Myanmar - Pesawat TNI AU Hercules C-130 dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, yang membawa bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia seberat 10.446 kg untuk korban gempa bumi di Myanmar mendarat di Bandara Nay Pyi Taw Myanmar, Rabu (2/4/2025).
Pesawat dengan nomor registrasi A-1331, dipimpin langsung oleh Komandan Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Pnb A.M. Averroes, AM, dengan 21 crew tersebut terbang selama kurang lebih dua belas (12) jam dengan membawa bantuan berupa satu unit truk dari Basarnas, 68 koli tenda pengungsi, 400 koli Indomie dari Kementerian Pertahanan, serta anjing pelacak dari Dipolsatwa dengan total berat 10.446 kg dalam waktu kurang dari 24 jam sejak berangkat dari Lanud Sultan Hasanuddin. Setibanya di Myanmar, bantuan langsung didistribusikan kepada pihak berwenang setempat untuk segera disalurkan kepada masyarakat Myanmar yang menjadi korban gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter.
Misi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian Negara Indonesia terhadap situasi yang tengah terjadi di Myanmar. Pengiriman bantuan kemanusiaan ke Myanmar ini merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dilaksanakan atas perintah Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat Myanmar yang menjadi korban gempa bumi pada hari Jum’at, 28 Maret 2025 lalu.