujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama pada waktu rawan, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas maupun beristirahat. Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

Jumlah Link = 8

1. https://fokusindonesia.com/jelang-subuh-strong-point-polsek-sawah-besar-sasar-pemukiman-antisipasi-tawuran-warga/
2. https://www.kabar17.id/jelang-subuh-strong-point-polsek-sawah-besar-sasar-pemukiman-antisipasi-tawuran-warga/
3. https://kabar-kini.com/?p=203219
4. https://voicejava.com/archives/135486
5. https://lensanetizen.id/jelang-subuh-strong-point-polsek-sawah-besar-sasar-pemukiman-antisipasi-tawuran-warga/
6. https://jacktvnews.com/jelang-subuh-strong-point-polsek-sawah-besar-sasar-pemukiman-antisipasi-tawuran-warga
7. https://swarabhayangkara.com/jelang-subuh-strong-point-polsek-sawah-besar-sasar-pemukiman-antisipasi-tawuran-warga/
8. https://dki.rasionews.com/jelang-subuh-strong-point-polsek-sawah-besar-sasar-pemukiman-antisipasi-tawuran-warga/

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)