View Allnasional

Sosial

Hukum

Latest News

Jumat, 28 Agustus 2026

Jaga Jakarta On The Spot Polsek Bantargebang Serap Aspirasi Warga di Cimuning

KOTA BEKASI – Polsek Bantargebang terus memperkuat kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gerbang Perum Bekasi Timur Regency, RT 003/015, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Sabtu(29/8/26).

Kegiatan dihadiri Ps. Kanit Binmas Polsek Bantargebang Iptu Nasrullah M. Bagza, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cimuning, Babinsa Kelurahan Cimuning, komunitas ojek online (ojol), serta warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Bantargebang berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi, saran, masukan, maupun informasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar.

Selain menyerap aspirasi, personel kepolisian juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya terkait pencegahan tawuran, kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH, MM, saat ditemui di tempat terpisah, menyampaikan bahwa kegiatan Jaga Jakarta On The Spot merupakan salah satu upaya kepolisian untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan warga.

«“Kami terus mendorong terjalinnya komunikasi dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami dapat mendengar langsung aspirasi, saran, maupun informasi dari warga, sekaligus memberikan edukasi kamtibmas agar masyarakat bersama-sama berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kompol Sukadi.»

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol, tokoh masyarakat, serta warga setempat, untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan segera menyampaikan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Dari kegiatan tersebut, terjalin komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat. Warga juga menyatakan dukungan terhadap peningkatan sinergitas dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Berbagai aspirasi serta informasi yang berkembang di tengah masyarakat turut terserap melalui kegiatan tersebut. Hal ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus memperkuat kemitraan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.

Tiga Pilar Polsek Bantargebang Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas


KOTA BEKASI – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Bantargebang bersama unsur TNI dan Pokdar Kamtibmas melaksanakan patroli gabungan tiga pilar di wilayah hukum Polsek Bantargebang, Kota Jum'at malam (28/8/26).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Waka Polsek Bantargebang AKP Karna, SH, dengan Perwira Pengendali Iptu Tulus Maryadi selaku Ps. Kanit Samapta, beserta personel gabungan TNI, Polri dan Pokdar Kamtibmas.

Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya kejahatan jalanan, tawuran remaja, geng motor, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta tindak pidana lainnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas juga menggelar kegiatan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ), Jaya 21, dan patroli skala sedang dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi, SH, MM, saat ditemui di tempat terpisah, menegaskan bahwa kegiatan razia maupun patroli harus dilaksanakan secara profesional dan mengedepankan tujuan utama untuk mencegah kejahatan.

«“Dalam pelaksanaan razia stasioner, kita tidak boleh melakukan tindakan pelanggaran lalu lintas. Yang kita kedepankan adalah pencegahan dan penindakan terhadap kejahatan jalanan seperti begal, curanmor, tawuran, maupun tindak pidana narkoba,” ujar Kompol Sukadi.»

Menurutnya, kegiatan OKJ, Jaya 21 dan patroli skala sedang merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama TNI serta masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama pada malam hingga dini hari.

“Patroli ini kita laksanakan untuk mencegah tawuran remaja, geng motor, kejahatan jalanan dan berbagai gangguan kamtibmas lainnya. Sasaran kita antara lain senjata tajam, bahan peledak, senjata api, curat, curas, curanmor, begal motor, geng motor, tawuran warga serta tindak pidana narkoba,” lanjutnya.

Kompol Sukadi juga memberikan perhatian khusus terhadap keamanan di sentra-sentra ekonomi yang beroperasi hingga malam hari, termasuk minimarket, supermarket, gerai ATM, SPBU dan SPBE.

“Setelah pelaksanaan OKJ dan Jaya 21, personel melanjutkan patroli ke sentra ekonomi seperti minimarket, supermarket, gerai ATM, SPBU, SPBE, pemukiman warga serta wilayah-wilayah yang dianggap rawan. Hal ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminal,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh personel yang melaksanakan tugas di lapangan agar tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh personel agar selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan dalam bertugas. Sinergitas TNI, Polri dan Pokdar Kamtibmas diharapkan terus terjaga sehingga upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat berjalan secara optimal,” pungkas Kompol Sukadi.

Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Bekasi Selatan Tingkatkan Patroli Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Bekasi – Polsek Bekasi Selatan terus meningkatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Program Jaga Jakarta On The Spot yang diwujudkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan patroli cipta kondisi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu dini hari, (29/8/2026), untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, serta kejahatan jalanan seperti curas, curat, curanmor dan peredaran narkoba.

Kegiatan dipimpin Wakapolsek Bekasi Selatan AKP Marulam Damanik dengan melibatkan 15 personel Polsek Bekasi Selatan. Patroli menyasar sejumlah titik, di antaranya Jalan Pulo Ribung Raya, Jalan Pulo Sirih Utama, Jalan Boulevard Raya, Jalan Taman Aster, Jalan Taman Galaxy Raya, Jalan Cikunir Raya, Jalan H. Madrais, Jalan KH. Noer Ali, Jalan Jenderal A. Yani hingga Jalan Raya Pekayon.

Selain patroli kewilayahan, petugas juga melaksanakan razia stasioner terhadap kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Cikunir Raya, Kelurahan Jakamulya. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, senjata api ilegal, bahan peledak maupun narkoba. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali serta tidak ditemukan adanya pelanggaran pidana.

Wakapolsek Bekasi Selatan AKP Marulam Damanik mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menghadirkan rasa aman secara langsung di tengah masyarakat.

“Melalui Program Jaga Jakarta On The Spot, kami hadir secara langsung di lapangan dengan meningkatkan patroli dan kegiatan preventif, khususnya pada jam-jam rawan. Kami mengantisipasi tawuran, balap liar maupun berbagai bentuk kejahatan jalanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

AKP Marulam menambahkan, sinergi antara kegiatan patroli, razia stasioner dan kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian melalui Call Center Polri 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya.

Kelompok Aktivis Sosialis Serukan Masyarakat Tetap Tenang, Kritis, dan Menolak Tindakan Anarkis

Jakarta-Sabtu, 29 Agustus 2026 — Di tengah situasi nasional yang terus berkembang dan memunculkan beragam respons di tengah masyarakat, kelompok aktivis sosialis LSS menyerukan seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang, kritis, dan mengedepankan sikap damai.

Seruan tersebut disampaikan oleh Ketua LSS, sebuah organisasi sosialis yang aktif menyoroti berbagai kebijakan pemerintah. Dalam keterangannya di Jakarta, ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat melakukan tindakan kekerasan, perusakan, maupun konflik horizontal.

“Kami memahami adanya keresahan dan kekecewaan masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan politik. Aspirasi tersebut memiliki hak untuk disampaikan secara terbuka dan konstitusional. Namun, perjuangan untuk perubahan harus tetap menempatkan keselamatan rakyat dan kepentingan publik sebagai prioritas,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi di ruang publik, LSS mendorong agar setiap aksi dilakukan secara tertib dan damai serta tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya.

Di sisi lain, aparat negara juga diharapkan mengedepankan pendekatan yang proporsional, menghormati kebebasan menyampaikan pendapat, serta memastikan keselamatan warga dalam setiap penanganan aksi di ruang publik.

“Sebagai aktivis sosialis, kami percaya perubahan sosial tidak lahir dari amarah yang tidak terarah, melainkan dari kesadaran rakyat, solidaritas, organisasi yang kuat, dan perjuangan demokratis yang konsisten. Kritik terhadap pemerintah maupun lembaga negara tetap penting, tetapi kritik harus diarahkan pada kebijakan dan persoalan yang hendak diperbaiki, bukan pada kebencian antarkelompok,” tutupnya.

LSS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, menolak provokasi, mencegah kekerasan, serta memastikan setiap aspirasi dapat diperjuangkan secara damai dan bertanggung jawab.

Rakyat berhak bersuara, dan rakyat juga berhak hidup aman.

Reporter : Edo Lembang

784 Personel Polda Metro Jaya Disiapkan untuk Layani Merdeka Run 8.1K

JAKARTA — Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan Merdeka Run 8.1K yang akan berlangsung di kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026).

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara sekaligus menjaga aktivitas warga di sepanjang rute tetap berjalan dengan baik.

“Polda Metro Jaya hadir untuk memberikan pelayanan kepada peserta, panitia, masyarakat, dan pengguna jalan. Kami ingin seluruh rangkaian Merdeka Run berlangsung dengan tertib dan memberikan rasa nyaman bagi semua,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Merdeka Run 8.1K mengambil titik utama di depan Istana Merdeka. Rute yang dilalui mencakup Jalan Medan Merdeka Barat, Patung Kuda, Jalan M.H. Thamrin, Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, hingga kembali menuju kawasan Istana.

Sebanyak 784 personel disiapkan untuk mendukung pengamanan dan pelayanan selama acara berlangsung. Personel ditempatkan di area start dan finish, sepanjang lintasan peserta, persimpangan jalan, serta titik-titik yang membutuhkan kehadiran petugas.

Pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan perkembangan di lapangan. Pengguna jalan yang akan melintas di sekitar Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Barat, Patung Kuda, Jalan M.H. Thamrin, Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman, dan Dukuh Atas diimbau menyesuaikan waktu perjalanan serta mengikuti arahan petugas.

Selain menjaga kelancaran lintasan, petugas juga akan membantu mobilitas warga dan memberikan respons cepat apabila terdapat kondisi yang membutuhkan penanganan selama acara berlangsung.

“Kami mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menikmati Merdeka Run dengan semangat kebersamaan. Mari saling menghormati, mengikuti arahan di lapangan, dan bersama-sama menjadikan momentum ini sebagai perayaan kemerdekaan yang sehat, positif, dan menyenangkan,” pungkas Kombes Budi Hermanto.

Patroli Laut Malam Jakarta On The Spot, Satpolairud Polres Kepulauan Seribu Sambangi Nelayan Sosialisasikan Layanan Polisi 110

Pulau Seribu-Melalui program Jakarta On The Spot, Satpolairud Polres Kepulauan Seribu terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat pesisir. Sabtu (29/08/26). 

Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Kepulauan Seribu. 

Patroli laut malam berlangsung aman dan lancar. Situasi kamtibmas di wilayah perairan Kepulauan Seribu terpantau aman, tertib, dan kondusif. 

Satpolairud Polres Kepulauan Seribu mengintensifkan patroli laut malam melalui program Jakarta On The Spot di wilayah perairan Kepulauan Seribu.

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan. 

Patroli dipimpin Kasat Polairud Polres Kepulauan Seribu Iptu Putut Suryo Pebriantoro, S.H. Personel menyusuri sejumlah jalur perairan dan menyambangi nelayan S 

Patroli dipimpin Kasat Polairud Polres Kepulauan Seribu Iptu Putut Suryo Pebriantoro, S.H. Personel menyusuri sejumlah jalur perairan dan menyambangi nelayan serta masyarakat yang ditemui selama pelaksanaan patroli. 

Dialog langsung dilakukan untuk mengetahui kondisi kamtibmas sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan keselamatan di laut. 

Dalam kegiatan tersebut, personel mengimbau para nelayan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan, terutama pada malam hari. Nelayan diminta memastikan kapal dalam kondisi baik, membawa perlengkapan keselamatan, serta selalu menggunakan life jacket untuk mengantisipasi risiko kecelakaan selama pelayaran. 

Petugas juga mengingatkan agar masyarakat tidak ragu melaporkan apabila melihat kapal, orang, atau aktivitas yang mencurigakan di wilayah perairan. Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam melakukan pencegahan terhadap potensi tindak kejahatan di laut. 

Pada kesempatan yang sama, personel Satpolairud menyosialisasikan Layanan Polisi 110. 

Masyarakat diberikan pemahaman bahwa layanan tersebut merupakan layanan darurat gratis yang dapat digunakan untuk melaporkan tindak kejahatan, gangguan kamtibmas, kecelakaan laut, bencana, maupun kejadian lainnya yang membutuhkan kehadiran segera aparat kepolisian. 

Kasat Polairud Polres Kepulauan Seribu Iptu Putut Suryo Pebriantoro, S.H., mengatakan patroli laut malam menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan keamanan masyarakat di wilayah perairan. 

“Kami mengajak masyarakat, khususnya nelayan, untuk bersamasama menjaga keamanan perairan. 

Apabila menemukan kejadian atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian atau melalui Layanan Polisi 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Putut. 

Melalui program Jakarta On The Spot, Satpolairud Polres Kepulauan Seribu terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat pesisir. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi bahaya di Sekitarnya.

Kelompok Aktivis Sosialis Serukan Masyarakat Tetap Tenang, Kritis, dan Menolak Tindakan Anarkis


Jakarta-Sabtu, 29 Agustus 2026 — Di tengah situasi nasional yang terus berkembang dan memunculkan beragam respons di tengah masyarakat, kelompok aktivis sosialis LSS menyerukan seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang, kritis, dan mengedepankan sikap damai.

Seruan tersebut disampaikan oleh Ketua LSS, sebuah organisasi sosialis yang aktif menyoroti berbagai kebijakan pemerintah. Dalam keterangannya di Jakarta, ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat melakukan tindakan kekerasan, perusakan, maupun konflik horizontal.

“Kami memahami adanya keresahan dan kekecewaan masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan politik. Aspirasi tersebut memiliki hak untuk disampaikan secara terbuka dan konstitusional. Namun, perjuangan untuk perubahan harus tetap menempatkan keselamatan rakyat dan kepentingan publik sebagai prioritas,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi di ruang publik, LSS mendorong agar setiap aksi dilakukan secara tertib dan damai serta tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya.

Di sisi lain, aparat negara juga diharapkan mengedepankan pendekatan yang proporsional, menghormati kebebasan menyampaikan pendapat, serta memastikan keselamatan warga dalam setiap penanganan aksi di ruang publik.

“Sebagai aktivis sosialis, kami percaya perubahan sosial tidak lahir dari amarah yang tidak terarah, melainkan dari kesadaran rakyat, solidaritas, organisasi yang kuat, dan perjuangan demokratis yang konsisten. Kritik terhadap pemerintah maupun lembaga negara tetap penting, tetapi kritik harus diarahkan pada kebijakan dan persoalan yang hendak diperbaiki, bukan pada kebencian antarkelompok,” tutupnya.

LSS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, menolak provokasi, mencegah kekerasan, serta memastikan setiap aspirasi dapat diperjuangkan secara damai dan bertanggung jawab.

Rakyat berhak bersuara, dan rakyat juga berhak hidup aman.

Reporter : Edo Lembang