View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Jumat, 20 Maret 2026

Monitoring Malam Takbiran, Kapolri Pastikan Pengamanan Rangkaian Perayaan Idulfitri

Sumut - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh stakeholder terkait melaksanakan monitoring pengamanan malam Takbiran Lebaran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (20/3/2026), malam. 

Sigit melakukan pemantauan pengamanan dan pelayanan malam Takbiran di seluruh Indonesia secara virtual. Dalam kesempatan ini, Sigit memastikan seluruh rangkaian Idulfitri 2026 harus berjalan aman dan kondusif. 

"Mungkin ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan bahwa malam ini sampai dengan besok tentunya kita melaksanakan rangkaian kegiatan. Yang pertama adalah kegiatan takbir keliling yang tentunya dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia yang harus kita amankan dan ini melibatkan pengamanan kurang lebih 72.016 lebih personel," kata Sigit. 

Lebih dalam, Sigit juga menginstruksikan kepada seluruh personel untuk memberikan pengamanan dan pelayanan optimal saat masyarakat menunaikan Salat Idulfitri (Id) pada seluruh wilayah Indonesia.

"Dan juga besok akan dilaksanakan kegiatan Salat Id yang juga harus dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia. Dan pasca-itu kemudian tentunya akan ada kegiatan tradisi halal bihalal dan juga kegiatan-kegiatan lanjutan yang tentunya harus kita amankan," ujar Sigit. 

Di sisi lain, Sigit menyebut, Polri dan stakeholder terkait juga telah bersiap untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran. Diprediksi hal itu terjadi pada tanggal 24-25 Maret 2026 dan gelombang kedua di 28-29 Maret 2026. 

Menurut Sigit, Kepolisian dan jajaran terkait, sudah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas saat momentum arus mudik sampai dengan balik nantinya. Hal itu untuk mencegah terjadinya kemacetan akibat lonjakan volume kendaraan. 

"Kemudian berbagai upaya tentunya telah dilakukan mulai dari bagaimana mengatur ganjil-genap, kemudian contraflow, dilanjutkan one way lokal maupun one way nasional. Semua dilakukan untuk mengurai potensi-potensi kemacetan yang ada," ucap Sigit. 

Lebih dalam, Sigit memaparkan, pada arus mudik tahun ini, jumlah kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 3,23 persen. Sedangkan, angka fatalitas atau korban meninggal dunia menurun 24,61 persen dibandingkan pada Operasi Ketupat 2025. 

"Oleh karena itu tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemudik," ucap Sigit. 

Sementara itu, Sigit tak lupa mengimbau kepada seluruh pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan. "Kita tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain," tutup Sigit.

Kapolri Minta Jajarannya Siap Siaga Antisipasi Potensi Bencana saat Libur Lebaran

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya untuk mengantisipasi potensi terjadinya bencana dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, terutama di wilayah-wilayah yang memang rawan terjadi bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Ia pun meminta Satgas Bencana yang ada di pos-pos di daerah untuk mempersiapkan diri baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana.

"Saya pesan untuk seluruh jajaran yang memiliki potensi terjadinya bencana agar seluruh Satgas Bencana yang ada di pos-pos terpadu agar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, khususnya apabila terjadi potensi-potensi bencana ekstrem yang diramalkan oleh BMKG," kata Sigit saat melaksanakan monitoring pengamanan malam Takbiran Lebaran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (20/3/2026).

Sigit menuturkan, pihak BMKG beberapa hari ini melaksanakan kegiatan operasi modifikasi cuaca. Hal inj merupakan bagian dari upaya untuk mengelola agar tidak terjadi banjir, tanah longsor di daerah-daerah yang menjadi jalur mudik ataupun jalur balik.

"Dan alhamdulillah ini juga berhasil mengurangi potensi hujan ekstrem walaupun beberapa hari ke depan ini juga menjadi pekerjaan rumah yang harus kita antisipasi," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini berpesan kepada pengelola tempat wisata dan seluruh stakeholders terkait untuk menjaga keamanan masyarakat. Diketahui untuk mengisi waktu libur lebaran, banyak masyarakat pergi ke tempat wisata.

Salah satu tempat wisata yang ia soroti adalah wisata air. Segala bentuk pengamanan kepada wisatawan ia minta untuk diperhatikan. Selain itu, kapasitas pengunjung juga disesuaikan agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Tolong betul-betul dipastikan untuk keselamatan para masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan wisata, khususnya di wisata air untuk dipastikan agar kapasitas jangan sampai melebihi kapasitas yang sudah disiapkan dan alat-alat penyelamat juga jumlahnya harus disesuaikan dengan jumlah penumpang yang masuk, sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka keselamatan dari masyarakat yang menggunakan wisata khususnya wisata air ini betul-betul bisa diperhatikan," katanya.

Tak lupa, Sigit juga berpesan tetap berhati-hati untuk masyarakat yang baru melaksanakan mudik dan melakukan kunjungan silaturahmi.

"Saya tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain," ujarnya.

Polisi Gagalkan Aksi Pria yang Diduga Hendak Bunuh Diri di Malam Idul Fitri

Bekasi - Polisi menggagalkan aksi seorang pria yang diduga hendak bunuh diri di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Mega Bekasi Hypermall, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Pria tersebut berhasil diselamatkan setelah petugas melakukan pendekatan secara persuasif.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 23.35 WIB. Saat itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro bersama pejabat utama dan personel Posyan Mega Bekasi Hypermall menerima laporan adanya seorang laki-laki yang berada di atas JPO dalam kondisi membahayakan diri.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Metro Bekasi Kota langsung bergerak ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati pria tersebut masih berada di atas JPO dan diduga hendak mengakhiri hidupnya.

Polisi kemudian melakukan upaya penyelamatan dengan pendekatan dialogis dan humanis agar pria itu mau turun. Sekitar pukul 00.10 WIB, Jumat (20/3), pria tersebut akhirnya berhasil diselamatkan dan diamankan ke Posyan Mega Bekasi Hypermall untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan anggotanya mengedepankan keselamatan jiwa saat menangani peristiwa tersebut.

"Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Alhamdulillah, yang bersangkutan berhasil diselamatkan dengan selamat melalui pendekatan persuasif dan humanis," kata Kusumo.

Polisi mengidentifikasi pria yang berhasil diselamatkan itu berinisial A.B.P. Polisi juga mengimbau masyarakat segera melapor bila menemukan seseorang dalam kondisi darurat atau membutuhkan pertolongan, termasuk melalui layanan kepolisian 110

Warga Mudik Tenang, Polsek Tambora Intensifkan Patroli dan Pengawasan Permukiman

Jakarta – Di tengah meningkatnya arus mudik Lebaran 1447 H, jajaran Polsek Tambora bersama unsur Tiga Pilar mengintensifkan patroli malam dengan menyisir permukiman hingga mengecek rumah kosong yang ditinggal warga. Kegiatan KRYD tersebut digelar pada Kamis (19/3/2026) malam, dipimpin Ipda Joni Zukhron selaku Perwira Pengawas (Pawas).

Petugas menyasar sejumlah titik rawan dan kawasan padat penduduk guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, begal, curat, curas, hingga curanmor. Selain patroli, personel juga mengecek kesiapsiagaan Pos Siskamling serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga secara humanis.

Dalam kegiatan tersebut, warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan saat meninggalkan rumah. Mulai dari memastikan pintu terkunci, mencabut regulator gas, hingga menitipkan rumah kepada tetangga guna mencegah tindak kejahatan selama mudik.

Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat menegaskan patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. 

“Kami ingin memastikan wilayah Tambora tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat meninggalkan rumah untuk mudik, serta meningkatkan kepedulian lingkungan dengan saling menjaga antarwarga,” ujarnya.

Selanjutnya Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan kepolisian 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Polisi memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap siaga 24 jam selama periode mudik.

Melalui kegiatan ini, Polsek Tambora menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya saat momentum mudik Lebaran, sekaligus memastikan wilayah tetap kondusif melalui sinergi Tiga Pilar dan partisipasi aktif masyarakat.

Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Sabu 26,7 Kg Jaringan Medan–Jakarta dan 14 Kasus Obat Berbahaya

Jakarta Pusat — Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap dua kasus besar sekaligus, yakni peredaran narkotika jenis sabu jaringan lintas daerah serta penyalahgunaan obat keras daftar G. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja Satresnarkoba sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan obat-obatan berbahaya di Mako Polres Metro Jakarta Pusat. Jumat, (20/03/2026).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold EP Hutagalung, mengatakan pengungkapan kasus narkotika dilakukan pada Minggu, 15 Maret 2026, di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan satu tersangka berinisial K yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika lintas daerah Medan–Jakarta.

“Pelaku memanfaatkan momen saat petugas tengah fokus pada pengamanan arus mudik dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026 untuk menghindari pengawasan. Ini menunjukkan bahwa kejahatan narkotika terus beradaptasi dengan situasi,” ujar Reynold. Jumat, (20/03/2026).

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 26,7 kilogram serta 900 cartridge rokok elektrik berisi cairan yang diduga mengandung narkotika jenis etomidate. Selain itu, turut diamankan barang bukti pendukung berupa satu unit kendaraan, telepon genggam, dan media penyimpanan lainnya.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Wisnu S. Kuncoro, menjelaskan bahwa pelaku menggunakan modus menyembunyikan narkotika di dalam ban kendaraan yang diangkut menggunakan mobil towing. Kendaraan yang digunakan merupakan Mitsubishi Pajero dengan pelat nomor tidak resmi atau pelat tempel.

“Dua ban digunakan untuk menyembunyikan barang bukti, satu diletakkan di atas kendaraan dan satu lagi sebagai ban serep di bagian bawah. Modus ini dilakukan untuk mengelabui petugas,” jelasnya di lokasi yang sama.

Berdasarkan hasil pendalaman, tersangka diketahui merupakan residivis yang telah beberapa kali terlibat dalam peredaran narkotika dan pernah menjalani hukuman. Dalam kasus ini, pelaku juga diduga telah beberapa kali melakukan pengiriman narkotika.

Total nilai barang bukti dari kasus narkotika tersebut diperkirakan mencapai Rp25,9 miliar, dengan estimasi jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan sekitar 25.900 orang. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 119 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan dalam KUHP, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp10 miliar.

Selain itu, dalam periode yang sama, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat juga mengungkap peredaran obat keras daftar G di sejumlah wilayah rawan. Sebanyak 14 kasus berhasil diungkap dengan jumlah tersangka 14 orang dan barang bukti sebanyak 35.143 butir obat berbahaya.

Pengungkapan kasus obat keras tersebut tersebar di beberapa wilayah, antara lain Tanah Abang, Sawah Besar, Kemayoran, Cempaka Putih, dan Johar Baru. Obat-obatan tersebut seharusnya digunakan sesuai ketentuan medis, namun disalahgunakan dan diperjualbelikan secara bebas di masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan, baik secara represif maupun preventif, guna menekan peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya.

“Kejahatan narkotika dan obat berbahaya tidak hanya dilakukan secara terorganisir, tetapi juga memanfaatkan berbagai situasi. Kami tidak akan lengah dan akan terus menutup setiap celah peredaran,” tegas Reynold.

Polres Metro Jakarta Pusat juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan narkotika dengan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami percaya keberhasilan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam upaya pemberantasan narkotika,” pungkasnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Sentuhan Humanis di Sinak: Satgas Damai Cartenz Bangun Kepercayaan Lewat Interaksi Anak-anak

SINAK, PUNCAK — Di tengah medan tugas yang menantang, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memilih pendekatan, merangkul, bukan sekadar mengamankan. Kamis (19/3), aparat bersenjata itu turun langsung ke Distrik Sinak Kabupaten Puncak, berinteraksi dan bermain bersama anak-anak sebagai bagian dari strategi membangun kepercayaan masyarakat.

Kegiatan patroli sambang ini dilakukan oleh personel Satgas Damai Cartenz di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dengan menyasar masyarakat sipil, khususnya anak-anak, sebagai titik masuk pendekatan humanis.

Alih-alih sekadar patroli rutin, aparat terlihat membaur, menyapa warga, bercengkeraman, hingga mengajak anak-anak bermain dan berbagi makanan ringan. Interaksi sederhana itu menjadi cara efektif mencairkan jarak psikologis antara aparat dan masyarakat yang selama ini hidup dalam bayang-bayang konflik.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Sos, SIK, MH, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi persuasif yang terus dikedepankan.

“Pendekatan keamanan tidak bisa hanya bersifat represif. Kami hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat,” ujarnya.

Senada, Wakil Kepala Operasi Kombes Pol. Adarma Sinaga SIK M.hum. menyebut bahwa interaksi langsung menjadi kunci menciptakan stabilitas jangka panjang.

“Kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama. Dari situ, situasi kamtibmas yang kondusif bisa terbangun secara alami,” katanya.

Warga menyambut positif kehadiran aparat yang dinilai lebih terbuka dan humanis. Anak-anak yang awalnya tampak canggung, perlahan menunjukkan antusiasme, bahkan berebut mendekat untuk berinteraksi.

Patroli sambang ini sekaligus dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mengajak warga berperan aktif menjaga lingkungan.

Melalui pendekatan ini, Satgas Damai Cartenz tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga membangun jembatan sosial, mengubah persepsi, memperkuat kehadiran negara, dan menanamkan rasa aman sejak dari hal paling sederhana yaitu senyum anak-anak di garis depan Papua.

Patroli Brimob Metro Jaya Sisir Bassura-BKT Saat Sahur Terakhir Ramadan

Jakarta – Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli gabungan di sejumlah titik wilayah Jakarta Timur, Jumat (20/3/2026) dini hari. Patroli dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif pada malam sahur terakhir Ramadan.

Petugas menyisir sejumlah ruas jalan seperti kawasan Jalan Basuki Rahmat (Bassura), Jalan Otto Iskandar Dinata 3, hingga Jalan Sependan Banjir Kanal Timur (BKT). Di wilayah Jatinegara, personel juga memantau aktivitas warga yang membangunkan sahur agar kegiatan berlangsung tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul pada malam hingga menjelang sahur selama Ramadan.

“Patroli ini untuk memastikan situasi tetap aman serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas sahur,” ujarnya.

Polisi mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban lingkungan. Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas, warga dapat segera menghubungi Call Center Polri 110 atau melapor ke petugas kepolisian terdekat.